Connect with us

CityView

Masjid Agung Al Falah, Masjid Seribu Tiang dari Jambi

Published

on

Masjid Agung Al Falah, Jambi

Saat berwisata ke Jambi, Cityzen bisa singgah ke masjid ini. Julukannya masjid seribu tiang di jantung kota. Banyak tempat menarik yang bisa dikunjungi di Jambi. Salah satunya, Masjid Agung Al-Falah atau nama lainnya masjid seribu tiang.

Masjid ini berada di Jalan Sultan Thaha Syaifuddin No 60, Kecamatan Legok. Meski mendapatkan julukan masjid seribu tiang, namun sejatinya jumlah tiangnya tidaklah sebanyak itu.

Masjid Agung Al Falah memiliki jumlah tiang sebanyak 232 tiang. Bentuk tiang pun terbagi dua. Pertama, tiang dengan ukuran lebih kecil yang menyangga sekeliling atap masjid di bagian luar. Kemudian, yang kedua tiang dengan warna keemasan yang menopang tengah masjid.

Baca Juga:

  1. Prancis Tegaskan Akan Terus Lawan Ekstremisme Islam
  2. Serukan Boikot Produk Prancis, Erdogan Ditantang Tutup Pabrik Renault
  3. Pernyataan Kontroversial Macron Soal Islam, Negara Arab Ramai-ramai Boikot Produk Prancis

Dalam website Simas Kemenag, dituliskan pada awalnya gagasan pembangunan Masjid Agung Al Falah mengemuka tahun 1960-an oleh pemerintah Jambi dan tokoh-tokoh Islam Jambi. Tapi, proses pembangunan masjid baru dimulai tahun 1971.

Salah satu alasan kuat untuk mendirikan masjid dan dibangun di lokasi bersejarah adalah mengacu pada lambang kota Jambi. Dalam lambang itu terdapat gambar masjid. Masjid Agung Al-Falah di Jambi diresmikan penggunaannya oleh Soeharto pada tanggal 29 September 1980.

Perlu kamu tahu juga, lokasi Masjid Agung ini berdiri dulunya merupakan pusat kerajaan Melayu Jambi. Kawasan itu pada tahun 1885 dikuasai penjajah Belanda dan dijadikan pusat pemerintahan dan benteng Belanda.

Sejarawan Jambi, Junaidi T Nur, memperkuat dengan menyebut bahwa Mesjid Agung Al Falah ini berdiri di lahan bekas Istana Tanah Pilih dari Sultan Thaha Syaifudin.

Masjid kebanggaan warga Jambi ini berdiri di atas lahan seluas lebih dari 26.890 meter persegi atau lebih dari 2,7 hektare. Adapun, luas bangunan masjid adalah 6.400 meter persegi dengan ukuran 80 meter x 80 meter. Masjid ini mampu menampung 10 ribu jamaah sekaligus.

Sejak awal dibangun, Masjid Agung Al Falah atau masjid seribu tiang hingga sekarang tetap dipertahankan sesuai bentuk awalnya. Kalaupun ada renovasi hanya penambahan ukiran pada mihrab imam, tanpa merombak bentuk awal masjid serta mengganti pembungkus tiang di tahun 2008.

Sekarang, masjid kebanggaan Jambi ini menjadi salah satu destinasi favorit dan selalu ramai dikunjungi. Tidak hanya untuk beribadah, namun juga ada wisatawan yang berfoto di masjid megah ini.

Advertisement

CityView

Impian Besar Erick Thohir untuk Desa Wisata Indonesia

Published

on

By

Erick Thohir

Potensi ekonomi yang besar bisa didapatkan dari desa wisata yang dikelola dengan baik. Erick Thohir, selaku Mentri BUMN pun memiliki mimpi yang besar untuk desa wisata di Indonesia.

Untuk memberdayakan potensi desa wisata lokal agar menjadi primadona, Erick Thohir ingin menggerakkan perusahaan pelat merah. Sebab, kesejahteraan masyarakat dan pendapatan negara bisa meningkat lewat desa wisata ini. Perusahaan pelat merah sendiri, mempunyai arti yaitu perusahaan milik keluarga pejabat.

Erick mengatakan, bahwa kita harus kembali refocus menyiapkan wisata lokal. Jumlah wisatawan yang ada di Indonesia sebelum pandemi, tercatat ada 100% wisatawan, 70% di antaranya merupakan wisata lokal. Dengan total transaksi yang mencapai Rp 1.400 triliun. Sedangkan untuk wisata asing hanya sekitar 28%. Hal ini berdasarkan dengan data yang dimiliki oleh Kementrian BUMN.

Untuk bisa mnegoptimalkan dan memberdayakan kembali desa wisata lokal, ia mengungkapkan bahwa Kementrian BUMN akan terus berbenah mempersiapkan semuanya. Dengan begitu, diharapkan mampu menarik wisatawan domestik kembali. Selain itu juga, akan bisa menciptakan desa wisata lokal yang ramai dikunjungi oleh para wisatawan.

Baca Juga:

  1. Pemerintah Gelar Side Events G20, Promosikan Wisata dan Produk Lokal
  2. Perbaiki Ketahanan Pangan, Erick Thohir Resmi Luncurkan ID FOOD
  3. Inilah 10 Pejabat Negara Terkaya di Indonesia

“Karena itu kami BUMN menyiapkan juga sekarang terus membangun tempat-tempat tujuan wisata. Kita sedang membangun wisata di Bali, di Toba dan banyak hal lain,” ucap Erick Thohir, dalam keterangannya, Senin (24/01/2022).

Indonesia Journey (InJourney) yang merupakan Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, baru saja diresmikan beberapa waktu yang lalu. Ekosistem pariwisata terlengkap dan terbesar di Asia Tenggara dari hulu sampai ke hilir, bisa diciptakan dengan adanya InJourney ini. Diketahui juga, bahwa holding tersebut memiliki sifat ekosistem multi sektor.

Continue Reading

CityView

Tekad Jokowi Jadikan Pagar Alam Kota Hijau Pertama di Indonesia

Published

on

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), ingin agar proses pengelolaan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Kota Pagar Alam bisa cepat ditindaklanjuti.

Jokowi menegaskan, pengelolaan EBT bisa menjadi titik awal terwujudnya kota yang menggunakan energi hijau. Sehingga, hal ini bisa membantu pemerintah dalam rangka menekan polusi udara yang semakin mengkhawatirkan.

“Tinggal menindaklanjuti seterusnya. Ini akan menjadi kota dengan zero emission yang pertama, kalau nanti bisa di tindak lanjuti. Ini baru listrik rumah tangga, dan penggunaan listrik yang lainnya. Kalau ditindak lanjuti nanti penggunaan kendaraaan nya listrik, penggunaan mobilnya listrik,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Ragam Bahaya yang Menanti di Balik Metaverse
  2. Korea Selatan Bangun Metaverse Seoul, Kota Digital Pertama di Dunia
  3. Tren Baru, Orang Kaya Ramai-Ramai Beli Tanah di Metaverse

Jokowi menilai, Pagar Alam bisa menjadi kota pertama di Indonesia yang menerapkan energi hijau lewat EBT.

“Pagar alam akan menjadi kota pertama yang menggunakan energi hijau,” jelas Jokowi.

Langkah yang diambil Kota Pagar Alam, dalam mengelola EBT ini sangat diapresiasi Jokowi hingga ia meminta untuk ditindak lanjuti. Demi terwujudnya green city atau kota hijau.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan kota pagar alam. Saya minta terus ditindaklanjuti, untuk menuju ke betul-betul green city, kota hijau. Kotanya sangat hijau, penggunaan semua kendaraan nya juga bersumber pada energi baru terbarukan,” tuturnya.

Meski sudah mengelola batu bara untuk Dimethyls Ether (DME), Jokowi juga mendukung kegiatan yang dilakukan Kota Pagar Alam untuk menuju transisi energi fosil ke EBT.

“Hanya kita terlanjur masuk dalam energi fosil, yaitu penggunaan batu bara. Sebab itu, perlu transisi energi menuju ke energi baru terbarukan. Oleh sebab itu, sangat baik sekali apabila kota pagar alam sudah memulai penggunaan listrik dari microhydro, dan 100% penggunaan energi hijau,” Jokowi menutup.

Continue Reading

CityView

Keren, IKN Nusantara Bakal Punya Tol Bawah Air

Published

on

IKN Nusantara

Rancangan Undang-Undang IKN baru sudah disahkan oleh DPR RI. Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), memilih Nusantara sebagai nama IKN. Kini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berencana membangun tol bawah air di IKN Nusantara.

“Bapak Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian menginginkan bahwa teknologi yang kita pakai itu adalah teknologi yang terbaik, termasuk salah satunya adalah pemanfaatan terowongan penyeberangan bawah air atau submersible crossing,” ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit

Danang memaparkan jika koneksi terowongan tersebut akan terhubung dengan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

Baca Juga:

  1. Ragam Fasilitas yang Segera Dibangun di IKN Nusantara
  2. IKN Nusantara Bikin 20.000 Masyarakat Adat Tergusur
  3. Inilah Alasan Utama Kalimantan Timur Dipilih Sebagai Lokasi IKN Nusantara

“Nanti akan ada satu tempat di mana akan tersambung ke IKN dan di situlah nanti pada saat akan menyeberang sungai, maka akan menggunakan terowongan penyeberangan bawah air,” katanya.

Lebih lanjut Kepala BPJT itu menjelaskan bahwa terkait dengan lokasi untuk terowongan penyeberangan bawah air yang akan tersambung dengan jalan tol tersebut, Kementerian PUPR sedang menyiapkan perencanaan teknis terincinya atau Detail Engineering Design (DED).

Dalam kesempatan sama, Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan bahwa rencana pembangunan tol bawah air tersebut bertujuan untuk melindungi kawasan area lindung di sekitar IKN.

“Jadi kita tidak mau area lindung itu dirusak, kemudian juga terdapat area rawa di sekitarnya. Sehingga akses konektivitas jalannya melalui tol bawah air,” kata Endra.

Continue Reading

Trending