NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
Sesali Perbuatan Jadi Alasan Eks Presiden ACT Ahyudin Divonis 3,5 Tahun Penjara - mycity.co.id
Connect with us

Investment

Sesali Perbuatan Jadi Alasan Eks Presiden ACT Ahyudin Divonis 3,5 Tahun Penjara

Published

on

Tersangka Mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin berjalan memasuki gedung Bareskrim sebelum diperiksa sebagai tersangka terkait penyelewengan dana umat, Bareskrim, Mabes Polri/Antara

Tersangka Mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin berjalan memasuki gedung Bareskrim sebelum diperiksa sebagai tersangka terkait penyelewengan dana umat, Bareskrim, Mabes Polri/Antara

mycity.co.idMajelis hakim mengungkapkan alasan eks Presiden yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin divonis 3,5 tahun penjara.

Menurut mereka, ada hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa garong dana sebesar Rp117 miliar tersebut.

Hakim anggota Hendra Yuristiawan mengatakan, hal yang memberatkan terdakwa Ahyudin dalam vonisnya yakni terdakwa menyalahgunakan dana sosial untuk para korban pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8 dengan nomor penerbangan 610.

Selain itu, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat luas khususnya penerima manfaat dan ahli waris korban pesawat Boeing.

“Perbuatan Terdakwa menyalahgunakan dana sosial Boeing penerima manfaat,” ucapnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 24 Januari 2023.

Sementara itu, Hendra Yuristiawan juga memaparkan hal-hal yang meringankan vonis terhadap terdakwa Ahyudin, salah satunya yakni berterus terang dan menyesali perbuatannya.

Selain itu, terdakwa Ahyudin juga mempunyai tanggungan keluarga serta terdakwa yang belum pernah dihukum.

“Terdakwa berterus terang dan menyesali perbuatannya,” ujarnya.

Tilep Rp117 Miliar
Mantan Presiden yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 15 November 2022.

Dalam persidangan yang dijalaninya, dia didakwa melakukan penggelapan dana donasi dari Boeing untuk keluarga atau ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air 610.

Kasus tersebut bermula saat pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8 dengan nomor penerbangan 610 jatuh setelah lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 29 Oktober 2018 lalu.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan 189 penumpang dan kru dalam pesawat meninggal dunia.

Atas peristiwa tersebut, The Boeing Company menyediakan dana sebesar 25 juta dolar AS atau Rp350 miliar (kurs Rp14.000) untuk memberikan bantuan finansial kepada keluarga atau ahli waris korban kecelakaan melalui Boeing Financial Assistance Fund (BFAF).

Selain itu, mereka juga mengucurkan dana sebesar 25 juta dolar AS (Rp350 miliar) untuk bantuan filantropis terhadap komunitas lokal yang terdampak.

Akan tetapi, bantuan tersebut tidak langsung diterima ahli waris korban, melainkan diterima oleh organisasi amal, atau pihak ketiga yang ditunjuk oleh ahli waris korban.

ACT sebagai pihak ketiga yang ditunjuk oleh pihak Boeing kemudian menghubungi ahli waris korban sebagai lembaga yang akan menangani dana sosial dari Boeing. Tiap ahli waris korban mendapatkan santunan dari Boeing sebesar 144.320 dolar AS atau senilai Rp2 miliar.

“Bahwa kemudian sebanyak 189 keluarga korban selaku ahli waris telah mendapatkan santunan dari Perusahaan Boeing yaitu masing-masing ahli waris mendapakan dana sebesar 144.320 dolar AS atau senilai Rp2 miliar (kurs Rp14.000),” kata Jaksa.

“Di mana santunan tersebut diterima langsung oleh ahli waris sendiri,” ucapnya menambahkan.

Akan tetapi, selama prosesnya, Ahyudin didakwa menggunakan dana dari BCIF bersama dengan Ibnu Khajar dan Hariyana sebesar Rp117,9 miliar untuk kepentingan lain di luar peruntukan yang seharusnya.

“Bahwa Terdakwa Ahyudin selaku ketua Presiden Global Islamic Philantrophy bersama-sama dengan Saksi Ibnu Khajar selaku Presiden Yayasan Aksi Cepat Tanggap dan juga menjabat selaku Senior Vice President Partnership Network Department GIP dan Saksi Hariyana binti Hermain selaku Senior Vice President Operational GIP dan juga selaku Direktur Keuangan Yayasan Aksi Cepat Tanggap telah menggunakan dana BCIF sebesar Rp 117.982.530.997 diluar dari peruntukannya,” tutur Jaksa.

“Yaitu untuk kegiatan di luar implementasi Boeing adalah tanpa seizin dan sepengetahuan dari ahli waris korban kecelakaan Maskapai Lion Air pesawat Boeing 737 Max 8 maupun dari pihak Perusahaan Boeing sendiri,” ujarnya menambahkan.

Minta Bebas karena Anak
Mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin, memohon kepada majelis hakim agar terbebas dari hukum pidana, dengan alasan tanggung jawab menjadi tulang punggung keluarga, terutama untuk ke-14 anaknya. Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Ahyuddin, Irfan Junaedi dalam pembacaan pleidoi di sidang hari Selasa, 3 Januari 2023.

“Terdakwa adalah tulang punggung puluhan keluarganya, memiliki 14 anak yang masih kecil-kecil semua,” kata dia.

“Yang masih membutuhkan kasih sayang seorang bapak dan juga biaya pendidikan serta kesehatan yang harus disiapkan oleh terdakwa,” ujarnya lagi, di hadapan majelis hakim.

Untuk itu Irfan melanjutkan bahwa pihaknya meminta kebesaran hati hakim untuk menerima nota pembelaan atau pleidoi kliennya sehingga ia bebas dari segala dakwaan.

“Kami penasihat hukum terdakwa memohon dengan segala hormat kepada majelis hakim Yang Mulia, yang memeriksa dan mengadili perkara a quo, kiranya berkenan memutus yang amarnya menerima nota pembelaan penasihat hukum terdakwa menyatakan menolak dakwaan dan/atau tuntutan jaksa penuntut umum secara keseluruhan,” tutur Irfan.

Selanjutnya, Irfan memohon agar kliennya dinyatakan tak bersalah sebagaimana dakwaan dari jaksa penuntut umum (JPU).

“Menyatakan terdakwa Drs Ahyudin tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud Pasal 374 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Membebaskan terdakwa Drs Ahyudin dari segala tuntutan hukum (vrijspraak) atau menyatakan terdakwa Drs Ahyudin lepas dari tuntutan hukum (ontslag van alle rechtsopvolging),” ucapnya.

Dalam pledoi yang sama, pengacara Ahyudin memohon supaya pengadilan memulihkan hak Ahyudin dalam kedudukan, harkat, dan martabatnya sebagai warga negara Indonesia.

Investment

Mengenal Harta Karun Baru Indonesia Bernama Pasir Silika

Published

on

Harta karun baru Indonesia bernama Pasir Silika.

Harta karun baru Indonesia bernama Pasir Silika.

mycity.co.id – Indonesia memiliki banyak kekayaan alam yang bisa diandalkan. Selain nikel, Tanah Air memiliki pasir silika atau pasir kuarsa yang diyakini bisa menjadi “nikel” selanjutnya.

Xinyi Solar Energy Holding Co., Ltd perusahaan raksasa China yang bergerak dalam penyediaan panel Pembangkit Listrik Tenaga Solar (PLTS) bahkan sudah menyatakan minatnya untuk menggarap potensi pasir silika besar – besaran di Indonesia. Bangka belitung kembali menjadi wilayah prospektif karena menyimpan cadangan pasir silika cukup besar.

Ridwan Djamaluddin, Dirjen Mineral dan Batu bara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan sudah ada beberapa perusahaan yang menyatakan minatnya untuk mengembangkan pasir silika yang merupakan bahan baku utama untuk membuat panel PLTS.

“Banyak dibicarakan pasir silika ini banyak perusahaan ajukan minat tambang pasit silika. Arahnya ke pembuatan panel surya. Ini dapat kita lihat sebagai salah satu kontribusi Indonesia dalam transisi energi,” katanya.

Menurut Ridwan dari banyak perusahaan yang berminat Xinyi jadi salah satu yang paling serius. “Xinyi, dari cina perusahaan sudah ketemu satu kali datang dua kali, sudah melihat lokasi hitung-hitung juga dan aman kembali lagi nanti setelah tgl 6 Februari intinya kita jangan sampai ketinggalan di dengan lain, mereka kemarin ke Malaysia dan 18 bulan dibangun produknya sudah keluar. Kalau kita apa bisa selesai urus amdalnya waktu segitu,” jelas Ridwan.

Xinyi kata dia sudah siap gelontorkan investasi jumbo demi bisa mendapatkan kepastiannnya pasokan pasir silika untuk kembangkan bisnis solar panel. “Mereka pemasok 40% dari panel surya global rencana investasi sekitar US$3 miliar,” ujar Ridwan.

Dalam data Kementerian ESDM jumlah sumber daya pasir silika memang terbilang cukup besar yakni mencapai 25 miliar ton dengam total cadangan yang siap diproduksi mencapai 331 juta ton.

Berdasarkan data yang ia sajikan, total sumber daya pasir silika 25,33 miliar ton. Kemudian, total cadangannya sebesar 331 juta ton.

Cadangan pasir silika tersebar di beberapa wilayah yakni Sumatera 64 juta ton, Jawa 176 juta ton, Kalimantan 17 juta ton, dan Sulawesi 74 juta ton.

Continue Reading

Investment

Jokowi Soal Kasus Jiwasraya & Indosurya: Rakyat Menangis Minta Uang Kembali

Published

on

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai kasus Indosurya.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai kasus Indosurya.

mycity.co.id – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menugaskan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk memberikan pengawasan kepada produk jasa keuangan seperti asuransi, pinjaman online, hingga agen tour haji dan umrah.

Jokowi menyampaikan hal itu dalam Pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2023 di Jakarta, Senin (6/2/2023).

“Saya melihat masyarakat memerlukan perlindungan yang pasti terhadap produk jasa keuangan. Baik itu yang namanya asuransi, yang namanya pinjaman online, yang namanya investasi, yang namanya tour haji dan umrah, betul-betul pengawasannya harus detail,” ujarnya.

Dia menekankan pemerintah tak cukup bekerja di level makro saja, namun mikro juga harus diawasi dengan ketat. Jokowi pun menyinggung krisis yang dialami oleh Grup Adani di India, dimana uang yang hilang mencapai Rp1.800 triliun.

“Hati-hati, ada peristiwa besar minggu kemaren Adani di India. Makro negara bagus, mikro ada masalah. Mikro hanya 1 perusahaan, Adani. Kehilangan USD120 billion, hilang. Langsung dirupiahkan Rp1.800 triliun, hati-hati mengenai ini,” jelasnya.

“Pengawasan, pengawasan, pengawasan. Jangan sampai ada yang lolos seperti itu karena goreng-gorengan, Rp1.800 triliun,” sambung Jokowi.

Menurut dia, seperempat PDB India hilang akibat peristiwa Grup Adani. Hal ini pun berdampak kepada capital outflow dan membuat mata uang India, Rupee menjadi anjlok.

“Padahal kondisi makronya bagus sehingga dilihat betul mana yang suka menggoreng. Kalau gorengan itu enak, gorengan itu enak. Kalau goreng-goreng pas dapet ya enak, tapi kalau kepeleset seperti tadi saya sampaikan Adani di India,” tutur dia.

Untuk itulah, Jokowi meminta OJK betul-betul mengawasi produk jasa keuangan agar tidak ada masyarakat yang dirugikan. Dia juga mengingatkan agar tak ada lagi kasus seperti Asabri, Jiwasraya, KSP Indosurya, dan Wahanaartha.

“Ini harus mikro, satu-satu diikuti karena yang nangis itu rakyat, rakyat itu hanya minta satu, duit itu balik. Karena waktu saya ke Tanah Abang ada yang nangis-nangis, cerita tentang itu. Waktu di Imlek juga sama nangis-nangis itu juga. Di Surabaya nangis-nangis itu juga. Hati-hati namanya pengawasan harus lebih diintensifkan,” pungkas Jokowi.

Continue Reading

Bisnis

Fase 3 MRT Jakarta dari Barat ke Timur Disokong Pemerintah Inggris

Published

on

Inggris Dukung Pengembangan Fase 3 MRT Jakarta. Foto: MRT Jakarta

Inggris Dukung Pengembangan Fase 3 MRT Jakarta. Foto: MRT Jakarta

mycity.co.id – Pembangunan MRT Jakarta fase 3 sepertinya akan terealisasi. Pasalnya PT MRT Jakarta saat ini tengah mengupayakan perluasan jaringan.

Hal ini terlihat dari berbagai kerja sama yang diwujudkan. MRT fase 3 sendiri memiliki jalur dengan koridor dari barat ke timur sepanjang 84 km.

Adapun bentuk kerja sama yang akan terjalin adalah dengan Pemerintah Kerajaan Inggris. Pada kunjungan kerja di Indonesia, The UK Minister of Export at the Department of International Trade H.E. Andrew Bowie, MP menyatakan dukungannya pada pengembangan serta perluasan jaringan MRT Jakarta.

“Saya senang sekali bahwa Inggris dan Indonesia sedang mengeksplor peluang-peluang untuk bekerjasama dalam pengembangan MRT Jakarta. Pertemuan hari ini mendatangkan para ahli infrastruktur dan keuangan terdepan dari Inggris untuk berkolaborasi dalam mendukung rencana pengembangan transportasi Indonesia,“ kata Bowie.

Dia mengatakan, senantiasa menantikan perkembangan hubungan kedua negara pada bidang ini bidang tersebut. Tak hanya itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati juga menyampaikan terima kasih serta menyambut baik dukungan Inggris tersebut.

“Warga Jakarta dan sekitarnya, membutuhkan solusi transportasi mobilitas perkotaan yang konkrit. Mereka telah merasakan keberhasilan MRT Jakarta Fase 1, oleh karena itu, inisiasi MRT Jakarta Fase 3 kami tingkatkan, Proyek Fase 3 akan menjadi fase MRT Jakarta yang paling menantang yang pernah dikerjakan,” kata Sri.

”Pemerintah akan bekerja sama dengan MRT Jakarta untuk mewujudkan proyek ini, khususnya untuk mencapai bagian integrasi antara 3 provinsi yang berbeda. Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang telah kami terima sejak tahun lalu dari Inggris, minat Inggris untuk terlibat dalam proyek ini telah memberi kami harapan,” tambahnya.

Selain itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat juga menyampaikan apresiasi atas atensi Inggris terkait pembangunan fase 3. Dia menyampaikan bahwa pada 2022 lalu, PT MRT Jakarta sudah menerima expression of interest dari United Kingdom Export Finance (UKEF).

Di mana ini menyatakan kesediaan pembiayaan koridor barat ke timur MRT Jakarta.

“Selanjutnya, dalam perhelatan G20 di Bali, kami juga telah menandatangani Letter of Intent (LoI) terkait hal tersebut. Pertemuan pagi ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kerja sama pembangunan koridor East—West tersebut,” lanjutnya.

Tuhiyat menambahkan, PT MRT Jakarta dan pemerintah Inggris terkhusus dari perusahaan industri kereta api juga banyak melakukan kerja sama. Salah satunya adalah peningkatan sumber daya manusia bersama dengan Crossrail International.

Tak hanya itu, kerja sama ini juga melakukan penyusunan rencana induk pengembangan kawasan Lebak Bulus bersama ARUP. Untuk diketahui, fase 3 koridor barat ke timur MRT Jakarta direncanakan akan membentang sepanjang sekitar 84,1 kilometer dari Cikarang, Jawa Barat hingga Balaraja, Banten, melewati wilayah DKI Jakarta sepanjang sekitar 33,7 kilometer.

Pemerintah Inggris melalui Expression of Interest (EoI) telah menyatakan dukungan pembiayaan sebesar sekitar USD1,2 miliar atau setara dengan sekitar Rp19,3 triliun untuk pembangunan fase 3 tersebut.

Continue Reading
Advertisement

Trending