Connect with us

Teknologi

NASA Temukan Planet Mirip Bumi, Layak Huni?

Published

on

NASA
NASA

Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengidentifikasi bahwa ada 160 planet yang memiliki kemiripan dengan bumi. Mereka pun bertekad membangun peralatan lebih canggih untuk memeriksa planet-planet tersebut.

Seperti dilansir dari Live Science, Senin (22/11/2021), ke-160 planet tersebut merupakan hasil ekstraksi yang dilakukan oleh NASA dari 4.500 exoplanet.

“Peluang ilmiah paling menakjubkan di depan kita dalam beberapa dekade mendatang adalah kemungkinan kita dapat menemukan kehidupan di planet lain yang mengorbit bintang di lingkungan galaksi,” kata komite Astrofisikawan Caltech, Fiona Harrison.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Peralatan baru itu harus lebih canggih dari teleskop Hubble, serta dilengkapi dengan sensor inframerah, optik, dan ultraviolet. Namun keberadaan teleskop anyar tersebut akan tersedia 20 tahunan lagi atau sekitar 2040.

Kebutuhan akan teleskop baru disebutkan dalam tiga prioritas astronom pada 10 tahun mendatang. Ini merupakan saran yang disampaikan oleh Akademi Sains, Teknik, dan Kedokteran Nasional kepada NASA serta National Science.

Tiga prioritas yang jadi sorotan adalah memahami sifat lubang hitam dan bintang neutron, serta cara galaksi terbentuk dan berevolusi. Selain itu juga melakukan penelitian untuk mengidentifikasi planet lain yang serupa dengan Bumi.

Planet mirip Bumi itu diprediksi layak huni. Dilakukan juga penelitian apakah terdapat tanda biokimia kehidupan di sistem planet lain.

“Dengan teleskop seperti itu, kita akan melihat titik-titik kecil yang berbeda,” kata Bruce Macintosh, astrofisikawan di Stanford dan anggota komite, kepada The Atlantic.

Macintosh mengatakan analisa cahaya yang dipantulkan dari exoplanet akan menghasilkan pengetahuan mengenai komposisi kimia atmosfer dari planet tersebut.

Sebagai informasi, kehidupan pada sebuah planet dapat diketahui karena adanya bukti atmosfer yakni oksigen, metana dan air. Astronom juga mengesampingkan hal lain seperti aktivitas gunung api.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Teknologi

Kementerian Kominfo Terus Berupaya Bangun Jaringan Internet Desa Demi Pemerataan Informasi

Published

on

Kementerian Kominfo
Kementerian Kominfo

Pemerintah terus menyiapkan berbagai kebijakan yang ramah untuk mendukung efisiensi dan pemerataan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di seluruh Indonesia.

Pemerintah, dalam hal ini diwakili Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), mempunyai tanggungjawab untuk memastikan efisiensi dan produktivitas agar unit cost dalam penyelenggaraan jaringan internet broadband dapat menjadi lebih efisien bagi pengguna.

Oleh karenanya, Kemkominfo juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menghasilkan kebijakan yang ramah untuk mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur TIK serta peningkatan perekonomian masyarakat.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Tujuannya adalah memastikan kebijakan-kebijakan pemerintah daerah yang ramah terhadap penggelaran fiber optic atau penggelaran teknologi informasi dan komunikasi, karena itu akan menjadi backbone dan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak turunannya yang luas kepada perekonomian dan aktifitas masyarakat secara keseluruhan.

Oleh karenanya, Pemerintah sedang mendorong konsolidasi dalam industri telekomunikasi. Langkah itu ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas agar daya saing dalam negeri, regional maupun tingkat global akan semakin baik.

Salah satu dampak tranformasi digital dengan adanya arus cepat pengadopsian teknologi digital akan meningkatkan penggunaan internet dan lalu lintas data digital. Mengutip data UNCTAD tahun 2021, Menkominfo menjelaskan total bandwidth internet secara global meningkat sebanyak 35% di tahun 2020.

Sedangkan di kawasan Asia-Pasifik, sesuai data Cisco, arus lintas data diperkirakan akan mencapai 90 exabytes per bulan di tahun 2021. Dengan adanya peningkatan penggunaan teknologi digital, sebanyak 165 negara telah menyiapkan rencana nasional dalam pengembangan jaringan akses internet, termasuk internet broadband di tahun 2021 atau meningkat dari 112 negara di tahun 2011.

Keberadaan infrastruktur digital merupakan enabler digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan. Bahkan menjadi penopang transformasi digital secara menyeluruh ekosistem dari hulu hingga hilir.

Pertumbuhan pengguna internet berkontribusi pada pertumbuhan sektor informasi dan komunikasi di Indonesia di tahun 2020 sebesar 10,58% cumulative-to-cumulative, dan terus tumbuh di kuartal-II tahun 2021 sebesar 6,87% year-on-year, meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Continue Reading

Teknologi

Tak Hanya PNS, Ini 10 Pekerjaan Manusia yang Bisa Digantikan Robot

Published

on

robot
robot

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), pernah mengatakan ingin mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan robot. Tak hanya PNS, sebenarnya ada beberapa pekerjaan manusia lain yang bisa digantikan oleh ribit.

Pada saat pembukaan Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 pada Desember 2019, Jokowi mengatakan penggantian itu mudah dan bisa memudahkan untuk pengambilan keputusan dari tingkat daerah maupun nasional.

“Ini bukan barang yang sulit. Barang yang mudah dan memudahkan kita untuk memutuskan sebagai pimpinan di daerah maupun nasional,” ujar Jokowi.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Seperti dinukil dari Computerhope, Jumat (26/11/2021), ada beberapa pekerjaan yang bisa digantikan oleh tenaga robot. Pekerjaan tersebut dari mulai buruh pabrik hingga bartender.

Perakitan dan Pekerja Pabrik

Hampir seluruh pekerjaan manufaktur besar menggunakan robot untuk membuat jutaan produk. Bahkan komputer telah bertugas merakit mobil dan produk lain.

Sejumlah robot seperti Baxter dan Sawyer dari Rethink Robotics bisa diprogram oleh siapapun. Pekerjaan ini juga tak memerlukan lagi teknisi trampil memprogram robot.

Supir Bis, Taksi, dan Truk

Ini terjadi akibat tren kendaraan otonom. Bukan tak mungkin bis, taksi dan truk akan dikendalikan oleh otonom bukan lagi dengan manusia.

Bahkan ini bisa merambah ke kendaraan berat seperti buldozer, pengeboran dan pengangkutan di pertambangan atau konstruksi.

Operator telepon, telemakerter, dan resepsionis

Teknologi voice recognition akan makin canggih di masa depan. Dengan begitu perusahaan lebih mudah menggantikan peran orang dalam pekerjaan operator atau telemakerter.

Kasir

Self checkout memang sudah diadopsi oleh sejumlah toko saat ini. Tidak ada lagi manusia yang bertugas di balik mesin kasir, namun dilakukan oleh konsumen sendiri.

Manusia mungkin masih akan bertugas di area kasir. Namun untuk melakukan pengawasan operasional mesin kasir.

Teller dan Pegawai bank

Di masa depan, atau mungkin sudah terjadi saat ini, banyak orang yang tidak lagi pergi ke bank untuk melakukan aktivitas seperti penyimpanan uang. Transaksi keuangan termasuk pengembangan Bitcoin membuat transaksi bisa dilakukan dari perangkat sendiri tanpa perlu lagi datang ke bank. Ini juga membuat pekerjaan seperti teller dan pegawai bank akan tergantikan.

Petugas Pengepakan, Ruang Penyimpanan dan Gudang

Robot akan bertugas dalam pengepakan atau memindahkan barang. Amazon salah satu perusahaan yang mengalihkan pekerjaan itu dari tangan manusia.

Pekerja Farmasi

Sejumlah apotek telah menggantikan teknisi farmasi dengan robot. Yakni untuk memisahkan dan menangani resep pelanggananya. Robot juga hanya membutuhkan ruang kecil untuk bekerja seperti lengan robot. Selain itu mesin akan mencegah kesalahan saat bekerja.

Pengumpul Informasi, Analis dan Peneliti

Beberapa firma hukum mengganti paralegalnya dan staf lain dengan pengacara e-discovery dan robot riset. Robot bisa menyisir jutaan dokumen dan menemukan fakta relevan dan data seperti nomor telepon dan email berdasarkan kata kunci.

Analis keuangan juga banyak yang digantikan dengan komputer yang dirancang khusus menganalisis dan menemukan pola dan tren dalam data.

Pilot

Militer AS diketahui telah menggunakan drone otonom dalam melakukan pengawasan serta menyerang tanpa menggunakan bantuan. Bukan tak mungkin di masa depan drone akan lebih canggih dan merambah ke sektor lain, seperti pesawat kargo.

Dilaporkan sebuah perusahaan ingin mengganti pilotnya dengan komputer dan operasionalnya bisa dilakukan pilot dari jarak jauh.

Bartender

Perusahaan telah menggunakan sistem menggantikan bartender untuk menyajikan minuman. Layanan Briggo juga menggantikan barista dengan robot untuk membuat minuman populer dan belajar membuat minuman baru.

Continue Reading

Teknologi

Gagal Hancurkan Dominasi Samsung, Xiaomi Malah Ditendang Apple

Published

on

Xiaomi
Xiaomi

Xiaomi turun ke peringkat ketiga dalam daftar penguasaan smartphone secara global. Ini karena dampak kekurangan chip global serta persaingan lebih ketat. Demikian laporan dari Canalys dan Counterpoint.

Seperti dinukil Reuters, Kamis (25/11/2021), posisi Xiaomi di peringkat kedua digusur oleh Apple. Alhasil, mereka harus puas berada di posisi ketiga.

Xiaomi buka suara soal hal tersebut, yakni karena kekurangan chip semikonduktor. Masalah ini diperkirakan berlanjut hingga paruh pertama tahun depan.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Tahun ini, ada latar belakang sangat istimewa dan itu adalah kekurangan komponen secara global. Kekurangan adalah tantangan besar bagi kami,” kata Presiden Xiaomi, Wang Xiang.

Xiaomi melaporkan, 43,9 juta pengiriman smartphone global. Angka ini turun sekitar 6% dibanding dalam waktu yang sama tahun lalu.

Sebagai informasi sejak pertengahan tahun ini, Xiaomi bermasalah dengan rantai pasokan. Hampir semua vendor terpengaruh dengan kekurangan komponen, namun Direktur riset Counterpoint, Tarun Pathak mengatakan Xiaomi sangat terdampak masalah kekurangan komponen ini karena jajaran produknya yang luas.

Pada kuartal terakhir saja, Xiaomi menyajikan lebih dari 50 model smartphone berbeda. Ini jauh di atas yang diluncurkan Apple di pasar.

Hal itu ditambah dengan masalah komponen. Apple yang tidak begitu terdampak mendorong produsen iPhone untuk kembali ke posisi kedua pada kuartal III-2021, ungkap Tarun Pathak.

Canalys juga mencatat, penjualan iPhone 13 menguntungkan Apple yang dilaporkan memiliki 15% pengiriman global. Hanya 1% di atas Xiaomi.

Continue Reading

Trending