Connect with us

Internasional

Taliban Melarang Anggotanya Ambil Foto Selfie

Published

on

pejuang Taliban foto selfie

Dalam pidato baru-baru ini, Mohammad Yaqub, menteri pertahanan Taliban, mengritik anggota Taliban karena tur ke tempat-tempat wisata dan mengambil foto selfie untuk diposting di media sosial.

Seperti dilansir dari Wall Street Journal, Senin (28/9/2021) dalam pidato baru-baru ini, Mohammad Yaqub mengritik perilaku Taliban dengan mengatakan bahwa ketika tidak bertugas, mereka piknik dan mengunjungi taman hiburan, dalam balutan senjata dan sorban. Pejuang Taliban dari tempat lain di Afganistan juga datang untuk melihat Kabul dalam perjalanan wisata.

Menyusul naiknya Taliban ke tampuk kekuasaan pada akhir Agustus tahun ini, beberapa foto dan video pasukan Taliban yang saat ini tidak memegang tanggung jawab khusus telah diposting di media sosial di taman, kebun binatang, pusat rekreasi dan olahraga di Kabul dalam beberapa pekan terakhir.

Baca Juga :

  1. Olmert: Israel Tak Bakal Mampu Hancurkan Program Nuklir Iran
  2. Nama Soeharto Trending Twitter, Ada Apa?
  3. Taliban Asyik Bertamasya ke Kebun Binatang Sambil Tenteng Senjata

Menteri Pertahanan Taliban, Mohammad Yaqub, memarahi para pejuang Taliban karena perilaku mereka. Pejabat Taliban, sementara itu, telah memperingatkan pasukan mereka agar tidak melakukan swafoto atau selfie, terutama dengan para pemimpin kelompok dan pejabat senior, dengan mengatakan bahwa memposting foto di media sosial dapat mengekspos keberadaan anggota senior kelompok dan membahayakan keamanan.

Taliban terus bersenang-senang di berbagai bagian Kabul, sementara banyak warga Afghanistan, terutama di kota Kabul yang berpenduduk enam juta jiwa, tidak senang dengan pembatasan Taliban atas kebebasan sosial mereka, terutama bagi perempuan.

Membatasi pendidikan anak perempuan dan pergerakan perempuan di sekitar kota, yang belum pernah terjadi sebelumnya selama dua dekade terakhir, serta dominasi bahasa Pashto di kalangan pemerintah Taliban sementara sebagian besar orang Kabul berbicara bahasa Persia, adalah masalah yang membuat marah penduduk negara itu.

Pada bulan Agustus tahun ini, Taliban dapat dengan cepat mengambil alih semua provinsi Afghanistan. Kelompok itu memasuki Kabul pada 15 Agustus, bersamaan dengan kepergian Presiden Afghanistan saat itu Mohammad Ashraf Ghani.

Terlepas dari kenyataan bahwa hampir dua bulan telah berlalu sejak pembentukan pemerintahan Taliban di Afghanistan, belum ada negara yang mengakui pemerintahan kelompok Islam ini.

Advertisement

Internasional

Omicron Bikin Tak Bisa Dugem, Prancis Tutup Klub Malam 4 Pekan

Published

on

Pub Prancis
Pub Prancis

Kasus Covid-19 dan Varian Omicron di Prancis melonjak pesat dalam beberapa pekan terakhir. Hal itu membuat Pemerintah setempat memutuskan menutup semua klub malam selama empat pekan.

Tak hanya itu saja, siswa sekolah juga dikenakan aturan jarak sosial yang lebih ketat dan penggunaan masker wajah yang lebih lama. Ini akibat meningkatnya kasus di kelompok muda.

Begitu pula para pekerja. Pengusaha diminta mendorong staf untuk bekerja dari rumah dan mendesak perusahaan untuk mengurangi keterlibatan sosial seperti pesta kantor saat mendekati liburan akhir tahun.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Rumah sakit di bawah tekanan parah,” kata Perdana Menteri Castex, dikstip dari AFP, Selasa (7/12/2021).

“Kita semua memiliki kecenderungan menurunkan kewaspadaan kita dalam beberapa pekan terakhir,” katanya.

Prancis mengonfirmasi ada 25 kasus varian baru Covid-19 Omicron. Tetapi para pejabat mengatakan jumlahnya bisa melonjak secara signifikan dalam beberapa minggu mendatang.

Pada hari Minggu, kementerian kesehatan melaporkan lebih dari 42.000 kasus dalam 24 jam sebelumnya, dan lebih dari 11.000 pasien di rumah sakit. Jumlah pasien RS ini tertinggi sejak Agustus, di mana ada 2.000 dalam perawatan intensif.

“Izin kesehatan sekarang akan diperlukan untuk tempat makan di pasar Natal luar ruangan,” tegas dia.

Continue Reading

Internasional

Jokowi: Saatnya Indonesia Memimpin Negara-Negara Terkaya di Dunia

Published

on

Jokowi di Presidensi G20
Jokowi di Presidensi G20

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), ingin ajang G20 dimanfaatkan Tanah Air sebagai ajang untuk menunjukkan kepemimpinan di mata dunia.

“Sekarang ini kita memimpin negara-negara terkaya dunia untuk membangun dunia yang lebih baik, yang lebih berkeadilan bagi kita semua, bagi masyarakat masa depan dunia,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Kongres IV Persatuan Alumni GMNI, Senin (6/12/2021).

Jokowi menganggap Presidensi G20 ini sebagai hal yang sakral. Dia mengibaratkan kerja keras Indonesia di Presidensi G20 selayaknya perjuangan Presiden Soekarn ketika mendukung negara-negara jajahan untuk memperoleh kemerdekaan.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Perjuangan itu juga diibaratkan seperti perjuangan Bung Karno dalam memimpin kedaulatan negara-negara Asia Afrika. Jokowi ingin momentum Presidensi G20 dimanfaatkan Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang.

“Ini sebagai momentum untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia di dunia internasional, kepemimpinan Indonesia untuk mewarnai arah dunia,” ujarnya.
Jokowi mengatakan, dunia yang semakin terbuka belakangan ini melahirkan gelombang globalisasi.

Sementara, globalisasi melahirkan dunia yang hiperkompetisi. Oleh karenanya, ia ingin Indonesia memenangkan kompetisi, baik dalam negeri, di pasar global, dan pasar luar negeri. Presiden ingin Indonesia menemukan cara-cara baru untuk lebih unggul dan mendahului negara lain.

Continue Reading

Internasional

Terlanjur Kaya, Orang Ini Beli 1 Kota AS

Published

on

Mark Cuban

Orang yang terlanjur memiliki harta berlebih memang terkadang melakukan hal-hal di luar nalar. Pemilik klub Dallas Maverick, Mark Cuban, membeli sebuah kota kecil Mustang di Texas.

Seperti dinukil dari CNN International, Senin (6/12/2021), Kota kecil di Texas ini hanya berpenghuni 21 orang. Menariknya, Cuban memutuskan membeli kota ini karena rekomendasi.

“Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan dengan itu,” kata Cuban.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Hingga saat ini, belum diketahui berapa biaya yang harus dibayarkan oleh Cuban. Namun, kota ini pada tahun 2017 sempat dijual seharga 4 juta dolar AS.

Mustang sendiri merupakan lahan kosong seluas 77 hektar. Kota ini didirikan pada awal 1970-an, ketika sebagian besar wilayah ini dikenal sebagai sumber air lokal di Navarro County yang mengalami kekeringan.

Saat ini, di kota tersebut hanya ada taman trailer dan klub tari telanjang, Wispers Cabaret, yang dilaporkan dalam kondisi rusak di kota tersebut. Selain itu, menurut broker real estate Dallas Mike Turner, kota ini juga memiliki seekor buaya di salah satu kolamnya.

Dari kota ini, hanya membutuhkan waktu 45 menit ke utara menuju Kota Dalas. Disebutkan para penggemar sejarah akan senang mengetahui bahwa kota Waco hanya berjarak lebih dari satu jam berkendara ke barat daya dari Mustang.

Continue Reading

Trending