Connect with us

Hangout

Umbul Manten Klaten, Airnya Jernih Seperti Kaca!

Published

on

Umbul Manten Klaten. (Instagram @umbulmanten)

Umbul Kemanten atau Umbul Manten adalah salah satu wisata air yang jadi primadona di Kabupaten Klaten. Umbul Manten tepatnya berada di Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Lantas, apa yang menjadikannya istimewa? Alasan tentu karena air di Umbul Manten Klaten berasal dari mata air alami yang menyegarkan.

Selain itu, wisata air Klaten ini juga berada di tengah alam dengan pepohonan di sekitarnya. Air di Umbul Manten juga bersih dan berwarna biru.

Baca Juga:

  1. Danau Weekuri, Bertugas Manjakan Mata Wisatawan
  2. Cukang Taneuh, Green Canyon Milik Indonesia
  3. Danau Sentani, Gugusan 22 Pulau Memesona di Papua

Pemandian alami atau umbul merupakan salah satu keunggulan pariwisata Kabupaten Klaten. Terdapat banyak kolam pemandian alami di Klaten yang airnya langsung berasal dari mata air, sehingga sangat bersih dan bebas kaporit.

Umbul yang berarti mata air ini berada di kawasan seluas 400 meter persegi, letaknya berada di tepi sawah. Di sisi utara sawah dan di selatan merupakan permukiman penduduk. Umbul utama berada di barat dan satu umbul lebih kecil di selatan.

Umbul Manten Klaten sendiri masih belum dikelola secara profesional seperti tempat wisata di Klaten lainnya. Namun, airnya yang jernih, sebening kaca akan membuat siapa saja terlena saat berkunjung ke sini.

Ukuran Umbul Manten Klaten tidak terlalu besar dan memiliki kolam yang sangat kecil dengan kedalaman sekitar 1,5 meter. Jadi, relatif aman bagi anak kecil untuk bermain air dan berenang di tepi kolam Umbul Manten Klaten.

Sejarah Umbul Manten Klaten

Wisata Umbul Manten Klaten. (Istimewa)

Di lokasi ini terdapat tujuh pohon beringin ukuran besar berdiri. Ada yang masih hidup dan ada yang mulai lapuk karena termakan usia.

Sebelum ramai dikunjungi wisatawan, dahulu ada sebagian masyarakat datang untuk kungkum (berendam) dalam rangka ritual. Umbul Manten tak jarang digunakan sebagai tempat ritual berendam bagi orang yang sedang sakit dengan tujuan penyembuhan, ada juga pengambilan air untuk siraman pengantin.

Menurut cerita leluhur sekitar, umbul itu sudah ada sejak berabad silam. Pada zaman kerajaan Mataram, lokasi ini kabarnya dijadikan area pemandian bagi keluarga kerajaan.

Legenda Umbul Manten Klaten

Pengunjung Umbul Manten. (Istimewa)

Daya tarik dari pemandian ini bukan hanya terdapat pada airnya yang jernih. Tetapi juga legenda serta mitos yang berkembang. Terdapat cerita atau legenda yang turun menurun berkembang di masyarakat dan masih banyak dipercaya hingga saat ini.

Konon, nama Umbul Manten didapatkan karena adanya sepasang pengantin yang baru saja menikah. Terdapat larangan untuk tidak keluar rumah setelah magrib sebelum usia pernikahan mencapai 40 hari. Larangan ini masih belum jelas alasannya, hanya saja memang kedua orang tua pengantin memberikan wejangan tersebut.

Lantaran bosan, akhirnya pasangan pengantin tersebut melanggar perintah dari orang tuanya. Mereka keluar rumah selepas magrib, sang suami berjalan lebih dulu meninggalkan sang istri di belakang. Begitu mereka melewati pohon rindang, saat suami menoleh ke belakang istrinya tidak ada. Dan sang istri yang melihat ke depan juga melihat sang suami tak lagi ada di depan pandangannya.

Hingga saat ini, tidak ada yang tahu kemana perginya sepasang suami istri ini. Kebetulan, pasangan ini menghilang di area umbul. Karena alasan itulah akhirnya mata air ini disebut dengan Umbul Manten.

Selain cerita tersebut, ada satu versi lagi yang berkembang di mata air yang jernih ini. Kabarnya, sumber air dari kolam ini didapatkan dari 2 titik yang berbeda. Sumber air ini berasal dari Umbul Pelem atau Mangga dan juga dari umbul Peteng atau gelap. Di mana Umbul Peteng dikenal sebagai mata air laki-laki dan Umbul Pelem adalah sumber air perempuan. Dari kedua sumber yang menyatu inilah kemudian muncul nama Umbul Manten.

Jarak Tempuh Menuju Umbul Manten Klaten

Jarak tempuh menuju Umbul Manten dari pusat kota Klaten adalah sekitar 19 kilometer (km) dengan waktu tempuh lebih kurang satu jam.

Bahkan, saking jernihnya, dasar Umbul Manten yang berbatu bisa disaksikan dari pinggir kolam. Adapun kolam di Umbul Manten Klaten memang masih ditata dengan cukup alami dan bukan berbentuk seperti kolam renang pada umumnya.

Kolam pemandian dulunya berada di bawah rimbunnya pohon beringin. Namun, beberapa pohon tumbang terkena angin kencang pada awal 2022.

Meski begitu, bukan berarti tidak ada lagi pohon beringin di Umbul Manten. Masih ada beberapa pohon yang tumbuh di sana. Namun, dahan pohon sudah dipangkas.

Fasilitas dan Jam Operasional

Fasilitas wisata di Umbul Manten Klaten sudah cukup lengkap. Ada kolam untuk anak-anak dan dewasa. Kolam utama untuk dewasa pun tidak terlalu dalam, tingginya hanya sekitar dagu orang dewasa.

Hal itu membuat Umbul Manten Klaten pas bagi pengunjung yang sedang belajar berenang karena kemungkinan aman dari tenggelam.

Selain kolam, sudah ada ruang ganti baju, kamar mandi, toilet, dan warung makan. Ada pula saung-saung yang bisa dimanfaatkan untuk bersantai.
Apabila tertarik berkunjung ke Umbul Manten Klaten, jam bukanya adalah pukul 06.00-18.00 WIB.

Berfoto di Dalam Air

Berfoto di dasar Umbul Manten. (Istimewa)

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, Umbul Manten memiliki air yang jernih. Sehingga sangat memungkinkan bagi Anda untuk berenang atau menyelam di bawahnya.

Dengan begitu pengunjung berkesempatan untuk foto di bawah air yang mengesankan. Foto underwater ini memang masih menjadi favorit bagi para wisatawan hingga saat ini.

Foto underwater di Umbul Manten bukanlah jepretan biasa. Anda bisa mengasah kreatifitas untuk hadirkan foto yang keren. Kalian bisa berpose seakan akan sedang berkemah di bawah air. Terdapat properti pendukung yang akan membuat foto akan makin mengesankan.

Harga Tiket Umbul Manten Klaten

Anda tidak perlu khawatir soal harga tiket masuk, karena harga tiket untuk satu orang sangat terjangkau, yaitu hanya Rp10.000.

Dengan nominal tersebut, pengunjung sudah bisa menikmati kesegaran air Umbul Manten sepuasnya.

Tarif lain selain tiket masuk adalah kamar mandi, yakni Rp2.000 dan sewa kacamata renang Rp50.000.

Umbul Manten Klaten memang tidak dapat dikatakan sangat besar, tetapi fasilitas kolam pemandian sudah cukup untuk bersantai dan bersenang-senang bersama keluarga.

Hangout

Jepang Izinkan Wisatawan Masuk Bebas Visa Mulai 11 Oktober 2022

Published

on

Ilustrasi wisata ke Jepang. (Istimewa)

Jepang akan mengizinkan pelancong individu memasuki negara itu tanpa visa mulai 11 Oktober, Perdana Menteri Fumio Kishida mengumumkan pada Jumat (23/9) di New York, menurut laporan oleh Nikkei.

“Kami akan menghapus batasan jumlah orang yang memasuki negara, dan akan melanjutkan menerima perjalanan individu dan perjalanan bebas visa,” kata Kishida.

Jepang pertama kali membuka pintu untuk grup wisata resmi pada bulan Juni. Namun, jumlah turis dibatasi, dan pelancong harus memenuhi persyaratan visa khusus untuk masuk.

Baca Juga:

  1. Danau Weekuri, Bertugas Manjakan Mata Wisatawan
  2. Cukang Taneuh, Green Canyon Milik Indonesia
  3. Danau Sentani, Gugusan 22 Pulau Memesona di Papua

Saat ini, wisatawan masih membutuhkan visa khusus untuk masuk ke Jepang, dan hanya memungkinkan mereka masuk melalui paket wisata atau tur, dengan batas harian ditetapkan 50 ribu wisatawan di tengah pandemi Covid-19.

Mulai 11 Oktober, wisatawan independen akan diterima kembali di Jepang, dan persyaratan visa terkait pandemi akan dicabut.

Negara ini berharap sektor pariwisata menerima dorongan menyusul kekuatan yen yang lemah terhadap dolar AS selama 24 tahun.

Sama seperti sektor pariwisata di banyak negara, pada saat pandemi, mengalami penurunan signifikan. Sebelum pandemi, Jepang menyambut rekor 31,8 juta pengunjung pada tahun 2019.

Continue Reading

Hangout

Deretan 10 Museum Termahal di Indonesia

Published

on

Museum Macan Jakarta. (Museum Macan)

Museum-museum pelat merah di Indonesia mematok tiket yang sangat murah. Untuk masuk Museum Sumpah Pemuda misalnya, pengunjung hanya perlu membayar Rp2.000. Untuk ke Museum Bahari, cukup Rp5.000.

Sebaliknya, museum partikelir memasang tarif lebih mahal. Museum Angkut misalnya, menjual tiket seharga Rp100.000, menjadikannya museum termahal di Jawa Timur.

Harga serupa ditawarkan oleh Museum Macan di Jakarta dan Agung Rai Museum of Art di Ubud. Dengan catatan Macan kini rutin  memberi diskon, sementara Arma memberi bonus secangkir kopi atau teh.

Baca Juga:

  1. Danau Weekuri, Bertugas Manjakan Mata Wisatawan
  2. Cukang Taneuh, Green Canyon Milik Indonesia
  3. Danau Sentani, Gugusan 22 Pulau Memesona di Papua

Tak heran, dalam daftar museum dengan tiket termahal di Indonesia, hampir semuanya merupakan milik swasta. Museum Angkut, Macan, dan Arma bertengger di puncak klasemen. Ranking berikutnya dihuni oleh Art:1 New Museum dan Museum Pasifika.

Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia di Bogor. (Istimewa)

Satu-satunya museum pelat merah yang menjual tiket di atas Rp10.000 hanyalah Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia. Museum di Bogor yang diasuh LIPI ini mematok tiket Rp15.000 pada hari kerja dan Rp25.000 pada akhir pekan.

Dibandingkan museum-museum top di Asia, tiket museum swasta di Indonesia cukup kompetitif. Yayoi Kusama Museum di Tokyo misalnya, mematok tarif 1.100 yen atau sekitar Rp122.000. Sementara Museum of Contemporary Art Bangkok menjual tiket seharga 250 baht atau setara Rp105.000.

Kondisinya kontras jika dibandingkan dengan museum-museum ikonis di Eropa dan Amerika Serikat. Tarif mereka rata-rata di atas Rp200.000. Metropolitan Museum of Art di New York misalnya memasang tarif $30 atau sekitar Rp450.000, sementara Van Gogh Museum Amsterdam $20 dan Louvre Paris $18.

Berikut daftar museum dengan tiket termahal di Indonesia:

1. Museum Macan, Jakarta: Rp100.000

Museum Angkut, Batu: Rp100.000

Agung Rai Museum of Art, Ubud: Rp100.000

2. Art:1 New Museum, Jakarta: Rp75.000

3. Museum Pasifika, Nusa Dua: Rp70.000

4. Wot Batu, Bandung: Rp50.000

Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta: Rp50.000

OHD Museum, Magelang: Rp50.000

5. Museum Batik Danar Hadi, Solo: Rp35.000

6. Blanco Museum, Ubud: Rp30.000

7. Museum Barli, Bandung: Rp15.000

Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia, Bogor: Rp15.000

Museum Indonesia TMII, Jakarta: Rp15.000

8. Museum Toeti Heraty, Jakarta: Rp10.000

Museum Le Mayeur, Sanur: Rp10.000

9. Museum Bahari, Jakarta: Rp5.000

Museum Tekstil, Jakarta: Rp5.000

10. Museum Tsunami, Banda Aceh: Rp3.000.

Continue Reading

Hangout

Kerennya Taman Literasi Jakarta, Bisa Jadi Ruang Diskusi Hingga Aktivitas Warga

Published

on

Taman Literasi Jakarta. (Istimewa)

Fasilitas kota berupa perpustakaan yang dikonsep menjadi taman literasi dan berbagai fasilitas lainnya dihadirkan di Kota Jakarta. Bukan sekadar perpustakaan tempat membaca buku, taman literasi ini juga menyediakan banyak fasilitas untuk diskusi hingga aktivitas warga.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali meresmikan fasilitas kota yaitu Taman Literasi Martha Christina Tiahahu yang diinisiasi oleh PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ). Taman Literasi Martha Christina Tiahahu ini berada di Blok M, Jakarta Selatan dan menjadi salah satu bagian utama dari desain kota untuk menyatukan orang, kegiatan, bangunan, hingga ruang publik menjadi terintegrasi melalui konektivitas yang mudah.

Anies menerangkan, saat ini lebih dari 30 persen toko buku modern di Indonesia berada di Jakarta dan terdapat 5.248 penerbit di Jakarta. Jumlah pengunjung perpustakaan yang mencapai 5.600 lokasi di Jakarta dalam satu tahun juga dikunjungi lebih dari 4,5 juta orang.

Baca Juga:

  1. Lompat Batu Nias, Menyimpan 3 Nilai Peradaban Manusia
  2. Pepe’-pepeka ri Makka, Tarian Islami asal Makassar
  3. Mengenal Daluang, Kertas Khas Tradisional Buatan Anak Bangsa

“Jakarta sesungguhnya kota yang penuh dengan aktivitas literatur tapi tidak memiliki simpul pertemuannya. Karena itu kami bangun sebuah taman literasi untuk mengondisikan itu semua di dalam satu kawasan termasuk untuk berkegiatan lainnya sehingga ini menambah fasilitas kota,” ujarnya.

Taman ini diharapkan bisa memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai literatur dan bisa menjadi tempat untuk edukasi keluarga, orang tua, sekolah, yang ingin membawa anak-anaknya berkegiatan literasi untuk memperkaya minat dan wawasannya.

Selama ini banyak orang tua yang ingin anaknya suka membaca tapi memiliki berbagai keterbatasan akses. Pergi ke perpustakaan, toko buku, semuanya memiliki kendala dan karena itu dibutuhkan berbagai terobosan. Dengan adanya fasilitas Taman Literasi ini bisa mempertemukan demand dan supply namun bukan dalam konteks komersial tapi tempat pertemuan ide dan gagasan.

Dengan adanya fasilitas ini Anies juga berharap para penulis buku dari seluruh kalangan harus bergiliran diundang ke taman literasi ini sehingga bisa berbagai cerita di balik gagasan karyanya kepada masyarakat. Konsep ini juga yang menjadi gagasan di balik adanya Taman Literasi Martha Christina Tiahahu.

“Kami ingin pada para penerbit, penulis, dan pegiat literasi memanfaatkan tempat ini, penuhi tempat ini, bikin teman-teman ITJ dan MRT repot dengan permintaan kegiatan. Saya sering sampaikan, pemerintah itu mudah untuk membuat bangunannya, tapi membuat kehidupannya itu justru dari masyarakat, dari para pegiat literasi. Di situlah kenapa kita perlu kolaborasi,” tandas Anies.

Sebagai informasi, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu adalah salah satu taman terluas di Jakarta Selatan, dengan luas 20.960 m2. Taman ini berdiri sejak tahun 1948 pada masa awal kemerdekaan yang dirancang oleh M. Soesilo. Pencanangan Pembangunan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu telah dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2021.

Pembangunan taman ini merupakan pelaksanaan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta No. 5 Tahun 2020 tentang Panduan Rancang Kota Kawasan Pembangunan Berorientasi Transit Blok-M dan Sisingamangaraja. Taman Literasi sebagai ruang ketiga di Jakarta, diharapkan dapat memberikan ruang serta energi yang menginspirasi anak muda Jakarta untuk membudayakan literasi dalam kesehariannya.

Beberapa fasilitas yang tersedia di taman ini antara lain ruang diskusi, ruang belajar, ruang berbagi (galeri), dan ruang baca. Selain itu ada juga fasilitas penunjang lainnya seperti fasilitas panggung apung, coffee shop, dan sebagainya.

Continue Reading
Internasional10 hours ago

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Jarak Pendek, AS: Itu Bukan Ancaman

Nasional11 hours ago

Perjuangan Aspar Jaelolo Jadi Raja Panjat Tebing Dunia 2022

Lifestyle12 hours ago

Hati-hati, Menyimpan Buah dan Sayuran Ternyata Ada Ilmunya!

Nasional15 hours ago

Menang Lawan Curacao, Peringkat FIFA Timnas Indonesia Merangkak Naik

Investment16 hours ago

Indonesia Bukukan Transaksi Bisnis Rp23,3 Triliun dari CAExpo 2022

Culture18 hours ago

Ritual Sikerei, Pengobatan Supranatural Suku Mentawai

Nasional19 hours ago

Siaran TV Analog Berhenti Total di 112 Wilayah Mulai 2 November 2022

Hangout20 hours ago

Jepang Izinkan Wisatawan Masuk Bebas Visa Mulai 11 Oktober 2022

Internasional21 hours ago

Mengenal Sosok Joelle Rich, Pacar Baru Johnny Depp

Nasional22 hours ago

Anies Baswedan Pastikan Jakpro Tak Akan Komersialisasi Taman Ismail Marzuki

Edukasi1 day ago

Begini Syarat Dapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah

Investment2 days ago

UMKM Harus Bersiap, Indonesia Jadi Negara Ekonomi Terbesar Keempat Dunia Tahun 2045

Investment2 days ago

Investasi Berbasis Perusahaan Hijau Kini Makin Diminati

Teknologi2 days ago

Sudah Meluncur di Indonesia, Begini Cara Pakai TikTok Now

Investment2 days ago

Inilah Ragam Tantangan Perekonomian Indonesia di Tahun 2023

Investment2 days ago

Kredit Mesra, Solusi Pemprov Jabar Agar Warganya Tak Terlilit Hutang Rentenir

Properti2 days ago

Bintaro Jaya Tawarkan Properti Beragam dan Berkelas

CityView2 days ago

Harumnya Tembakau Deli, Bikin Kota Medan Beraroma Eropa

Investment2 days ago

Meluncur November, Inilah Pengertian Papan New Economy BEI & Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Pemantauan Khusus

Teknologi2 days ago

Elon Musk Ciptakan Manusia Pekerja, Jutaan Karyawan Terancam

Lifestyle3 days ago

Lagi Diet? Berikut 7 Manfaat Tahu Rebus untuk Kesehatan

Internasional3 days ago

Disney Rilis Cuplikan Film Animasi Berjudul “Strange World”

Culture5 days ago

Kesenian Dongkrek, Ritual Tolak Pagebluk khas Madiun

Nasional6 days ago

Yogyakarta Siap Gelar Turnamen Bulutangkis Indonesia International Series 2022

Investment2 days ago

UMKM Harus Bersiap, Indonesia Jadi Negara Ekonomi Terbesar Keempat Dunia Tahun 2045

Investment1 week ago

Perusahaan Fintech Paygua Jajaki Rencana IPO

Culture5 days ago

Makna Luhur ‘Tari Bambu Gila’ di Maluku

Nasional7 days ago

SBY Menduga Pemilu 2024 Berpotensi Ada Kecurangan, KPU: Laporkan ke Bawaslu RI

Nasional7 days ago

Timnas U-20 Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023

Teknologi2 days ago

Elon Musk Ciptakan Manusia Pekerja, Jutaan Karyawan Terancam

Lifestyle6 days ago

Hati-hati, Gaya Hidup yang Tidak Aktif Bisa Jadi Penyebab Kematian

Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon. (DPR RI)
Nasional3 days ago

Luhut: Orang Luar Jawa Tak Bisa Jadi Presiden RI, Fadli Zon Singgung Politik Identitas

BEI
Investment2 days ago

BEI Catat Ada 29 Perusahaan Siap IPO, Berikut Daftarnya

CityView1 week ago

Sentra Industri Sepatu Cibaduyut, Dulu Mendunia, Kini?

Hangout3 days ago

Deretan 10 Museum Termahal di Indonesia

Investment2 days ago

Meluncur November, Inilah Pengertian Papan New Economy BEI & Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Pemantauan Khusus

Nasional3 days ago

Indonesia Pastikan Gelar Ganda Campuran di Indonesia International Series 2022

Investment3 days ago

Zulkifli Hasan: TIIMM G20 Hasilkan Capaian Konkret

Nasional6 days ago

Alasan AHM Berikan Sentuhan Baru CBR250RR

Nasional3 days ago

KPK Tetapkan Hakim Agung Sudrajad Dimyati Sebagai Tersangka

Hangout5 months ago

Pasar Cimol Gedebage, Pusatnya Baju Bekas Bermerek di Bandung

Traveling5 months ago

Desa Wisata Sawai, Desa Tertua di Maluku yang Punya Sungai Keramik

Nasional5 months ago

Kalisari, Surga Takjil di Jakarta Timur

Properti5 months ago

Kisah Pengusaha Properti Bangun Rumah Subsidi untuk Berdayakan Masyarakat Banjarmasin

Uncategorized6 months ago

Kisah Mumun, Sang Hantu Legendaris Cibubur

Advetorial6 months ago

Pentingnya Literasi Finansial Melalui Kesetaraan Gender untuk Generasi Milenial

Showbiz11 months ago

Tega! Ada Youtuber Bikin Konten Mistis Soal Vanessa Angel

Showbiz11 months ago

Detik-detik Usai Mobil Vanessa Angel Alami Kecelakaan

Nasional11 months ago

The Power of Emak-Emak! Bubarkan Demo yang Blokir Jalan

Showbiz11 months ago

Inilah yang Terjadi Usai Miss World Malaysia Klaim Batik dari Negaranya

Showbiz11 months ago

Skandal Aborsi, Aktor Kim Seon-ho Tinggalkan 1 Day 2 Nights

Teknologi11 months ago

Mark Zuckerberg Rugi Triliunan Rupiah, Saham Facebook Anjlok

Nasional11 months ago

Mensos Risma Ngamuk Lagi, Warga Marahi Balik

Showbiz11 months ago

Akui Salah, Baim Wong Ingin Temui Kakek Suhud

Showbiz11 months ago

Kakek Suhud Penjual Buku Agama, Bukan Pengemis Seperti Anggapan Baim Wong

Internasional11 months ago

Eropa Krisis Energi, Peta Kekuatan Dunia Akan Berubah?

Sport11 months ago

Indonesia Juara Piala Thomas, Merah Putih Tak Bisa Berkibar

Culture11 months ago

Ampyang Maulid, Cara Leluhur Berintropeksi Diri di Perayaan Maulid Nabi

Internasional1 year ago

Kronologi Bom Bunuh Diri di Bandara Kabul

COVID-19Update1 year ago

Aturan Ibadah Ramadhan Pemkot Tangsel: SOTR Dilarang-Tarawih 50%

Advertisement

Trending