Connect with us

Inspirasi

Mengenal Sosok Nurhali, Kepala Sekolah yang Miliki Harta Kekayaan Rp1,6 Triliun

Published

on

Foto Ilustrasi Nurhali, Kepala Sekolah SMK N 05 Kota Tanggerang.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Negeri 05 Kota Tangerang, Nurhali ramai diperbincangkan. Bukan tanpa sebab, berdasarkan LHKPN KPK ia memiliki harta Rp1,6 triliun dan masuk 10 besar pejabat terkaya di Indonesia, dua tingkat di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Melihat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pejabat negara, Senin (13/09/2021), Nurhali berada di urutan ke-7 pejabat terkaya di Indonesia. Namanya masuk dalam 10 pejabat terkaya tahun 2021 yang dirilis KPK.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Kekayaan Nurhali berada dua level di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Nurhali diketahui memiliki lima bidang tanah yang tersebar di wilayah Jakarta dan Tangerang dengan total keseluruhan Rp1,6 T.

Berdasarkan https://elhkpn.kpk.go.id, luas tanah yang berada di Jakarta Utara sebesar 80 ribu meter persegi dan jika dirupiahkan mencapai Rp1,6 T. Tanah tersebut tercatat sebagai harta warisan.

Untuk luas tanah yang berada di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang yang nominalnya mencapai Rp1,2 miliar juga tercatat sebagai warisan.

Saat ini Nurhali memiliki tiga kendaraan dengan total Rp558 juta, yakni Pajero Dakkar keluaran 2015 senilai Rp350 juta, Honda Jazz tahun 2011 Rp200 juta, dan kendaraan roda dua senilai Rp8 juta.

Dia juga memiliki harta bergerak lain senilai Rp74 juta, kas senilai Rp4,5 juta, dan harta lain mencapai Rp30 juta.

Selanjutnya, kas dan setara kas Rp4,5 juta serta harta lainnya Rp30 juta. Nurhali memiliki utang sebesar Rp46 juta.

Dinukil dari laman smkn5tangerangkota.sch.id, Nurhali memimpin SMKN 5 Tangerang sebagai sebuah sekolah berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Sekolah ini terdapat 4 program studi yaitu TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan), RPL (Rekayasa Perangkat Lunak), MM (Multimedia), serta OTKP (Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran).

Menurut Nurhali, hartanya itu merupakan warisan dari mertua. Dia mengaku tidak memiliki sumber penghasilan lain seperti perusahaan atau saham.

“Punya istri,” ucapnya seakan enggan berbicara lebih jauh terkait sumber kekayaan mertuanya itu.

Kekayaan Nurhali dua level di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Diketahui Nurhali memiliki lima bidang tanah yang tersebar di wilayah Jakarta dan Tangerang dengan total keseluruhan Rp1,6 triliun.

Inspirasi

Arsad Sadik Sangaji, Singa Pengritik Kebijakan Pemda Demi Masa Depan Cerah Maluku Utara

Published

on

Arsad Sadik Sangaji

Direktur TOMA Malut, Arsad Sadik Sangaji, merupakan salah satu tokoh yang vokal dalam mengritik kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Maluku Utara (Malut).

Teranyar, pria yang akrab disapa Caken Kolano Waigitang ini mempertanyakan keseriusan dari Pemda Provinsi Maluku Utara soal keberpihakan terhadap masyarakat Pulau Obi, terutama dalam polemik Jalan Lingkar Obi.

Dia menyatakan Jalan lingkar Obi secara administratif berkasnya sudah selesai. Dan ketika jalan ini sudah mulai jalan, muncul polemik terkait ijin pinjam pakai kawasan hutan atau IPPKH serta ijin lingkungan atau Amdal.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Menurut Arsad, Pemerintah Provinsi Malut dalam hal ini Gubernur seharusnya mengapresiasi, jalan lingkar Obi yang menjadi kebutuhan warga bisa terwujud. Oleh karenanya, jalan provinsi yang dibiayai oleh APBN sehingga tidak lagi membebani APBD Provinsi Maluku Utara.

Bahwa jalan lingkar Pulau Obi lanjut Arsad, merupakan ruas jalan provinsi yang dibangun oleh Balai Jalan dan Jembatan Satker Wilayah II Provinsi Maluku Utara dengan menggunakan APBN.

Bahkan, Arsad menilai bahwa Pemerintah provinsi Maluku Utara terkesan menolak danya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2020 tentang perubahan ke tiga atas peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang percepatan pelaksanaan proyek Strategis Nasional yang ditetapkan di Jakarta 17 November 2020 Presiden Jokowi.

Arsad Sadik Sangaji
Arsad Sadik Sangaji

Dalam lampiran Peraturan Presiden nomor urut 102, kawasan industri Pulau Obi Maluku Utara masuk dalam kawasan percepatan pelaksanaan proyek Nasional.

Lantas, siapa itu Arsad Sadik Sangaji? Dia tercatat dua kali menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan, yakni pada periode 2009-2014 dan 2014-2019.

Dia mengawali kiprah di dunia politik di Universitas Pattimura Ambon. Selama berkuliah, dia aktif di berbagai organisasi seperti HMI Cabang Ambon, Organisasi Intra Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Politik dan Ilmu Sosial (FISIP) dan Senat Mahasiswa Universitas Pattimura.

“Waktu kuliah itu pilihan jalur politik karena Kemauan dan cita-cita sebagai Politikus untuk melihat masyarakat yang lebih baik,” ujarnya kepada MyCity, Selasa (30/11/2021).

“Yang menjadi Dasar sebagai Aktivis itu karena mau menyampaikan aspirasi masyarakat lewat Jalur organisasi dan dunia Aktivis pada saat itu adalah momen yang tepat untuk menyuarakan kepentingan rakyat atau masyarakat,” dia menambahkan.

Arsad juga tercatat masuk dalam Tokoh Pemuda, Ormas, dan Mahasiswa Pembentukan Provinsi Maluku Utara tahun 1997-1999. Dia juga juga menjadi salah satu aktivis saat kerusuhan yang terjadi pada Mei 1998.

Arsad Sadik Sangaji
Arsad Sadik Sangaji

“Suka dan duka jadi aktivis itu duka adalah dikejar-kejar sama aparat penegak hukum. Sukanya adalah pengalaman hidup,” kenang dia.

“Hal yang paling saya ingat adalah kerusuhan tahun 1998 yakni ketika Suharto menyerahkan mandat kepada BJ Habibi sebagai Presiden. Tokoh-tokoh yang hadir pada saat itu Gus Dur, MH Ainun Najib, Megawati, Amien Rais. Saya ada di Istana Negara dan Jakarta rusuh. Kebakaran di mana-mana, ada juga penjarahan dll,” ungkap dia.

Kini, Arsad telah meninggalkan dunia politik. Dia memilih fokus di bidang bisnis. Kendati demikian, dia mengaku tetap akan vokal melancarkan kritik demi kemajuan Maluku Utara.

“Sebenarnya saya tiga periode. Cuma periode tahun 2004-2009 saya kena Pergantian Antar Waktu (PAW) karena melawan keputusan partai dan sudah mau istirahat. Saya belum tahu ke depannya seperti apa,” ujarnya.

“Sebenarnya, pengabdian bukan hanya di DPRD. Di mana saja kita berada, kita bisa berbuat untuk rakyat,” tegas dia.

Arsad juga menilai Maluku Utara memiliki masa depan yang cerah. Namun, untuk menyongsong masa depan cerah tersebut, Malut harus memiliki nahkoda yang baik.

“Masa depan Malut ini sangat bergantung kepada nahkoda. Seorang nahkoda harus memiliki komitmen dan konsisten terhadap dunia interpreneurship dan mau memperjuangkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi, golongan, dan kelompok,” demikian Arsad.

Continue Reading

Inspirasi

Geser Jack Ma, Ini Orang Terkaya di China

Published

on

Zhong Shanshan
Zhong Shanshan

Pendiri Alibaba, Jack Ma, kini bukan lagi orang terkaya China. Posisinya kini diambialih oleh penguasaha air mineral kemasan, Zhong Shanshan.

Seperti dilansir dari Forbes, Selasa (9/11/2021), Pimpinan Nongfu Spring ini memiliki total kekayaan sebesar 65,907 miliar dolar AS atau Rp933 triliun. Padahal tahun lalu, dia hanya menempati posisi ketiga dengan kekayaan sebesar 53,9 miliar dolar AS.

Kekayaan Zhong melesat saat Nongfu Spring IPO di Hong Kong Stock Exchange pada September 2020. Kemudian, sekitar seperenam kekayaannya berasal dari perusahaan vaksin Beijing Wantai Biological Pharmacy yang melantai di bursa saham pada April 2020.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Zhong sendiri bukanlah berasal dari keluarga kaya. Dia putus sekolah sejak SD. Setelah itu, dia bekerja di bidang konstruksi. Dia juga pernah bekerja sebagai reporter di sebuah surat kabar.

Pada 1997, Zhong mendirikan perusahaan pendahulu Nongfu di kampung halamannya, Hangzhou. Perusahaan tersebut, yang dikenal dengan air mineral kemasan, juga menjual minuman kemasan lainnya seperti teh dan jus.

Adapun peringkat kedua orang terkaya China tahun ini diduduki oleh pendiri perusahaan pengembang TikTok ByteDance, Zhang Yiming, dengan nilai kekayaan US$59,4 miliar. Kemudian, petinggi produsen baterai kendaraan listrik Contemporary Amperex Technology Robin Zheng menduduki peringkat ketiga dengan harta US$50,8 miliar.

Continue Reading

Inspirasi

Profil Basaria Panjaitan, Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk

Published

on

By

Foto Basaria Panjaitan, Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk.

Basaria Panjaitan menjabat Presiden Komisaris PT Sentul City Tbk usai perseroan mengubah jajaran komisaris dan direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 14 Oktober 2020.

Basaria Panjaitan menggantikan Tranggono Ting yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Komisaris PT. Sentul City TBK.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Sebelumnya Basaria Panjaitan, S.H., M.H. adalah perempuan pertama yang terpilih menjadi komisioner KPK.

Basaria Panjaitan terpilih dalam pemilihan yang dilakukan secara terbuka oleh Anggota Komisi III DPR RI pada bulan Desember 2015.

Basaria Panjaitan menjabat Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi RI Masa jabatan 21 Desember 2015 – 20 Desember 2019.

Masa jabatan 03 September 2015 – 20 Desember 2015.

Basaria Panjaitan Lahir 20 Desember 1957 di Pematangsiantar, Sumatra Utara.

Almamater

Sepamilsukwan Polri (1984).

Pangkat PDU IRJEN KOM.png Inspektur Jenderal PolisiSatuan Reserse (Polwan).

Basaria Panjaitan tercatat sebagai perempuan pertama yang berpangkat Inspektur Jenderal (bintang dua) di dalam sejarah Kepolisian Negara Republik Indonesia.

melalui kenaikan pangkat berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor: 81/ Polri RI/ Tahun 2015 dan Surat Telegram Kapolri Nomor: STR/843/X/2015 tertanggal 20 Oktober 2015.

Basaria Panjaitan adalah Sarjana Hukum lulusan Sepamilsukwan Polri I Tahun Angkatan 1983/1984.

Lulus sebagai polwan berpangkat Ipda, Basaria langsung ditugaskan di Reserse Narkoba Polda Bali.

Sementara Pendidikan pascasarjana yang ditempuhnya adalah Magister Hukum Ekonomi Universitas Indonesia.

Basaria Panjaitan mengabdi dalam bidang reserse di Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Basaria adalah Kabag Serse Narkoba Polda NTB (1997 – 2000), Kabag Narkoba Polda Jabar (2000 – 2004), Dirserse Kriminal Polda Kepri (2006 – 2008).

Jenderal bintang dua ini sebelumnya menjabat sebagai Kapusprovos Divpropam Polri (2009), Karo Bekum SDelog Polri (2010), Widyaiswara Madya Sespim Polri Lemdikpol.

Basaria masuk Sekolah Calon Perwira (Sepa) Polri di Sukabumi dan ditempa di sana. Lulus sebagai polwan berpangkat Ipda, Basaria langsung ditugaskan di Reserse Narkoba Polda Bali.

Dari sana, Basaria malang melintang di berbagai pos penugasan.

Dia pernah menjadi Kepala Biro Logistik Polri, Kasatnarkoba di Polda NTT dan menjadi Direktur Reserse Kriminal Polda Kepulauan Riau.

Dari Batam, Basaria ditarik ke Mabes Polri, menjadi penyidik utama Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim.

Dia pernah memeriksa mantan Kabareskrim, Komjen Susno Duadji, soal pelanggaran kode etik.

Tahun 2010 hingga 2015, Basaria menjabat sebagai Widyaiswara Madya Sespim Polri.

– Paur Subdisbuk Disku Mabes Polri (1984)

– Panit Sat. Idik Baya Ditserse Mabes Polri (1990)

– Kasat Narkoba Polda NTB (1997)

– Kabag Narkoba Polda Jabar (2000)

– Dir Reskrim Polda Kepri (2007)

– Penyidik Utama Dit V/Tipiter Bareskrim Polri (2008)

– Kapusprovos Divpropam Polri (2009)

Karobekum Sdelog Polri.

– Widyaiswara Madya Sespim Polri (2010).

– Sahlisospol Kapolri (2015)

– Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia (2015–2019).

Continue Reading

Trending