Connect with us

Hangout

Wajib Coba, Inilah 5 Tempat Makan Sate Terenak Seantero Jakarta Pilihan MyCity

Published

on

Sate Taichan

Sate merupakan salah satu kuliner Indonesia yang mendunia. Makanan berupa potongan daging yang ditusuk ini memiliki berbagai variasi. Berikut lima tempat makan sate terbaik di Jakarta pilihan MyCity.

Sate mungkin bisa disejajarkan dengan bakso atau mie ayam, yakni sajian yang selalu ada melintas berbagai musim juga tahun.

Sate adalah sajian yang terkena di seantero Asia Tenggara. Jadi tak hanya ada di Indonesia saja, namun juga ada di Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam dan masih banyak lagi.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Hampir di negara-negara Asia Tenggara, siapapun bisa menemukan hidangan sate. Konsep sajian sama, yaitu makanan yang ditusuk menggunakan tusuk bambu dan dibakar serta dioles menggunakan saus kacang.

Terkadang, ada pula yang hanya menggunakan kecap manis dan irisan cabai seperti sate kambing di Indonesia. Namun untuk bahan bakunya sendiri bisa berbeda-beda.

Ada yang berupa sate daging ayam, sate daging sapi, sate daging kambing, sate daging kelinci, sate tahu, dan masih banyak lagi.

Meski demikian, mengolah daging menjadi sate yang enak bukanlah perkara mudah. Berikut MyCity merekomendasikan lima tempat makan sate terenak di Jakarta.

Sate Barokah, Jakarta Selatan

Sate Barokah

Sate khas Madura satu ini, memang terkenal dengan potongan dagingnya yang besar-besar, kuah kacang yang kental dan pas manisnya. Ditambah dengan lontong yang kenyal dan hijau muda khas daun pisang batu, wah rasanya menggoncang lidah.

Lokasinya yang dekat dengan Pasar Santa, Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan, sate Barokah jadi lebih terkenal dengan sebutan Sate Santa. Ada banyak jenis sate yang disediakan di sini. Kamu tinggal pilih mau sate kambing, sate kulit ayam, sate telur, dan pastinya ada juga sate ayam dengan atau tanpa lemak. Warung sate Barokahbuka setiap hari sekitar jam 3 sore sampai 11 malam.

Sate Apjay, Jakarta Selatan

Sate Apjay

Sate Apjay terkenal dengan porsi sate yang pas dan dagingnya yang empuk. Banyak yang memuji ukuran sate di sini. Soalnya, tidak terlalu tebal dan juga tipis. Pokoknya berasa pas di lidah.

Seperti nama sate lainnya, Sate Apjay juga diambil dari lokasi warung yang terletak di seberang Apotik Jaya (Apjay) di Jalan Panglima Polim IX, Jakarta Selatan. Wrung sate Apjay buka dari jam 5 sore sampai jam 1 dini hari. Cocok banget nih, bagi kamu suka keluar rumah larut malam buat cari makanan.

Sate Padang Ajo Ramon, Jakarta Selatan

Sate Padang Ajo Ramon

Bagi kamu yang suka masakan khas Minang, Sate Padang Ajo Ramon wajib masuk daftar buat dicoba. Sate Padang yang khas di lokasi Pasar Santa ini udah terkenal banget bagi penyuka kuliner.

Saking terkenalnya, Sate Padang Ajo Ramon sudah memiliki 8 cabang, bahkan ada yang di Bekasi. Yang membuat sate ini disukai adalah karena bumbunya yang kental dan pedasnya pas.

Sate Pertamina, Jakarta Pusat

Sate Pertamina

Disebut sate Pertamina karena lokasi warung sate ini terletak di depan persis Rumah Sakit Pertamina, tepatnya di Jl. Kyai Maja No.21, Jakarta Pusat. Warung Sate Pertamina menyediakan dua jenis sate, yaitu sate ayam dan sate kambing.

Selipan kulit di setiap tusuk sate ayamnya, membuat perpaduan terasa pas. Belum lagi, daging kambing yang empuk, dan bumbu yang manis, nggak akan bikin kamu pengen berhenti buat makan.

Sate Taichan Bang Ocit, Jakarta Pusat

Sate Taichan Bang Ochit

Ini dia warung sate yang lagi hits banget di Jakarta, apalagi di kalangan anak muda. Sate Taichan Bang Ocit yang berada di Senayan, Jakarta Pusat. Sate ayam berwarna putih dengan ciri khas bumbu pedas, asam, dan asin ini, selalu ramai pengunjung.

Bahkan kamu harus rela antre berjam-jam kalau mau mencoba kelezatannya. Setiap tusuk satenya terdiri dari potongan daging dan kulit ayam.

Hangout

Pasti Memorable, 5 SkyBuilding untuk Menyaksikan Kembang Api di Tahun 2022

Published

on

Hotel Aston Marina
Hotel Aston Marina

Tahun baru 2022 sudah di depan mata. Bagi Cityzen yang tak bisa bepergian, merayakan tahun baru dengan menyaksikan kembang api di skybuilding bisa menjadi pilihan.

Ya, perayaan tahun baru selalu identik dengan mebang api. Apalagi, di Kota besar seperti Jakarta. Tentunya, Cityzen bakal lebih puas jika menyaksikan keindahan kembang api dari tempat yang tinggi.

Berikut, MyCity telah menyiapkan beberapa pilihan skybuilding untuk menyaksikan kembang api di pengujung tahun 2021 nanti.

Hotel Aston Marina

Hotel Aston Marina
Hotel Aston Marina

Kalau mau lihat kembang api dari sudut yang berbeda di kota Jakarta, kamu bisa coba ke tempat ini. Yap, naik ke atas atap hotel yang ada dekat Ancol dan sekitarnya seperti, Hotel Aston Marina.

Soalnya disini lah spot terbaik buat melihat kembang api yang bakal dipasang di Ancol. Pastinya keren, jadi, jangan pejamkan mata waktu melihat keindahannya ya.

Menara BCA

Menara BCA
Menara BCA

Supaya malam tahun baru makin spesial bersama dengan keluarga nih, kamu bisa coba menginap di salah satu gedung tertinggi yang ada di daerah Thamrin dan Sudirman.

Soalnya, dari sini kamu tak cuma bisa melihat kelap-kelip malam di seluruh gedung pusat kota Jakarta, tapi juga sekaligus lihat kembang api di seluruh kota Jakarta. Tinggal naik ke rooftop-nya, dan nikmati pemandangan malam tahun baru Jakarta yang super keren. Salah satu tempat yang bisa dijadikan spot keren nih adalah restoran SKYE di Menara BCA.

Menara Peninsula

Menara Peninsula
Menara Peninsula

Kalau mau ke tempat yang tinggi sekaligus bisa menginap dan merasakan kemewahan salah satu hotel di Jakarta, kamu bisa memilih Menara Peninsula. Dari kamar hotel ataupun naik ke rooftop nya, kamu bisa langung disuguhi pemandangan kembang api yang menawan.

The Sultan Hotel & Residence

The Sultan Hotel & Residence
The Sultan Hotel & Residence

Tak ada yang bisa mengalahkan kemewahan hotel satu ini. Terletak di Senayan, kamu bisa menginap di malam tahun baru bersama keluarga atau sahabat terkasih sekaligus menikmati kembang api keren di Jakarta. Seru sekali pastinya menyapa matahari pertama di tahun baru dengan suasana yang luxury dan super nyaman.

Royal Kuningan Hotel

Royal Kuningan Hotel
Royal Kuningan Hotel

Kalau mau yang beda, coba deh nonton kembang api dari Kolam renang di Royal Kuningan Hotel. Dari sini, kamu bisa menyaksikan berbagai keindahan warna warni kembang api yang ada di Jakarta. Apalagi kalau sambil liburan dan menginap di hotel ini, pastinya tahun baru jadi penuh kejutan deh.

Continue Reading

Hangout

Tahun Baru 2022 Sebentar Lagi, Inilah 5 Tempat Wisata Paling Eksotis di Indonesia

Published

on

Air Terjun Mangku Sakti
Air Terjun Mangku Sakti

Perayaan pergantian tahun di berbagai tempat memang tidak pernah sepi, begitu pun dengan Indonesia. Keberagaman suku serta budaya menyebabkan perayaan pergantian tahun dihiasi oleh beragam tradisi yang berbeda-beda.

Mendekati akhir tahun kebanyakan orang sudah mulai merencanakan liburan mereka. Mulai dari pemilihan destinasi, pesan penginapan, hingga transportasi yang digunakan.

Namun perlu diperhatikan dalam memilih destinasi wisata, pasalnya berbagai tujuan pasti akan lebih ramai dari biasanya. Jika Cityzen bosan dengan gedung pencakar langit dan padatnya perkotaan, pelesiran ke pulau-pulau di berbagai daerah bisa jadi pilihan.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki beragam pulau yang indah nan eksotis yang cocok untuk memulihkan kondisi diri. MyCity telah merangkum lima tempat liburan tahun baru paling eksotis.

Air Terjun Mangku Sakti di Lombok yang Berikan Kedamaian

Air Terjun Mangku Sakti

Terletak di kaki Gunung Rinjani, air terjun ini punya pesona yang begitu indah. Terutama pada musim kemarau, kamu bisa melihat air jernih berwarna kebiruan. Belum lagi, pemandangan hijau di sekitarnya dan berbatuan sungai yang menawan.

Kecantikan yang unik di Pantai Glagah di Kulon Progo

Pantai Glagah di Kulon Progo
Pantai Glagah di Kulon Progo

Mencari tempat yang unik, memang paling mudah di Indonesia. Salah satunya nih adalah Pantai Glagah, pantai yang punya nuansa laguna dan ombaknya yang bergulung-gulung. Teletak di Yogyakarta, Pantai Glagah merupakan tempat yang paling tempat buat menikmati suasana matahari terbenam. Duduk di dermaga pantai, dengarkan desiran ombak dan hitung mundur tenggelamnya matahari.

Beranikan Diri Mendaki Gunung Pertama Kali dengan Ketinggian 1.091 Mdpl

Puncak Suroloyo
Puncak Suroloyo

Kalau belum pernah mencoba untuk mendaki gunung, ini kesempatan kamu! Puncak Suroloyo, cuma setinggi 1.091 M, kamu bisa melihat keindahan alam di Yogyakarta. Plus, kamu bakal terpesona dengan kemegahan Gunung Sindoro, Gunung Merbabu dan Gunung Merapi. Jangan ragu untuk camping supaya bisa memanjakan otak sambil melihat langit pagi yang eksotis.

Menikmati Pantai Unik yang punya perpaduan Air Tawar dan Air Laut di Malang Selatan

Pantai Lenggoksono

Pasti pengen dong mengakhiri tahun baru dengan kenangan yang paling berkesan? Nah, salah satu tempat yang wajib kamu kunjugi itu adalah Pantai Lenggoksono yang terletak di Malang Selatan. Uniknya di pantai ini, kamu bisa melihat berbatuan besar, air terjun yang mungkin kecil tapi jatuh langsung ke arah pantai. Kamu bisa melihat langsung bagaimana air tawar dan air laut itu bisa menyatu.

Merasakan Wajah Baru di Nusa Penida, Bali

Nusa Penida
Nusa Penida

Ini dia pulau kecil yang agak terpisah dari Pulau Bali, tepatnya berada di Bali Timur. Tempat rahasia ini punya keindahan yang sangat menawan dan bisa langsung memanjakan mata. Plus nih, kalau kamu termasuk para penyelam, kamu bakal punya kenangan yang paling indah.

Cukup naik kapal laut dari Padang Bai Karangasem, tepatnya dari Denpasar selama 2 jam atau naik kapal boat dari Sanur. Kamu bisa melihat Brokens Beach/ Pasir Uug dan Angel’s Bilabong. Dijamin kedua tempat ini bisa buat akhir tahun kamu makin menyenangkan.

Continue Reading

Hangout

Peuyeum, Si Manis Ikonik Kota Bandung yang Disukai Orang Eropa

Published

on

Peuyeum
Peuyeum

Bandung merupakan daerah yang terkenal dengan kuliner-kuliner tradisional. Salah satunya yakni peuyeum sampeu atau tapai singkong.

Namun, tahukah Cityzen bagaimana awal mula singkong sebagai panganan pokok pada saat itu yang diubah menjadi peyeum atau tape singkong? Rupanya, hal tersebut bermula saat krisis pangan di masa penjajahan Belanda sekitar tahun 1.800-an silam.

Di masa lalu ketika terjadi perang oleh tentara Belanda, masyarakat Jawa Barat tidak bisa makan termasuk mendapatkan beras karena para penjajah menyita seluruh padi yang dimiliki oleh masyarakat. Sehingga masyarakat hanya mengandalkan tumbuhan umbi-umbian termasuk singkong sebagai bahan konsumsi utama pengganti nasi.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Dikutip dari kebudayan.kemdikbud.go.id, awal mula proses pengawetan singkong berasal dari inisiatif masyarakat di Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Di masa penjajahan saat itu masyarakat Cimenyan mulai memperhatikan ketahanan pangan di masa perang dengan memanfaatkan komoditas singkong di wilayahnya dengan cara mengawetkannya melalui proses peragian agar tidak busuk.

Untuk membuat peuyeum, hal pertama yang harus diperhatikan adalah pemilihan singkong berkualitas dan bersih agar tidak mengalami kegagalan di tengah prosesnya. Kualitas singkong yang kurang baik memang bisa tetap menjadi peuyeum, tapi hasilnya akan rusak dan tidak enak dimakan.

Peuyeum
Peuyeum

Pengolahan singkong dilakukan lewat proses fermentasi dengan menggunakan ragi. Pengolahan model ini sudah ada sejak tahun 1800-an. Singkong yang sudah dikupas dan dibersihkan kemudian direbus di air mendidih sampai matang. Setelah itu ditiriskan sampai dingin dan dimasukkan ke dalam wadah berlapis daun pisang, lalu ditaburi ragi dan dibiarkan dua sampai tiga hari dalam tempat tertutup.

Selama proses fermentasi berlangsung, wadah sebaiknya tidak dibuka-tutup untuk mengindari masuknya udara dan akan berpengaruh pada rasanya. Setelah didiamkan beberapa hari, singkong tersebut selesai diolah dan akan menjadi lebih lembek dan mengeluarkan rasa manis dan siap disantap.

Bila dilihat dari bentuknya, peuyeum masih serupa dengan singkong, hanya teksturnya saja yang sudah berubah menjadi lebih lembek dan manis. Selain itu, peuyeum juga memiliki rasa yang khas dan kandungan alkohol di dalamnya pun termasuk tinggi yaitu sekitar 7-10 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan bir yang biasanya sekitar 0-3 persen.

Peuyeum
Peuyeum

Setelah proses fermentasi selesai, peuyeum bisa langsung dikonsumsi begitu saja untuk merasakan versi orisinal. Namun, bisa juga diolah dengan berbagai cara. Paling mudah adalah membuat peuyeum goreng dengan mencampurkan tepung, air, dan gula mirip seperti pengolahan pisang goreng. Ini adalah cara paling sederhana dalam mengolah peuyeum dan mudah, tetapi nikmati untuk teman minum teh.

Bisa juga membuat colenak atau dicocol enak khas Bandung, yaitu sajian peuyeum bakar yang disantap bersama kelapa parut yang dicampur dengan saus gula merah. Selain itu, ada juga peuyeum bol, yaitu kue bola-bola serupa donat yang terbuat dari bahan peuyeum, gula, dan tepung kemudian dibentuk bulat-bulat, digoreng, dan ditaburi gula halus.

Di toko oleh-oleh juga biasanya tersedia bolu peuyeum yang memiliki rasa unik dan khas. Bolu dibuat dari adonan tepung, telur, susu, mentega, esens vanila, dan pastinya potongan peuyeum kemudian dicampur dan dipanggang. Variasi lain adalah brownies dari bahan peuyeum.

Continue Reading

Trending