Connect with us

Showbiz

Ratu Boki: Rakyat Adalah Implementasi Sultan & Allah di Muka Bumi

Published

on

Ratu Boki

Nita Budi Susanti yang merupakan Ratu Boki, istri Sultan Ternate almarhum Mudaffar Sjah, menyatakan bahwa rakyat adalah implementasi Sultan dan Allah di muka bumi.

“Hindari dan jalani apa yang boleh. Jadi cinta saya terhadap Allah dan Budaya, dan terhadap rakyat seimbang. Karena implementasi Sultan dan Allah di muka bumi itu rakyat,” ujarnya.

Saat menjadi Boki (gelar Permaisuri atau Ratu), Nita menegaskan tidak ada sejengkal tanah pun yang dia jual. Oleh karenanya, hingga saat ini tidak ada anak dan cucu yang menjual asset kesultanan.

Baca Juga:

  1. Begini Upaya Pemerintah Atasi PMK pada Hewan Ternak Jelang Idul Adha
  2. 5 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
  3. 5 Cara Menenangkan Hati yang Gelisah Menurut Islam

“Demi Allah Rasullullah saya berikan kehormatan demi kesultanan Ternate. Dan tidak pernah mengajarkan rakyat saya mengemis. Apapun yang halal akan saya ajari. Saya tidak ajari, rakyat saya meminta-minta dan mengajarkan menjadi pengemis dan ataupun meng-hamba pada orang (duniawi),” kata Boki menceritakan.

Lebih lanjut, Perempuan yang pernah menjadi anggota Legislatif tengah menggodok sebuah program di mana Duta Besar dan para Menteri bisa hadir. Dia pun berharap ke depannya semua orang mengerjakan sesuatu secara halal dan dengan hati yang jujur serta ikhlas untuk Indonesia dan Maluku Utara.

“Saya berharap sabar dan saya tidak mau datang dengan pertikaian dan pertempuran darah. Saya tidak akan mengukir sejarah dengan darah,” tukas dia.

“Meski pernah masuk penjara, itu saya alami. Untuk jadi seorang pemimpin, satu kaki masuk ke kuburan dan penjara. Takdir saya menjadi pemimpin.”

Ratu Boki menitikkan air mata ketika mengingat Almarhum sang Suami, yang merupakan Sultan Kerajaan Ternate ke-48 itu.

“Alhamdulillah, sekarang berbalik. Orang orang yang membenci saya, kini mendukung saya. Kini dipertontonkan dengan perebutan tahta,” ulasnya.

Ratu Boki kini aktif memperjuangkan adat Maluku Utara dan Indonesia. Dia berkecimpung dan memperjuangkan perihal bela negara berbasis adat dan budaya.

Dia mengaku sempat melihat orang-orang yang bernasib lebih menderita dibandingkan dengan dirinya, yakni seorang ibu yang rela menjual narkoba sampai anaknya lulus SMA.

“Di mana tidak memiliki skill dan menjadi penjual narkoba. banyak orang yang membutuhkan uluran kita semuanya. Dan paling tidak bisa menumbuhkembangkan dan mencari uang,” terang Boki, yang kini telah menikah dengan Viva Yoga Mauladi yang sudah dilantik menjadi Kapita Korowis. Sebelum meninggal, Sultan sudah memanggil beliau (Rifa) untuk menjaga Boki dan anak-anak saya.

“Apa yang sudah saya perjuangkan (ide) selama ini, seperti misalnya ‘Legugam’ pesta rakyat, saat ini saya memaafkan orang yang telah menyakiti dan men zolimi saya. Dan sebelum saya meninggal pun, ingin baik menjadi semua orang. Bagaimana orang mencintai budaya, agama nya. Mencintai adat kita masing masing,” paparnya.

“Adat Matoto Agama, Meski kerajaan Ternate Islam, namun yang angkat kita adalah orang orang beragama Kristen dari suku Kao. Saya membina anak anak dari generasi muda , semenjak kecil,” pungkas Boki.

Showbiz

Sule Minta Warganet Berhenti Hujat Putri Delina

Published

on

Sule dan Putri Delina

Komedian Sule meminta warganet untuk berhenti menghujat putrinya, Putri Delina, terkait cerai yang dilayangkan Nathalie Holscher.

Sule menegaskan dirinya yang bersalah atas proses perceraian itu. Oleh sebab itu, ia juga berharap netizen berhenti menghujat putrinya dan juga Nathalie Holscher terkait perceraian rumah tangganya.

“Untuk yang menghujat Putri, tolonglah disetop karena bukan seluruhnya itu salah Putri. Walaupun Putri enggak ada kesalahan, tapi dia sudah minta maaf,” kata Sule.

Baca Juga:

  1. Memahami Four Tasks of Mouning, Tahapan Kala Berduka
  2. Kenali Apa Itu Gaslighting, Manipulasi Pikiran Secara Psikologis
  3. Kenali Relationship Red Flags, Tanda Merah Sebelum Terlambat

“Yang jelas semua itu salahku, artinya kalau ada menghujat, jangan hujat Natalie, jangan hujat Putri, tapi hujat saya. Aku akan dengan senang hati menerima semuanya,” tuturnya dalam video yang diunggah ke YouTube.

Sebelumnya, Putri Delina mengaku santai saat namanya disebut-sebut menjadi penyebab Nathalie Holscher menggugat cerai Sule.

Dia mengaku hanya bisa tertawa membaca komentar-komentar netizen yang menudingnya menjadi biang kerok perceraian orang tuanya. Putri juga meminta netizen mengurus hidupnya sendiri sebelum sibuk mengurus orang lain.

Continue Reading

Showbiz

Tuai Banyak Kecaman, Baim Wong Cabut Pendaftaran HAKI Merek Citayam Fashion Week

Published

on

Baim Wong

Setelah muncul banyak kecaman dan kontroversi, Baim Wong akhirnya membatalkan pengajuan merek Citayam Fashion Week sebagai HAKI atau Hak Kekayaan Intelektual ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI).

Baim Wong mengungkapkan hal itu melalui sebuah video singkat. Artis berusia 41 tahun itu mengucapkan permohonan maaf kepada semua pihak. Ia juga menuturkan bahwa ide tersebut sepenuhnya dari dirinya.

Baim Wong juga memohon agar tidak menyalahkan tim apalagi menghujat sang istri. Bersamaan dengan video tersebut, ia menyatakan akan mencabut pendaftaran HAKI merek Citayam Fashion Week.

Baca Juga:

  1. Begini Upaya Pemerintah Atasi PMK pada Hewan Ternak Jelang Idul Adha
  2. 5 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
  3. 5 Cara Menenangkan Hati yang Gelisah Menurut Islam

“Maap saya tidak ada niat mengambil hak orang lain. Tolong salahkan semua pada saya. Kalau bisa jangan menyalahkan semua ini pada tim saya atau bahkan istri saya. Semua terjadi karena memang ini ide saya. Berawal memang karena niatan kecil saya untuk membahagiakan istri saya. Kalian harus liat excitednya Paula melihat CFW,” tulisnya, dalam keterangan unggahan video.

Baim Wong juga menjelaskan kronologi tercetusnya ide hingga upaya mengontak Bonge. Lewat video tersebut, suami Paula Verhoeven itu menjelaskan ide pendaftaran HAKI bermula dari dirinya yang melihat betapa antusiasnya sang istri untuk Citayam Fashion Week.

“Adanya ide ini sebenarnya pas Paula itu di sana. Ide sebenarnya bukan HAKI. Idenya itu kita adakan suatu pergelaran atau kompetisi supaya fashion week ini ada dan enggak cuma begini saja,” katanya.

Sebelum membuat sebuah pergelaran mode, Baim Wong mencari apakah Citayam Fashion Week sudah terdaftar HAKI-nya. Jika sudah, ayah dua anak ini mencari tahu siapa pemiliknya. Setelahnya, Baim Wong mengontak Bonge, salah satu anak yang viral karena fenomena tersebut via WhatsApp.

“Di sini ada tanggalnya 20 Juli jam 9 pagi,” ucap Baim Wong seraya memperlihatkan bukti chat.

Koordinasi dengan Bonge dirasa penting karena bapak dua anak itu tak ingin melanggar hak orang. Lebih baik jernih di awal daripada terjadi kehebohan di kemudian hari.

Continue Reading

Showbiz

Memang Beda, Cinta Laura Asyik Punguti Sampah di Citayam Fashion Week

Published

on

Cinta Laura

Artis Cinta Laura memiliki cara tersendiri kala berpartisipasi di ajang Citayam Fashion Week. Artis bernama lengkap Cinta Laura Kiehl itu justru sibuk memunguti sampah yang berserakan di area Sudirman.

Cinta datang ke Stasiun MRT Dukuh Atas memakai hot pants dan kaos. Dia pun tak menjajal menyebrang zebra cross di Citayam Fashion Week seperti layaknya para artis, figur publik, dan politisi lainnya.

“Sekarang kita lagi di Sudirman di daerah yang lagi ngetrend banget di daerah Citayam Fashion Week. Sebenarnya kita di sini bareng pasukan biru untuk membersihkan sampah-sampah yang ditinggalkan orang-orang di sini. Aku berharap dari aksi yang kita lakukan hari ini ini bisa jadi example yang baik buat teman-teman di sana,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Begini Upaya Pemerintah Atasi PMK pada Hewan Ternak Jelang Idul Adha
  2. 5 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
  3. 5 Cara Menenangkan Hati yang Gelisah Menurut Islam

Dalam unggahannya Cinta Laura bersama pasukan biru justru memunguti sampah-sampah yang berserakan di kawasan Stasiun MRT Dukuh Atas.

“Banyak orang gak sadar bahwa kerusakan lingkungan akan terasa dampaknya dalam WAKTU DEKAT! Kita sebagai anak muda udah gak bisa lagi bilang bahwa ini tidak akan berdampak pada generasi kita!”

“Believe it or not, sampah yang kita buang setiap harinya yang akhirnya ditampung di tempat pembuangan sampah dapat mengeluarkan metana, hidrocarbon yang mencemarkan udara yang kita hirup. Tentunya, sampah juga meracuni sumber air kita. Not scary enough?” tegas dia.

Continue Reading

Trending