Connect with us

Hangout

Sudah Ada Sejak Puluhan Tahun, Inilah 6 Tempat Makan Legendaris di Cikini

Published

on

Restoran legendaris Cikini

Cikini terletak di pusat kota Jakarta. Selain menjadi wilayah yang memiliki banyak sejarah, Cikini juga memiliki banyak tempat kuliner.


Bahkan beberapa tempat kuliner sudah berdiri sejak puluhan tahun yang lalu. Bagi kamu yang sedang berada di wilayah ini, cukup mudah untuk mencari tempat mengisi perut.

Bahkan, beberapa tempat makan di sini usianya sudah mencapai puluhan tahun. Berikut MyCity telah merangkum beberapa tempat makan legendaris di Cikini.

Baca Juga:

  1. Begini Upaya Pemerintah Atasi PMK pada Hewan Ternak Jelang Idul Adha
  2. 5 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
  3. 5 Cara Menenangkan Hati yang Gelisah Menurut Islam

Gado-gado Bonbin

Gado-gado Bonbin

Sudah buka sejak 1960, Gado-gado Bonbin pertama kali diperkenalkan oleh Ny. Lanny sebagai pemiliknya. Pada tahun tersebut, belum sebanyak sekarang penjaja gado-gado siram di Jakarta.

Tak heran kalau kemudian banyak yang suka dan banyak orang dari luar kota yang selalu mampir ke sini. Pun warung Gado-gado Bonbin yang buka di pagi sampai sore ini memang cocok jadi tempat sarapan sampai makan siang karena cukup mengenyangkan.

Sebenarnya, isi gado-gado di sini gak jauh berbeda dengan penjaja lain. Ada kentang, tauge, lontong, dan aneka sayur lainnya yang kemudian diberi kerupuk.

Namun, Gado-gado Bonbin menggunakan kacang vietnam sebagai bahan utama bumbunya. Pun tekstur bumbunya lebih lembut, kental, dan manisnya gak berlebihan.

Alamat: Jalan Cikini IV Nomor 1, RT.14/RW.5, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Pempek Megaria

Pempek Megaria

Tempat makan pempek yang satu ini telah berdiri selama 31 tahun. Namanya pun cukup melegenda. Seperti diketahui, pempek merupakan makanan khas Palembang.

Ukuran Pempek yang dihidangkan besar-besar. Pilihannya ada Pempek kulit, telur, adaan dan lenjer. Kuah cukonya pedas dan legit dan memiliki cita rasa autentik Palembang.

Selain pempek, tempat makan ini juga menyediakan menu lain seperti tekwan, mie celor, pindang patin, dan laksan. Pempek ini berlokasi di Komplek Bioskop Metropole 21, Jalan Pegangsaan Timur, No. 21, Cikini. Untuk harganya sangat terjangkau dimulai dari Rp 4.000 hingga Rp 30.000.

Roemah Kuliner

Roemah Kuliner

Bagi kamu yang doyan makan mie ayam, Roemah Kuliner bisa menjadi pilihan. Menu Mie Ayam Pedas menjadi favorit. Makanan Indonesia lainnya yang ditawarkan restoran di Cikini ini juga tidak kalah enak, mulai dari Nasi Goreng Kampoeng, Ayam Suwir Balado Kecombrang, Ikan Cakalang Saus Rica dan lain-lain.

Ada pula makanan ringan lain seperti Tahu Gejrot, Kue Cucur, hingga Pisang Sarikaya, semuanya bikin ketagihan. Harga makanan dimulai dari Rp 15.000 hingga Rp 75.000. Roemah Kuliner berlokasi di Komplek Metropole 21, Jalan Pegangsaan Timur No. 21, Cikini.

Mie Ayam Gondangdia

Mie Ayam Gondangdia

Mie Ayam Gondangdia berlokasi di Cikini, Jakarta Pusat. Nah, ini adalah salah satu bakmi yang sudah berdiri lama lho sejak tahun 1968. Bakmi keritingnya sangat lembut di mulut, belum lagi topping potongan ayam dan jamurnya yang gurih dibalut bumbu. Menyantap bakmi ini dengan pangsit rebus atau pangsit goreng juga sangat enak.

Bakmi disini teksturnya lurus-lurus, tidak berminyak dan aromanya terasa sekali. Di Mie Ayam Gondangdia, ada menu pangsit goreng yang enak dan crunchy untuk melengkapi bakmimu.

Semangkuk Mie Ayam di sini harganya Rp. 27.000. Kunjungi bakmi enak di Jakarta ini yuk di Jalan Cikini IV, No. 12 A, Jakarta Pusat.

Garuda Padang Restaurant

Garuda Padang Restaurant

Garuda Padang Restoran patut disebut sebagai restoran terbaik soal urusan cita rasa. Berasal dari Medan, Sumatera Utara, Garuda mencuri hati para pecinta kuliner Jakarta dengan menyajikan masakan asli Minang dengan sentuhan resep Melayu. Restoran Padang ini digemari oleh banyak kalangan.

Sebagai salah satu restoran Padang yang legendaris dan sudah eksis sejak tahun 1976, Garuda Padang Restoran menyajikan menu ayam pop dengan resep terjaga secara turun temurun. Hidangan yang paling dicari di sini adalah Ayam Pop yang merupakan ayam tanpa kulit goreng kelapa yang disajikan dengan saus pedas.

Ayam Pop mempunyai cita rasa yang sangat gurih, mentega, dan menyatu dengan rasa segar dari saus saus pedas. Harga ayam pop disini dibanderol hanya Rp. 21.000 saja! Lokasinya ada di Jalan Cikini Raya No. 26, Cikini, Jakarta Pusat.

Rumah Makan Ampera 2 Tak

Rumah Makan Ampera 2 Tak

Ingin menikmati makanan Sunda? Kamu bisa mampir ke Rumah Makan Ampera 2 Tak. Mereka menyediakan berbagai makanan Sunda seperti ayam, ikan, pepes, tahu, tempe, bakwan, perkedel, sayur asem, hingga sambal dan lalapan.

Menu lauk pauknya sudah dipajang bertumpuk-tumpuk dan bisa langsung kamu pilih sendiri. Harga makanan di sini pun sangat murah meriah dimulai dari Rp 5.000.

Uniknya, RM Ampera 2 Tak buka selama 24 jam. Jadi kamu bisa datang saat lapar tengah malam. Lokasinya di Jalan Cikini Raya No.103, Cikini, Menteng, Kota Jakarta Pusat.

Advertisement

Hangout

Usai 14 Tahun Akhirnya Harga Cheese Burger McD Naik

Published

on

harga cheese burger McD

Perusahaan cepat saji McDonald’s memutuskan untuk menaikkan harga burger kejunya sebesar 20% di Inggris. Hal ini terjadi saat Negeri Ratu Elizabeth mengalami inflasi yang melonjak.

Mengutip Channel News Asia, harga burger keju sekarang akan naik menjadi 1,19 pound (Rp 21 ribu) dari 0,99 pound sebelumnya. McDonald’s juga akan menaikkan harga sebesar 0,10 pound hingga 0,20 pound untuk barang-barang lain yang terkena dampak kenaikan biaya.

“Kita hidup melalui masa-masa yang sangat menantang,” kata CEO McDonald’s Inggris & Irlandia Alistair Macrow.

Baca Juga:

  1. Diperiksa Kasus ‘Stupa Jokowi’, Roy Suryo Penuhi Panggilan Polda Metro
  2. Ibu Iriana, Ibu Negara Pertama yang Kunjungi Ukraina
  3. Pesan Menyentuh Sri Mulyani Kepada PNS yang Dapat Gaji ke-13 1 Juni 2022

Namun demikian, kebijakan kenaikan harga sepenuhnya diserahkan kepada tiap cabang McDonald’s kecuali menu hemat.

Macrow juga mengatakan, sejak dibuka 48 tahun lalu, McDonald’s Inggris menegaskan mereka tetap menjanjikan harga makanan terjangkau meski kini tekanan ekonomi memaksa mereka menaikkan harga.

Sebelumnya, lebih lanjut Macrow mengatakan kenaikan itu telah ditunda beberapa waktu. Namun, tidak bisa dihindari meningkatnya inflasi di Inggris menekan bahan makanan di negara itu.

McDonald’s yang berkantor pusat di Chicago, yang menjalankan lebih dari 36.000 restoran di lebih dari 100 negara. Restoran itu juga menaikkan harga menunya di AS sebesar 6% tahun lalu.

Continue Reading

Hangout

Kue Kontol Kejepit Khas Yogyakarta, Namanya Bikin Ngilu & Bentuknya Lucu

Published

on

By

Kue Kontol Kejepit Khas Yogyakarta

Ketika mendengar ‘konton kejepit’ pasti hampir semua orang menganggapnya kata yang jorok. Padahal, nama itu dipergunakan sebagai salah satu karya kuliner khas Daerah Istimewa Yogyakarta.

Di mana kuliner yang dari tepung beras, kelapa parut, dan gula merah ini disebut kue kontol kejepit. Selain itu, nama ini pun kerap disingkat menjadi tolpit.

Sementara untuk cita rasanya sendiri, kue ini memiliki rasa gurih dan manis. Namun yang unik dan menarikanya adalah dari bentuknya yang lucu. Makanan khas daerah Jogja ini juga berwarna cokelat tua, karena terbuat dari gula merah.

Di namai topit karena bentuk kue yang satu ini mirip seperti bentuknya dianggap mirip alat kelamin pria yang terjepit. Selain itu, kue ini juga kerap disebut sebagai Kue Mana Tahan.

Baca Juga:

  1. Roti Gambang, Disebut Bantalan Rel, Ternyata Terbaik di Dunia
  2. Sate Bulayak, Sate Sedap Khas Lombok yang Sarat Nilai Filosofis
  3. Lontong Roomo, Makanan Nikmat Khas Gresik yang Lahir di Era Sunan Giri

Untuk menggambarkan betapa ngilunya membayangkan alat kelamin pria yang terjepit, sebab itu nama tersebut pun pergunakan. Di sisi lain, sebenarnya nama asli kuliner khas Jogja ini adalah Kue Adrem.

Akan tetapi masyarakat menamainya dengan Tolpit atau Kue Mana Tahan karena diduga pengucapan nama yang aslinya dirasa sulit. Kemudian juga karena bentuknya yang unik dan lucu membuat sebutan itu pun pergunakan.

Kue yang satu ini juga tepat menjadi oleh-oleh untuk keluarga ketika Lebaran, meski namanya yang terkesan jorok itu. Untuk harganya sendiri terbilang ramah dikantong, yakni hanya senilai Rp1.000 per satunya.

Continue Reading

Hangout

Waspada, Ada Museum Santet di Surabaya

Published

on

ilustrasi

Indonesia kaya akan museum-museum unik untuk menampilkan keberagaman. Salah satunya ada Museum Santet di Surabaya. Apakah isinya merupakan alat-alat yang berhubungan dengan santet? Tentunya iya. 

Tetapi bukan berarti kita diajarkan untuk santet. Jadi museum yang memiliki nama asli Museum Kesehatan Dr Adhyatma Depkes RI sebenarnya berisikan alat-alat yang digunakan dalam bidang kesehatan di masyarakat Indonesia. Terutama alat kesehatan di zaman dahulu sebelum bidang medis sudah maju seperti sekarang.

Gedung museum seluas 5.6 hektare ini merupakan cagar budaya. Dulunya merupakan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) dan Kebijakan Kesehatan, Departemen Kesehatan.

Kemudian gedung dibagi menjadi dua bagian. Ada gedung yang menampilkan alat-alat kesehatan modern dan juga untuk menunjukkan peralatan dan sarana pengobatan yang tradisional termasuk untuk santet.

Alat Pengobatan Tradisional Dahulu di Indonesia

Pada zaman dahulu, cara mencari obat dan menyembuhkan penyakit menggunakan benda supranatural, seperti boneka Jelangkung dan Nini Towok penolak bala serta penjaga keselamatan desa yang terpajang di Museum Santet Surabaya ini. 

Di dalam museum ada ditunjukkan cara-cara pengobatan tradisional serta penjelasan tentang santet. Di sebuah buku diuraikan bagaimana sebuah santet dilakukan dan bagaimana kondisi korban yang terkena santet.

Selanjutnya, ada pula tali pocong, paku bengkok, ijuk yang dikeluarkan dari dalam tubuh manusia yang terkena santet, boneka yang ditusuk jarum, foto ditusuk paku, boneka orang yang bagian tubuhnya juga tertancap. 

Baca Juga:

  1. Museum PETA, Simbol Penghargaan untuk Pejuang Tanah Air
  2. Museum Bank Mandiri, Sebuah Alternatif Wisata Edukasi
  3. Inilah Sejarah Museum Fatahillah

Untuk pengobatan-pengobatan tradisional misalnya ada kayu pohon telor, kayu santen, kayu kengkeng, kayu kelor hingga telur ayam yang dipercaya bisa jadi penyembuhan alternatif korban santet.

Air dari paranormal terkenal Ki Kusumo hingga air dari dukun cilik Ponari juga ada di sini.

Selain itu terdapat pula alat alat kesehatan tradisional khas suku-suku di indonesia.

Misalnya saja Selendang Kuning Suku Dayak yang dipercaya bisa menolak bala, alat musik tradisional untuk penyembuhan seperti Kempyeng dan Bende Wedok.

Semua benda-benda mistis ini dipercaya berkaitan dengan kegiatan supranaturl dan benda ni tidak boleh dibawa pulang pengunjung jika tidak ingin mendapatkan kesialan. Karena benda-benda ini juga lah museum yang berlokasi di Jalan Indrapura 17 ini dijuluki Museum Santet.

Ada Juga Pengobatan Modern

Sedangkan gedung yang satunya menunjukkan alat-alat kesehatan modern di bidang medis. Misalnya saja ada peralatan bedah zaman kolonial Belanda. 

Tidak hanya alat-alat kesehatan, di museum ini sangat lengkap dengan sejarah perjalanan bidang medis di Indonesia. Ada beberapa literatur tentang tokoh kesehatan, prestasi yang mereka dapat dalam bentuk piagam-piagam, informasi penyakit, sejarah dan masih banyak lagi.

Karena di dalam Museum Santet ada tiga area untuk pengunjung bisa mempelajari sejarah-sejarah kesehatan maupun sejarah kebudayaan Indonesia yaitu dibagi menjadi sasana kesehatan dan pendidikan, sasana kebudayaan, dan yang terakhir sasana kesehatan reproduksi dan museum luar.

Sejarah Didirikan Museum Santet

Museum yang yang diresmikan pada tahun 2004 itu dibangun dengan dengan tujuan menyelamatkan barang kuno. Ini dipaparkan oleh satu satu perintis Museum santet yaitu Dr. Haryadi Suprapto.

“Koleksinya ada sejak tahun 1950 hingga 1990, karena memang dulunya rumah sakit kelamin yang dulunya skala internasional,” ujarnya.

Museum Santet atau Museum Kesehatan Dr Adhyatma ini merupakan bukti perjalanan bahwa sebelum bidang medis menjadi maju seperti sekarang, masyarakat lokal Indonesia telah memiliki beragam cara pengobatan tradisional untuk menyembuhkan penyakit dan bahkan masih ada yang dilakukan hingga hari ini.

Dengan kemajuan teknologi di bidang medis, alternatif pengobatan semakin banyak dan semakin kaya pula pengetahuan orang Indonesia di bidang kesehatan. 

Continue Reading

Trending