Connect with us

Internasional

Inilah Sosok Kuat Pengganti Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un

Published

on

Kim Jong Un

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dikabar mengalami kondisi kesehatan yang kurang baik karena beberapa waktu lalu di tubuh Jong Un terlihat kurus kondisi tersebut memicu banyak spekulasi tentang penyakit yang dialaminya.

Ditengah rumor Kesehatan pemimpin tertinggi Korea Utara tersebut muncul kabar Korut sedang mencari pengganti Kim Jong Un, Dilansir dari surat kabar The Sun, pejabat senior Partai Buruh, Jo Yong Won mendapatkan peran wakil kepemimpinan baru untuk mencari suksesor Kim Jong Un.

Pakar Korea Utara, Michael Madden menyebut peran Jo Yong Won sebagai orang yang mencari penerus Kim Jong-Un haruslah dengan memperlihatkan berbagai aspek.

“Kita dapat mengatakan bahwa mungkin Kim Jong-un menetapkan Jo Yong Won sebagai kingmaker – sebagai orang untuk membantu membimbing dan mengarahkan penerus turun temurun,” Michael Madden.

Ia mengatakan hal tersebut setelah melihat Kim Jong Il, ayah Kim Jong Un melakukan hal serupa.

Pengamat di Korea Utara meyakini penerus Kim Jong Un nantinya tidak jauh berasal dari keluarganya.

Baca Juga :

  1. Kesehatan Makin Memburuk, Korea Utara Cari Pengganti Kim Jong Un
  2. AS Resmi Tinggalkan Afganistan Setelah 20 Tahun Pendudukan Militer
  3. Taliban Tolak Gagasan Membangun “Zona Aman” di Kabul

Kim Yo Jong adik perempuan Kim Jong Un menjadi sosok yang balik banyak terdengar beberapa tahun terakhir sebagai pengganti pemimpin Korut tersebut. Dia menjabat Wakil Direktur Komite Sentral Partai Buruh yang berkuasa dan secara tidak resmi menjabat sebagai kepala staf saudara laki-lakinya.

Kim, yang diyakini berusia 32 tahun, memiliki kontrol yang kuat terhadap fungsi-fungsi partai kunci. Hal itu menetapkan dirinya sebagai sumber kekuatan utama di balik kepemimpinan kolektif.

Masih di lingkungan keluarga, nama Kim Pyong Il tahun lalu masuk dalam radar sosok pengganti Kim Jong Un. Kim Pyong Il merupakan saudara tiri dari Kim Jong-il, atau paman tiri dari Kim Jong Un. Kehadiran sosoknya dinilai bisa menghambat jalan bagi Kim Yong Jong menuju puncak kekuasaan di Korea Utara.

Dari Senior Partai juga berpotensi menggantikan Kim Jong Un. Salah satunya yakni, Choe Ryong Hae yang merupakan presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi. Selain Choe Ryong Hae, nama Pak Pong Ju juga muncul dalam radar.

Pak Pong Ju merupakan anggota politbiro dan mantan perdana menteri negara yang mengawasi dorongan Korut untuk memperkenalkan lebih banyak fungsi pasar bebas dalam menghidupkan kembali ekonomi.

Internasional

Omicron Bikin Tak Bisa Dugem, Prancis Tutup Klub Malam 4 Pekan

Published

on

Pub Prancis
Pub Prancis

Kasus Covid-19 dan Varian Omicron di Prancis melonjak pesat dalam beberapa pekan terakhir. Hal itu membuat Pemerintah setempat memutuskan menutup semua klub malam selama empat pekan.

Tak hanya itu saja, siswa sekolah juga dikenakan aturan jarak sosial yang lebih ketat dan penggunaan masker wajah yang lebih lama. Ini akibat meningkatnya kasus di kelompok muda.

Begitu pula para pekerja. Pengusaha diminta mendorong staf untuk bekerja dari rumah dan mendesak perusahaan untuk mengurangi keterlibatan sosial seperti pesta kantor saat mendekati liburan akhir tahun.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Rumah sakit di bawah tekanan parah,” kata Perdana Menteri Castex, dikstip dari AFP, Selasa (7/12/2021).

“Kita semua memiliki kecenderungan menurunkan kewaspadaan kita dalam beberapa pekan terakhir,” katanya.

Prancis mengonfirmasi ada 25 kasus varian baru Covid-19 Omicron. Tetapi para pejabat mengatakan jumlahnya bisa melonjak secara signifikan dalam beberapa minggu mendatang.

Pada hari Minggu, kementerian kesehatan melaporkan lebih dari 42.000 kasus dalam 24 jam sebelumnya, dan lebih dari 11.000 pasien di rumah sakit. Jumlah pasien RS ini tertinggi sejak Agustus, di mana ada 2.000 dalam perawatan intensif.

“Izin kesehatan sekarang akan diperlukan untuk tempat makan di pasar Natal luar ruangan,” tegas dia.

Continue Reading

Internasional

Jokowi: Saatnya Indonesia Memimpin Negara-Negara Terkaya di Dunia

Published

on

Jokowi di Presidensi G20
Jokowi di Presidensi G20

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), ingin ajang G20 dimanfaatkan Tanah Air sebagai ajang untuk menunjukkan kepemimpinan di mata dunia.

“Sekarang ini kita memimpin negara-negara terkaya dunia untuk membangun dunia yang lebih baik, yang lebih berkeadilan bagi kita semua, bagi masyarakat masa depan dunia,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Kongres IV Persatuan Alumni GMNI, Senin (6/12/2021).

Jokowi menganggap Presidensi G20 ini sebagai hal yang sakral. Dia mengibaratkan kerja keras Indonesia di Presidensi G20 selayaknya perjuangan Presiden Soekarn ketika mendukung negara-negara jajahan untuk memperoleh kemerdekaan.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Perjuangan itu juga diibaratkan seperti perjuangan Bung Karno dalam memimpin kedaulatan negara-negara Asia Afrika. Jokowi ingin momentum Presidensi G20 dimanfaatkan Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang.

“Ini sebagai momentum untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia di dunia internasional, kepemimpinan Indonesia untuk mewarnai arah dunia,” ujarnya.
Jokowi mengatakan, dunia yang semakin terbuka belakangan ini melahirkan gelombang globalisasi.

Sementara, globalisasi melahirkan dunia yang hiperkompetisi. Oleh karenanya, ia ingin Indonesia memenangkan kompetisi, baik dalam negeri, di pasar global, dan pasar luar negeri. Presiden ingin Indonesia menemukan cara-cara baru untuk lebih unggul dan mendahului negara lain.

Continue Reading

Internasional

Terlanjur Kaya, Orang Ini Beli 1 Kota AS

Published

on

Mark Cuban

Orang yang terlanjur memiliki harta berlebih memang terkadang melakukan hal-hal di luar nalar. Pemilik klub Dallas Maverick, Mark Cuban, membeli sebuah kota kecil Mustang di Texas.

Seperti dinukil dari CNN International, Senin (6/12/2021), Kota kecil di Texas ini hanya berpenghuni 21 orang. Menariknya, Cuban memutuskan membeli kota ini karena rekomendasi.

“Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan dengan itu,” kata Cuban.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Hingga saat ini, belum diketahui berapa biaya yang harus dibayarkan oleh Cuban. Namun, kota ini pada tahun 2017 sempat dijual seharga 4 juta dolar AS.

Mustang sendiri merupakan lahan kosong seluas 77 hektar. Kota ini didirikan pada awal 1970-an, ketika sebagian besar wilayah ini dikenal sebagai sumber air lokal di Navarro County yang mengalami kekeringan.

Saat ini, di kota tersebut hanya ada taman trailer dan klub tari telanjang, Wispers Cabaret, yang dilaporkan dalam kondisi rusak di kota tersebut. Selain itu, menurut broker real estate Dallas Mike Turner, kota ini juga memiliki seekor buaya di salah satu kolamnya.

Dari kota ini, hanya membutuhkan waktu 45 menit ke utara menuju Kota Dalas. Disebutkan para penggemar sejarah akan senang mengetahui bahwa kota Waco hanya berjarak lebih dari satu jam berkendara ke barat daya dari Mustang.

Continue Reading

Trending