Connect with us

Sport

Lupakan Messi & Ronaldo, Ini Panggungnya Salah

Published

on

Mohamed Salah

Lionel Messi? Cristiano Ronaldo? Kita lupakan sejenak soal mereka. Musim ini adalah panggungnya Mohamed Salah bersama Liverpool.

Ya, sejak berseragam Liverpool pada 2017 lalu, Mohammed Salah langsung menjelma menjadi mesin gol The Reds. Pemain berdarah Mesir itu membukukan 21 gol dari 36 laga. Tak pelak, mantan pemain Chelsea itu memenangi gelar top skorer Premier League dan pemain terbaik.

Kala itu, banyak pihak yang meramal Salah hanya menjadi one season wonder saja atau pemain yang hanya bersinar selama semusim saja. Namun, Salah mampu menjawab cibiran tersebut. Keran gol Salah terus mengucur deras hingga musim 2021/2022.

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meniggal Akibat Covid-19

“Mohamed Salah adalah pemain yang luar biasa,” puji pundit sepakbola serta eks pemain MU, Gary Neville.

“Dia akan bersinar di klub mana pun,” dia menambahkan.

Sejauh ini, Salah sudah membukukan 101 gol dan 36 assist untuk Liverpool. Pesain terdekatnya adalah Harry Kane dengan catatam 88 gol dan 22 assist.

Salah juga berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak sementara Premier League dengan catatan enam gol dari tujuh laga.

Perjuangan Salah di Dunia Sepak Bola

Mohamed Salah

Sebelum menjadi pesepak bola terkenal dunia, perjuangan berat lebih dulu dialami Mohamed Salah, khususnya saat masih sekolah.

Mohamed Salah lahir di Kota Basyoun, Mesir pada 5 Juni 1992, sepak bola sudah membuatnya jatuh hati sejak kecil, tepatnya di usia delapan tahun. Sederet nama terkenal seperti Ronaldo Nazario, Zinedine Zidane hingga Francesco Totti adalah tontonan Mohamed Salah saat masih kecil.

Terinspirasi dengan beberapa nama terkenal sepak bola itu, Salah mulai mengejar mimpinya sebagai pemain sepak bola, meskipun dengan kekurangan. Menurut pengakuan saudara Salah, eks bintang muda Chelsea itu tak cukup memiliki kemampuan hebat dalam bermain sepak bola.

Namun di usianya yang masih 14 tahun, Salah sudah menandatangi kontrak profesional dengan klub El Mokawloon. Karier dan talenta sosok yang akrab disapa Mo Salah itu bisa dibilang dimulai bersama El Mokawloon, sekaligus perjuangan sulit.

Mulai dari menempuh waktu 30 menit untuk bergabung dengan tim pertamanya hingga menempuh waktu satu jam untuk demi menuju tempat klub keduanya. Setelah itu barulah Salah pergi ke Kairo, untuk menuju ke tempat latihan Salah membutuhkan waktu empat setengah jam.

Hal itu dilakukan Mo Salah kecil sebanyak lima kali dalam satu pekan, tentu bukanlah perjuangan yang mudah.

“Saya awalnya bermain untuk klub yang jaraknya 30 menit dari Basyoun, desa saya. Kemudian tanda tangan kontrak untu klub di Tanta,” ucap Salah.

“Jaraknya satu jam perjalanan. Dari situ, saya pergi ke Kairo, dengan perjalanan empat setengah jam. Saya lakukan lima hari dalam satu minggu,” ujarnya.

Mengingat usia Salah yang masih remaja, tentu tak lepas dari dunia pendidikan yang masih dienyamnya saat itu.

Perjalanan panjang yang dilakukan Salah menuju tempatnya berlatih membuatnya harus merelakan bangku sekolah.

“Saya harus meninggalkan sekolah lebih awal untuk melakukan perjalanan ke klub, saya masuk dari pukul 7 pagi sampai 9 pagi,” ujar Salah.

“Dan kemudian memiliki surat resmi untuk diberikan ke klub. Jadi, saya hanya berada di sekolah selama dua jam dalam sehari saat itu,” tegas dia.

Perjuangan panjang dan pengorbanan besar Salah pun berbuah manis. Sederet gelar pribadi maupun tim seperti gelar Liga Champions dan Premier League berhasil dia rengkuh.

Sport

Ini 3 Alasan Anies Baswedan Tunjuk Ahmad Sahroni Jadi Ketua Pelaksana Formula E 2022

Published

on

Anies Baswedan
Anies Baswedan

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menunjuk anggota DPR RI, Ahmad Sahroni sebagai ketua Pelaksana Formula E 2022.

“Perlu saya sampaikan, dengan Pak Sahroni bukan pertemuan pertama, tapi kami perlu tegaskan bahwa kami menitipkan amanat untuk menjadi ketua pelaksana kepada Bapak Sahroni karena beberapa hal,” kata Anies di Pendopo Balai Kota DKI Jakarta, Senin (29/11/2021).

Ada beberapa hal yang mendasari keputusan Anies menunjuk Ahmad Sahroni sebagai Ketua Pelaksana Formula E 2022. Pertama, Sahroni merupakan sosok yang berpengalaman dalam kegiatan balap mobil internasional.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Ajang balap Formula E dinilai membutuhkan sosok berpengalaman seperti Sahroni agar penyelenggaraannya berjalan lancar.

“Kedua, beliau adalah ketua perkumpulan mobil listrik. Yang kita tahu Formula E adalah sebuah balap mobil dengan menggunakan energi listrik,” tutur Anies.

Alasan terakhir, Anies menunjuk Sahroni karena Sahroni merupakan Sekretaris Jenderal Ikatan Motor Indonesia (IMI).

IMI, ujar Anies, merupakan organisasi resmi yang diakui Federasi Otomotif Internasional (FIA), sama seperti posisi PSSI sebagai organisasi sepakbola resmi Indonesia di bawah FIFA.

“Sehingga diharapkan bisa menjadi jembatan di dalam pelaksanaan nanti antara apa yang menjadi regulasi internasional, apa yang menjadi ketentuan-ketentuan dengan pelaksanaan di lapangan,” tutur Anies.

Continue Reading

Sport

Indonesia Didaulat Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia eSport

Published

on

14th IESF eSport World Championship
14th IESF eSport World Championship

Usai ajang World Superbike di Sirkuit Internasional Mandalika beberapa waktu lalu, Indonesia kembali dipercaya untuk menggelar event internasional. Indonesia dikonfirmasi menjadi tuan rumah kejuaraan dunia eSport.

14th IESF eSport World Championship, adalah turnamen yang dijadwalkan akan terlaksana pada bulan November tahun depan dan telah menetapkan wilayah Nusa Dua, Bali sebagai tempat kompetisi tersebut berlangsung.

Berdasarkan keterangan dari pihak Komite Olimpiade Nasional (NOC Indonesia), terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah untuk gelaran IESF eSport World Championship diresmikan pada hari Jumat (19/11) lalu.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Peresmian tersebut ditandai dengan penerimaan plakat seremonial dari Presiden Federasi eSport Internasional (IESF) Vlad Marinescu, kepada Desra Firza Ghazfan selaku delegasi NOC Indonesia pada acara IESF Ordinary General Meeting di Eilat, Israel, yang sekaligus menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kejuaraan dunia eSport ke-13 di tahun ini pada tanggal 14-20 November kemarin.

Secara spesifik, kejuaraan dunia eSport ke-14 nantinya akan berlangsung mulai tanggal 20-27 November dan akan diikuti lebih dari satu juta peserta, yang akan terlebih dulu melalui tahap kualifikasi nasional di masing-masing negara yang bergulir sejak bulan Januari hingga Mei.

Tahap tersebut kemudian dilanjut dengan babak kualifikasi di regional Eropa, Afrika, Asia, dan Amerika yang berlangsung dari bulan Juli hingga September, sampai mendapatkan sejumlah tim terpilih yang akan melakukan laga utama di Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Marinescu menilai bahwa Bali merupakan lokasi yang tepat untuk menyelenggarakan kompetisi yang akan menjadi ajang pertemuan bagi sejumlah pro-player tingkat dunia yang berasal dari berbagai negara.

“Bali sangat ideal untuk menjadi tuan rumah IESF 14th eSport World Championships 2022. Sebab, Indonesia memiliki tim eSport yang luar biasa dan telah berkembang sejak lama. Kami sangat gembira bisa membawa event ini ke Bali,” ujar Marinescu.

“Saat ini komunitas eSport di seluruh dunia telah berkembang menjadi sangat besar. Kami tidak sabar melihat mereka bertemu dengan kondisi terbaik untuk menunjukkan kemampuan optimalnya.” tambahnya.

Sementara itu Benjamin Assarasakorn, selaku Sekretaris Jenderal Federasi eSport Asia Tenggara (SEAEF), memandang bahwa kesempatan ini dapat menjadi pembuktian bagi Indonesia sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan kejuaraan dunia eSport.

“Penetapan Indonesia sebagai tuan rumah IESF 14th eSports World Championships 2022 menjadi bukti bahwa ASEAN merupakan regional yang siap untuk menyelenggarakan turnamen eSport kelas dunia,” tutur Benjamin.

Continue Reading

Sport

Komdis Hukum Pelaku Percobaan Suap di Liga 3 Jatim

Published

on

PSSI Jatim

Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur (Jatim) menjatuhkan sanksi berat kepada Dimas Yopy Perwira Nusa atas tingkah laku buruk di Liga 3 Jatim.

Pria asal Surabaya ini melakukan percobaan suap di laga antara NZR Sumbersari melawan Gresik Putra FC. Selain itu, Asprov PSSI Jatim berencana melaporkan Bambang Suryo, David, Billy dan Anshori ke kepolisian.

Dalam surat keputusan Nomor: 001/KOMDIS/PSSI-JTM/XI/2021, dijelaskan bahwa Yopy melakukan percobaaan suap di pertandingan NZR Sumbersari lawan Gresik Putra pada 12 November lalu.

Ia memberi iming-iming uang sejumlah Rp70 juta hingga Rp100 juta agar Gresik Putra mengalah kepada NZR Sumbersari. Tindakan Yopy itu dilakukan untuk keperluan taruhan judi bola online.

Tindakan Yopy ini menurut pengakuannya berdasarkan perintah dari David dan Billy. David berasal dari Jakarta sedangkan Billy berasal dari Denpasar, Bali.

Terhadap David dan Billy, Komdis PSSI Jatim tidak bisa menerapkan kode disiplin karena mereka bukan bagian dari football family.

Atas tindakannya tersebut, Komdis PSSI Jatim menjatuhkan sanksi sebesar Rp100 juta. Selain itu, Yopy juga dihukum dengan larangan beraktivitas di sepak bola selama sepuluh tahun.

“Kami telah melakukan sidang yang disertai alat bukti, rekaman percakapan, dan rekaman chat,” kata Samiadji Makin Rahmat, Ketua Komdis PSSI Jatim, Jumat (19/11).

Dalam hal ini Yopy dianggap melanggar pasal 64 ayat 1 Kode Disiplin PSSI dan taruhan sebagaimana dimaksud pasal 65 ayat (1) Kode Disiplin PSSI.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Selain itu, Komdis PSSI Jatim juga menghukum dua pemain Gresik Putra, Andy Cahya dan Hendra Putra Satria, serta kitman Gresik Putra, Desly Galang Ramadani. Mereka dihukum percobaan larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan, dengan masa percobaan selama 24 bulan. Sementara Ferry Afrianto yang disebut eks pemain Persela, dihukum lima tahun larangan beraktivitas di sepak bola dan denda 50 juta.

Mereka mencoba melakukan perbuatan penyuapan dalam pertandingan Gresik Putra versus Persema Malang.

Berdasarkan fakta dan pertimbangan hukum mereka dijatuhi sanksi/hukuman. Andy Cahya, Hendra Putra Satria dan Desky Galang Ramadani terbukti bersalah melakukan percobaan pelanggaran pasal 64 ayat (1) dan pasal 65 ayat (1) kode disiplin PSSI. Mereka dihubungi oleh orang yang mengaku bernama Anshori agar mau mengalah saat menghadapi Persema Malang.

Khusus untuk Bambang Suryo, David, Billy dan Anshori, yang juga diduga terlibat dalam perkara suap ini, Komdis PSSI menyerahkannya ke kepolisian.

Sebab, mereka bukan bagian dari football family, bahkan Bambang Suryo sudah dijatuhi larangan berkecimpung di sepak bola selama seumur hidup oleh PSSI Jatim pada 2018 lalu. Hal ini tertuang dalam surat keputusan nomor 024/L3/SK/KD-PSSI/XII/2018, dengan demikian Bambang, David, Billy dan Anshori tidak termasuk subyek dalam ruang lingkup kode disiplin PSSI.

“Bambang Suryo telah dihukum seumur hidup oleh PSSI pada 2018. Sehingga ia tidak dapat kita sentuh sebab bukan dari football family. Jadi kami serahkan sepenuhnya ke kepolisian,” terang Makin.

Karena itu untuk pihak-pihak yang tidak termasuk dalam football family ini akan dilimpahkan ke kepolisian. Rencananya Komdis PSSI Jatim akan melaporkan Bambang dkk ke Polda Jatim.(*)

Continue Reading

Trending