Connect with us

Nasional

Respons BIN Soal Ancaman Teroris di Indonesia

Published

on

BIN Respons Peringatan Jepang – unsplash.com (Max Kleinen)

Deputi VII Badan Intelejen Negara (BIN), Wawan Hari Purwanto menyebutkan pihaknya terus melakukan deteksi dan pencegahan dini terhadap potesi ancaman aksi terorisme di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan sebagai respons peringatan dari pemerintah Jepang terkait potesi ancaman teror di Indonesia beberapa waktu lalu.

“BIN melakukan langkah antisipatif terhadap potensi ancaman aksi terorisme di wilayah Indonesia dengan terus mengoptimalkan deteksi dini dan cegah dini,” ujar Wawan.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

BIN mengklaim melakukan berbagai upaya untuk mencegah potensi teror. Di antaranya dengan mengembangkan partisipasi masyarakat melalui sistem lapor cepat. Selain itu, BIN bersinergi dengan Polri, TNI, dan BNPT.

Menurut Wawan, peringatan pemerintah Jepang tersebut merupakan hal yang wajar.

“Itu dilakukan oleh negara lain sebagai upaya untuk melindungi warga negaranya,” ungkapnya.

Wawan pun meminta agar masyarakat Indonesia dapat menyikap peringatan tersebut dengan bijak. Ia berharap tidak perlu ada kekhawatiran yang berlebihan dari masyarakat. Namun, di sisi lain perlu untuk membangun kewaspadaan.

“Aparat keamanan terus siaga dalam upaya melindungi warganya maupun warga negara asing di Indonesia, sebagaimana warga negara kita juga dilindungi aparat keamanan di negara tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan agar warganya berhati-hati terkait potensi ancaman teroris di enam Negara Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Filipina, Myanmar, Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Kementerian Luar Negeri Jepang mengklaim mendapat informasi  peningkatan risiko ancaman teror seperti bunuh diri di enam Negara tersbeut.

Peringatan dari Jepang itu membuat bingung enam Negara Asia Tenggara tersebut. Sejumlah Negara tidak mengetahui tentang ancama teror. Kantor Kedutaan Besar Jepang di Jakarta pun mengaku tidak mengeluarkan peringatan untuk warga negaranya di Indonesia.

“Yang dapat kami sampaikan adalah, sampai saat ini Kedutaan Besar Jepang di Indonesia tidak mengeluarkan alert atau peringatan kepada warga Jepang di Indonesia,” kata kantor Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (17/9).

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, 2 Kecamatan di Lumajang Gelap Gulita

Published

on

Erupsi Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru

Gunung Semeru, yang berlokasi di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur erupsi hari ini, Sabtu (4/12/2021). Gunung api itu mengeluarkan asap pekat berwarna abu-abu berukuran besar.

Akibat erupsi ini, masyarakat dan penggali pasir di aliran Sungai Leprak berlarian menjauh. Berdasarkan video yang beredar, tampak gumpalan asap membumbung tinggi.

Sementara itu, warga yang melihat letusan tersebut berlari menyelamatkan diri. Saat ini, BPBD Kabupaten Lumajang disiapkan untuk mengevakuasi warga.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Erupsi Gung Semeru yang memiliki 3.676 meter itu mengakibatkan hujan abu di sekitar Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang.


Anggota Polsek Candipuro yang sedang berjaga di sana bergegas meminta warga dan sopir-sopir truk pengangkut pasir segera menyingkir. Sebelumnya masyarakat berkumpul untuk melihat banjir lahar dingin yang menerjang kawasan itu.

“Ayo Pak, menyingkir, Pak,” kata Ismail, salah satu petugas Polsek Candipuro.

Ismail meminta masyarakat segera meninggalkan lokasi karena berpotensi bahaya.

Dampak erupsi Gunung Semeru pun cukup besar. Erupsi ini membuat dua kecamatan di Lumajang kondisinya gelap gulita.

Continue Reading

Nasional

Dibajak Cucu, Pramono Anung Bikin Tweet Bahasa Alien

Published

on

Pramono Anung
Pramono Anung

Akun twitter Sekretaris Kabinet Pramono Anung dikabarkan “dibajak”. Cuitannya mencuri perhatian publik.

Terpantau dari akun Twitternya, Pramono Anung terakhir melakukan aktivitas bersosial media pada 25 November lalu. Selang beberapa waktu kemudian, Jumat (3/12/2021) ia kembali berkicau di twitter.

“Jua
,,,..lllllm, QUPPITRWWQW OIFWWOOIEE

NAGGLLKUTPYYWWRYIPPIUPPJTTTTTTTTTII,” tulis akun Twitter @pramonoanung.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Cuitan politikus PDIP ini pun langsung mendapat ragam komentar dari netizen. Terlihat, tulisan itu telah dikomentari lebih dari 900 orang. Bahkan diretweet sampai 4,8 juta kali dan diberi 8,9 juta like.

“Kode nuklir,” tulis salah seorang warganet, di kolom komentar unggahan itu.

“Dalem ini” balas @G_Junaidi.

“Kayaknya bahasa langit,” timpal akun @Ojol_Purwokerto.

Umumnya netizen memang tidak dapat memahami arti cuitan Pramono Anung tersebut.

“Tolong cepat pecahkan kode ini. Panggil Robert Langdon,” tulis @rehuellangela.

Satu jam kemudian, Pramono mengklarifikasi tweet tersebut. Dia menyebut cucunya yang mengetik di Twitternya.

Postingan tersebut dikomentari banyak netizen. Kebanyakan memaklumi perilaku cucu Pramono Anung. “Gapapa pak, kadang kami rakyat juga butuh hal-hal receh namun natural, daripada kami sepaneng karena retorika,” kata akun @kranrumanandin.

Ada pula yang bercanda meminta pekerjaan sebagai admin media sosial. “Pak saya butuh magang nih pak. Buka lowongan magang admin ga pak?” tulis akun @wahhanaa.

Continue Reading

Nasional

Panglima TNI Andika Perkasa Tegur Korem yang Asyik Main HP Saat Meeting Daring

Published

on

Panglima TNI Andika Perkasa

Panglima TNI Andika Perkasa memberikan teguran keras kepada Kepala Staf Korem (Kasrem) 174/ATW Merauke Kolonel Arh Hamim Tohari yang kedapatan main ponsel saat rapat secara daring.

Momen Andika memarahi anak buahnya tersebut terekam dalam cuplikan video yang tersebar di media sosial.

“Mas Hamim, lihat saya. Ini mas Hamim kan, di Merauke? Enggak usah lihat handphone,” ucap Andika dalam video, dikutip Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Andika kemudian mengatakan bahwa dirinya tak sering berbicara sehingga anak buahnya semestinya fokus memperhatikan, bukan bermain ponsel.

Dengan nada tinggi, Andika lalu meminta Hamim memindahkan ponsel yang ketahuan ia gunakan tersebut.

“Mas Hamim, handphone geser!” kata Andika dengan nada meninggi.

“Siap segera,” jawab Hamim.

Namun, tindakan Hamim memindahkan ponselnya tak membuat Andika luluh. Dia justru malah jadi lebih geram sebab ponsel tersebut masih dalam jangkauan layar rapat.

Continue Reading

Trending