NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
Negara Gagal Lindungi Prajurit TNI dan Polri di Papua - mycity.co.id
Connect with us

Defence

Negara Gagal Lindungi Prajurit TNI dan Polri di Papua

Published

on

TNI dan Polri bergabung menjaga keamanan Papua. Foto: Antara

TNI dan Polri bergabung menjaga keamanan Papua. Foto: Antara

mycity.co.id – Analis komunikasi politik dan militer dari Universitas Nasional (Unas), Selamat Ginting, menilai negara cenderung gagal dalam melindungi prajurit TNI dan Polri di Papua, karena tentara dan polisi yang gugur sejak 2019 hingga akhir tahun 2022 jumlahnya lebih dari 55 orang. Papua menjadi killing field (medan pembunuhan) bagi prajurit TNI dan Polri.

“Personel militer dan polisi saja menjadi korban tewas yang dilakukan front bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM), lalu bagaimana TNI dan Polri dapat melindungi warga sipil di Papua?” tegas Selamat Ginting, Jumat (30/12/2022).

Ia mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers kaleidoskop bidang pertahanan keamanan negara (hankamneg) selama tahun 2022. Selamat Ginting mengungkapkan, berdasarkan laporan Kepala Polda Papua Irjen Polisi Mathius D Fakhiri kepada pers Rabu (28/12/2022) lalu, selama 2022 tercatat 13 anggota TNI-Polri gugur akibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Rinciannya sepuluh anggota TNI dan tiga anggota Polri gugur. Sementara warga sipil yang tewas sekitar 35 orang dan lima orang KKB.

“Padahal dalam laporan ke DPR sejak 2019 hingga Januari 2022, tercatat ada 41 prajurit TNI yang gugur. Jika ditambah dengan 10 prajurit TNI yang gugur selama 2022, maka lebih dari 50 prajurit TNI yang gugur. Saya menyayangkan negara seperti tidak hadir dalam kasus ini,” kata dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unas.

Gerakan Separatis

Selamat Ginting tidak setuju pemerintah masih menggunakan analogi kelompok kriminal bersenjata di Pulau Papua. Alasannya, karena yang dilakukan kelompok itu bukan sekadar kriminal saja, melainkan memiliki tujuan melepaskan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Ini gerakan separatis yang ingin melepaskan diri dari NKRI. Menggunakan berbagai front, baik kriminal, bersenjata, ekonomi, psikologi perang, teror, media sosial, diplomasi, juga politik luar negeri,” ungkap Selamat Ginting yang selama 30 tahun menjadi wartawan bidang politik pertahanan keamanan negara.

Menurut Ketua bidang Politik Pusat Studi Literasi Komunikasi Politik (Pustera Kompol) Unas itu, aneh jika analogi KKB masih juga digunakan pemerintah hingga saat ini, padahal sudah banyak prajuit TNI dan Polri yang gugur.

Ia menjelaskan, gerakan separatis tersebut secara terang-terangan menyebut dirinya Organisasi Papua Merdeka atau OPM sejak 1965. Front politik dari gerakan ini secara eksplisit menginginkan referendum untuk memilih merdeka dan lepas dari NKRI. Mereka sudah memiliki bendera, lagu kebangsaan, lambang negara, pemerintahan, dan militer.

“Mengapa pemerintah masih bersikukuh dan berkutat pada analogi yang kurang tepat? BIN (Badan Intelijen Negara) saja sudah membuat nama baru sejak dua tahun lalu dengan istilah kelompok separatis teroris (KST). Mestinya perdebatan diakhiri, OPM jelas gerakan separatis yang harus ditumpas dengan kekuatan militer,” ujar Selamat Ginting yang beberapa kali meliput operasi militer di Timor Timur, Papua, Maluku, serta Aceh.

Defence

Akhirnya AS Tembak Rudal ke Balon Pengintai Cina

Published

on

Balon pengintai Cina ditembak rudal oleh AS. Foto: Reuters

Balon pengintai Cina ditembak rudal oleh AS. Foto: Reuters

mycity.co.id – Balon raksasa pengintai milik Cina yang memata-matai sejumlah situs militer kunci di Amerika Serikat ditembak jatuh.

Penembakan dilakukan leh jet tempur di atas wilayah perairan AS. Ini dikonfirmasi oleh Departemen Pertahanan AS. Dalam rekaman yang disiarkan di stasiun televisi AS menunjukkan balon itu jatuh ke laut setelah ledakan kecil.

Penembakan balon pengintai tersebut dilakukan oleh jet tempur F-22 dengan satu rudal AIM-9X Sidewinder. Karena tertembak rudal, balon pun terjatuh sekitar enam mil laut dari lepas pantai AS pukul 02.39 WIB.

Para pejabat pertahanan mengatakan kepada media AS bahwa puing-puing balon mendarat di perairan sedalam 47 kaki (14m) lebih dangkal dari yang mereka perkirakan di dekat Pantai Myrtle, Carolina Selatan.

Militer sekarang sedang berusaha mengumpulkan puing-puing yang tersebar di area seluas tujuh mil (11 km). Dua kapal angkatan laut, termasuk satu dengan alat berat, berada di daerah tersebut.

“Sementara kami melakukan semua langkah yang diperlukan untuk melindungi dari pengumpulan informasi sensitif oleh balon pengawasan RRT [China], terbangnya balon pengintai itu di atas wilayah AS adalah hal yang berharga secara intelijen bagi kami,” kata seorang pejabat senior pertahanan AS.

“Kami dapat mempelajari dan memeriksa balon tersebut beserta peralatannya, yang sangat berharga,” imbuh pejabat itu.

Presiden AS Joe Biden didesak untuk menembak jatuh balon itu sejak pejabat departemen pertahanan pertama kali mengumumkan bahwa mereka melacaknya pada hari Kamis (2/2/2023).

“Mereka berhasil menjatuhkannya, dan saya ingin memuji para penerbang kita yang melakukannya,” ujar Biden.

Setelah penembakan itu, Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa, mereka berulang kali memberi tahu pihak AS bahwa setelah dilakukan verifikasi diketahui pesawat tersebut untuk penggunaan sipil.

Kemudian memasuki wilayah AS karena force majeure (keadaan memaksa) dan itu benar-benar kecelakaan. Penemuan balon tersebut telah memicu krisis diplomatik, dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken segera membatalkan perjalanan ke Cina akhir pekan ini karena “tindakan tidak bertanggung jawab”.

Pihak berwenang China membantah balon itu adalah pesawat mata-mata, dan mengatakan itu adalah kapal cuaca yang tersasar.

Continue Reading

Defence

Korea Utara Peringatkan AS-Korea Selatan Terkait Latihan Militer Gabungan

Published

on

 

Korea Uta

Gambar ini diambil pada 18 November 2022 dan dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 19 November 2022 menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kedua dari kanan), bersama putrinya (kanan), menyaksikan peluncuran sebuah rudal balistik antarbenua baru (ICBM) "Hwasong Gun 17", di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara. - Korea Utara kecam Korea Selatan dan AS atas latihan militer bersama mereka, mendorong situasi di semenanjung Korea ke "garis merah ekstrem".

Gambar ini diambil pada 18 November 2022 dan dirilis oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 19 November 2022 menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kedua dari kanan), bersama putrinya (kanan), menyaksikan peluncuran sebuah rudal balistik antarbenua baru (ICBM) “Hwasong Gun 17”, di lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara. – Korea Utara kecam Korea Selatan dan AS atas latihan militer bersama mereka, mendorong situasi di semenanjung Korea ke “garis merah ekstrem”.

mycity.co.idKorea Utara mengeluarkan peringatan tegas pada pasukan bersenjata Amerika Serikat (AS) yang menggelar latihan militer gabungan dengan Korea Selatan. Negara dengan nama resmi DPRK itu, menyatakan tindakan balasan akan segera dilakukan untuk melawan Washington.

Korea Utara lewat Kementerian Luar Negeri memunculkan peringatan untuk pernyataan Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin yang mengeklaim pengerahan aset militer canggih akan dikirim lebih banyak ke Semenanjung Korea.

Korea Utara menilai latihan militer gabungan AS-Korea Selatan akan serupa menciptakan zona perang baru di wilayahnya, sehingga diperlukan perlawanan yang tegas.

“Situasi militer dan politik di Semenanjung Korea telah mencapai garis merah ekstrem. Ada manuver konfrontasi militer yang sembrono dan tindakan bermusuhan AS dan pasukan bawahannya,” kata juru bicara Kemenlu Korea Utara.

Bahkan, Korea Utara tak segan mengerahkan kekuatan nuklir paling luar biasa untuk melawan manuver militer AS-Korea Selatan.

“DPRK akan mengambil reaksi terberat untuk setiap upaya militer AS dan siap konfrontasi habis-habisan!” ujar juru bicara dari negara bernama resmi Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) itu.

“Jika AS terus memperkenalkan aset strategis ke Semenanjung Korea dan sekitarnya, DPRK akan memperjelas aktivitas pencegahannya tanpa gagal sesuai dengan sifatnya,” ujar tambahan penjelasan dari Kemenlu Korea Utara.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin telah menggelar konferensi pers dengan sekutunya, Korea Selatan. Mereka menyatakan latihan militer gabungan bertujuan sebagai unjuk kekuatan dan menjaga kemungkinan pecahnya peran di Semenanjung Korea.

Gedung Putih Tolak Tuduhan Korea Utara
Gedung Putih telah merilis pernyataan penolakan terhadap klaim Korea Utara tentang mereka.

Alih-alih bermusuhan, Gedung Putih mengaku tetap terbuka untuk pertemuan negosiasi dengan waktu dan tempat yang diinginkan Korea Utara.

“Kami tidak memiliki niat bermusuhan terhadap DPRK,” ujar juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih.

“Kami, bahkan mencari diplomasi yang serius dan berkelanjutan untuk mengatasi berbagai masalah yang menjadi perhatian kedua negara,” kata penjelasan juru bicara itu.

Ditambahkan juru bicara itu, AS dan Korea Selatan menggelar latihan militer bukan untuk menciptakan zona perang.

“Kami menolak anggapan bahwa latihan bersama kami dengan mitra di kawasan berfungsi sebagai provokasi apa pun,” ujar juru bicara itu menegaskan.

“Ini adalah latihan rutin yang sepenuhnya konsisten dengan praktik sebelumnya,” ujar mereka lagi.

Continue Reading

Defence

TNI AL Resmi Tugaskan Kapal BRS Radjiman Wedyodiningrat-992

Published

on

BRS KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat mulai ditugaskan TNI AL. Foto: PT PAL

BRS KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat mulai ditugaskan TNI AL. Foto: PT PAL

mycity.co.id – Kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 buatan PT PAL Indonesia resmi diterima TNI Angkatan Laut. Kapal ini mulai bertugas sejak 20 Januari 2023 kemarin.

Kapal tersebut akan memberikan layanan medis kepada TNI. Selain itu juga akan melayani dan memberikan bantuan medis kepada masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.

Bahkan juga bisa diperbantukan dalam membantu korban bencana. Kapal yang resmi berlayar ini pertama kali dibuat dengan pemotongan baja pada 10 Desember 2020 silam.

Kemudian dilanjutkan dengan peletakan lunasnya 21 Januari 2021. Setelah itu selang satu tahun tepatnya 15 Agustus 2022 KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat pertama jali diluncurkan dan pembelian nama kapal.

Kemudian pengukuhan KRI ini dilakukan pada 3 November 2022 di Pondok Dayung, Jakarta oleh Menteri Pertahanan RI Prabowo. Adapun spesifikasinya adalah, KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat memiliki panjang 122 meter, lebar 22 meter, draft 6,7 merer dan perpindahan sekitar 11.394 ton beban penuh.

Kapal ini mampu mengangkut 66 staf medis, 158 pasien, 181 anggota kru dan 280 sukarelawan. Kapal BRS ini juga dilengkapi dengan dek pendaratan helikopter kelas ringan-medium.

Adapula juga hanggar untuk dua helikopter. Tak hanya itu, tersedia juga fasilitas medis yang meliputi unit bedah, peralatan X-Ray, unit perawatan intensif, unit isolasi, laboratorium, apotek, kamar mayat dan akomodasi untuk staf medis.

Bertugasnya KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, TNI AL memiliki tiga kapal BRS. Dua sebelumnya adalah KRI dr. Soeharso-990 dan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991

Continue Reading
Advertisement

Trending