Connect with us

Otomotif

Punya Mobil Listrik? Jangan Lupa Perawatan

Published

on

Sebagai negara berkembang, Indonesia pun tak luput dari pembaruan dalam berbagai teknologi. Salah satunya teknologi pada kendaraan bermotor seperti mobil atau motor listrik. Bahkan mobil listrik juga sudah memiliki pasarnya tersendiri saat ini. Selain mengurangi polusi udara, nyatanya kendaraan listrik tidak memusingkan masalah oil ataupun injektor yang ada pada mobil konvensional.

Maka dari itu, perawatannya pun harus benar-benar diperhatikan. Hal tersebut adalah baterai yang digunakan pada mobil listrik. Pasalnya, mobil listrik terdiri dari berbagai komponen dan yang paling utama adalah baterai ini.

Baca juga: Mahasiswa Belanda Berhasil Bikin Mobil Listrik Penghisap Polusi

Rata-rata, hampir semua mobil listrik memiliki garansi baterai selama sepuluh tahun. Tetapi, jika dalam penggunaannya tidak sesuai yang semestinya, baterai pun akan berkurang kemampuannya yang mengakibatkan performa mobil listrik akan turun.

Sehingga ini membuat para pemilik mobil listrik harus benar-benar memperhatikan perawatan baterai. Dilansir dari berbagai halaman, hal terpenting dalam perawatan baterai adalah dengan mengisi baterai ketika sudah dibawah 20 persen.

Hal ini mencegah baterai mengalami penurunan kinerja lebih cepat. Kemudian, waktu ideal untuk mengisi daya adalah setiap dua atau tiga kali sehari. Selain itu, dalam menjaga baterai lebih tingi lagi, pengguna disarankan untuk tidak melakukan akselerasi berat dalam waktu lama.

Baca juga: Mobil Listrik Mercedes-Benz G-Wagen, Hadir pada Pertengahan 2024

Namun, tak hanya baterai yang perlu dirawat, sebab cara memarkir mobil pun menjadi salah satu yang perlu diperhatikan. Sebab, dengan memarkirkan mobil listrik di tempat yang teduh, maka bisa mengurangi baterai lithium-ion terdegradasi lebih cepat ketika suhu naik.

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan pengguna ialah, tidak mengisi baterai hingga full 100 persen. Karena bisa mempercepat degradasi pada baterai. Meski begitu, ketika pengguna akan melakukan perjalanan jarak jauh, maka mengisi daya hingga 100 persen sangat disarankan.

Otomotif

Toyota Klaim Innova Zenix Dipesan Nyaris 4.000 Unit, 80 Persen Hybrid

Published

on

Innova Zenix sudah terpesan mendekati 4.000 unit dalam tempo tidak sampai sebulan sejak peluncuran. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

Toyota Astra Motor (TAM) mengklaim model baru Kijang Innova Zenix yang punya varian hybrid menuai reaksi positif dari konsumen Tanah Air. Total pemesanan mobil itu disebut nyaris 4.000 unit padahal belum genap satu bulan dirilis.

“Artinya kalau sudah sebulan pemesanan bisa lebih dari itu,” kata Direktur Pemasaran TAM Anton Jimmi di Jakarta, Kamis (8/12).

Generasi anyar atau ketujuh Kijang yang dinamakan Kijang Innova Zenix perdana meluncur pada 21 November 2022. Generasi ini membawa perubahan penuh pada Innova, yang salah satunya menyugukan teknologi ramah lingkungan hibrida.

Soal harga, Innova Zenix di Indonesia dijual mulai Rp419 juta-Rp470 juta. Sedangkan Innova Zenix Hybrid dibanderol Rp458 juta sampai Rp614 juta.

Anton melanjutkan permintaan varian Zenix Hybrid saat ini mendominasi ketimbang varian mesin bensin. Ada lebih dari 80 persen komposisi varian hybrid dari permintaan Zenix.

“Bahkan total pesanan atau SPK Kijang Innova Zenix mencapai hampir 4.000 unit meski belum sebulan diluncurkan, dengan 82 persen dari komposisinya adalah Innova Zenix Hybrid dan tipe Q Hybrid TSS paling banyak diminati dengan SPK mencapai 1.578 unit,” kata Anton.

Tak hanya Innova Zenix, menurut Anton mobil listrik baru berbasis baterai dari Toyota yakni bZ4X juga diklaim mendapat respons positif dari konsumen Indonesia.

bZ4X yang juga menjadi mobil delegasi KTT G20 ini meluncur lebih dahulu dari pada Innova Zenix meski dilakukan pada bulan yang sama. Mobil ini dijual Rp1,19 miliar on the road Jakarta.

“Untuk permintaannya sudah lebih dari 1.300 unit, ini melebihi dari perkiraan kami,” ucap Anton.

Continue Reading

Otomotif

Pesaing Motor Vespa Ini Harganya Cuma Rp25 Juta

Published

on

Benelli Panarea foto: Web ISt

Saat ini persaingan sepeda motor semakin memanas di industi otomotif. Hal itu dikarenakan banyak dari mereka yang menghadirkan produk baru maupun pembaruan terhadap model agar sesuai keinginan konsumen.

Kabar terbaru, perusahaan otomotif yakni Benelli mengumumkan sepeda motor baru di pasar otomotif Asia. Kendaraan roda dua itu diberi nama Panarea 125, sebuah motor skuter dengan desainya vintage mirip vespa.

Perusahaan asal Italia ini meluncurkan produk baru tersebut di negara Malaysia untuk bisa bersaing dengan merek dagang lain. Nantinya, kuda besi baru ini memiliki rival Vespa dan Yamaha Fazzio di kawasan Asia.

Secara tampilan, motor Panarea ini hadir dengan lampu LED pada bagian penerangannya. Untuk bagian samping, model ini memiliki bodi yang tampak cembung, namun terlihat dinamis. Desainya pun terlihat menarik, lantaran suspensi depannya berbentuk lancip, seperti motor masa kini.

Pindah ke bagian bawah, kuda besi ini telah disematkan pelek 12 inci, dengan ban depan berukuran 100/90 dan ban belakang 110/90. Pengereman menggunakan rem cakram hidrolik tunggal berdiameter 190 mm di roda depan dan rem tromol mekanis di belakang.

Bicara soal mesin, Panarea hadir dengan mesin 124 cc, berpendingin udara, satu silinder dengan elektrik dan kick starting, ditenagai oleh EFI. Mesin itu mampu menghasilkan tenaga 8,4 daya kuda dengan torsi mencapai 9,2 Newton meter. Tenaga ini disalurkan melalui gearbox CVT dan penggerak sabuk.

Sorotan lainnya, kendaraan roda dua ini memiliki kapasitas tangki bahan bakar 4,6 liter. Untuk bobot keseluruhan, model ini mempunyai ukuran 104 kg dengan ketinggian 760 mm. Terkait fitur, motor tersebut telah disematkan anti pencurian di bagian kuncinya.

Sekedar informasi, Benelli menawarkan satu unit model Panarea 125 ini dibanderol seharga 6.888 ringgit Malaysia atau setara Rp24 juta. Model tersebut menawarkan beragam pilihan warna seperti, hitam, kuning, merah dan putih.

Continue Reading

Otomotif

Mobil Terbang Bakal Hadir di Ibu Kota Nusantara 2024

Published

on

 

Konsep mobil terbang Hyundai, yang berencana akan dikerahkan di Ibu Kota Nusantara. [Dok Hyundai]

Mycity.co.id – Hyundai Motor, produsen mobil terbesar Korea Selatan mengembangkan teknologi terkini berupa mobil terbang. Hyundai telah mengeluarkan investasi besar di bidang mobil terbang. Perusahaan percaya ini benar-benar bagian dari masa depan.

Hyundai Motor Group menandatangani MoU dengan otoritas IKN untuk bekerja sama membangun ekosistem mobilitas Advanced Air Mobility (AAM) di Indonesia.

Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Prof. Mohammed Ali Berawi telah mengatakan uji coba mobil terbang akan dilakukan di Ibu Kota Nusantara pada tahun 2024.

“Jadi nanti juga test, ujinya di IKN, rencananya di 2024,” kata Mohammed Ali Berawi di Jakarta (30/11/22).

“Penerapan Advanced Air Mobility di Nusantara sesuai dengan semangat OIKN sebagai ‘laboratorium hidup’ di Indonesia yang terbuka bagi berbagai potensi untuk menciptakan budaya kerja, belajar, dan gaya hidup baru. Kami mengapresiasi kerja sama dengan Hyundai Motor Group untuk mendukung pengembangan IKN sebagai kota cerdas dan berkelanjutan,” kata Bambang Susantono, selaku Kepala Otoritas Ibu Kota Nusantara.

Mengembangan teknologi mobil terbang ini sebuah terobosan pertama bagi Indonesia, yang memiliki tujuan untuk dapat membantu meningkatkan mobilitas penduduk kepulauan dengan membangun ekosistem Advanced Air Mobility (AAM) secara efisien dengan cara memanfaatkan infrastuktur penerbangan dan kemampuan teknologi pada Indonesia.

Dan berkaitan dengan perencanaan tersebut Hyundai Motor Group berencana akan membangun ekosistem AAM global di luar kawasan Asia Tenggara berdasarkan pencapaian di Indonesia.

Continue Reading
Advertisement

Trending