Connect with us

Internasional

Kim Jong-un Hukum Mati Penjual Film Bajakan Korsel

Published

on

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un.

Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, memang memiliki peraturan ketat terkait distribusi barang-barang dari tetangganya, Korea Selatan (Korsel). Bagi yang melanggar, hukuman berat hingga hukuman mati menanti.

Seperti dilansir dari New York Post, Senin (31/5/2021), baru-baru ini Kim Jong-un memerintahkan mengeksekusi pria bernama Lee, yang kedapatan menjual film dan musik bajakan Korsel.

Lee, yang bekerja sebagai ahli mesin di Komisi Manajemen Pertanian Wonsan, diam-diam menjual kedua barang tersebut dan aksinya itu diketahui oleh informan.

Baca Juga:

  1. Saat Buka Puasa, Sebaiknya Tak Konsumsi 5 Makanan Ini Secara Berlebihan
  2. Hindari 5 Kebiasaan Tak Sehat Ini Saat Berbuka Puasa
  3. Catat! Ini 5 Cara Makan untuk Hindari Asam Lambung Saat Puasa

Lee sendiri sudah mengakui perbuatannya sebelum dieksekusi pada akhir April 2021. Dia mengungkapkan telah menjual CD dan USB dengan harga sekitar Rp 71 ribuan – Rp 171 ribuan per buah.

Pria tersebut dieksekusi oleh tim penembak dengan disaksikan 500 orang, termasuk keluarganya sendiri. Dia diputuskan bersalah atas penyebaran elemen anti-sosial, menurut hukum anti-reaksioner tahun lalu.

Pernyataan resmi yang diterbitkan pemerintah Korea Utara menyebutkan bahwa, “Ini merupakan eksekusi pertama di Provinsi Gangwon untuk tindakan anti-sosialis di bawah hukum anti-reaksioner.”

Sebelumnya, para pelanggar hukum seperti Lee hanya dikirim ke kamp re-edukasi atau kerja paksa. Namun hukuman mati kini diterapkan untuk memberi efek jera.

Internasional

Makam Kuno Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Jalanan Arab Saudi

Published

on

By

Ilustrasi Makam Kuno

Makam kuno ditemukan dalam keadaan yang baik oleh arkeolog, di jalan Arab Saudi yang berusia 4.500 tahun. Diketahui jalan tersebut memang dipenuhi oleh makam yang menghampar di sana.

Makam adalah tempat tinggal, kediaman, yang merupakan tempat persinggahan terakhir manusia yang sudah meninggal dunia. Dalam makna lain juga dapat diartikan yaitu, ada jenazah orang yang dikuburkan di tempat tersebut.

Mulai dari meneliti kondisi tanah, survei udara menggunakan helikopter, hingga pemeriksaan satelit, akhirnya para ahli dari University of Western Australia berhasil menemukan jalan tersebut. Mereka melakukan penelitian kurang lebih selama setahun kebelakangan ini.

Seorang peneliti bernama Matthew Dalton mengatakan kepada CNN bahwa, “Orang-orang yang tinggal di daerah ini telah mengetahui tentang mereka selama ribuan tahun.” Namun dirinya juga berpikir hal itu tidak benar-benar diketahui, sampai ia dan teman-temannya mendapatkan citra satelit seberapa luas mereka.

Baca Juga:

  1. Inilah 6 Pasar Tertua di Indonesia
  2. Gunung Semeru: Tempat Bersemayam Para Dewa & Catatan Sejarah Panjang Letusannya
  3. Jejak Peradaban Sejarah Berusia Ribuan Tahun di Ibu Kota Negara Baru

Peneliti lain bernama Dalton juga mengungkapkan bahwa, “Sebenarnya dalam beberapa kasus, makam itu sendiri sangat padat, sehingga anda tidak bisa berjalan di rute kuno itu sendiri karena anda seperti dikelilingi makam.”

Dari penglihatannya di atas helikopter, ia melihat jalan pemakaman tersebut membentang hinga ratusan atau bahkan ribuan kilometer. Dalton juga mengatakan bahwa jalan tersebut bahkan membentang sampai ke Yaman, sebab di negara tersebut dan juga Suriah Utara ditemukan makam yang serupa.

Makam tersebut ditemukan dalam kondisi yang sangat baik, hal ini seperti yang diungkapkan oleh peneliti bernama Melissa Kennedy, “Makam-makam ini berusia 4.500 tahun, dan mereka masih berdiri setinggi aslinya, yang benar-benar tidak pernah terdengar sebelumnya. Kondisinya pun masih sangat terpelihara.”

Penemuan tersebut cukup mengejutkan karena biasanya makam yang telah lama, keadaanya tidak mungkin sebagus itu. Belum lagi usia makam yang diperkirakan sudah 4.500. Peneliti menganggap bahwa jalanan itu telah lebih dulu digunakan sebelumnya da makam-makam yang membentang di sana.

Sebelum menganalisis data mereka, langkah selanjutnya untuk tim peneliti adalah melakukan lebih banyak penanggalan radiokarbon dan kembali ke lapangan. Melissa Kennedy juga mengatakan bahwa penelitian ini harus terus dilakukan.

Continue Reading

Internasional

Arab Saudi Gelontorkan Dana Fantastis untuk Bangun Al Ula, Wilayah yang Dihindari Nabi Muhammad

Published

on

Kota Al Ula
Kota Al Ula

Pemerintah Arab Saudi menggelontorkan dana sebesar 15 miliar dolar AS atau Rp214 triliun untuk membangun Kota Al Ula. Uniknya, wilayah ini dulunya dihindari oleh Nabi Muhammad.

Seperti dinukil dari Al Arabiya, Sabtu (15/1/2022), Al Ula selama ini dieknal sebagai kawasan yang ‘berhantu’.Banyak masyarakat Saudi percaya kawasan itu merupakan tempat jin dan ruh jahat sehingga harus dihindari.

Pembangunan ini dilakukan untuk meningkatkan ekonomi dengan memperluas sektor wisata di beberapa daerah, salah satunya Al Ula.

Baca Juga:

  1. Tren Baru, Orang Kaya Ramai-Ramai Beli Tanah di Metaverse
  2. Elon Musk Akui Tak Tertarik dengan Metaverse
  3. Bill Gates: Bakal Banyak Orang Berkantor di Metaverse

Pembangunan Al Ula dibagi menjadi tiga tahap yakni 2023, 2030, 2035. Sebagai dana awal, Saudi memberi US$2 miliar atau sekitar Rp28 triliun untuk mengembangkan kawasan Al Ula.

CEO Komisi Kerajaan untuk Al Ula (RCU), Amr AlMadani mengatakan dana juga didapat dari kemitraan swasta sebesar US$3.2 miliar atau sekitar Rp45 triliun. Dana itu telah dialokasikan untuk prioritas infrastruktur jelang penyelesaian proyek fase 2023.

“Kita tak ada masalah dalam mengeksekusi fase satu, termasuk pengembangan bandara, yang sudah selesai,” kata Al Madani.

RCU didirikan Kementerian Keuangan Saudi pada Juli 2017 untuk mengelola perkembangan situs bersejarah.

Proyek itu, katanya, juga akan mulai mengembangkan infrastruktur trem rendah karbon. Hal ini, termasuk 22 km pertama sistem trem rendah karbon dari rencana sepanjang 46 km pengembangan jaringan energi terbarukan, dan peningkatan sistem pasokan air dan instalasi pengolahan air limbah.

“Dan sejauh ini, pengalaman pengunjung kami di situs warisan dan alam sedang ditingkatkan,” ujar Al Madani.

Al Ula terletak 1.100 kilometer dari Riyadh. Kota ini terdiri dari 22.561 kilometer persegi padang pasir, pegunungan batu pasir, dan situs warisan budaya kuno, termasuk Hegra, Situs Warisan Dunia UNESCO pertama di Arab.

Continue Reading

Internasional

Jokowi Lantik Dubes Wanita Pertama dari Papua

Published

on

Presiden Jokowi dan Fientje Maritje Suebu
Presiden Jokowi dan Fientje Maritje Suebu

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), hari ini, Rabu (12/1/2022), melantik duta besar perempuan pertama asal Papua, Fientje Maritje Suebu.

Dia dilantik sebagao Duta Besar LBBP RI untuk Selandia Baru merangkap Samoa, Kerajaan Tonga, Kepulauan Cook, dan Niue.

Jokowi juga melantik Sunarko sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Sudan. Letjen TNI (Purn.) Agus Widjojo juga dilantik sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Filipina merangkap Republik Kepulauan Marshall dan Republik Palau dalam kesempatan itu.

Baca Juga:

  1. Demi Cegah Penyebaran Covid-19, Wagub Minta Warga Tak Nobar Timnas Indonesia
  2. Mampukah Timnas Balas Kekalahan Telak dari Thailand? Ini Jawaban Shin Tae-yong
  3. Ford Tahun Depan Siap Kembali Jualan Mobil di Indonesia

“Saya bersumpah/berjanji bahwa saya untuk diangkat menjadi duta besar luar biasa dan berkuasa penuh akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Jokowi diikuti tiga duta besar, di Istana Kepresidenan Jakarta.

Fientje adalah perempuan kelahiran Sentani yang menempuh pendidikan di Sekolah Dinas Luar Negeri. Usai lulus, ia berkiprah di Kementerian Luar Negeri selama 31 tahun.

Dia pernah menjabat Wakil Kepala Perwakilan di Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk India. Pada Juli 2021, DPR menyatakan Fientje lolos uji kelayakan dan kepatutan sebagai duta besar.

Fientje menggantikan posisi politikus Partai Golkar Tanthowi Yahya. Mantan presenter kondang itu telah menjabat sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Selandia Baru merangkap Samoa, Kerajaan Tonga, Kepulauan Cook, dan Niue sejak 2017.

Continue Reading

Trending