Connect with us

Sport

Tuding China Lakukan Pelanggaran HAM di Uighur, AS Boikot Olimpiade 2022

Published

on

Olimpiade 2022
Olimpiade 2022

Amerika Serikat (AS) secara resmi mengumumkan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. Nantinya semua perwakilan diplomatik resmi tak akan dikirimkan menghadiri perhelatan tersebut kecuali atlet AS yang bertanding.

Penyebabnya adalah isu pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang mereka tuduhkan ke China. AS menganggap Negeri Tirai Bambu telah melakukan serangkaian aksi keji hingga genosida ke etnis Muslim, salah satunya Uighur, di Xinjiang.

“Pemerintahan Presiden Joe Biden tidak akan mengirim perwakilan diplomatik atau resmi ke Olimpiade Musim Dingin dan Paralimpiade Beijing 2022 mengingat genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan China yang sedang berlangsung di Xinjiang dan pelanggaran hak asasi manusia lainnya,” tegas Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki dalam konferensi pers Senin (6/12/2021) waktu setempat.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Para atlet di Tim AS mendapat dukungan penuh kami. Kami akan mendukung mereka 100 persen saat kami menyemangati mereka dari rumah.”

Olimpiade Beijing 2022 rencananya diselenggarakan 4 hingga 20 Februari 2022. Isu boikot sudah bergulir sejak bulan lalu, di mana AS ingin menunjukkan sikapnya ke tudingan pelanggaran HAM yang terjadi, bahkan diutarakan sendiri oleh Biden.

Sementara itu, China telah mengancam balas dendam ke AS. Hal ini diutarakan kemarin dalam konferensi pers rutin Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menanggapi pertanyaan jika boikot jadi diambil pemerintah Biden.

“Saya ingin menekankan bahwa Olimpiade Musim Dingin bukanlah panggung untuk sikap dan manipulasi politik,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian

“Jika AS bertekad untuk memiliki caranya sendiri, China akan mengambil tindakan balasan yang tegas.”

Hubungan AS dan China masih panas meski pemerintahan AS berganti dari Donald Trump ke Biden. Pekan lalu Biden juga memberikan sanksi ke perusahaan China, termasuk teknologi, terkait keterkaitannya dengan militer Tirai Bambu dan keamanan nasional.

Sport

Jokowi Berikan Bonus Atlet SEA Games 2021, Terbesar Rp500 Juta

Published

on

Presiden RI Joko Widodo memberikan bonus untuk atlet SEA Games 2021.

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), secara resmi memberikan bonus kepada ratusan atlet dan pelatih peraih medali di SEA Games 2021.

Total bonus yang dibagikan mencapai Rp 162,5 miliar. Saat menerima para atlet di halaman Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan, Senin (13/6/2022), Jokowi mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan para atlet dalam pagelaran SEA Games 2021.

“Saya bangga, saya senang bahwa dari 499 atlet yang kita kirim ke SEA Games ke-31 di Vietnam, 408 atlet yang kita kirimkan membawa medali ke Tanah Air,” kata Jokowi.

Baca Juga:

  1. MUI Jabar: Usai Tiba di Indonesia, Jenazah Eril Langsung Disalatkan dan Dikuburkan
  2. Ridwan Kamil dan Istri Naik Mobil Jenazah Eril Menuju Pemakaman di Cimaung
  3. Ridwan Kamil Ungkap Alasan Utama Jenazah Eril Tetap Utuh

SEA Games 2021 digelar sejak periode 12 hingga 23 Mei 2022. Pada klasemen akhir, kontingen Indonesia mampu meraih total 241 medali dengan rincian 69 emas, 91 perak dan 81 perunggu, di mana Indonesia mengunci peringkat ketiga klasemen akhir.

Bonus peraih medali SEA Games 2021:

Peraih medali emas tunggal Rp 500 juta
Peraih medali emas ganda Rp 400 juta
Peraih medali perak tunggal Rp 300 juta
Peraih medali perak ganda Rp 240 juta
Peraih medali perak beregu Rp 210 juta
Peraih medali perunggu tunggal Rp 150 juta
Peraih medali perunggu ganda Rp 120 juta
Peraih medali perunggu beregu Rp 105 juta

Continue Reading

Sport

Inilah 2 Tempat di Indonesia yang Paling Ingin Dikunjungi Ozil

Published

on

Mesut Ozil

Kedatangan perdana Mesut Ozil ke Indonesia disambut suka cita para penggemarnya. Segala pernik tentang pesepak bola yang kini bermain untuk klub Fenerbahce itu jadi menarik untuk disimak. Salah satunya soal destinasi wisata yang ingin dikunjungi pria berdarah Turki itu.

Mantan penggawa Arsenal ini juga sempat mengunggah video dirinya yang mengumumkan bahwa akan segera berangkat ke Indonesia beberapa hari sebelum kedatangannya. Tentu saja, hal ini disambut baik oleh banyak orang, termasuk para pencinta sepakbola di Indonesia.

Kedatangan Ozil ke Indonesia sempat digadang-gadang menjadi tanda bahwa dirinya akan melakukan bursa transfer ke Indonesia. Sebuah rumor pun beredar bahwa klub RANS Cilegon FC akan menjadi klub yang melakukan bursa transfer Ozil.

Baca Juga:

  1. Kampung Wisata Sosromenduran, Pusatnya Kerajinan Budaya & Kuliner Yogyakarta
  2. Pasar Rawa Bening, Surga Batu Akik & Bacan dari Jakarta Timur
  3. JNM Bloc Tempat Nongkrong Asyik & Ruang Kreatif Anak Yogyakarta

Namun nyatanya, bursa transfer itu seolah sirna ketika hal tersebut secara tidak langsung dibantah oleh Raffi Ahmad, selaku pemilik klub tersebut.

“Pertama, target pertama adalah berkunjung ke Masjid Istiqlal, dan kedua pergi ke Bali, membawa keluarga saya,” ujar Ozil dalam jumpa pers di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rabu, 25 Mei 2022.

Jawaban Ozil langsung disambut teriakan dari para penontonnya. Sementara, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno yang menjadi tuan rumah menambahkan informasi bahwa Ozil berencana akan melaksanakan shalat Jumat di masjid terbesar di Jakarta itu.

“Beliau akan melaksanakan shalat Jumat di Istiqlal,” ujarnya.

Ozil juga mengaku ingin menjembatani pariwisata kedua negara, yakni Indonesia dan Turki. Ia mengaku merasa diterima dengan baik sehingga tak akan segan mengajak orang Turki untuk berkunjung langsung melihat Indonesia.

“Untuk melihat kebudayaannya, dan untuk menemui orang-orangnya,” ucap Ozil.

Continue Reading

Sport

Dukung Insvasi Militer ke Ukraina, Atlet Muda Rusia Dapat Hukuman Berat

Published

on

Ivan Kuliak

Pesenam Rusia yang mengenakan simbol yang berkaitan dengan invasi negaranya di Ukraina saat podium medali dilarang tampil selama satu tahun, kata sebuah panel disiplin senam seperti dikutip AFP, Kamis (19/5/2022).

Federasi Senam Internasional (FIG) menjatuhkan hukuman berat kepada atlet senam Rusia Ivan Kuliak berupa skorsing selama setahun. Kuliak dihukum karena mendukung Rusia menginvestasi Ukraina.

Pemuda 20 tahun itu tertangkap basah memakai simbol pro-perang saat tampil di Apparatus World Cup di Doha, Qatar, yang berlangsung dua bulan lalu. Saat itu Kuliak memakai kaos singlet dengan simbol “Z”.

Baca Juga:

  1. Taman Nasional Bali Barat, Surga Jalak Bali & Menjangan di Pulau Dewata
  2. Rasakan Sensasi Purbakala Jurrasic World di Pulau Biawak
  3. Cocok untuk Healing, Inilah 4 Pulau Terindah di Jawa Tengah

Kaos simbol “Z” dipakai Kuliak saat menerima medali perunggu. Pada penyerahan medali tersebut, ada atlet Ukraina Illia Kovtun di podium. Kovtun merupakan peraih medali emas.

Aksi Ivan Kuliak ini menimbulkan kecaman. Meski diserang, Kuliak tetap tak mau minta maaf. Kuliak bahkan menantang dan menyatakan siap memakai kaos simbol perang itu lagi.

FIC akhirnya mengambil tindakan tegas. Kuliak mendapat sanksi tidak boleh mengikuti kompetisi senam di seluruh dunia yang diadakan FIC maupun negara anggota selama satu tahun.

Tak cuma itu, Kuliak juga didiskualifikasi dari Apparatus World Cup. Dia harus mengembalikan medali perunggu dan uang hadiah. Kuliak memiliki waktu 21 hari untuk mengajukan banding.

“Ivan Kuliak, pesenam artistik Rusia, telah diberi sanksi oleh Komisi Disiplin Yayasan Etika Senam (GEF) karena melanggar aturan FIG ketika dia mengenakan huruf “Z” selama Piala Dunia Aparatur FIG yang berlangsung di Doha pada bulan Maret 2022,” demikian pernyataan resmi FIC.

“Kuliak melanggar Anggaran Dasar FIG, Kode Disiplin FIG, Kode Etik FIG dan Kode Etik FIG ketika ia mengenakan huruf “Z” pada singletnya selama kompetisi dan upacara penghargaan di Piala Dunia Aparatur FIG di Doha pada Maret 2022.”

Continue Reading

Trending