NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
Tahun 2023, Ratusan Bandara & Ribuan Stasiun Bakal Dibangun - mycity.co.id
Connect with us

Infrastruktur

Tahun 2023, Ratusan Bandara & Ribuan Stasiun Bakal Dibangun

Published

on

Ratusan bandara akan dibangun di tahun 2023.

Ratusan bandara akan dibangun di tahun 2023.

mycity.co.id – Kementerian Perhubungan terus mendorong pengembangan proyek-proyek infrastruktur transportasi seperti pembangunan bandara, terminal, stasiun, pelabuhan, dan lainnya. Seluruh proyek yang dibangun juga akan dioptimalkan untuk pemerataan perekonomian masyarakat.

Tahun 2023 dijadikan momentum untuk terus mengembangkan proyek infrastruktur di bidang transportasi. Menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, pihaknya akan memastikan seluruh proyek pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi benar-benar yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kami telah instruksikan supaya seluruh program bisa direncanakan dengan baik dan detil termasuk menjalankan proses dari kontrak-kontrak APBN dan mengelola badan layanan umum (BLU) dengan baik. Seluruh proyek yang dilaksanakan akan dipastikan yang paling dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Berbagai proyek infrastruktur transportasi yang akan dibangun tersebar di seluruh Indonesia. Diantaranya pembangunan 188 bandara, 126 terminal tipe A, 597 stasiun kereta api, 636 pelabuhan laut, dan 257 pelabuhan penyeberangan. Untuk itu seluruh pelayanan juga harus lebih efektif, efisien, dan profesional,” ujarnya.

Dengan banyaknya infrastruktur yang dibangun dan nantinya dikelola tentunya menjadi pekerjaan besar dan harus lebih fokus. Perlu juga terus dilakukan introspeksi terkait apa yang tengah direncanakan maupun yang tengah dibangun untuk memastikan apa yang dilakukan sudah lebih baik dari sebelumnya.

Di tengah keterbatasan anggaran, Budi juga meminta jajaran di daerah untuk bekerja dengan skala prioritas yang terukur sehingga tidak membuat kebutuhan pendanaan yang tidak perlua dan akan mengakibatkan beban pada keuangan negara. Seluruh pengeluaran harus bisa diawasi secara detil.

Semua pihak juga diharapkan untuk pro aktif menjalin koordinasi dengan para stakeholder transportasi seperti pemerintah daerah, kepolisian, operator transportasi, dan unsur terkait lainnya. Setiap proyek yang dibangun juga harus dipastikan menjaga area penghijauan khususnya fasilitas publik selain aspek keselamatan dan keamanan.

Kualitas SDM juga harus terus ditingkatkan supaya sektor transportasi dan sistem pelayanan bisa terus ditingkatkan khususnya dengan digitalisasi dan simplifikasi perizinan. Ke depan akan dipastikan seluruh pelayanan harus semakin mudah, makin cepat, dan makin murah selain untuk memberikan peluang bagi investor untuk ikut terlibat dann berinvestasi.

“Seluruh proyek infrastruktur transportasi yang dibangun ini juga akan dioptimalkan untuk ikut mendukung berbagai program pemerintah lainnya seperti penanggulangan kemiskinan, investasi, penggunaan konten lokal, hingga pengendalian inflasi untuk pemerataan perekonomian,” pungkasnya.

Infrastruktur

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dipastikan Beroperasi Juli

Published

on

Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

mycity.co.id – Pemerintah terus mengawal proyek infrastruktur transportasi publik KJCB yang akan beroperasi pada tahun ini juga. Saat ini progres proyek KJCB menyisakan pekerjaan sekitar 16 persen dan kereta yang akan melaju 360 km/jam ini akan menjadi yang pertama di Asia Tenggara.

Kementerian Perhubungan memastikan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KJCB) akan beroperasi pada bulan Juli 2023. Saat ini proses pembangunan konstruksi proyek transportasi publik premium ini disebut telah mencapai 84 persen atau menyisakan sekitar 16 persen pekerjaan yang harus diselesaikan.

“Saya ditugaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengawal proyek ini dengan dukungan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan Menteri BUMN. Targetnya proyek yang sudah ditunggu-tunggu ini sudah bisa dioperasionalkan pada Juli tahun ini juga,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Proyek infrastrktur transportasi publik ini sangat dibutuhkan untuk mengatasi berbagai permasalahan perkotaan khususnya masalah kemacetan. Cost yang terbuang percuma dari kemacetan mencapai triliunan setiap tahunnya dan proyek transportasi masal harus terus dikembangkan seperti MRT, LRT, kereta cepat, maupun transportasi publik lainnya.

Budi juga menyebut, dengan akan beroperasinya KJCB, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki kereta cepat. Proyek kereta cepat ini dibangun dengan teknologi tinggi dan akan menambah sumber daya kita di bidang perkeretaapian khususnya yang dapat melaju dengan kecepatan 360 km/jam.

Proyek transportasi publik seperti MRT, LRT, dan kereta cepat yang menerapkan teknologi tinggi bisa menjadi laboratorium bagi bangsa Indonesia untuk belajar. Di Eropa, Jepang, atau negara maju lainnya sudahh biasa membangun transportasi publik seperti ini dan Indonesia bisa menerapkan berbagai expertise dari negara lain untuk menghasilkan produk yang lebih baik.

“Saat ini pekerjaan KCJB yang tengah dilakukan antara lain pekerjaan track laying, sistem listrik aliran atas, penyiapan akses dan integrasi antar moda, dan lainnya. Kita ingin masyarakat dimudahkan dengan adanya transportasi publik modern ini,” pungkasnya.

Continue Reading

Infrastruktur

Mimpi Ambisius Indonesia Sambungkan Aceh & Lampung Lewat Tol Sumatera

Published

on

Jalan Tol Trans Sumatera.

Jalan Tol Trans Sumatera.

mycity.co.id – Indonesia saat ini punya misi ambisius di bidang infrastuktur, yakni tersambungnya Aceh dan Lampung dengan jalan tol yang membentang di Pulau Sumatera.

Hal itu disampaikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Bukan tanpa sebab Indonesia mengusung misi tersebut. Tersambungnya wilayah di dua sisi ujung Sumatera tersebut diharapkan bisa memacu pertumbuhan ekonomi.

“Mimpi besar kita menyambungkan Sumatera, dari ujung Aceh hingga Lampung. Harapannya, bisa muncul pertumbuhan ekonomi baru di wilayah-wilayah yang dilewati tersebut,” ujar Erick seperti dilansir Antara.

Pemerintahan di bawah arahan Presiden Joko Widodo memang dikenal gencar dalam membangun aneka ragam infrastruktut di berbagai wilayah Indonesia, tak terkecuali jalan tol. Salah satu proyek tol yang digencarkan adalah Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan optimis Jalan Tol Trans Sumatera ruas utama sepanjang ± 2.000 Km akan dapat tersambung pada tahun 2024. “Jika melihat capaian selama empat tahun terakhir maka Tol Trans Sumatera dari Bakauheni sampai Banda Aceh dengan panjang sekitar 2000 Km, akan tersambung secara bertahap hingga tahun 2024,” ujar Menteri Basuki beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, Kepala BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, dibangunnya Jalan Tol Trans Sumatera yang terbangun cukup panjang, menjadi jawaban atas terhubungnya setiap wilayah yang terus dikoneksikan dengan daerah yang dahulunya sulit dijangkau melalui jalan bebas hambatan.

Jalan Tol Trans Sumatera saat ini sudah beroperasi sepanjang sepanjang 470 Km. Ruas yang sudah operasional tersebut yakni Bakauheni – Terbanggi Besar 140,9 Km, Terbanggi Besar – Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 Km, Palembang – Indralaya 21,93 Km, Medan – Binjai 13,08 Km, Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi 61,72 Km dan Belawan – Medan – Tanjung Morawa 43 Km.

Selanjutnya, untuk Jalan Tol Trans Sumatera yang tengah dilaksanakan penyelesaian konstruksinya ialah, ruas Kayu Agung – Palembang – Betung sepanjang 111,69 Km, ruas Padang – Sicincin 30,4 Km, Pekanbaru – Dumai 131 Km, Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Porsi BUJT) 143,5 Km, Medan – Binjai 16,7 Km, dan Banda Aceh – Sigli 74 Km.

Untuk Jalan Tol Trans Sumatera yang ditargetkan menyusul beroperasi pada tahun 2020, yaitu Jalan Tol Kayuagung – Palembang – Betung sepanjang 111,69 Km, Jalan Tol Pekanbaru – Dumai sepanjang 131 Km, Jalan Tol Pekanbaru – Padang (Segmen Padang – Sicincin) sepanjang 30,4 Km, Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi 1 (Tebing Tinggi – Indrapura) sepanjang 20,40 Km, Jalan Tol Medan – Binjai Seksi 1 (Tanjung Mulia – Helvetia) sepanjang 6,27 Km, dan Banda Aceh – Sigli Seksi 4 (Indrapuri – Blang Bintang) sepanjang 13,5 Km.

Kehadiran konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera sangat memberikan dampak positif dalam memangkas biaya logistik agar daya saing produk Indonesia semakin meningkat. Selanjutnya, Jalan Tol Trans Sumatera juga dapat mendukung aksesibilitas pengembangan wilayah yang berada di sekitar jalan tol tersebut.

Bukan hanya itu, efisiensi waktu tempuh perjalanan di Pulau Sumatera yang terkoneksi dengan Jalan Tol di setiap wilayahnya kini menjadi semakin cepat. Hal ini sangat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat saat melintasi beberapa Jalan Tol yang telah beroperasi hingga sebagian dibuka fungsional dalam membantu kelancaran arus Mudik dan perayaan Nataru beberapa waktu lalu.

Continue Reading

Infrastruktur

Keren, Bakal Ada Jalan Tol Baru 422 KM Tahun Ini

Published

on

Jalan Tol baru akan dibangun di tahun 2023.

Jalan Tol baru akan dibangun di tahun 2023.

mycity.co.id – Proyek Bina Marga Kementerian PUPR mencakup pembangunan jalan baru sepanjang 422,35 km, peningkatan kapasitas jalan nasional, pembangunan jembatan, dan sebagainya. Total anggaran untuk proyek ini dialokasikan hingga Rp49,31 triliun untuk menyerap tenaga kerja hingga 80 ribu orang.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melanjutkan berbagai proyek pembangunan di bidang konektivitas. Proyek tersebut terdiri dari infrastruktur jalan, jalan tol, dan jembatan yang sudah mulai dibangun maupun dimanfaatkan dan preservasi infrastruktur yang sudah terbangun.

Menurut Dirjen Bina Marga Hedy Rahardian, tahun 2023 ini Ditjen Bina Marga mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp49,31 triliun yang dialokasikan untuk pembangunan Ibukota Nusantara (IKN) sebesar Rp8,73 triliun (17,71 persen) dan sisanya anggaran reguler untuk program konektivitas dan dukungan manajemen sebesar Rp40,58 triliun (82,29 persen).

“Sementara itu untuk mencapai target kemantapan jalan pada rencana strategis (renstra) sebesar 96 persen dibutuhkan alokasi anggaran sebesar Rp30 triliun. Sementara anggaran preservasi jalan dan jembatan untuk tahun 2023 ini hanya Rp22,97 triliun, maka prediksi kemantapan jalan yang dapat dicapai adalah sebesar 93,57 persen,” katanya.

Adapun rencana kegiatan Ditjen Bina Marga tahun 2023 meliputi pembangunan jalan nasional sepanjang 422,35 km, peningkatan kapasitas dan preservasi peningkatan struktur jalan nasional sepanjang 3.538,36 km, pembangunan dan duplikasi jembatan sepanjang 8.255,55 meter, hingga preservasi dan penggantian jembatan sepanjang 106.923,98 meter.

Kemudian peningkatan konektivitas jalan bebas hambatan atau jalan tol sepanjang 6,49 km, peningkatan aksesibilitas flyover, underpass, dan terowongan sepanjang 2.165,86 meter, preservasi rutin jalan dan jembatan nasional serta revitalisasi drainase dan jembatan gantung, dan dukungan manajemen.

Keseluruhan program kerja Bina Marga tahun 2023 ini dianggarkan dana sebesar Rp4,78 triliun dengan serapan tenaga kerja hingga 80 ribu orang. Untuk diketahui, pada tahun 2022 lalu, capaian realisasi keuangan DItjen Bina Marga sebesar Rp54,49 triliun atau terserap 93,71 persen dari pagu anggaran Rp58,14 triliun dengan realisasi fisik 96,13 persen.

“Untuk capaian kinerja tahun 2022 itu yang telah dikerjakan antara jalin jalan tol sepanjang 142 km, jalan nasional baru sepanjang 468 km, jembatan sepanjang 20.759 meter, dan flyover–underpass sepanjang 1.128 meter,” imbuh Hedy.

Continue Reading
Advertisement

Trending