Connect with us

Showbiz

Tak Terkenal di Negeri Sendiri, 4 Musisi Indonesia Hujan Emas di Negeri Orang

Published

on

White Shoes & The Couples Company

Indonesia selalu diberkahi dengan bakat-bakat musik yang hebat. Kehebatan ini bahkan membuat mereka terkenal hingga ke luar negeri.

Sebagai bangsa Indonesia, tentunya kita harus bangga dengan hadirnya bermacam-macam genre musik yang ada. Mulai dari musik dangdut, rock, jazz, blues, pop, sampai musik EDM (Electronic Dance Music) yang sedang digandrungi milenial.

Banyaknya masyarakat Indonesia yang suka musik dari berbagai kalangan, sehingga memiliki selera musik yang berbeda-beda.

Keberadaan musisi asal Indonesia di industri musik dunia tentunya dapat membuka jalan bagi generasi selanjutnya untuk bisa juga mengejar mimpi yang sama. Berikut MyCity telah merangkum beberapa musisi yang tak terkenal di Indonesia, tapi berjaya di luar negeri.

Claudia Emmanuela Santoso

Claudia Emmanuela Santoso

Musisi kelahiran 27 Oktober 2000 ini berhasil menorehkan prestasi dengan menjadi juara The Voice of German musim ke-9 lalu. Akrab disapa Claudia, ia juga menjadi orang Indonesia sekaligus Asia pertama yang menjuarai ajang bergengsi tersebut.

Claudia telah menggeluti dunia musik sejak kecil. Ia berusaha meraih mimpinya dengan rajin mengikuti ajang lomba menyanyi, seperti Akademi Fantasi Indosiar Junior 2008, Idola Cilik 2011, dan Mamamia 2014.

Perjuangannya tak selalu berbuah manis. Claudia sempat gagal berkali-kali di ajang pencarian bakat yang digelar di Indonesia, tetapi itu tak menyurutkan semangatnya untuk meraih mimpinya di Jerman. Bahkan, penampilan Claudia di ajang The Voice of Germany 2019 membuat para juri menangis dan memberinya apresiasi tinggi.

Claudia berhasil menjadi juara pertama ajang The Voice of Germany 2019 usai membawakan lagu “I Have Nothing” milik Whitney Houston. Perolehan suara yang didapat Claudia juga hampir 50 persen dari total suara.

Kini, Claudia disibukkan dengan tur sebagai pemenang The Voice of Germany di beberapa kota di Jerman. Gadis kelahiran Cirebon, Jawa Barat ini juga mendapat hadiah lagu berjudul “Goodbye” dari mentornya, Alice.

Gugun Blues Shelter

Gugun Blues Shelter

Pernahkah Kawan mendengar tentang Gugus Blues Shelter? Salah satu band Indonesia beraliran Blues ini beranggotakan Bowie (drum), Jono (bass), dan Gugun (gitar dan vokal). Band ini telah melahirkan 7 album, dengan album Get The Bug berhasil mencapai puncak popularitas pada tahun 2004. Digandeng label Grooveyard Records, band ini sukses mengedarkan albumnya di Amerika Serikat dengan mengusung nama Gugun dan Power Trio.

Membawakan aliran Blue, Gugun Blues Shelter sukses meramaikan panggung internasional seperti Timbre Rock & Roots (2010), Hard Rock Calling, Hyde Park, London (2011), dan sukses melakukan tour di Inggris (2011) dan Amerika Serikat (2012). Bahkan, Gugun Blues Shelter sukses mengadakan tour di tujuh kota di Amerika Serikat bertajuk Solid Ground Tour pada tahun 2012 lalu.

Loudi atau Bleu

Loudi atau Bleu

Dita Karang bukan satu-satunya orang Indonesia yang berkarier di dunia K-Pop dengan menjadi anggota The Secret Number. Sama-sama berasal dari Yogyakarta, Loudi yang dikenal juga sebagai Bleu ini juga eksis menjadi idol KPop.

Memiliki nama asli Edward Wen, Luodi kini memiliki nama baru, Bleu, untuk debutnya di bawah naungan JN Entertainment setelah sebelumnya menjadi menjadi member 14U.

The S.I.G.I.T

The S.I.G.I.T

The S.I.G.I.T merupakan band indie beraliran rock asal Bandung yang beranggotakan Farri Icksan, Acil Armando, Adit Bagja, dan Rekti Yoewono. Berdiri pada tahun 2000, band ini telah dikenal di kalangan pecinta musik Indonesia, meski tidak secara luas.

Meskipun jarang tampil di layar kaca pertelevisian Indonesia, band yang rajin membuat lagu dengan lirik berbahasa Inggris ini justru sudah terkenal di luar negeri. The S.I.G.I.T pernah mengadakan tour di Australia bertajuk Visible Idea of Perfection dan tercatat menjadi pengisi acara dalam banyak festival musik di Amerika Serikat, salah satunya SXSW.

The S.I.G.I.T bahkan pernah merilis album Visible Idea of Perfection di bawah naungan label asal Australian Caveman. Konser yang kerap dilakukan oleh band ini juga sering kali diadakan di negara-negara Asia, seperti Hong Kong, Macau, dan Singapura.

White Shoes & The Couples Company

White Shoes & The Couples Company

Band White Shoes & The Couples Company merupakan band lulusan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang juga tak kalah populer di mancanegara, kendati tak banyak dikenal di Indonesia. Lagu-lagu mereka beraliran classic jazz dengan dibumbui beat disco ini memiliki ciri khas, seperti musik di tahun 70-an dengan dandanan khas retro yang juga jadi pemanis saat bermain di panggung.

Bersama Minty Fresh Record, label rekaman Amerika Serikat, Album White Shoes and The Couples Company dirilis di Amerika Serikat, Meksiko, Kanada, Australia, dan Jepang.

Di Indonesia, band dengan anggota Aprilia Apsari (vocal), Rio Farabi (acoustic guitar), Saleh Husein (electric guitar), Ricky Surya Virgana (bass), Aprimela Prawidyanti (piano) ini juga berhasil mengedarkan albumnya melalui Aksara Records.

Showbiz

Keren, Youtuber AS Mr Beast Bikin Versi Nyata Squid Game

Published

on

Squid Game
Squid Game

Drama Korea Selatan (Drakor) Squid Games rupanya menginspirasi dunia. Bahkan, YouTuber Amerika Serikat (AS), Mr Beast, membuat versi nyata dari serial ini.

Dia bahkan menyiapkan hadiah sebesar 456 ribu dolar AS atau Rp6,5 miliar. Mr Beast mengumpulkan 456 orang untuk bermain dalam Squid Game tersebut.

“Saya membuat ulang setiap set Squid Game di dunia nyata,” ujar Mr Beast dalam video YouTubenya.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Sama seperti aslinya, Squid Game versi Mr Beast dimulai dengan permainan tradisional Lampu Merah, Lampu Hijau.

Jika dalam serial Squid Game setiap peserta yang kalah akan ditembak, maka Mr Beast menggunakan cara lain.

Ia melekatkan sebuah alat yang tidak berbahaya pada tubuh setiap peserta.

Jika peserta bergerak tidak sesuai arahan maka alat tersebut akan meledak dan hanya menodai seragam peserta.

Mr Beast juga menampilkan permainan tarik tambang dan lompat jembatan. Namun, ia telah menyediakan busa di bagian bawah agar peserta terhindar dari bahaya.

Di babak final, peserta memainkan permainan baru yang tidak ada di serial Squid Game.

Permainan tersebut itu adalah kursi musikal dimana peserta mengitari sejumlah kursi dengan tangan diikat serta diiringi musik. Saat musik berhenti, peserta akan memperebutkan kursi yang tersedia.

Sementara itu, serial Squid Game memiliki permainan terakhir yang bernama squid game.

Permainan ini membagi dua regu yakni tim penyerang dan tim bertahan, yang dilakukan di atas tanah di mana terdapat gambar berbentuk cumi-cumi.

Tim penyerang dinyatakan menang jika berhasil melintasi ujung garis cumi-cumi tersebut.

Continue Reading

Showbiz

Raffi Ahmad Bingung Beri Nama untuk Anak Keduanya

Published

on

Raffi Ahmad
Raffi Ahmad

Pasangan artis Raffi Ahmad dan Nagita Slavina baru saja dikaruniai anak kedua pada Jumat (26/11/2021). Mereka pun membagikan kebahagiaan tersebut lewat unggahan di Isntagram.

Nagita Slavina melahirkan di RSIA Bunda, Menteng, Jakarta Pusat. Raffi Ahmad tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk menjalin ikatan dengan sang putra.

Dalam unggahan Instagram akun @raffinagita1717, pasangan yang memiliki 57 juta pengikut di Instagram itu memamerkan foto Raffi Ahmad tengah menggendong sang putra yang baru lahir.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Raffi terlihat mengenakan pakaian khusus di rumah sakit lengkap dengan penutup kepala. Sang putra dalam dekapannya menggunakan selimut berwarna hijau dengan motif matahari, bangunan rumah, hingga pohon pinus. Raffi juga tetap mengenakan masker dalam momen hangat pertama dengan putranya itu.

“Alhamdulillah, lahir dengan sehat dan selamat pagi tadi,” tulis Raffi dalam unggahannya.

Meski demikian, Raffi Ahmad masih belum memiliki nama yang cocok untuk anak keduanya. Hal tersebut diungkapkan oleh ibunda Raffi Ahmad, Amy Qonita. Raffi Ahmad masih belum mendapatkan nama yang pas untuk buah hatinya dengan Nagita Slavina itu.

“Untuk nama sendiri belum ada. Raffi tadi masih bingung, masih capek sampai tadi pagi tuh belum,” kata Amy Qonita

Namun Amy Qonita mengatakan, Raffi Ahmad sudah memiliki beberapa pilihan nama. Namun ia belum memberitahu kepada ibundanya tersebut.

Continue Reading

Showbiz

Agensi Buka Suara Soal Rumor Gong Yoo Makan Siang Bareng Taylor Swift

Published

on

Gong Yoo dan Taylor Swift
Gong Yoo dan Taylor Swift

Agensi SOOP Management memberikan konfirmasi terkait kabar artis mereka, Gong Yoo, bertemu dan makan siang dengan artis Taylor Swift.

Ya, nama Gong Yoo menjadi trending topic di Twitter Indonesia dengan lebih dari 6 ribu kicauan. Sebagian membahas soal kabar pertemuan aktor Korea itu dengan Taylor Swift, sementara sisanya terkait dengan perilisan serial terbaru yang dibintangi Gong Yoo, The Sea of Silent.

Semua bermula dari foto Gong Yoo tampak makan siang dengan Taylor Swift di sebuah restoran di New York. Namun, hingga kini tak diketahui secara pasti maksud dari pertemuan keduanya.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Setelah itu, beredar rumor liar yang menyebut pertemuan tersebut adalah kencan. Padahal, Taylor Swift diketahui masih menjalin hubungan dengan aktor Joe Alwyn sejak 2017.

Sementara itu, dugaan lain muncul dari para penggemar Taylor Swift. Para Swifties menduga Gong Yoo tengah diprospek oleh Taylor Swift untuk membintangi video klip terbaru di masa mendatang.

“Gong Yoo belum mengunjungi New York baru-baru ini,” kata perwakilan SOOP seperti diberitakan Star News via Naver

“Gong Yoo tengah mempersiapkan jadwal promo menjelang perilisan serial Netflix Sea of Silence di Korea Selatan,” lanjut pihak agensi.

The Sea of Silence merupakan serial thriller sci-fi dengan latar waktu masa depan, di mana bumi kekeringan dan kekurangan makanan serta air.

Sebuah tim khusus lantas ditugaskan untuk mengambil sampel misterius dari pangkalan penelitian yang ditinggalkan di bulan.

Sebelumnya, Gong Yoo membintangi film The Age of Shadows, Silently, Train to Busan, dan “Kim Ji Young, Born 1982” serta drama populer Coffee Prince dan Goblin.

Continue Reading

Trending