Connect with us

Nasional

Persela Lamongan Resmi Memutus Kontrak Fakhri Husaini

Published

on

Fakhri Husaini. (Instagram @coachfakhri)

Kabar mengejutkan datang dari Persela Lamongan. Sang pelatih, Fakhri Husaini resmi berpisah dengan klub berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut.

Berakhirnya masa bakti Fakhri di Persela telah disampaikan melalui akun Instagram klub, Rabu (28/9) malam. Pada unggahan tersebut, pihak Persela juga menyampaikan terima kasih kepada Fakhri.

“Persela Lamongan dan Coach Fakhri telah sepakat untuk mengakhiri kerjasama lebih cepat musim ini. Kami ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini dan kami mendoakan sukses di karier selanjutnya,” tulis @perselafc.

Baca Juga:

  1. Fantastis! Timnas Indonesia 2 Kali Pecundangi Curacao, Ranking FIFA Terdongkrak
  2. Triathlon Ironman 70.3 Segera Berlangsung di Lombok
  3. 3 Pencetak Gol Termuda di Liga Champions Sepanjang Masa

Di sisi lain, Fakhri Husaini menyatakan perpisahannya dalam tautan media sosial Instagramnya.

Baca Juga :  Ducati Tak Sabar Jajal Sirkuit Mandalika

“Alhamdulillah. Malam ini saya dan @perselafc sepakat untuk mengakhiri hubungan nkerja kami lebih cepat. Kepada manajer / manajeman @farizjulinarmaurisal, asisten pelatih, staf, seluruh pemain dan suporter, terima kasih untuk dukungan dan kerjasamanya selama ini. Semoga persahabatan ini tetap terjaga, sukses selalu untuk @perselafc,” jelas Fakhri.

Sementara itu, Manajer Persela, Fariz Julinar Maurisal, menjelaskan bahwa keputusan untuk mengakhiri kerjasama dengan Fakhri tak lepas dari hasil kurang memuaskan yang didapat Persela di 6 laga yang telah dijalani.

Manajemen menilai eks pelatih Timnas Indonesia U-16 tersebut tidak mampu mengangkat performa Persela. Hingga pekan keenam Liga 2, Persela berada di urutan 9 dan terancam gagal memenuhi ambisi untuk promosi ke Liga 1.

Baca Juga :  Tartarik Datangkan Haaland, Ini Klausul yang Bisa Muluskan Langkah Real Madrid

“Dari awal tim ini dibentuk, memang semua saya percayakan ke pelatih, mulai dari proses seleksi, (perekrutan) pemain bidikan, semua adalah bentukan dari tim pelatih. Kami support 100 persen, dengan tim yang dibentuk. Ternyata sampai 6 match kita 3 kali kalah, 2 seri dan sekali menang, ini kan ndak sesuai dengan target yang kita berikan,” kata Fariz.

Menurut Fariz, langkah untuk mengakhiri masa bakti Fakhri di Persela tidak diambil secara mendadak, melainkan telah melalui proses panjang, dengan berbagai pertimbangan.

“Evaluasi tidak hanya sekali ini aja. Waktu kita bermain kurang bagus juga kita evaluasi, kita meeting dengan tim pelatih, 2 kali kalau nggak salah. Kemudian kemarin akhirnya saya harus ambil tindakan, karena saya harus memperbaiki tim ini dan kembali ke target. Akhirnya saya putuskan untuk memutus kerjasama lebih cepat,” tuturnya.

Baca Juga :  Bahas Ibu Kota Negara Baru Nusantara, Wiranto Temui Wapres Ma'ruf Amin

Fariz menegaskan, dalam hal ini bukan Fakhri yang mengundurkan diri dari kursi pelatih, melainkan manajemen Persela yang memutuskan untuk memberhentikan Fakhri.

“Dari manajemen yang memutuskan, coach Fakhri tidak mundur, jadi kami yang memberhentikan,” ucap Fariz.

Setelah memecat Fakhri Husaini, untuk sementara skuat Persela akan dipimpin oleh Charis Yulianto, sambil mencari pelatih baru. “Sementara waktu besok lawan Persijap Jepara kita dipimpin coach Charis. Setelah itu kita pilih beberapa calon pelatih yang akan menukangi Persela,” kata Fariz.

Advertisement

Nasional

10 Provinsi dengan Kenaikan Tertinggi UMP 2023, DKI Jakarta Tak Termasuk

Published

on

Besaran Kenaikan UMP 2022 yang Berbeda (Liputan6.com/Trie yas)

Gubernur sejumlah provinsi telah mengumumkan besaran Upah Minimum Provinsi atau UMP pada Senin, 28 November 2022 kemarin sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 2022.

Sebelumnya, pengumuman UMP itu seharusnya dilakukan pada Senin, 21 November 2022. Namun, adanya perubahan formula, pemerintah melakukan perpanjangan hingga kemarin.

Dikutip dari situs Bisnis.com, penetapan UMP sebelumnya merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 sebagai aturan turunan dari UU Cipta Kerja dengan pertimbangan utama terhadap dua variabel, yaitu pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Sementara itu, saat ini, penetapan UMP mengacu pada Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 dengan pertimbangan terhadap tiga variabel, meliputi pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan indeks tertentu tambahan sesuai peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Top Skor Liga Champions Menjelang Match Day 6: Striker MU Memiliki Peluang Finis di Puncak

10 Provinsi dengan Kenaikan UMP Tertinggi

Situs Bisnis.com menyebut bahwa kenaikan UMP 2023 sangat beragam, mulai dari kenaikan terendah sebesar 2,6 persen di Provinsi Papua Barat dan kenaikan tertinggi sebesar 9,15 di Sumatra Barat.

1. Sumatera Barat

Tahun ini, kenaikan UMP di Sumbar menjadi yang tertinggi sebesar 9,15 persen. Alhasil, UMP pada 2022 sebanyak Rp 2.512.539 meningkat jadi Rp2.742.476.

2. Jambi

Pada 2022, UMP di Jambi hanya sebesar Rp2.699.000. Kini, pada 2023, UMP di Jambi meningkat sebesar 9,04 persen atau setara dengan Rp244.000 menjadi Rp2.943.000.

3. Kalimantan Tengah

Baca Juga :  Kedubes Jerman Buka Suara Mengenai Diplomatnya Berkunjung ke Markas FPI

Pemprov Kalteng mengumumkan bahwa UMP di Kalteng pada 2023 sebesar Rp3.181.013 atau meningkat sebesar 8,845 persen dari tahun sebelumnya.

4. Riau

UMP di Riau pada 2023 mencapai Rp3.191.662 atau meningkat sebesar 8,61 persen dari UMP pada tahun sebelumnya, yaitu Rp2.938.564.

5. Kalimantan Selatan

Pemprov Kalsel menaikkan UMP hingga 8,38 persen dari besaran semula, yaitu Rp 2.906.473, menjadi Rp3.149.977 pada 2023.

6. Sumatra Selatan

UMP Sumsel mengalami kenaikan sebesar 8,26 persen dari UMP sebelumnya, Rp3.404.177, menjadi Rp3.144.446 pada 2023.

7. Jawa Tengah

UMP di Jateng meningkat sebesar 8,01 persen atau sebesar Rp145.234 Pada 2022, UMP di Jateng sebesar Rp1.812.935 menjadi Rp1.958.169 pada 2023.

Baca Juga :  Tartarik Datangkan Haaland, Ini Klausul yang Bisa Muluskan Langkah Real Madrid

8. Jawa Barat

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menetapkan UMP di Jabar sebesar Rp1.986.670 atau mengalami peningkatan sebesar 7,88 persen dari tahun sebelumnya.

9. Jawa Timur

Penetapan UMP di Jawa Timur terbilang lebih cepat dibandingkan provinsi lain pada 21 November 2022 melalui SK Gubernur Jatim Nomor 188/860/KPTS/013/2022. Dalam keputusan ini, UMP di Jatim meningkat sebesar 7,81 persen dari Rp1.891.567 pada 2022 menjadi Rp2.040.244 pada 2023.

10. Kalimantan Utara

UMP di Kaltara mengalami peningkatan sebesar 7,9 persen atau sekitar Rp234.967. Sebelumnya, pada 2022, UMP di Kaltara sebesar Rp3.016.738 dan menjadi Rp3.251.702 pada 2023.

Continue Reading

Nasional

Label Bantuan Gereja Dicopot, Ini Respons Polisi Hingga Ridwan Kamil

Published

on

Pencopotan label bantuan untuk gempa Cianjur dari Tim Aksi Kasih Gereja Reformed Injil Indonesia/Youtube

Pencopotan label bantuan untuk gempa Cianjur dari Tim Aksi Kasih Gereja Reformed Injil Indonesia/Youtube

Jagat maya diributkan dengan video mengenai sejumlah orang mencopot label “Tim Aksi Kasih Gereja Reformed Injil Indonesia” yang menempel di atap tenda berwarna biru. Tim aksi itu diketahui bagian dari organisasi yang ingin membantu korban gempa Cianjur.

Di video itu tampak empat pria berdiri di antara tenda. Dua mencopot label, satu memantau, dan seorang lainnya ikut merekam. Sontak hal ini memicu respons dari berbagai pihak baik dari kepolisian hingga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Suntana mengungkapkan penyidik kepolisian telah memeriksa terduga pelaku pelepas identitas pada posko tenda bantuan korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Baca Juga :  Media Cup 2022 Tuntas, Menpora dan Kurniawan Beri Apresiasi

“Kejadian itu segera kita tindaklanjuti, kita sudah memeriksa saksi di sekitar lokasi dan kita langsung mengambil keterangan dari beberapa terduga,” kata Suntana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/11/2022).

Suntana menyesalkan berkaitan dengan aksi pencopotan atribut pada posko tenda bantuan warga terdampak gempa di Cianjur itu. Dia meminta agar masyarakat tidak mengulangi kejadian tersebut dan bila terjadi akan melakukan tindakan dengan aturan yang berlaku.

Terkait aksi tersebut, Suntana menegaskan kepolisian akan melaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku jika memenuhi unsur pidana intoleransi. “Dalam pengembangan penyelidikan bisa ke arah situ (intoleransi),” ucap Suntana.

Baca Juga :  Kedubes Jerman Buka Suara Mengenai Diplomatnya Berkunjung ke Markas FPI

Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermwawan menjelaskan aksi tersebut dilakukan oknum anggota organisasi masyarakat (ormas), namun bantuan tetap diterima masyarakat.

Gubernur Ridwan Kamil lewat kicauannya ikut berkomentar. Ia menyesalkan kejadian itu dan berharap agar kasus ini tidak terulang lagi. “Sangat disesalkan dan tidak boleh terulang lagi pencabutan label identitas pemberi bantuan tenda oleh oknum warga setempat di tenda pengungsian di Cianjur,” kicaunya Ahad.

Ridwan Kamil mengatakan, bencana ini datang tidak pilih-pilih dan mendampaki semua orang, semua pihak dan semua golongan di Cianjur tercinta ini.

Baca Juga :  Andika Perkasa Dinilai Punya CV Mentereng untuk Jadi Panglima TNI

Mereka yang membantu bencana pun datang tidak pilih-pilih, datang dari semua pihak, semua golongan, kelompok, apapun keyakinan atau agamanya.

“Berdirinya bendera, spanduk, baliho, stiker dari para pemberi bantuan adalah hal yang wajar, karena mungkin itu bagian dari pelaporan pertanggungjawaban kepada para donatur yang menitipkan bantuan kepada mereka,” jelasnya.

Karenanya, kata ia, Sila ke-2 Pancasila, berbunyi ‘Kemanusiaan Yang adil dan Beradab’ harus dijunjung dengan baik dan dipraktekkan dengan bijak. Bantuan kemanusiaan tidak boleh ternodai sedikitpun oleh unsur kebencian golongan.

“Saya sudah meminta kepolisian khususnya Kapolda Jawa Barat untuk menindaklanjuti hal ini agar tidak terulang lagi di kemudian hari.

Walaupun kita tidak bersaudara dalam keimanan, kita tetaplah bersaudara dalam kebangsaan dan kemanusiaan.”

Continue Reading

Nasional

Ferdy Sambo Grogi, Cewek Cantik Berhijab dengan Poster Sambo di Bajunya Tiba-tiba Mendekat

Published

on

 

Cewek yang tak dikenal itu nekat menerobos masuk ruang sidang untuk bertemu Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (29/11/2022)/Dok. PN Jaksel/Repro

Cewek yang tak dikenal itu nekat menerobos masuk ruang sidang untuk bertemu Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (29/11/2022)/Dok. PN Jaksel/Repro

Momen menarik sekaligus lucu terjadi saat terdakwa kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hut (Brigadir J) yakni, Ferdy Sambo didekati cewek hijab berbaju ‘Sambo’ di ruang sidang.

Baca Juga :  Dikritik Sri Mulyani Jumlah Polwan Terlalu Sedikit, Ini Jawaban Polri

Cewek yang tak dikenal itu nekat menerobos masuk ruang sidang untuk bertemu Ferdy Sambo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Selasa (29/11/2022).

Para saksi yang dihadirkan pun keluar satu persatu dari ruang sidang. Sementara itu Ferdy Sambo tetap duduk di samping pengacaranya Arman Haris.

Setelah itu Ferdy Sambo berdiri dari mejanya. Seketika ada cewek hijab dengan memakai baju putih dengan gambar ‘Sambo’ menghampiri mantan kadiv Propam.

Baca Juga :  Ducati Tak Sabar Jajal Sirkuit Mandalika

Cewek tersebut pun memberikan sebuah tas berwarna biru terhadap suami Putri Candrawathi tersebut. Tapi Ferdy Sambo pun tampak grogi hingga mundurkan langkahya.

Tapi aksi cewek tersebut dicegah oleh petugas yang berjaga di ruang sidang. Lantas ia meminta agar cewek tersebut meninggalkan area sidang.

Baca Juga :  Andika Perkasa Dinilai Punya CV Mentereng untuk Jadi Panglima TNI

Ferdy Sambo pun langsung meninggalkan ruang sidang lalu disusul cewek tersebut.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/11/2022) menggelar sidang lanjutan perkara pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Sidang menghadirkan tiga orang terdakwa yaitu Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal, serta Kuat Ma’ruf.

Kuasa hukum Kuat Ma’ruf, Irwan Irawan mengatakan, ada 17 saksi yangdihadirkan dalam sidang tersebut. Saksi-saksi yang akan dihadirkan berasal dari petugas kepolisian, ART Ferdy Sambo, serta empat terdakwa lainnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending