Connect with us

Nasional

Mendagri Tito Karnavian: Kepala Desa Puas Kinerja Jokowi

Published

on

Mendagri Tito Karnavian

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa mayoritas kepala desa di Indonesia merasakan perhatian dan hal positif yang diberikan oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), terkait permasalahan desa.

“Ya mungkin aspirasi mereka ini, demokrasi, negara demokrasi orang [bebas] mau menyuarakan apa saja. Namanya aspirasi mungkin mereka merasa happy karena di zaman Jokowi, disampaikan ketuanya saat itu, mereka merasa real, kepala desa ini merasa real,” ujarnya.

Jokowi dinobatkan sebagai Bapak Pembangunan Desa. Gelar itu diberikan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi). Apdesi mengukuhan Jokowi sebagai Bapak Pembangunan Desa dalam Silatnas Apdesi di Istora Senayan, Selasa (29/3/2022).

Baca Juga:

  1. Begini Syarat Nonton Konser Justin Bieber & Daftar Harga Tiketnya
  2. Vokalis D’Masiv Alami Kecelakaan, Begini Kondisinya
  3. Keren, Snoop Dogg Duet Bareng BTS

Apdesi menilai Presiden Joko Widodo, presiden yang dipilih oleh rakyat telah menjalankan amanah dalam membangun desa. Selama kepemimpinan Jokowi, Apdesi menilai pembangunan desa berjalan penuh pemerataan.

Meski UU Desa No 6 Tahun 2014 sudah diterbitkan sejak 15 Januari 2015, Tito Karnavian belum ada implementasi atas UU tersebut hingga Jokowi mulai menjabat di bulan Oktober.

“Beliau cepat mengambil langkah pertama untuk menteri desa, yang belum pernah ada. Artinya fokus betul [persoalan] desa,” ujar Tito.

“Konsep beliau membangun daerah terpencil, pinggiran, desa menjadi sentra ekonomi baru. Itu paradigma yang diubah beliau, tadinya urban orientic, berorientasi pada kota,” sambungnya.

Terlebih, Tito mengklaim sejak tahun 2015 hingga 2022, anggaran yang diberikan per tahun mencapai total Rp468 triliun. Jumlah itu diklaim menunjukkan keinginan Jokowi untuk membangun desa.

“Mungkin karena ketulusan, langkah-langkah beliau yang nyata dirasakan kepala desa-kepada desa merasa puas, merasa senang, dengan langkah-langkah itu dan mungkin memberikan apresiasi kepada Jokowi. Saya pikir begitu yang terjadi,” sahutnya.

Nasional

Warga Palangka Raya Sukses Pecahkan Rekor MURI Memasak Hidangan Kalimantan Tengah

Published

on

Tradisi Mangenta

Warga Bundaran Besar Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), sukses mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada Minggu (22/5/2022) untuk peserta memasak mangenta terbanyak.

Gubernur Provinsi Kalteng Sugianto Sabran, mengambil peluang itu dengan memperkenalkan mangenta ke masyarakat luas melalui Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tahun 2022.

Setidaknya, sebanyak 1.043 peserta turut berpartisipasi dalam kegiatan itu, dan hal ini dinilai sebagai langkah untuk melastarikan warisan budaya kuliner Kalteng.

Baca Juga:

  1. Dikenal Sebagai Kota Pahlawan, Inilah Sederet Rekomendasi Wisata Sejarah di Surabaya
  2. Keris dan Perubahan Budaya bagi Masyarakat Jawa
  3. Gua Liang Bua, Rumah Manusia Kerdil Indonesia dari NTT

“Mangenta merupakan proses mengolah bahan dari padi menjadi kenta dan ini merupakan warisan kuliner khas Kalimantan Tengah sebagai kearifan lokal”, ujar Sugianto Sabran selaku Gubernur Kalteng, Minggu (22/5/2022).

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini juga berharap, melalui kegiatan tersebut masyarakat luas dapat mengenal kuliner khas Kalteng dan mengembangkannya menjadi aneka varian rasa, sehingga dapat dinikmati banyak orang termasuk generasi milenial.

“Tidak hanya sekedar varian original saja, sehingga kuliner kenta bisa menjadi kuliner modern yang digemari semua orang termasuk generasi milenial,” tambahnya.

Masih dalam perhelatan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Kalteng ke 62. Selain Mangenta, Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng juga memecahkan rekor bakar jagung sebanyak 62 ribu bonggol atau tongkol. Hal ini menjadi penanda, direbutnya predikat Muri bakar jagung yang sebelumnya dipegang oleh Kota Jember, Provinsi Jawa Timur dengan total 52 ribu.

Continue Reading

Nasional

Tugas Baru Jokowi untuk Luhut: Bereskan Masalah Minyak Goreng

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengaku mendapatkan tugas baru dari Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi). Tugas tersebut adalah menyelesaikan permasalahan minyak goreng.

Luhut menyampaikan kabar tersebut dalam sambutannya secara virtual pada acara Perayaan Puncak Dies Natalis ke-60 Gamki pada Sabtu (21/5/2022).

“Tiba-tiba Presiden memerintahkan saya untuk mengurus minyak goreng. Jadi sejak 3 hari lalu, saya mulai menangani masalah kelangkaan minyak goreng dan kita berharap itu tidak terlalu lama kita selesaikan,” kata Luhut.

Baca Juga:

  1. Gandeng Pemprov DKI, WIR Group Kembangkan Metaverse Jakarta
  2. Gali Masa Depan Dunia, Indosat Lebarkan Sayap ke Metaverse
  3. Rusia Uji Coba Rudal Antar Benua, Putin: Musuh Pasti Bakal Was-Was

Sebelumnya, Presiden Jokowi kembali membuka ekspor minyak goreng pada Senin (23/5/2022). Keputusan tersebut diambil pemerintah setelah memperhatikan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan para tenaga kerja dan petani di industri sawit.

“Berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang tenaga kerja di industri sawit, baik petani, pekerja, dan juga tenaga pendukung lainnya, maka saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin, 23 Mei 2022,” kata Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau dan mengawasi dengan ketat untuk memastikan minyak goreng tersedia dengan harga terjangkau di tanah air.

“Meskipun ekspor dibuka, pemerintah akan tetap mengawasi dan memantau dengan ketat untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Continue Reading

Nasional

IKN Nusantara Disebut Minim Pendanaan, Ini Komentar Luhut

Published

on

Luhut Binsar Pandjaitan

Banyak kabar beredar mengenai pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara minim pendanaan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi , Luhut Binsar Pandjaitan, pun buka suara mengenai hal itu.

Luhut menyampaikan hal itu saat memberikan pengarahan dalam Perayaan Dies Natalis ke 60 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI). Dia menyatakan banyak investor dari negara lain yang ingin berinvestasi di IKN Nusantara.

“Saya sudah bertemu Mohammed Bin Salman, putera mahkota Kerajaan Arab Saudi yang menyatakan akan berinvestasi sangat besar,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Dikenal Sebagai Kota Pahlawan, Inilah Sederet Rekomendasi Wisata Sejarah di Surabaya
  2. Keris dan Perubahan Budaya bagi Masyarakat Jawa
  3. Gua Liang Bua, Rumah Manusia Kerdil Indonesia dari NTT

Bahkan, Luhut menyatakan Uni Emirat Arab melalui Indonesian Investment Fund (INA) telah menyatakan komitmen investasi sebesar USD 20 miliar.

“IKN will be world-class city for all. Sudah banyak pihak memberi hormat atas konsep kita membangun ibu kota baru,’ jelasnya.

Luhut menegaskan ibu kota baru nantinya akan diperuntukkan bagi generasi muda di masa depan. Desain kota ini, kata dia, diklaim tidak akan kalah dengan pembangunan kota modern lainnya seperti Neom, Arab Saudi hingga Dubai, UEA.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menepis kabar yang menyebutkan dana haji akan dipergunakan untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur.

Hal tersebut ditegaskan Gus Yaqut, sapaan akrabnya dalam keterangan pers usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas persiapan pelaksanaan ibadah haji 1443 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Saya ingin menyampaikan bahwa tidak benar ada hoax yang mengatakan dana haji digunakan untuk keperluan pembangunan IKN,” kata Gus Yaqut beberapa waktu lalu.

Continue Reading

Trending