Connect with us

Nasional

Seorang Taruna PIP Semarang Tewas Ditangan Senior

Published

on

Kekerasan Antar Senior dan Junior Terjadi di PIP Semarang – tribunjatengwiki.tribunnews.com

Mahasiswa taruna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Zidan Muhammad FAza (21) tewas akibat dipukul seniornya. Ia tewas dalam tradisi pembinaan di Mes Indo Raya, Semarang, Jawa Tengah, Senin (6/9).

Kapolrestabes Semarang, Kombes Polisi Irwan Anwar, menguraikan peristiwa tersebut bermula saat para senior PIP angkata 54 memanggil mahasiswa angkatan 55. Mereka menjalankan tradisi pembinaan untuk menempati mes tersebut.

Irwan mengatakan terdapat 8 orang senior dan 15 orang junior PIP Semarang yang datang menjalani tradisi uji kekuatan fisik di Mes Indo Raya.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

“Kemudian dilakukan tradisi uji fisik, pukulan ke perut,” ujar Irwan dalam konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Jumat (10/9).

Irwan menjelaskan 5 orang senior tersebut secara bergantian memukul 15 orang junior tersebut. Korban Zidan awalnya kuat menahan pukulan dari para seniornya. Namun, Zidan ambruk saat terakhir dipukul oleh seorang senior bernama Caesar Richardo Bintang Samudra.

“Tradisi budayanya kan uji fisik, jadi satu per satu junior dipukul. Korban awalnya kuat saat seniornya mukul satu per satu. Tapi begitu terakhir oleh seniornya yang bernama Caesar, korban roboh jatuh dan tak sadarkan diri,” ungkapnya.

Irwan melanjutkan, para senior dan junior PIP Semarang itu langsung panik dan akhirnya bersamaan membawa korban ke Rumah Sakit Roemani Semarang. Guna menutupi kasus tersebut, para senior lantas meminta adik kelasnya merekayasa cerita.

Kekerasan Terjadi di PIP Semarang – unsplash.com (Charl Folscher)

Mereka menyepakati penyebab kematian Zidan akibat dipukul oleh Caesar di jalan gang daerah Tegalsari usai bersenggolan motor.

“Para senior ini sepakat membuat cerita bila korban tak sadar karena dipukul oleh Caesar karena dipicu senggolan motor di jalan kampung. Caesar pun sepakat karena merasa bersalah seiring korban roboh setelah dipukulinya,” terang Irwan.

Rekaya cerita itu diketahui setelah Polisi mencari barang bukti dan saksi serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar Jalan Tegalsari Raya dan Rumah Sakit Roemani Semarang.

Berdasarkan hasil CCTV, tidak terbukti ada kejadian bersenggolan motor antara korban dengan Caesar. Selain itu, keterangan sejumlah saksi pun memperkuat adanya rekayasa.

“Kita awalnya mau cari barang bukti dan saksi, tapi kok ada kejanggalan. Makanya kita dalami dan akhirnya rekayasa terbongkar,” jelas Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan.

Polisi telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus tersebut. Para tersangka, yakni Caesar Richardo Bintang Samudra, Budi Darmawan, Aris Riyanto, Albert Jonatha Ompushu, dan Andre Arsprila.

Kini, kelima orang tersebut telah ditangkap dan ditahan di Polrestabes Semarang. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.

Advertisement

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, 2 Kecamatan di Lumajang Gelap Gulita

Published

on

Erupsi Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru

Gunung Semeru, yang berlokasi di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur erupsi hari ini, Sabtu (4/12/2021). Gunung api itu mengeluarkan asap pekat berwarna abu-abu berukuran besar.

Akibat erupsi ini, masyarakat dan penggali pasir di aliran Sungai Leprak berlarian menjauh. Berdasarkan video yang beredar, tampak gumpalan asap membumbung tinggi.

Sementara itu, warga yang melihat letusan tersebut berlari menyelamatkan diri. Saat ini, BPBD Kabupaten Lumajang disiapkan untuk mengevakuasi warga.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Erupsi Gung Semeru yang memiliki 3.676 meter itu mengakibatkan hujan abu di sekitar Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang.


Anggota Polsek Candipuro yang sedang berjaga di sana bergegas meminta warga dan sopir-sopir truk pengangkut pasir segera menyingkir. Sebelumnya masyarakat berkumpul untuk melihat banjir lahar dingin yang menerjang kawasan itu.

“Ayo Pak, menyingkir, Pak,” kata Ismail, salah satu petugas Polsek Candipuro.

Ismail meminta masyarakat segera meninggalkan lokasi karena berpotensi bahaya.

Dampak erupsi Gunung Semeru pun cukup besar. Erupsi ini membuat dua kecamatan di Lumajang kondisinya gelap gulita.

Continue Reading

Nasional

Dibajak Cucu, Pramono Anung Bikin Tweet Bahasa Alien

Published

on

Pramono Anung
Pramono Anung

Akun twitter Sekretaris Kabinet Pramono Anung dikabarkan “dibajak”. Cuitannya mencuri perhatian publik.

Terpantau dari akun Twitternya, Pramono Anung terakhir melakukan aktivitas bersosial media pada 25 November lalu. Selang beberapa waktu kemudian, Jumat (3/12/2021) ia kembali berkicau di twitter.

“Jua
,,,..lllllm, QUPPITRWWQW OIFWWOOIEE

NAGGLLKUTPYYWWRYIPPIUPPJTTTTTTTTTII,” tulis akun Twitter @pramonoanung.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Cuitan politikus PDIP ini pun langsung mendapat ragam komentar dari netizen. Terlihat, tulisan itu telah dikomentari lebih dari 900 orang. Bahkan diretweet sampai 4,8 juta kali dan diberi 8,9 juta like.

“Kode nuklir,” tulis salah seorang warganet, di kolom komentar unggahan itu.

“Dalem ini” balas @G_Junaidi.

“Kayaknya bahasa langit,” timpal akun @Ojol_Purwokerto.

Umumnya netizen memang tidak dapat memahami arti cuitan Pramono Anung tersebut.

“Tolong cepat pecahkan kode ini. Panggil Robert Langdon,” tulis @rehuellangela.

Satu jam kemudian, Pramono mengklarifikasi tweet tersebut. Dia menyebut cucunya yang mengetik di Twitternya.

Postingan tersebut dikomentari banyak netizen. Kebanyakan memaklumi perilaku cucu Pramono Anung. “Gapapa pak, kadang kami rakyat juga butuh hal-hal receh namun natural, daripada kami sepaneng karena retorika,” kata akun @kranrumanandin.

Ada pula yang bercanda meminta pekerjaan sebagai admin media sosial. “Pak saya butuh magang nih pak. Buka lowongan magang admin ga pak?” tulis akun @wahhanaa.

Continue Reading

Nasional

Panglima TNI Andika Perkasa Tegur Korem yang Asyik Main HP Saat Meeting Daring

Published

on

Panglima TNI Andika Perkasa

Panglima TNI Andika Perkasa memberikan teguran keras kepada Kepala Staf Korem (Kasrem) 174/ATW Merauke Kolonel Arh Hamim Tohari yang kedapatan main ponsel saat rapat secara daring.

Momen Andika memarahi anak buahnya tersebut terekam dalam cuplikan video yang tersebar di media sosial.

“Mas Hamim, lihat saya. Ini mas Hamim kan, di Merauke? Enggak usah lihat handphone,” ucap Andika dalam video, dikutip Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Andika kemudian mengatakan bahwa dirinya tak sering berbicara sehingga anak buahnya semestinya fokus memperhatikan, bukan bermain ponsel.

Dengan nada tinggi, Andika lalu meminta Hamim memindahkan ponsel yang ketahuan ia gunakan tersebut.

“Mas Hamim, handphone geser!” kata Andika dengan nada meninggi.

“Siap segera,” jawab Hamim.

Namun, tindakan Hamim memindahkan ponselnya tak membuat Andika luluh. Dia justru malah jadi lebih geram sebab ponsel tersebut masih dalam jangkauan layar rapat.

Continue Reading

Trending