Connect with us

Defence

Lolos di Pulau Jawa, Rajata Mulai Uji Coba di Papua

Published

on

Rajata, drone pintar. Foto: Istimewa

Sebagai sebuah drone tempur pintar yang dibuat oleh PT Dahana, Rajata saat ini masih dikendalikan oleh seorang pilot drone. Direktur teknologi dan pengembangan PT Dahana Suhendra Yusuf mengatakan, untuk kedepannya, Dahana dan mitra sudah mulai mengembangkan teknologi otomatisasi dengan menggunakan GPS.

Suhendra menjelaskan, drone Rajata sendiri sudah diuji coba di Pulau Jawa dan berhasil.

Baca juga: Rajata, Drone Kamikaze Perpaduan Teknologi Aerodinamik dan Explosive

“Rajata sudah diuji coba di Pulau Jawa dan bentang target bisa mencapai dua meter dengan jarak target 30km yang membawa berat bahan explosive 800gr,” ujarnya.

Suhendra mengatakan, Kepala Satuan Angkatan Darat Dudung Abdurachman telah meminta Rajata untuk diuji coba di Papua. Uji coba tersebut dilakukan di Papua karena menurut Suhendra, medan di sana berbeda dengan yang ada di pulau lainnya.

Baca juga: Indo Defence 2022 Jadi Ajang PT Pindad Pamer Senjata Baru

Dia menambahkan, Rajata bisa menjadi salah satu alternatif rudal karena nilainya yang lebih ekonomis. Selain itu memiliki tingkat akurasi yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan roket misil.

Rajata, dikatakan Suhendra memiliki potensi untuk digunakan seuluruh matra pertahanan TNI seperti penggunaan oleh pleton matra darat di setiap perbatasan Indonesia dan kapal laut milik TNI AL. Sedangkan pada pesawat TNI AU bisa digunakan sebagai senjata.

Baca juga: Ini Fungsi Kontainer Milik Tradecorp untuk Militer

Suhendra mengatkan, Rajata akan bersaing dengan Loitering Munition lainnya seperti Kalashnikov milik Rusia, Warmate Polandia, Switchblade Amerika dan Hero-30Israel. Nama Rajata diambil dari bahasa Sansekerta yang bermakna penghancur. Ini sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh Loitering Munition itu.

Defence

DPR Gelar Paripurna Pengesahan Panglima TNI Yudo Margono Pekan Depan

Published

on

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono/Puspen TNI

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono/Puspen TNI

mycity.co.id DPR menjadwalkan rapat paripurna untuk mengesahkan Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI pada pekan depan.

Sejauh ini, Komisi I DPR juga telah menyerahkan hasil uji kelayakan dan kepatutan alias fit and proper test Yudo kepada pimpinan DPR.

“Insha Allah minggu depan kali ya, Insha Allah ya. Biasanya kita juga nyari hari-hari baik lah,” kata Wakil Ketua DPR Lodewijk Freidrich Paulus di kompleks parlemen, Selasa (6/12/2022).

Freidrich mengatakan rapat paripurna pengesahan Yudo Margono akan bersifat khusus. Tidak ada agenda selain pengesahan Yudo sebagai Panglima TNI yang baru.

“Untuk nanti rapurna khusus untuk pengesahan Panglima TNI itu hanya satu rapurna untuk khusus Panglima TNI, acara tunggal,” ujarnya.

Yudo Margono merupakan calon panglima TNI yang diajukan Presiden Joko Widodo. Usai menerima surat dari presiden, Komisi I DPR melakukan uji kepatutan dan kelayakan.

Komisi I DPR lalu menyetujui Yudo sebagai Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa. Keputusan itu diambil usai Komisi I menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap Yudo selama tiga jam di kompleks parlemen, Jumat (2/12) lalu.

Dalam uji kepatutan dan kelayakan Yudo sempat memaparkan empat program prioritas bila terpilih menjadi panglima TNI.

Pertama, mengakselerasi pembangunan Sumber Daya Manusia TNI yang unggul dalam setiap penugasan, dilandasi dengan profesionalisme dan jiwa yang tangguh.

Kedua, meningkatkan kesiapan operasional satuan TNI, baik personel maupun alutsista, sehingga memiliki kesiapsiagaan yang tinggi dan siap untuk digerakkan kapanpun sesuai dengan kebutuhan.

Ketiga, memperkuat implementasi konsep gabungan yang telah diaktualisasikan melalui pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) TNI.

Keempat, memantapkan implementasi reformasi birokrasi dan kultur di tubuh TNI guna menunjang semua tugas dan tanggung jawab TNI dalam menegakkan kedaulatan NKRI.

Continue Reading

Defence

Jadi Panglima TNI, Mahfud MD: Yudo Margono Sama Piawai dengan Andika Perkasa

Published

on

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memasuki gedung DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I. /Pikiran Rakyat

Calon Panglima TNI Laksamana Yudo Margono memasuki gedung DPR untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I. /Pikiran Rakyat

mycity.co.id Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD ikut memberi ucapan selamat atas jabatan baru Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI.

Lebih awal mengucapkan, Mahfud MD membeberkan beberapa kesan terkait kepiawaian Laksamana Yudo Margono.

Adapun kesan Mahfud MD terhadap sosok Jenderal Yudo Margono terungkap dalam unggahan akun Instagram-nya @mohmahfudmd.

Diklaim Mahfud MD, Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI yang baru memiliki bakat luar biasa, sehingga dapat melanjutkan tugas lanjutan dari Jenderal Andika Perkasa.

“Mendahului pelantikannya, saya mengucapkan selamat mengemban tugas kepada Jenderal atau Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI yang baru,” ujar Mahfud MD membeberkan ucapan selamatnya.

“Track record dan karier Pak Yudo tdk meragukan utk mampu melanjutkan tugas Pak Andika Perkasa,” tegasnya.

Di mata Mahfud MD, Panglima TNI yang terpilih sudah pasti memiliki kelebihan tersendiri.

“Menurut saya, semua yang bisa menjadi Kepala Staf Angkatan sudah qualified untuk menjadi Panglima TNI. Semua punya kelebihannya masing2 tetapi sama2 qualified,” ujarnya menekankan.

Dalam hal ini, Yudo Margono disebut sebagai sosok yang tegas terhadap kedaulatan laut Indonesia.

“Saya kenal Pak Yudo sbg orang yg tegas dlm menjaga kedaulatan atas laut kita,” tukasnya.

“Beliau fasih tentang keamanan laut dan hukum laut serta sangat cinta kpd laut kita,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mahfud MD memaparkan kesigapan Yudo yang terus mengatasi setiap gangguan atas kedaulatan laut Indonesia.

“Selama saya jadi Menko Polhukam, sy punya kesan Pak Yudo sangat aktif menyikapi setiap gangguan atas kedaulatan di laut kita, baik yg terkait dgn kedaulatan maupun yg terkait dgn hak berdaulat atas laut,” ujarnya menyampaikan kesan.

Dengan hal itu, Mahfud MD memastikan bahwa Jenderal Andika dan Laksamana Yudo sama berbakatnya.

“Kemampuan Pak Andika dan Pak Yudo sama, hy titik tekannya yang berbeda,” ujarnya meyakini.

Tepatnya, Andika Perkasa memiliki fokus pelayanan pada penegakan hukum dan HAM, sedangkan Yudo Margono menjaga kedaulatan laut.

“Saya yakin titik perhatian Pak Andika dlm penegakan hukum dan HAM bisa tetap dilanjutkan oleh Pak Yudo,” ujarnya lagi.

“Panglima TNI, baik Pak Hadi maupun Pak Andika, saat itu sangat paham bagaimana mengatasi isu pelanggaran HAM di Indonesia. Semoga ini bisa tetap kita jaga bersama di bawah kepanglimaan Pak Yudo Margono,” ujarnya menandaskan.

Continue Reading

Defence

Prabowo: Jangan Setia Pada Orang, Tapi Pada Perjuangan

Published

on

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/mycity.co.id

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/mycity.co.id

mycity.co.id Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memberikan sejumlah arahan, salah satunya tentang kesetiaan yang harus dipegang teguh oleh kader partai di Jawa Barat.

Prabowo menekankan, kesetiaan jangan disematkan pada manusia, tapi pada nilai-nilai yang diperjuangkannya.

“Jangan setia pada orang, tapi setialah pada nilai perjuangan yang lebih besar,” katanya dalam keterangan, Senin (5/12/2022).

Menteri Pertahanan itu melanjutkan, perjuangan yang dimaksud adalah mengutamakan bangsa dan rakyat.

Dia meyakini bahwa pemimpin yang memiliki itikad baik akan terasa di hati rakyat.

Menurut Prabowo bentuk setia kepada bangsa dan rakyat adalah berjuang tanpa henti. Ia pun mengajak para kader Partai Gerindra untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita para pendahulu yang menginginkan kesejahteraan rakyat.

“Perjuangan kita bersama untuk mewujudkan cita-cita proklamasi bangsa, pendiri bangsa dan suku-suku di seluruh nusantara yang ingin rakyatnya punya harga diri, ingin hidup dengan kesejahteraan dan kemakmuran,” ujar Prabowo. (BJP)

Continue Reading
Advertisement

Trending