Connect with us

Inspirasi

Profil Kary Mullis, Sang Penemu Tes PCR

Published

on

Kary Mullis

Di Indonesia harga tes PCR dapat dikatakan cukup mahal yaitu berkisar Rp900,000. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau harga layanan tes Covid-19 diturunkan. PT Kimia Farma Tbk, menyebut bahwa sudah menurunkan tes PCR dari Rp900.000 menjadi Rp500.000 mulai besok.

Acuan tertinggi tes PCR Rp495.000 di Jawa-Bali dan Rp525.000 di daerah lain terhitung sejak Selasa (17/8/2021). Di balik harga PCR yang sedang ramai dibicarakan ini tidak lupa dengan penemunya yang sedang hangat dibicarakan yaitu Kary Mullis.

Dia meninggal dunia tak lama sebelum adanya pandemi Covid-19 menghantam berbagai negara. Ia mungkin tidak akan menyangka bahwa temuannya itu bakal mengubah dunia.

Baca Juga :

  1. 5 Fakta Menarik Gunung Gede Pangrango
  2. Sunny Dahye, Youtuber Kondang Korsel yang Kini Jadi Kontrovers
  3. Khawatir Covid Ratusan Warga Australia Tinggalkan Bali

Polymerase Chain Reaction atau PCR adalah tes yang digunakan untuk mendeteksi penderita Covid-19. PCR tes menggunakan berbagai sumber DNA untuk mengetahui jika seseorang terkena Covid-19, antara lain lewat kulit, rambut, air liur, hingga darah.

Berikut MyCity telah merangkum Biografi Kary Banks Mullis.

Nama : Kary Banks Mullis

Lahir : 28 Desember 1944 Lenoir, Carolina Utara, A.S.

Meninggal : 7 Agustus 2019 (umur 74) Newport Beach, California, A.S.

Kebangsaan : Amerika

Almamater : Institut Teknologi Georgia (BS, 1966), Universitas California, Berkeley (PhD, 1973)

Dikenal atas : Penemuan reaksi berantai polimerase

Penghargaan : Penghargaan William Allan (1990), Penghargaan Robert Koch (1992), Nobel Kimia (1993), Penghargaan Jepang (1993)[1]

Karier ilmiah : Bidang Biologi molekular

Disertasi : Schizokinen structure and synthetic work (1973)

Pembimbing doctoral : J. B. Neilands

Inspirasi

Arsad Sadik Sangaji, Tokoh Vokal Maluku Utara

Published

on

Arsad Sadik Sangaji

Direktur TOMA Malut, Arsad Sadik Sangaji, merupakan salah satu tokoh yang vokal dalam mengritik kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Lantas, siapa itu Arsad Sadik Sangaji? Dia tercatat dua kali menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, yakni pada periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Dia mengawali kiprah di dunia politik di Universitas Pattimura Ambon. Selama berkuliah, dia aktif di berbagai organisasi seperti HMI Cabang Ambon, Organisasi Intra Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial (FISIP) dan Senat Mahasiswa Universitas Pattimura.

“Waktu kuliah itu pilihan jalur politik karena Kemauan dan cita-cita sebagai Politikus untuk melihat masyarakat yang lebih baik,” ujarnya kepada MyCity, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Yang menjadi Dasar sebagai Aktivis itu karena mau menyampaikan aspirasi masyarakat lewat Jalur organisasi dan dunia Aktivis pada saat itu adalah momen yang tepat untuk menyuarakan kepentingan rakyat atau masyarakat,” dia menambahkan.

Arsad juga tercatat masuk dalam Tokoh Pemuda, Ormas, dan Mahasiswa Pembentukan Provinsi Maluku Utara tahun 1997-1999. Dia juga juga menjadi salah satu aktivis saat kerusuhan yang terjadi pada Mei 1998.

Arsad Sadik Sangaji
Arsad Sadik Sangaji

“Suka dan duka jadi aktivis itu duka adalah dikejar-kejar sama aparat penegak hukum. Sukanya adalah pengalaman hidup,” kenang dia.

“Hal yang paling saya ingat adalah kerusuhan tahun 1998 yakni ketika Suharto menyerahkan mandat kepada BJ Habibi sebagai Presiden. Tokoh-tokoh yang hadir pada saat itu Gus Dur, MH Ainun Najib, Megawati, Amien Rais. Saya ada di Istana Negara dan Jakarta rusuh. Kebakaran di mana-mana, ada juga penjarahan dll,” ungkap dia.

Kini, Arsad telah meninggalkan dunia politik. Dia memilih fokus di bidang bisnis. Kendati demikian, dia mengaku tetap akan vokal melancarkan kritik demi kemajuan Maluku Utara.

“Sebenarnya saya tiga periode. Cuma periode tahun 2004-2009 saya kena Pergantian Antar Waktu (PAW) karena melawan keputusan partai dan sudah mau istirahat. Saya belum tahu ke depannya seperti apa,” ujarnya.

“Sebenarnya, pengabdian bukan hanya di DPRD. Di mana saja kita berada, kita bisa berbuat untuk rakyat,” tegas dia.

Arsad juga menilai Maluku Utara memiliki masa depan yang cerah. Namun, untuk menyongsong masa depan cerah tersebut, Malut harus memiliki nahkoda yang baik.

“Masa depan Malut ini sangat bergantung kepada nahkoda. Seorang nahkoda harus memiliki komitmen dan konsisten terhadap dunia interpreneurship dan mau memperjuangkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi, golongan, dan kelompok,” demikian Arsad.

Continue Reading

Inspirasi

Geser Jack Ma, Ini Orang Terkaya di China

Published

on

Zhong Shanshan
Zhong Shanshan

Pendiri Alibaba, Jack Ma, kini bukan lagi orang terkaya China. Posisinya kini diambialih oleh penguasaha air mineral kemasan, Zhong Shanshan.

Seperti dilansir dari Forbes, Selasa (9/11/2021), Pimpinan Nongfu Spring ini memiliki total kekayaan sebesar 65,907 miliar dolar AS atau Rp933 triliun. Padahal tahun lalu, dia hanya menempati posisi ketiga dengan kekayaan sebesar 53,9 miliar dolar AS.

Kekayaan Zhong melesat saat Nongfu Spring IPO di Hong Kong Stock Exchange pada September 2020. Kemudian, sekitar seperenam kekayaannya berasal dari perusahaan vaksin Beijing Wantai Biological Pharmacy yang melantai di bursa saham pada April 2020.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Zhong sendiri bukanlah berasal dari keluarga kaya. Dia putus sekolah sejak SD. Setelah itu, dia bekerja di bidang konstruksi. Dia juga pernah bekerja sebagai reporter di sebuah surat kabar.

Pada 1997, Zhong mendirikan perusahaan pendahulu Nongfu di kampung halamannya, Hangzhou. Perusahaan tersebut, yang dikenal dengan air mineral kemasan, juga menjual minuman kemasan lainnya seperti teh dan jus.

Adapun peringkat kedua orang terkaya China tahun ini diduduki oleh pendiri perusahaan pengembang TikTok ByteDance, Zhang Yiming, dengan nilai kekayaan US$59,4 miliar. Kemudian, petinggi produsen baterai kendaraan listrik Contemporary Amperex Technology Robin Zheng menduduki peringkat ketiga dengan harta US$50,8 miliar.

Continue Reading

Inspirasi

Profil Basaria Panjaitan, Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk

Published

on

By

Foto Basaria Panjaitan, Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk.

Basaria Panjaitan menjabat Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk usai perseroan mengubah jajaran komisaris dan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 14 Oktober 2020.

Basaria Panjaitan menggantikan Tranggono Ting yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Komisaris PT. Sentul City TBK.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Sebelumnya Basaria Panjaitan, S.H., M.H. adalah perempuan pertama yang terpilih menjadi komisioner KPK.

Basaria Panjaitan terpilih dalam pemilihan yang dilakukan secara terbuka oleh Anggota Komisi III DPR RI pada bulan Desember 2015.

Basaria Panjaitan menjabat Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI Masa jabatan 21 Desember 2015 – 20 Desember 2019.

Masa jabatan 03 September 2015 – 20 Desember 2015.

Basaria Panjaitan Lahir 20 Desember 1957 di Pematangsiantar, Sumatra Utara.

Almamater

Sepamilsukwan Polri (1984).

Pangkat PDU IRJEN KOM.png Inspektur Jenderal PolisiSatuan Reserse (Polwan).

Basaria Panjaitan tercatat sebagai perempuan pertama yang berpangkat Inspektur Jenderal (bintang dua) di dalam sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia.

melalui kenaikan pangkat berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 81/ Polri RI/ Tahun 2015 dan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/843/X/2015 tertanggal 20 Oktober 2015.

Basaria Panjaitan adalah Sarjana Hukum lulusan Sepamilsukwan Polri I Tahun Angkatan 1983/1984.

Lulus sebagai polwan berpangkat Ipda, Basaria langsung ditugaskan di Reserse Narkoba Polda Bali.

Sementara Pendidikan pascasarjana yang ditempuhnya adalah Magister Hukum Ekonomi Universitas Indonesia.

Basaria Panjaitan mengabdi dalam bidang reserse di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Basaria adalah Kabag Serse Narkoba Polda NTB (1997 – 2000), Kabag Narkoba Polda Jabar (2000 – 2004), Dirserse Kriminal Polda Kepri (2006 – 2008).

Jenderal bintang dua ini sebelumnya menjabat sebagai Kapusprovos Divpropam Polri (2009), Karo Bekum SDelog Polri (2010), Widyaiswara Madya Sespim Polri Lemdikpol.

Basaria masuk Sekolah Calon Perwira (Sepa) Polri di Sukabumi dan ditempa di sana. Lulus sebagai polwan berpangkat Ipda, Basaria langsung ditugaskan di Reserse Narkoba Polda Bali.

Dari sana, Basaria malang melintang di berbagai pos penugasan.

Dia pernah menjadi Kepala Biro Logistik Polri, Kasatnarkoba di Polda NTT dan menjadi Direktur Reserse Kriminal Polda Kepulauan Riau.

Dari Batam, Basaria ditarik ke Mabes Polri, menjadi penyidik utama Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim.

Dia pernah memeriksa mantan Kabareskrim, Komjen Susno Duadji, soal pelanggaran kode etik.

Tahun 2010 hingga 2015, Basaria menjabat sebagai Widyaiswara Madya Sespim Polri.

– Paur Subdisbuk Disku Mabes Polri (1984)

– Panit Sat. Idik Baya Ditserse Mabes Polri (1990)

– Kasat Narkoba Polda NTB (1997)

– Kabag Narkoba Polda Jabar (2000)

– Dir Reskrim Polda Kepri (2007)

– Penyidik Utama Dit V/Tipiter Bareskrim Polri (2008)

– Kapusprovos Divpropam Polri (2009)

Karobekum Sdelog Polri.

– Widyaiswara Madya Sespim Polri (2010).

– Sahlisospol Kapolri (2015)

– Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia (2015–2019).

Continue Reading

Trending