Connect with us

Sport

Maguire Selebrasi Gol Sindir Kritik, Keane: Memalukan!

Published

on

Legenda Manchester United, Roy Keane muak dengan selebrasi yang dilakukan Harry Maguire saat mencetak gol untuk Inggris pada kualifikasi Piala Dunia, Sabtu (13/11/2021) dini hari WIB.

Harry Maguire membuka kemenangan 5-0 Inggris atas Albania, saat pertandingan baru berjalan sembilan menit. Kapten Manchester United membobol gawang Albania usai berdiri bebas untuk meneruskan umpan tendangan bebas Reece James dengan sundulan.

Secara spontan, Maguire melakukan selebrasi menaruh tangan di kupingnya. Itu merupakan selebrasi yang biasa dilakukan pemain ketika mendapatkan kritik atas performanya yang buruk.

“Dia menaruh tangannya di telinga. Dia seperti membungkam kritik. Namun saya pikir itu memalukan,” kata Keane dilansir Daily Mail.

“Dia telah menjadi aib untuk Manchester United dalam berapa bulan terakhir. Dia pikir, dia cetak gol di pertandingan itu untuk membungkam kritik, memalukan.”

Baca Juga:

  1. Ducati Murka ! Panitia WorldSBK Indonesia 2021 Buka Kargo Motor Secara Ilegal
  2. Kemendagri: Elkan Baggot Sudah Lama Jadi WNI
  3. Sandiaga Uno: Persiapan World Superbike Sudah Rampung 100 Persen

Hal senada disampaikan eks penyerang timnas Inggris, Ian Wright. Menurutnya, Maguire hanya perlu bermain.

“Masalahnya, Anda tak perlu melakukan itu. Masih banyak pertandingan yang harus dimainkan. Maka jangan beri mereka kesempatan untuk mengatakan, “benar apa yang kami bilang”. Main saja yang benar, Harry.”

Di lain pihak, Maguire menegaskan selebrasi tersebut bukan untuk membungkam kritik karena permainan buruknya bersama Manchester United.

“Tidak, ini bukan ditujukan untuk siapa pun. Hanya lutut meluncur, sambil menaruh tangan di kuping,” tegas Maguire.

“Saya kapten Manchester United, tentu saja akan selalu mendapat kritik ketika tim tidak bermain baik. Memang seperti itu, namun selebrasi ini bukan untuk siapa pun.”

Tambahan tiga poin membuat Inggris bertengger di puncak Grup I Kualifikasi Piala Dunia berbekal poin 23. The Three Lions asuhan Gareth Southgate juga memastikan diri tampil di putaran final Piala Dunia Qatar 2022.

Sport

Indonesia Didaulat Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia eSport

Published

on

14th IESF eSport World Championship
14th IESF eSport World Championship

Usai ajang World Superbike di Sirkuit Internasional Mandalika beberapa waktu lalu, Indonesia kembali dipercaya untuk menggelar event internasional. Indonesia dikonfirmasi menjadi tuan rumah kejuaraan dunia eSport.

14th IESF eSport World Championship, adalah turnamen yang dijadwalkan akan terlaksana pada bulan November tahun depan dan telah menetapkan wilayah Nusa Dua, Bali sebagai tempat kompetisi tersebut berlangsung.

Berdasarkan keterangan dari pihak Komite Olimpiade Nasional (NOC Indonesia), terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah untuk gelaran IESF eSport World Championship diresmikan pada hari Jumat (19/11) lalu.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Peresmian tersebut ditandai dengan penerimaan plakat seremonial dari Presiden Federasi eSport Internasional (IESF) Vlad Marinescu, kepada Desra Firza Ghazfan selaku delegasi NOC Indonesia pada acara IESF Ordinary General Meeting di Eilat, Israel, yang sekaligus menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kejuaraan dunia eSport ke-13 di tahun ini pada tanggal 14-20 November kemarin.

Secara spesifik, kejuaraan dunia eSport ke-14 nantinya akan berlangsung mulai tanggal 20-27 November dan akan diikuti lebih dari satu juta peserta, yang akan terlebih dulu melalui tahap kualifikasi nasional di masing-masing negara yang bergulir sejak bulan Januari hingga Mei.

Tahap tersebut kemudian dilanjut dengan babak kualifikasi di regional Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika yang berlangsung dari bulan Juli hingga September, sampai mendapatkan sejumlah tim terpilih yang akan melakukan laga utama di Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Marinescu menilai bahwa Bali merupakan lokasi yang tepat untuk menyelenggarakan kompetisi yang akan menjadi ajang pertemuan bagi sejumlah pro-player tingkat dunia yang berasal dari berbagai negara.

“Bali sangat ideal untuk menjadi tuan rumah IESF 14th eSport World Championships 2022. Sebab, Indonesia memiliki tim eSport yang luar biasa dan telah berkembang sejak lama. Kami sangat gembira bisa membawa event ini ke Bali,” ujar Marinescu.

“Saat ini komunitas eSport di seluruh dunia telah berkembang menjadi sangat besar. Kami tidak sabar melihat mereka bertemu dengan kondisi terbaik untuk menunjukkan kemampuan optimalnya.” tambahnya.

Sementara itu Benjamin Assarasakorn, selaku Sekretaris Jenderal Federasi eSport Asia Tenggara (SEAEF), memandang bahwa kesempatan ini dapat menjadi pembuktian bagi Indonesia sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan kejuaraan dunia eSport.

“Penetapan Indonesia sebagai tuan rumah IESF 14th eSports World Championships 2022 menjadi bukti bahwa ASEAN merupakan regional yang siap untuk menyelenggarakan turnamen eSport kelas dunia,” tutur Benjamin.

Continue Reading

Sport

Komdis Hukum Pelaku Percobaan Suap di Liga 3 Jatim

Published

on

PSSI Jatim

Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur (Jatim) menjatuhkan sanksi berat kepada Dimas Yopy Perwira Nusa atas tingkah laku buruk di Liga 3 Jatim.

Pria asal Surabaya ini melakukan percobaan suap di laga antara NZR Sumbersari melawan Gresik Putra FC. Selain itu, Asprov PSSI Jatim berencana melaporkan Bambang Suryo, David, Billy dan Anshori ke kepolisian.

Dalam surat keputusan Nomor: 001/KOMDIS/PSSI-JTM/XI/2021, dijelaskan bahwa Yopy melakukan percobaaan suap di pertandingan NZR Sumbersari lawan Gresik Putra pada 12 November lalu.

Ia memberi iming-iming uang sejumlah Rp70 juta hingga Rp100 juta agar Gresik Putra mengalah kepada NZR Sumbersari. Tindakan Yopy itu dilakukan untuk keperluan taruhan judi bola online.

Tindakan Yopy ini menurut pengakuannya berdasarkan perintah dari David dan Billy. David berasal dari Jakarta sedangkan Billy berasal dari Denpasar, Bali.

Terhadap David dan Billy, Komdis PSSI Jatim tidak bisa menerapkan kode disiplin karena mereka bukan bagian dari football family.

Atas tindakannya tersebut, Komdis PSSI Jatim menjatuhkan sanksi sebesar Rp100 juta. Selain itu, Yopy juga dihukum dengan larangan beraktivitas di sepak bola selama sepuluh tahun.

“Kami telah melakukan sidang yang disertai alat bukti, rekaman percakapan, dan rekaman chat,” kata Samiadji Makin Rahmat, Ketua Komdis PSSI Jatim, Jumat (19/11).

Dalam hal ini Yopy dianggap melanggar pasal 64 ayat 1 Kode Disiplin PSSI dan taruhan sebagaimana dimaksud pasal 65 ayat (1) Kode Disiplin PSSI.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Selain itu, Komdis PSSI Jatim juga menghukum dua pemain Gresik Putra, Andy Cahya dan Hendra Putra Satria, serta kitman Gresik Putra, Desly Galang Ramadani. Mereka dihukum percobaan larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan, dengan masa percobaan selama 24 bulan. Sementara Ferry Afrianto yang disebut eks pemain Persela, dihukum lima tahun larangan beraktivitas di sepak bola dan denda 50 juta.

Mereka mencoba melakukan perbuatan penyuapan dalam pertandingan Gresik Putra versus Persema Malang.

Berdasarkan fakta dan pertimbangan hukum mereka dijatuhi sanksi/hukuman. Andy Cahya, Hendra Putra Satria dan Desky Galang Ramadani terbukti bersalah melakukan percobaan pelanggaran pasal 64 ayat (1) dan pasal 65 ayat (1) kode disiplin PSSI. Mereka dihubungi oleh orang yang mengaku bernama Anshori agar mau mengalah saat menghadapi Persema Malang.

Khusus untuk Bambang Suryo, David, Billy dan Anshori, yang juga diduga terlibat dalam perkara suap ini, Komdis PSSI menyerahkannya ke kepolisian.

Sebab, mereka bukan bagian dari football family, bahkan Bambang Suryo sudah dijatuhi larangan berkecimpung di sepak bola selama seumur hidup oleh PSSI Jatim pada 2018 lalu. Hal ini tertuang dalam surat keputusan nomor 024/L3/SK/KD-PSSI/XII/2018, dengan demikian Bambang, David, Billy dan Anshori tidak termasuk subyek dalam ruang lingkup kode disiplin PSSI.

“Bambang Suryo telah dihukum seumur hidup oleh PSSI pada 2018. Sehingga ia tidak dapat kita sentuh sebab bukan dari football family. Jadi kami serahkan sepenuhnya ke kepolisian,” terang Makin.

Karena itu untuk pihak-pihak yang tidak termasuk dalam football family ini akan dilimpahkan ke kepolisian. Rencananya Komdis PSSI Jatim akan melaporkan Bambang dkk ke Polda Jatim.(*)

Continue Reading

Sport

Bikin Heboh ! Jersey Timnas Inggris Buatan Indonesia

Published

on

Timnas Inggris sempat menghebohkan jagat maya jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa, Selasa (16/11) dini hari WIB. Akun Twitter resmi The Three Lions mengunggah foto jersey bertuliskan ‘Made in Indonesia’.

Beberapa saat sebelum pertandingan berlangsung, Inggris mengenalkan dua pemain yang akan menjalani debut. Mereka adalah pemain Arsenal, Smith Rowe dan Aaron Ramsdale.

Namun demikian, bukan nama dua pemain Meriam London yang menjadi perbincangan hangat, melainkan jersey yang akan dikenakan.

Baca Juga:

  1. Ducati Murka ! Panitia WorldSBK Indonesia 2021 Buka Kargo Motor Secara Ilegal
  2. Kemendagri: Elkan Baggot Sudah Lama Jadi WNI
  3. Maguire Selebrasi Gol Sindir Kritik, Keane: Memalukan!

Dalam unggahan foto jersey Ramsdale, terlihat jelas tulisan ‘Made in Indonesia’ alias dibuat di Indonesia. Poin inilah yang akhirnya membuat akun Skuat Tiga Singa diserbu warganet asal Indonesia.

Para penggemar sepakbola asal Indonesia terlihat sangat antusias untuk memberikan komentar. Bahkan beberapa di antaranya menyuarakan rasa bangganya.

Jersey Inggris buatan Indonesia ini merupakan produksi dari appaarel Nike. Nike memang memiliki pabrik di Indonesia untuk produksi beberapa perlengkapan lainnya.

Inggris sendiri berhasil meraih kemenangan telak 10-0 atas San Marino. Di laga ini Harry Kane tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak empat gol.

Kemenangan ini memastikan Inggris lolos ke putaran Final Piala Dunia 2022 Qatar sebagai juara Grup I berbekal poin 26.

Continue Reading

Trending