Connect with us

Bisnis

Mengenal Perbedaan Investasi Saham, Forex, dan Kripto

Published

on

Ilustrasi Trading

Saat ini pilihan investasi semakin beragam jenisnya. Trading, juga merupakan alternatif untuk mendapatkan pehasilan tambahan dalam mengembangkan keuangan.

Untuk trading sendiri juga memiliki berbagai macam pilihan, seperti saham, forex, dan kripto. Ketiga aset tersebut memiliki cara kerja yang berbeda, serta begitu pun dengan karakteristiknya. Di setiap aset ini pasti mempunya kelebihan, dan kekurangnanya masing-masing.

Saham sering kali dipilih oleh mereka yang sudah lama berkecimpung dalam dunia trading. Mereka akan cenderung menyarankan aset ini dalam melakukan trading. Hal itu dikarenakan sudah banyak investor kaya di dunia, yang menggunakan aset tersebut.

Akan tetapi bagi para trader yang ingin mendapatkan profit dalam waktu singkat, dan menyukai tantangan akan lebih memilih aset kripto atau forex. Dengan begitu para trader harus bisa memahami perbedaan jenis-jenis pilihan instrumen trading, yang sesuai dengan masing-masing kebutuhan dan tujuan mereka.

Baca Juga:

  1. Ini Tips Supaya Nggak Tertipu Investasi Forex, yang Sedang Marak Terjadi
  2. Ini Tips Pilih Investasi Aset Kripto Selain Bitcoin
  3. Kemendag Turun Tangan, Terbongkar Robot Trading Berkedok MLM

Berikut perbedaan dari investasi saham, forex, dan aset kripto:

Saham

Ilustrasi Saham

Kebanyak investor akan mempertahankan saham dalam jangka waktu yang lama, dan memperoleh keuntungan yang besar saat mereke membeli saham. Akan tetapi, ada juga sebagian dari mereka yang menggunakannya untuk mendapatkan keuntungan jang waktu yang pendek. Pada intinya, traders memiliki tujuan untuk memperoleh keuntungan ketika melakukan trading ini.

Di sisi lain, trading saham juga memiliki kekurangan seperti adanya waktu perdagangan bursa. Hal ini membuat trading tersebut menjadi terbatas dibandikan dengan forex dan aset kripto. Tidak hanya itu, untuk segi volatilitas forex dan aset kripto juga lebih cepat dibandingkan dengan saham yang bergerak lebih lambat.

Forex

Ilustrasi Trading Forex

Forex merupakan singkatan dari foreign exchange. Forex atau perdagangan valuta asing, biasanya pasarnya terbuka selama 24 jam sehari, 5 hari seminggu. Namun untuk waktunya terbagi menjadi beberapa sesi di seluruh dunia. Seperti New York, London, Sydney, dan Tokyo, yang menjadi empat sesi negara perdagangan utama.

Dalam trading forex, trader akan memperdagangkan sepasang mata uang seperti AUD/USD, USD/JPY, dan dan lainnya. Pasar ini memilik beberapa keuntungan, untuk dapat memaksimalkan peluang profit. Yaitu seperti fasilitas leverage, dan sesi perdagangan overlap yang bisa para trader gunakan.

Aset kripto

Aset Kripto

Aset kripto merupakan mata uang digital berbasis blockchain yang dapat dibuat oleh individu, bank, atau bahkan perusahaan. Mendesentralisasikan sistem keuangan dengan menghilangkan perantara, adalah tujuan utama dari aset ini. Aset tersebut lebih sering dipakai untuk mengelola modal dibandinkan dengan alat pembayaran yang ada.

Volatilitas pasar kripto jauh lebih tinggi dibandingkan dengan forex dan saham. Tidak berbeda jauh dengan saham, pengguna aset kripto juga memiliki dua tipe. Yaitu ada dari mereka yang mempertahan kepemilikan untuk jangka waktu yang lama, namun ada juga yang menggunakannya untuk waktu yang singkat untuk dapat memperoleh profit yang cepat.

Bitcoin dan Etherum merupakan jenis aset kripto yang sudah sangat populer, dan sering digunakan oleh banyak orang. Pasar aset tersebut juga dibuka setiap saat, tidak memiliki batas waktu tertentu seperti yang lainnya. Namun harga Bitcoin jatuh hingga mengikut sertakan koin-koin lainnya, ketika cuitan dari pendiri Tesla berbalik arah.

Advertisement

Bisnis

Mengandung Zat Pembuat Tekstil & Deterjen, BPOM Tarik Produk Es Krim Haagen-Dazs

Published

on

Es krim Haagen-Dazs

Pemerintah Prancis beberapa waktu lalu menemukan produk es krim vanila merek Haagen-Dazs memiliki kandungan etilen oksida. Hal itu membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memutuskan untuk menarik produk tersebut di Indonesia.

Lantas, apa itu etilen oksida (EtO)? Itu adalah jenis gas tidak berwarna yang mudah terbakar dan berbau manis. Dikutip dari laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, etilen oksida biasanya digunakan untuk pembuatan etilen glikol (antibeku), tekstil, deterjen, pelarut, atau produk lainnya.

Melansir keterangan BOPM, Rabu (20/7/2022), penarikan es krim Haagen-Dazs ini ditujukan untuk melindungi masyarakat. BPOM menginstruksikan importir untuk melakukan penarikan dari peredaran terhadap kedua produk Es Krim Rasa Vanila merek Haagen-Dazs tersebut dan memperluas penarikan ke jenis kemasan lainnya, yaitu bulkcan (9,46 L).

Baca Juga:

  1. Begini Upaya Pemerintah Atasi PMK pada Hewan Ternak Jelang Idul Adha
  2. 5 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
  3. 5 Cara Menenangkan Hati yang Gelisah Menurut Islam

Penarikan es krim Haagen-Dazs disebutkan sehubungan dengan informasi yang diterima Indonesia Rapid Alert System for Food and Feed (INRASFF) tanggal 8 Juli 2022 dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) tentang ditemukannya Etilen Oksida (EtO), dengan kadar melebihi batas yang diizinkan oleh European Union (EU), pada produk Es Krim Rasa Vanila merek Haagen-Dazs, Badan POM RI memandang perlu menyampaikan informasi kepada masyarakat sebagai berikut:

Sebelumnya pada tanggal 6 Juli 2022, Otoritas di Prancis melalui RappelConso dan pada tanggal 7 Juli 2022, Food Standards Australia New Zealand (FSANZ) menerbitkan informasi publik terkait penarikan secara sukarela Es Krim Rasa Vanila merek Haagen-Dazs oleh produsen, karena mengandung EtO.

Sementara itu pada tanggal 8 Juli 2022, Singapore Food Agency (SFA) memerintahkan importir untuk melakukan penarikan produk es krim Haagen-Dazs tersebut.

Sebagai langkah kehati-hatian, Badan POM juga menginstruksikan importir untuk menghentikan sementara peredaran/penjualan produk es krim merek Haagen-Dazs lainnya dengan komposisi yang mengandung perisa vanila sampai produk tersebut dipastikan aman.

Badan POM mengawal dan memastikan penarikan dan/atau penghentian sementara peredaran/penjualan produk sebagaimana dalam lampiran dilakukan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Es krim merek Haagen-Dazs lainnya yang terdaftar di Badan POM tetap dapat beredar di Indonesia. Badan POM sedang berproses melakukan kajian kebijakan terkait EtO, termasuk memantau perkembangan terbaru terkait peraturan dan standar keamanan pangan internasional, serta melaksanakan sampling dan pengujian untuk mengetahui tingkat paparannya.

Continue Reading

Bisnis

Tinggal Selangkah Lagi Jadi Unicorn, Startup Fesyen Zilingo Kini Terancam Bangkrut

Published

on

CEO Zilingo Dhruv Kapoor

Meskipun dua pendirinya Dhruv Kapoor dan Ankiti Bose memilih berdamai demi menyelamatkan perusahaan, namun, nasi startup fesyen business-to-business Zilingo saat ini berada di ujung tanduk.

Seperti dinukil dari CNN International, Selasa (5/7/2022), pertemuan dewan direksi Zilingo sejatinya dilakukan pada pertengahan bulan lalu. Namun, poin kunci termasuk potensi likuidasi perusahaan dan tawaran buyout dari Kapoor, diputuskan untuk diundur.

Dewan direksi Zilingo dikabarkan sepakat untuk mendiskusikan tawaran buyout oleh manajemen. Namun, keputusan baru bisa diambil paling cepat pada Rabu (22/7/2022).

Baca Juga:

  1. Roti Gambang, Disebut Bantalan Rel, Ternyata Terbaik di Dunia
  2. Sate Bulayak, Sate Sedap Khas Lombok yang Sarat Nilai Filosofis
  3. Lontong Roomo, Makanan Nikmat Khas Gresik yang Lahir di Era Sunan Giri

Tawaran pembelian perusahaan oleh manajemen, termasuk komitmen dari investor yang namanya tidak diungkapkan, untuk menyuntikkan US$8 juta ke perusahaan secara bertahap.

Proposal yang diajukan juga menyinggung rencana untuk melikuidasi entitas perusahaan yang berada di balik Zilingo saat ini serta pembentukan perusahaan baru bernama NewCo, yang akan mengambil alih seluruh unit bisnis Zilingo.

Zilingo adalah salah satu startup dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara. Perusahaan ini menyediakan dukungan infrastruktur dan rantai pasok untuk produsen fesyen regional.

Namun, permasalahan internal membuat Zilingo goncang hingga berujung dengan dipecatnya Bose dari posisi CEO olah dewan direksi perusahaan.

Continue Reading

Bisnis

Presiden Komisaris & Dewan Direksi Mengundurkan Diri, Ada Apa Unilever?

Published

on

PT Unilever Indonesia

Berdasarkan laporan keterbukaan informasi diketahui bahwa seorang direktur dan Dewan Komisaris PT Unilever Indonesia Tbk mengundurkan diri sejak 28 Juli 2022.

Menanggapi hal itu, Direktur dan Sekretaris PT Unilever Indonesia Reski Damayanti menyatakan perseroan mengusulkan Sanjiv Mehta sebagai Presiden Komisaris Perseroan yang baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Perseroan yang akan diadakan pada tanggal 28 Juli 2022.

“Pengunduran diri Hemant Bakshi sehubungan dengan penempatan posisi barunya di perusahaan afiliasi Unilever,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Asal-usul Senayan, Tempat Adu Ketangkasan Berkuda yang Kini Jadi Jantung Jakarta
  2. Asal-usul Nama Ancol & Awal Mula Berdirinya di Indonesia
  3. Asal-usul Menteng, Hutan Sarang Binatang Buas yang Jadi Kawasan Elite

Di sisi lain, PT Unilever Indonesia juga menyampaikan perihal pengunduran diri Hemant Bakshi dari jabatan Presiden Komisaris per tanggal 28 Juli 2022.

“Bersama ini kami informasikan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri dari Bapak Hemant Bakshi selaku Presiden Komisaris Perseroan yang akan berlaku efektif terhitung sejak tanggal 28 Juli 2022,” tulis perusahaan seperti dikutip dari Keterbukaan Informasi, Jumat (1/7/2022).

“Beliau akan menempati posisi baru di perusahaan afiliasi Perseroan. Perseroan akan mengusulkan Bapak Sanjiv Mehta sebagai Presiden Komisaris Perseroan yang baru pada Rapat Umum Pemegang Saham berikutnya,” sambung keterangan tersebut.

Continue Reading

Trending