Connect with us

Teknologi

TikTok Jadi Aplikasi Terfavorit di AS, Kalahkan Facebook

Published

on

TikTok

TikTok tampaknya menjadi solusi jitu untuk membunuh waktu di tengah pandemi Covid-19. Aplikasi jejaring sosial asal China itu menjadi apliaksi yang paling banyak didownload di Amerika Serikat (AS) pada 2020, mengalahkan Facebook.

Survei itu dilakukan oleh Nikkei Asia. Padahal, setgahun sebelumnya TikTok hanya menempati posisi ke-4 di bawah Facebook Messenger dan WhatsApp.

Nikkei Asia menyatakan konsep video yang dilakukan TikTok amat efektig dan membuat otang lebih tertarik dibandingkan dengan media sosial lainnya.

Baca Juga:

  1. Tanggapan BMKG Soal Beredarnya Informasi Siklon Tropis di NTT
  2. Peringatan Keras BMKG: Gempa dan Potensi Tsunami 28 Meter
  3. BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Mirip Tsunami di NTT

Meski begitu mereka tak menuliskan berapa total download yang dihasilkan oleh TikTok. Berdasarkan analisa yang dilakukan Sensor Tower pada pertengahan Juli lalu disebutkan jika TikTok telah melewati 3 miliar downloader secara global.

Mereka pun merinci jika aplikasi tersebut mengalami kenaikan hingga 383 juta downloader baru yang menginstall aplikasi tersebut di awal 2021. Namun sayangnya mereka juga sempat mengalami penurunan hingga 38 persen dibandingkan 2020 usai aplikasi itu dilarang di India.

Sebelumnya banyak pihak yang meragukan kesuksesan aplikasi tersebut di pasar Amerika Serikat. Apalagi setelah munculnya pelarangan oleh Mantan Presiden Donald Trump karena dianggap mengancam keamanan nasional.

Peraturan itu pun dicabut oleh Presiden Joe Biden dan menyebabkan kenaikan pesat jumlah pengguna TikTok di Negeri Paman Sam tersebut.

Teknologi

Cegah Pencemaran, China Bikin Plastik dari Sperma Salmon

Published

on

sperma salmon
sperma salmon

China punya cara jitu untuk mencegah pencemaran plastik. Negeri Tirai Bambu mengembangkan plastik dari sperma ikan.

Para peneliti di Universitas Tianjin di China mengembangkan plastik biodegradable berkelanjutan. Bahan bakunya berasal dari campuran sperma salmon dan minyak sayur.

Proyek ini memungkinkan jawaban dari masalah sampah plastik dunia yang terus meningkat. Demikian dilansir dari AFP, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Para peneliti mengekstraksi untaian DNA dari sperma Salmon. Kemudian digabungkan dengan bahan kimia dari minyak nabati, sehingga dihasilkan cairan jel yang licin yang dikenal dengan hidrogel.

Gel ini kemudian dicetak dan dikeringkan menjadi beragam bentuk dan dikeringkan dengan cara dibekukan untuk menghilangkan kelembapan dan dia menjadi padat.

Sejauh ini, para peneliti telah membuat cangkir, potongan puzzle, dan molekul DNA dari plastik ramah lingkungan.

Proyek ini merupakan proyek berkelanjutan karena bahan bakunya berupa DNA. Dan, secara teknis tidak hanya bisa dari sperma salmon tetapi bisa dari bahan lainnya, seperti bahan limbah dari tanaman, ganggang, atau bakteri.

Dari produk yang diciptakan, memang selintas mirip dengan plastik pada umumnya, namun ini diklaim menghasilkan kurang dari 5% emisi karbon yang dihasilkan plastik biasa.

“Sepengetahuan kami, plastik DNA yang kami laporkan adalah bahan yang paling ramah lingkungan dari semua plastik yang dikenal,” kata pemimpin tim peneliti Dayong Yang kepada The Times of London.

Selain rendah emisi karbon, Yang bersama timnya juga menuliskan dalam Journal of American Chemical Society jika plastik mereka rendah konsumsi energi dan berkualitas dalam proses pembuatannya.

Continue Reading

Teknologi

Kementerian Kominfo Terus Berupaya Bangun Jaringan Internet Desa Demi Pemerataan Informasi

Published

on

Kementerian Kominfo
Kementerian Kominfo

Pemerintah terus menyiapkan berbagai kebijakan yang ramah untuk mendukung efisiensi dan pemerataan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di seluruh Indonesia.

Pemerintah, dalam hal ini diwakili Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), mempunyai tanggungjawab untuk memastikan efisiensi dan produktivitas agar unit cost dalam penyelenggaraan jaringan internet broadband dapat menjadi lebih efisien bagi pengguna.

Oleh karenanya, Kemkominfo juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menghasilkan kebijakan yang ramah untuk mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur TIK serta peningkatan perekonomian masyarakat.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Tujuannya adalah memastikan kebijakan-kebijakan pemerintah daerah yang ramah terhadap penggelaran fiber optic atau penggelaran teknologi informasi dan komunikasi, karena itu akan menjadi backbone dan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak turunannya yang luas kepada perekonomian dan aktifitas masyarakat secara keseluruhan.

Oleh karenanya, Pemerintah sedang mendorong konsolidasi dalam industri telekomunikasi. Langkah itu ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas agar daya saing dalam negeri, regional maupun tingkat global akan semakin baik.

Salah satu dampak tranformasi digital dengan adanya arus cepat pengadopsian teknologi digital akan meningkatkan penggunaan internet dan lalu lintas data digital. Mengutip data UNCTAD tahun 2021, Menkominfo menjelaskan total bandwidth internet secara global meningkat sebanyak 35% di tahun 2020.

Sedangkan di kawasan Asia-Pasifik, sesuai data Cisco, arus lintas data diperkirakan akan mencapai 90 exabytes per bulan di tahun 2021. Dengan adanya peningkatan penggunaan teknologi digital, sebanyak 165 negara telah menyiapkan rencana nasional dalam pengembangan jaringan akses internet, termasuk internet broadband di tahun 2021 atau meningkat dari 112 negara di tahun 2011.

Keberadaan infrastruktur digital merupakan enabler digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan. Bahkan menjadi penopang transformasi digital secara menyeluruh ekosistem dari hulu hingga hilir.

Pertumbuhan pengguna internet berkontribusi pada pertumbuhan sektor informasi dan komunikasi di Indonesia di tahun 2020 sebesar 10,58% cumulative-to-cumulative, dan terus tumbuh di kuartal-II tahun 2021 sebesar 6,87% year-on-year, meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Continue Reading

Teknologi

Tak Hanya PNS, Ini 10 Pekerjaan Manusia yang Bisa Digantikan Robot

Published

on

robot
robot

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), pernah mengatakan ingin mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan robot. Tak hanya PNS, sebenarnya ada beberapa pekerjaan manusia lain yang bisa digantikan oleh ribit.

Pada saat pembukaan Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 pada Desember 2019, Jokowi mengatakan penggantian itu mudah dan bisa memudahkan untuk pengambilan keputusan dari tingkat daerah maupun nasional.

“Ini bukan barang yang sulit. Barang yang mudah dan memudahkan kita untuk memutuskan sebagai pimpinan di daerah maupun nasional,” ujar Jokowi.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Seperti dinukil dari Computerhope, Jumat (26/11/2021), ada beberapa pekerjaan yang bisa digantikan oleh tenaga robot. Pekerjaan tersebut dari mulai buruh pabrik hingga bartender.

Perakitan dan Pekerja Pabrik

Hampir seluruh pekerjaan manufaktur besar menggunakan robot untuk membuat jutaan produk. Bahkan komputer telah bertugas merakit mobil dan produk lain.

Sejumlah robot seperti Baxter dan Sawyer dari Rethink Robotics bisa diprogram oleh siapapun. Pekerjaan ini juga tak memerlukan lagi teknisi trampil memprogram robot.

Supir Bis, Taksi, dan Truk

Ini terjadi akibat tren kendaraan otonom. Bukan tak mungkin bis, taksi dan truk akan dikendalikan oleh otonom bukan lagi dengan manusia.

Bahkan ini bisa merambah ke kendaraan berat seperti buldozer, pengeboran dan pengangkutan di pertambangan atau konstruksi.

Operator telepon, telemakerter, dan resepsionis

Teknologi voice recognition akan makin canggih di masa depan. Dengan begitu perusahaan lebih mudah menggantikan peran orang dalam pekerjaan operator atau telemakerter.

Kasir

Self checkout memang sudah diadopsi oleh sejumlah toko saat ini. Tidak ada lagi manusia yang bertugas di balik mesin kasir, namun dilakukan oleh konsumen sendiri.

Manusia mungkin masih akan bertugas di area kasir. Namun untuk melakukan pengawasan operasional mesin kasir.

Teller dan Pegawai bank

Di masa depan, atau mungkin sudah terjadi saat ini, banyak orang yang tidak lagi pergi ke bank untuk melakukan aktivitas seperti penyimpanan uang. Transaksi keuangan termasuk pengembangan Bitcoin membuat transaksi bisa dilakukan dari perangkat sendiri tanpa perlu lagi datang ke bank. Ini juga membuat pekerjaan seperti teller dan pegawai bank akan tergantikan.

Petugas Pengepakan, Ruang Penyimpanan dan Gudang

Robot akan bertugas dalam pengepakan atau memindahkan barang. Amazon salah satu perusahaan yang mengalihkan pekerjaan itu dari tangan manusia.

Pekerja Farmasi

Sejumlah apotek telah menggantikan teknisi farmasi dengan robot. Yakni untuk memisahkan dan menangani resep pelanggananya. Robot juga hanya membutuhkan ruang kecil untuk bekerja seperti lengan robot. Selain itu mesin akan mencegah kesalahan saat bekerja.

Pengumpul Informasi, Analis dan Peneliti

Beberapa firma hukum mengganti paralegalnya dan staf lain dengan pengacara e-discovery dan robot riset. Robot bisa menyisir jutaan dokumen dan menemukan fakta relevan dan data seperti nomor telepon dan email berdasarkan kata kunci.

Analis keuangan juga banyak yang digantikan dengan komputer yang dirancang khusus menganalisis dan menemukan pola dan tren dalam data.

Pilot

Militer AS diketahui telah menggunakan drone otonom dalam melakukan pengawasan serta menyerang tanpa menggunakan bantuan. Bukan tak mungkin di masa depan drone akan lebih canggih dan merambah ke sektor lain, seperti pesawat kargo.

Dilaporkan sebuah perusahaan ingin mengganti pilotnya dengan komputer dan operasionalnya bisa dilakukan pilot dari jarak jauh.

Bartender

Perusahaan telah menggunakan sistem menggantikan bartender untuk menyajikan minuman. Layanan Briggo juga menggantikan barista dengan robot untuk membuat minuman populer dan belajar membuat minuman baru.

Continue Reading

Trending