Connect with us

Teknologi

Kemenkes Pastikan Data Masyarakat di Aplikasi PeduliLindungi Aman

Published

on

eHac

Terkait kebocoran data Kartu Waspada Elektronik yang dibuat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes), yaitu Electronic Health Alert Card atau eHAC, Kepala Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI dr Anas Ma’ruf MKM menyatakan hal itu tidak ada hubungannya dengan aplikasi PeduliLindungi.

Aplikasi eHAC yang merupakan aplikasi untuk memverifikasi penumpang yang melakukan perjalanan selama pandemi Covid-19 dilaporkan mengalami dugaan kebocoran 1,3 juta data pribadi pengguna aplikasi tersebut.

Kebocoran data berasal dari penggunaan database Elasticsearch yang tidak memiliki jaminan untuk menyimpan data sekitar 1,3 juta pengguna eHAC. Adapun, data yang bocor dan bisa diraih dari database eHAC di antaranya merupakan data pribadi pengguna aplikasi, antara lain nama, nomor KTP, paspor, foto profil yang dilampirkan dalam eHAC, detail hotel pengguna, hingga detail waktu akun tersebut dibuat.

Baca Juga :

  1. Tiga Harimau Sumatera Mati Mengenaskan di Aceh
  2. Bikin Nagih, Ini Sambai Oen Peugaga Legenda yang Dibuat dari 44 Daun
  3. Wow! Erigo Wakili Indonesia di New York Fashion Week 2021

Selain data pribadi, dokumen hasil tes Covid-19 juga bisa diakses serta data dari rumah sakit hingga klinik yang dimasukan di dalam aplikasi eHAC, meliputi dokter yang bertanggung jawab, kapasitas rumah sakit, detail rumah sakit hingga titik koordinat lokasi rumah sakit.

“Itu tidak terkait dengan data yang di PeduliLindungi, itu sudah dijamin keamanannya sedang upaya melakukan mitigasi dan audit forensik bekerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait,” beber Anas dalam konferensi pers Kemenkes RI Selasa (31/8/2021).

Aplikasi eHAC yang diduga bocor kini sudah dinonaktifkan. Maka dari itu, pengguna yang masih memakai aplikasi tersebut disarankan untuk segera menghapus aplikasi.

“Sekarang eHAC yang digunakan adalah eHAC yang berada dalam aplikasi PeduliLindungi, perlu saya sampaikan bahwa eHAC yang ada di PeduliLindungi infrastukturnya berada di pusat data nasional dan terjamin pengamanannya didukung Kominfo,” sambung dia.

Teknologi

Tak Hanya PNS, Ini 10 Pekerjaan Manusia yang Bisa Digantikan Robot

Published

on

robot
robot

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), pernah mengatakan ingin mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan robot. Tak hanya PNS, sebenarnya ada beberapa pekerjaan manusia lain yang bisa digantikan oleh ribit.

Pada saat pembukaan Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 pada Desember 2019, Jokowi mengatakan penggantian itu mudah dan bisa memudahkan untuk pengambilan keputusan dari tingkat daerah maupun nasional.

“Ini bukan barang yang sulit. Barang yang mudah dan memudahkan kita untuk memutuskan sebagai pimpinan di daerah maupun nasional,” ujar Jokowi.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Seperti dinukil dari Computerhope, Jumat (26/11/2021), ada beberapa pekerjaan yang bisa digantikan oleh tenaga robot. Pekerjaan tersebut dari mulai buruh pabrik hingga bartender.

Perakitan dan Pekerja Pabrik

Hampir seluruh pekerjaan manufaktur besar menggunakan robot untuk membuat jutaan produk. Bahkan komputer telah bertugas merakit mobil dan produk lain.

Sejumlah robot seperti Baxter dan Sawyer dari Rethink Robotics bisa diprogram oleh siapapun. Pekerjaan ini juga tak memerlukan lagi teknisi trampil memprogram robot.

Supir Bis, Taksi, dan Truk

Ini terjadi akibat tren kendaraan otonom. Bukan tak mungkin bis, taksi dan truk akan dikendalikan oleh otonom bukan lagi dengan manusia.

Bahkan ini bisa merambah ke kendaraan berat seperti buldozer, pengeboran dan pengangkutan di pertambangan atau konstruksi.

Operator telepon, telemakerter, dan resepsionis

Teknologi voice recognition akan makin canggih di masa depan. Dengan begitu perusahaan lebih mudah menggantikan peran orang dalam pekerjaan operator atau telemakerter.

Kasir

Self checkout memang sudah diadopsi oleh sejumlah toko saat ini. Tidak ada lagi manusia yang bertugas di balik mesin kasir, namun dilakukan oleh konsumen sendiri.

Manusia mungkin masih akan bertugas di area kasir. Namun untuk melakukan pengawasan operasional mesin kasir.

Teller dan Pegawai bank

Di masa depan, atau mungkin sudah terjadi saat ini, banyak orang yang tidak lagi pergi ke bank untuk melakukan aktivitas seperti penyimpanan uang. Transaksi keuangan termasuk pengembangan Bitcoin membuat transaksi bisa dilakukan dari perangkat sendiri tanpa perlu lagi datang ke bank. Ini juga membuat pekerjaan seperti teller dan pegawai bank akan tergantikan.

Petugas Pengepakan, Ruang Penyimpanan dan Gudang

Robot akan bertugas dalam pengepakan atau memindahkan barang. Amazon salah satu perusahaan yang mengalihkan pekerjaan itu dari tangan manusia.

Pekerja Farmasi

Sejumlah apotek telah menggantikan teknisi farmasi dengan robot. Yakni untuk memisahkan dan menangani resep pelanggananya. Robot juga hanya membutuhkan ruang kecil untuk bekerja seperti lengan robot. Selain itu mesin akan mencegah kesalahan saat bekerja.

Pengumpul Informasi, Analis dan Peneliti

Beberapa firma hukum mengganti paralegalnya dan staf lain dengan pengacara e-discovery dan robot riset. Robot bisa menyisir jutaan dokumen dan menemukan fakta relevan dan data seperti nomor telepon dan email berdasarkan kata kunci.

Analis keuangan juga banyak yang digantikan dengan komputer yang dirancang khusus menganalisis dan menemukan pola dan tren dalam data.

Pilot

Militer AS diketahui telah menggunakan drone otonom dalam melakukan pengawasan serta menyerang tanpa menggunakan bantuan. Bukan tak mungkin di masa depan drone akan lebih canggih dan merambah ke sektor lain, seperti pesawat kargo.

Dilaporkan sebuah perusahaan ingin mengganti pilotnya dengan komputer dan operasionalnya bisa dilakukan pilot dari jarak jauh.

Bartender

Perusahaan telah menggunakan sistem menggantikan bartender untuk menyajikan minuman. Layanan Briggo juga menggantikan barista dengan robot untuk membuat minuman populer dan belajar membuat minuman baru.

Continue Reading

Teknologi

Gagal Hancurkan Dominasi Samsung, Xiaomi Malah Ditendang Apple

Published

on

Xiaomi
Xiaomi

Xiaomi turun ke peringkat ketiga dalam daftar penguasaan smartphone secara global. Ini karena dampak kekurangan chip global serta persaingan lebih ketat. Demikian laporan dari Canalys dan Counterpoint.

Seperti dinukil Reuters, Kamis (25/11/2021), posisi Xiaomi di peringkat kedua digusur oleh Apple. Alhasil, mereka harus puas berada di posisi ketiga.

Xiaomi buka suara soal hal tersebut, yakni karena kekurangan chip semikonduktor. Masalah ini diperkirakan berlanjut hingga paruh pertama tahun depan.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Tahun ini, ada latar belakang sangat istimewa dan itu adalah kekurangan komponen secara global. Kekurangan adalah tantangan besar bagi kami,” kata Presiden Xiaomi, Wang Xiang.

Xiaomi melaporkan, 43,9 juta pengiriman smartphone global. Angka ini turun sekitar 6% dibanding dalam waktu yang sama tahun lalu.

Sebagai informasi sejak pertengahan tahun ini, Xiaomi bermasalah dengan rantai pasokan. Hampir semua vendor terpengaruh dengan kekurangan komponen, namun Direktur riset Counterpoint, Tarun Pathak mengatakan Xiaomi sangat terdampak masalah kekurangan komponen ini karena jajaran produknya yang luas.

Pada kuartal terakhir saja, Xiaomi menyajikan lebih dari 50 model smartphone berbeda. Ini jauh di atas yang diluncurkan Apple di pasar.

Hal itu ditambah dengan masalah komponen. Apple yang tidak begitu terdampak mendorong produsen iPhone untuk kembali ke posisi kedua pada kuartal III-2021, ungkap Tarun Pathak.

Canalys juga mencatat, penjualan iPhone 13 menguntungkan Apple yang dilaporkan memiliki 15% pengiriman global. Hanya 1% di atas Xiaomi.

Continue Reading

Teknologi

Geger, Ada Warganet Jadi Korban Penipuan Usai Pakai Fitur Add Yours Instagram

Published

on

Fitur Add yours
Fitur Add yours

Fitur Add Yours saat ini sedang ramai di Instagram. Ini adalah stiker interaktif di Instagram yang bisa membuat pengguna IG mengikuti tren pada topik tertentu.

Namun, ada pula pengguna Instagram yang merasa dirugikan dengan fitur ini Salah satunya pemilik akun @ditamoechtar_ di akun Twitternya.

Dita Moechtar melalui akun twitternya bercerita pengalaman sang teman yang terkena penipuan.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Pagi tadi temen saya telepon, nangis-nangis abis ditipu katanya. Biasalah, penipu yang telepon minta transfer gitu,” jelasnya dinukil dari akun twitter @ditamoechtar_

Namun sang teman percaya saat penelpon minta transfer tersebut. Sebab saat itu penelpon menyebutkan nama panggilannya.

“Yang bikin temen saya percaya, si penipu manggil dia ‘pim’. Pim adalah panggilan kecil teman sata, yang hanya orang deket yang tau. Terus dia inget dia abis ikutan ini -gambar fitur add yours-“ lanjutnya.

Postingan ini pun viral setelah dikomentari oleh lebih dari 24 ribu pengguna. Tak hanya itu, lebih dari 6 ribu pengguna juga melakukan retweet, dan 51 ribu orang membubuhi love.

Ya, fitur ini sedang hits di kalangan pengguna instagram. Challenge yang diberikan memang banyak mengulik privasi. Mulai dari nama kecil, orang tua, tanda tangan hingga foto bareng KTP.

Continue Reading

Trending