Connect with us

Kembangkan Bisnis LNG, PGN Jajaki Ekspor 27 Kargo LNG Hingga Asia

Published

on

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), subholding gas PT Pertamina (Persero) bakal menjual 27 kargo gas alam cair (liquid natural gas/LNG) per tahun ke pasar internasional.

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Syahrial Mukhtar telah menjajaki pasar kawasan Asia Pasifik, terutama Asia Tenggara. Ia mengatakan proyeksi permintaan LNG di Asia Tenggara mencapai 0,5 juta ton per tahun (MTPA) atau setara dengan sembilan kargo.

Perusahaan juga mendapat respons positif dari pasar internasional lain dengan proyeksi permintaan sekitar 18 kargo per tahun.

“Permintaan gas di Asia Pasifik meningkat setiap tahunnya, sebagai negara dengan cadangan gas yang besar, Indonesia dapat memperbesar prospek bisnis gas bumi ke negara-negara Asia Pasifik, terutama Asia Tenggara,” terang Syahrial, dalam keterangan resmi perusahaan, Selasa (18/8/2020).

Lebih jauh, Syahrial mengungkapkan ekspansi bisnis LNG internasional seperti penandatanganan Perjanjian Pokok Jual Beli LNG antara PGN dan Sinopec, serta rencana proyek kilang LNG skala kecil di Cina yang bekerja sama dengan perusahaan manufaktur logistik ISO Tank.

Di samping itu, perusahaan juga mengkaji potensi ekspansi pasar bisnis LNG, terutama di negara Asia Selatan.

Bagi PGN, LNG merupakan peluang untuk memasuki pasar internasional baik dari segi pengembangan infrastruktur maupun niaga (trading). Harapannya, PGN bisa menjadi pemain gas internasional seiring dengan peran PGN dalam mengoptimalkan pemenuhan kebutuhan gas dalam negeri.

PGN bertekad mengejar target pengembangan bisnis LNG internasional, khususnya di pasar Asia. Tekad ini bermodal portofolio mulai dari penyediaan infrastruktur, pemrosesan, transportasi, penyimpanan, bunkering, hingga niaga LNG.

“Targetnya, PGN dapat meningkatkan volume pengelolaan niaga gas bumi untuk perdagangan LNG global hingga sekitar 130 BBTUD (miliar British thermal unit per hari) untuk lima tahun pertama dan akan dikembangkan untuk tahun-tahun berikutnya,” ungkap Syahrial.

PGN bertekad mengejar target pengembangan bisnis LNG internasional, khususnya di pasar Asia. Tekad ini bermodal portofolio mulai dari penyediaan infrastruktur, pemrosesan, transportasi, penyimpanan, bunkering, hingga niaga LNG.

“Targetnya, PGN dapat meningkatkan volume pengelolaan niaga gas bumi untuk perdagangan LNG global hingga sekitar 130 BBTUD (miliar British thermal unit per hari) untuk lima tahun pertama dan akan dikembangkan untuk tahun-tahun berikutnya,” ungkap Syahrial.

Di sisi lain, Sekretaris PGN, Rachmat Hutama mengatakan bisnis LNG merupakan bagian penting dari transformasi Pertamina sebagai holding Migas dan PGN sebagai subholding gas.

Terlebih, PGN mendapat tugas dari Pertamina untuk mengelola bisnis LNG end-to-end secara penuh di pertengahan 2019.

“PGN mengambil peran dan melakukan langkah-langkah strategi untuk memanfaatkan segala peluang LNG yang ada, diantaranya melalui pengelolaan FSRU (unit regasifikasi dan penyimpanan LNG terapung),” ucap Rachmat.

PGN mempunyai dua Floating Storage Regasification Unit (FSRU). Pertama, FSRU Lampung di Labuhan Maringgai dengan kapasitas 1,5-1,7 juta ton per tahun dan volume penyaluran gas mencapai 240 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

FSRU terintegrasi dengan fasilitas pipa transmisi South Sumatra West java (SSWJ) yang menghubungkan sumber gas bumi di Sumatera Bagian Tengah, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat.

Kedua, FSRU Jawa Barat serta regasifikasi darat PT Perta Arun Gas di Arun Lhokseumawe Aceh. Selama ini, PGN telah menyalurkan gas bumi hasil regasifikasi LNG lebih dari 250 BBTUD.

Lebih jauh, Rachmat memaparkan beberapa anak perusahaan PGN yang turut menjadi menyokong portofolio LNG yaitu Nusantara Regas. Nusantara Regas memiliki kapabilitas regasifikasi LNG yang memang bertujuan mendukung sektor kelistrikan nasional.

Lalu, PT Perta Arun Gas yang dikembangkan sebagai hub LNG dengan kapasitas regasifikasi 450 MMSCFD dan memiliki empat tangki di darat dengan kapasitas masing-masing 125.000 m3. Terakhir, PT Pertagas Niaga yang berkontribusi pada bidang niaga retail LNG.

Menurut Rachmat, optimalisasi portofolio domestik bisa menjadi bekal PGN dalam melaksanakan inisiasi ekspansi bisnis LNG internasional.

Untuk itu, PGN juga akan berintegrasi dengan Holding Pertamina untuk mengoptimalkan portofolio LNG pasar internasional.

Tantangannya adalah ketidakpastian harga minyak dunia yang menyebabkan harga LNG tidak kompetitif.

“Dalam menyikapi hal tersebut, diantaranya dilakukan sinergi dengan pihak lain dalam rangka mengoptimalkan informasi yang dimiliki, sehingga jasa atau produk yang ditawarkan memiliki nilai jual yang lebih baik,” tutur Rachmat.

Oleh sebab itu, kualitas SDM harus ditingkatkan agar bisa mendukung dinamika pengembangan bisnis perusahaan.

“Merujuk pada rencana jangka panjang perusahaan, PGN akan mengoptimalkan peluang untuk pengembangan bisnis global trading dan overseas marketing dengan memanfaatkan sumber daya LNG yang dimiliki dan kemampuan perusahaan dalam penyediaan infrastruktur hilir,” pungkas Rachmat. (Al-Hanaan)

Foto: PGN

Advertisement

Otomotif

Titah Jokowi: Kendaraan Dinas Listrik Boleh Sewa & Konversi

Published

on

Presiden Jokowi menerbitkan aturan untuk sewa atau konversi kendaraan listrik. (Inilah)
Presiden Jokowi menerbitkan aturan untuk sewa atau konversi kendaraan listrik. (Inilah)

mycity.co.id – Presiden Joko Widodo resmi menerbitkan aturan yang meminta pemerintah, baik pusat maupun daerah diminta menggunakan kendaraan listrik. Kendaraan itu akan digunakan sebagai kendaraan dinas. Inpres ini berlaku sejak Selasa (13/9/2022).

Aturan itu termaktub dalam Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan Atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Aturan ini sejalan dengan percepatan pelaksanaan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (battery electric vehicle).

Sedangkan, instruksinya diberikan kepada 10 level pemerintahan, di antaranya Para Menteri Kabinet Indonesia Maju, Sekretaris Kabinet, Kepala Staf Kepresidenan, Jaksa Agung Republik Indonesia, dan Panglima Tentara Nasional Indonesia.

Kemudian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Para Kepala Lembaga Pemerintah Non-Kementerian, Para Pimpinan Kesekretariatan Lembaga Negara, Para Gubernur, dan Para Bupati/Wali Kota.

Instruksi ini resmi dikeluarkan Jokowi tertanggal 13 September 2022 dan resmi diterapkan sejak pertama kali aturan tersebut dirilis.

Dalam aturannya ini, salah satu yang diminta Jokowi menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah yang diperlukan sesuai tugas pokok, fungsi, dan kewenangan masing-masing. Hal ini demi melakukan percepatan pelaksanaan program penggunaan kendaraan listrik ada lingkungan dinas.

Dengan begitu kendaraan dinas berbasis baterai dapat menggantikan kendaraan listrik yang ada saat ini.

Langkah pertama yang dapat diambil yakni menyusun dan menetapkan regulasi turunan dan/atau kebijakan untuk mendukung percepatan pelaksanaan program penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. Kendaraan digunakan sebagai kendaraan dinas operasional dan/atau kendaraan perorangan dinas instansi pemerintah pusat dan pemerintahan daerah.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi Pilih Sewa

Di sisi lain, terkait adanya instruksi Presiden Jokowi, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi untuk menyewanya ketimbang harus membelinya.

Menhub Budi beralasan dengan menyewa lebih masuk akal di tengah terbatasnya anggaran Kementerian Perhubungan.

“Adanya Inpres mewajibkan bagi K/L untuk melaksanakannya. Yang kami lakukan adalah leasing (menyewa) kendaraan listrik, jadi tidak perlu membeli. Insya Allah ini bisa menjadi kunci bagi K/L lain,” kata Menhub Budi.

Continue Reading

Seni-Film

BLACKPINK Konser di Jakarta Tahun Depan, Catat Tanggalnya!

Published

on

BLACKPINK bakal gelar konser di Jakarta pada Maret tahun depan/Instagram

BLACKPINK bakal gelar konser di Jakarta pada Maret tahun depan/Instagram

mycity.co.id BLACKPINK bakal gelar konser di Jakarta tahun depan. Ini menjadi kabar gembira bagi BLINK, penggemar musik tersebut di Tanah Air yang sudah menunggu-nunggu. Kabar konser BLAKCPINK ini dibagikan oleh akun Instagram, @jakartakonser.

Dalam unggahan tersebut, terungkap bahwa grup yang berada di bawah naungan YG Entertainment ini akan menggelar konser di Jakarta pada 11 dan 12 Maret 2023. “CONFIRMED, BLACKPINK is coming back to Jakarta on 11-12 March 2023,” tulis akun tersebut dikutip Sabtu (26/11/2022).

Tak tanggung-tanggung, Gelora Bung Karno, Main Stadium, Jakarta Pusat dipilih menjadi lokasi konser BLACKPINK selama 2 hari. Di mana Lisa, Jennie, Jisso dan Rose akan memberikan penampilan spesialnya untuk penggemarnya di Tanah Air.

Nantinya, konser BLACKPINK tersebut akan memiliki jadwal berbeda. Yaitu pukul 19.00 WIB untuk konser BLACKPINK 11 Maret 2023, dan 18.30 WIB pada 12 Maret 2023.

Sementara itu, penjualan tiket akan dibagi menjadi dua. Yaitu Weverse Presale yang dimulai pada 14 November dan publik pada 15 November.

“Bergabung dalam BLINK Membership di Weverse Shop, kemudian mendaftar untuk Fanclub Presales di Weverse,” tulis akun Instagram @ime_indonesia.

Sayangnya, pihak promotor belum mengungkap harga untuk tiket konser BLACKPINK. Namun, para BLINK sudah siap dan tak sabar untuk berburu tiket konser.

BLACKPINK sendiri tengah menyiapkan tour Asia usai merilis album terbaru Born Pink. Sejumlah negara di Asia akan dikunjungi pelantun How You Like That itu, seperti Thailand, Malaysia, Singapura hingga Indonesia.

Ini merupakan kedua kalinya BLACKPINK tampil di Jakarta. Mereka sebelumnya sempat konser di Tanah Air pertama kali pada 2018.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

Temani Hari Minggu, Ini Olahraga Ringan yang Cocok untuk Anda

Published

on

Olahraga sangat penting untuk kita karena banyak manfaat yang akan kita dapatkan dengan berolahraga seperti pada Minggu pagi ini/istock

Olahraga sangat penting untuk kita karena banyak manfaat yang akan kita dapatkan dengan berolahraga seperti pada Minggu pagi ini/istock

mycity.co.id Olahraga merupakan kegiatan yang dapat menambah kebugaran tubuh kita bahkan juga dapat meningkatkan mood kita.

Olahraga sangat penting untuk kita karena banyak manfaat yang akan kita dapatkan dengan berolahraga seperti pada Minggu pagi ini.

Olahraga tak harus dilakukan dengan susah payah, melakukan olahraga dengan santai sudah dapat menambah kebugaran tubuh kita dan meningkatkan mood.

Untuk mengawali hari minggu dengan penuh semangat mari kita simak lima olahraga yang cocok dilakukan pada hari Minggu yang dikutip PortalRepublik.com dari Superyou.

1. Jalan kaki

Tak perlu bersusah payah, kalian cukup berjalan kaki berkeliling sekitar rumah dan menikmati suasana pagi dengan kecepatan kira-kira 5 km/jam dan lakukan minimal 30 menit.

Berjalan kaki dapat membangun ketahanan fisik, bahkan kalian dapat melakukannya setiap hari.

2. Squat

Tak perlu keluar rumah, cukup lakukan squad sebanyak 20 kali. Olahraga ini dapat melatih otot pada core dan bagian bawah.

Cukup ringan namun kalian dapat mengawali hari minggu dengan olahraga ini dan membiasakannya. Usahakan jika kalian terbiasa cobalah menambah jumlah squat yang kalian lakukan.

Tak perlu langsung melakukan sebanyak-banyaknya, kalian juga bisa membaginya beberapa dengan 2 set dan setiap 1 set 10 kali squad.

3. Push-up

Push-up merupakan salah satu jenis olahraga klasik. Hal ini dikarenakan push up adalah salah satu latihan otot pada bagian atas tubuh dan tergolong sangat sederhana.

Kalian bisa berolahraga dengan hanya melakukan push-up dipagi hari sejumlah beberapa kali guna menggerakkan tubuh dan mengawali hari dengan semangat.

4. Bersepeda

Kalian juga bisa memanfaatkan minggu pagi dengan bersepeda. Selain menyenangkan bersepeda juga efektif untuk mengurangi berat badan.

Menurut penelitian berdasarkan Better Health, bersepeda membakar 300 kalori per jam. Cobalah bersepeda pada minggu pagi paling tidak 30-60 menit.

5. Lompat tali

Kalian juga bisa melakukan lompat tali pada minggu pagi. Menurut penelitian, lompat tali yang dilakukan 10 menit itu setara dengan jogging selama 30 menit.

Karena itu olahraga ini sangat efektif dilakukan untuk kalian yang malas keluar rumah untuk melakukan olahraga seperti jogging.

Nah itulah lima olahraga ringan yang cocok kalian lakukan di hari minggu pagi. Langsung saja kita praktekkan ya

Continue Reading
Advertisement

Trending