Connect with us

Kesehatan-Kecantikan

Inilah Cara Mencegah Pendarahan Otak Seperti yang Dialami Komedian Tukul

Published

on

Pendarahan Otak

Publik Tanah Air dikejutkan dengan kabar komedian Tukul Arwana yang dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) akibat mengalami pendarahan otak.

Lantas, apa sebenarnya pendarahan otak? Perdarahan otak merupakan perdarahan yang terjadi di dalam jaringan otak. Kondisi ini disebabkan oleh pecahnya pembuluh arteri di otak hingga menyebabkan perdarahan lokal di jaringan sekitarnya dan matinya sel-sel otak.

Banyak orang yang mengalami perdarahan otak memiliki gejala mirip stroke, seperti mengalami kelemahan pada salah satu sisi tubuh, kesulitan berbicara, atau mati rasa. Perdarahan otak merupakan kondisi medis serius yang perlu mendapat pemeriksaan dan penanganan segera oleh dokter di rumah sakit.

Baca Juga :

  1. Rencana Pemindahan Ibu Kota Negara Jadi Bahan Pergunjingan Malaysia
  2. PBB Siapkan Dana 45 Juta Dolar AS untuk Bantuan Sistem Perawatan Kesehatan Afganistan
  3. AS Menangguhkan Bantuan Dana Kubah Besi Israel Senilai $1 Miliar

Ada beberapa faktor risiko dan penyebab terjadinya perdarahan otak seperti tekanan darah tinggi, cedera kepala, kelainan pembuluh darah, gangguan pembekuan darah, pembengkakan pembuluh darah, dan angiopati amiloid.

Terkait hal itu, MyCity telah menyiapkan beberapa cara untuk mencegah pendarahan otak.

Untuk mencegah pendarahan otak karena trauma dapat dilakukan dengan menghindari benturan keras di kepala. Misalnya, hati-hati berkendara dan selalu menggunakan pengaman kepala saat naik motor.

Sedangkan pendarahan otak karena stroke dapat dicegah dengan menghindari faktor risiko penyebab stroke.

Pertama, kendalikan tekanan darah. Studi menunjukkan 80 persen pasien pendarahan otak memiliki tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, menjaga tekanan darah tetap stabil dapat mengurangi risiko pendarahan otak. Tekanan darah dapat dikelola dengan pola makan yang sehat, berolahraga, dan konsumsi obat.

Kemudian, berat badan harus ideal. Berat badan berlebih atau obesitas dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan diabetes sehingga meningkatkan risiko stroke.

Dikutip dari Harvard Health, mengurangi berat badan menjadi ideal dapat menurunkan risiko pendarahan otak secara signifikan.

Ketiga, berolahraga secara teratur. Berolahraga yang teratur membantu mengelola tekanan darah dan menjaga berat badan. Setiap orang dewasa disarankan untuk berolahraga 30-60 menit setiap hari, lima kali dalam seminggu.

Studi menunjukkan berolahraga yang teratur dapat mengurangi risiko stroke.

Terakhir, asupan gizi seimbang. Mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi dan hindari makanan berlemak jenuh tinggi dan berkolesterol tinggi. Sebaiknya konsumsi banyak buah dan sayuran.

Kesehatan-Kecantikan

Begini 4 Cara Menggunakan Parfum yang Tepat

Published

on

By

Cara Menggunakan Parfum yang Tepat

Dalam menunjang penampilan, parfum dikatakan menjadi hal yang penting. Aroma khas parfum yang mencerminkan kepribadian seseorang membuatnya memiliki ciri khas tersendiri.

Namun, tahukah kalian? ternyata ada tips dalam menggunakan parfum agar aromanya tahan lama lho. Dengan menggunakan cara ini aroma yang dihasilkan pun akan lebih maksimal.

Berikut mycity telah merangkum 4 cara menggunakan parfum dengan tepat:

Bersihkan badan terlebih dahulu

Pertama, cara memakai parfum yang tepat yaitu kalian haru membersihkan badan terlebih dulu dengan mandi misalnya. Sebab pori-pori kulit akan terbuka lebar setelah mandi. Sehingga hal ini memudahkan cairan parfum terserap tubuh. Parfum akan lebih meresap sempurna tanpa kontaminasi keringat yang berlebih.

Semprot parfum ke titik-titik nadi

Selanjutnya, cara jitu membuat aroma parfum tahan lama adalah dengan menyemprotkannya ke titik-titik nadi. Hal itu dikarenakan bagian kulit ini cenderung menghasilkan panas yang lebih tinggi. Dengan begitu, aroma parfum akan otomatis tersebarkan ke seluruh tubuh.

Baca Juga:

  1. Make Up ‘Nyebrang’ Sunburn Blush, Sempat Trending bikin Rias Wajah Makin Natural
  2. Sejarah Kayu Cendana, Primadona Aroma Segala Aroma
  3. Mudah! Ini Cara Buat Air Mawar Di Rumah

Titik-titik nadi itu antara lain seperti pergelangan tangan, belakang telinga, dibelakang siku, belakang lutut, dan diantara payudara.

Semprot berulang kali

Dengan menyeprotkan parfum secara berulang kali juga merupakan cara ampuh membuat aromanya tahan lama. Kalian bisa menyemprotkannya sebanyak 2-3 kali. Oleh sebab itu tidak perlu ragu atau khawatir parfum kalian jadi cepat habis jika ingin aromanya bertahan lama di tubuh.

Teliti ketika menyimpan parfum

Saat ditaruh di tempat yang secara langsung terkena sinar matahari atau benda berbau tajam, molekul-molekul kasat mata penghasil aroma wangi dalam parfum bisa saja menguap dan hilang. Atas hal itu lah parfum juga perlu disimpan pada tempat yang aman.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

Waspada, 4 Golongan Ini Rentan Alami Gangguan Jiwa Selama Pandemi Covid-19

Published

on

By

4 Golongan yang Rentan Alami Gangguan Jiwa Selama Pandemi Covid-19

Pandemi yang melanda memang diketahui menimbulkan kondisi sulit untuk semua kalangan. Bahkan meninggalkan masalah tersendiri terkait kesehatan jiwa seseorang.

Di mana prevalensi masalah kejiwaan naik 1-2 kali lipat selama pandemi Covid-19. Hal ini sebagaimana yang dikatakan oleh Kementrian Kesehatan.

Mengutip detikcom pada Senin (16/5/2022) Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan Vensya Sitohang mengatakan bahwa, “Kondisi pandemi, memperparah atau semakin mempengaruhi kesehatan jiwa.”

Sementara itu, Hervita Diatri yang merupakan dokter pakar kesehatan jiwa menyebutkan terdapat 4 kelompok yang terpapar gangungan jiwa. Mereka yang sebelumnya tidak memiliki masalah kesehatan Jiwa adalah kelompok pertama.

Baca Juga:

  1. Merasa Insecure? Ini Tips Makin Mencintai Diri Sendiri
  2. Waspada Post Holiday Syndrome, Penyakit Parah Usai Libur Lebaran
  3. Anak Mengalami Fobia Sosial? Simak Cara Mengatasinya

Sedangkan kelompk kedua merupakan untuk masyarakat yang telah mengalami masalah kesehatan jiwa pada sebelumnya. Misalnya seperti karena kekerasan dalam rumah tangga.

Kemudian pandemi yang melanda membuat kedekatan dengan pelaku kekerasan semakin intens atau sering terjadi. Hal itulah yang menyebabkan tingkat masalah gangguan jiwa semakin tinggi.

Sementara itu untuk kelompok ketiga adalah kelompok yang mengalami kesehatan fisik, yang kemudian kesulitan mengakses layanan kesehatan. Penyakit semakin berat hingga berdampak pada kesehatan jiwa karena rasa cemas yang dialami.

Selanjutnya menurut Hervita, kelompok keempat ketika terjadi gelombang kedua Covid-19 sekitar Juli 2021 lalu paling sering ditemukan. Suplai oksigen ke otak yang berkurang menjadi penyebab dari risiko gangguan jiwa itu menetap.

Di sisi lain, survei menyebut 1 dari 5 orang di Indonesia berusaha 15-29 tahun sempat terpikir untuk mengakhiri hidup dalam 5 bulan awal pandemi Covid-19.

Continue Reading

Kesehatan-Kecantikan

1 Puntung Rokok Ternyata Bisa Racuni 1.000 Liter Air

Published

on

puntung rokok

Rokok filter sering dianggap lebih aman daripada kretek, karena ada penyaring racun di bagian puntungnya. Menurut seorang ahli kesehatan, mitos itu tidak benar dan bahkan limbah puntung rokok menyimpan bahaya lain bagi lingkungan karena racun di tiap puntung rokok cukup untuk membunuh ikan kecil.

Dalam sebuah penelitian di San Diego baru-baru ini menyarankan para pelaku industri rokok untuk memperhatikan standar pembuatan rokok dengan mempertimbangkan kesehatan lingkungan. Dalam hal ini mengurangi penggunaan bahan filter rokok.

“Kami memperkirakan sekitar 4,5 triliun sampah tahunan terbuang dari sekitar 6 triliun rokok yang dihisap. Dan hal ini banyak ditemukan di pinggir jalan atau trotoar,” kata peneliti Thomas Novotny, seperti dilansir laman Daily Mail.

Baca Juga:

  1. Ragam Potensi Besar Pengembangan Properti di Jakarta Timur
  2. Asal-usul Nama Kramat Jati, Tempatnya Pohon Keramat di Jakarta Timur
  3. Begini Potensi Jakarta Timur Hingga Karawang Jadi Jakarta Garden City

Novotny menyerukan intervensi lingkungan baru dan kemitraan antara pengendalian tembakau dan kelompok-kelompok lingkungan. Mereka ingin industri tembakau terkait bertanggung jawab dalam hal pembiayaan prosedur pengolahan limbah.

Mengacu pada laporan yang didapat dari National Cancer Institute, limbah filter rokok dapat mencemari sumber air. Dan hal ini akan meningkatkan potensi air tercemar zat yang dapat meningkatkan risiko kanker seseorang.

Rokok tak hanya merusak kesehatan, tapi juga merusak lingkungan, khususnya sampah rokok. Sebanyak 5.6 triliun puntung rokok atau sebanyak 856 ton dibuang di dunia setiap tahun, termasuk juga 7800 ton bahan kimia yang ada dalam rokok.

“EPR merupakan tanggung jawab produsen yang mengatur regulasi pengelolaan kemasan khususnya bagi kemasan yang tidak dapat didaur ulang. Regulasi ini ditetapkan melalui UU No.18 Tahun 2018 tentang pengelolaan sampah,” kata peneliti Yayasan Konservasi dan Lahan Basah (Ecoton) Eka Chlara Budiarti dalam diskusi yang diselenggarakan Yayasan Lentera Anak di Jakarta Pusat, Kamis, 12 Mei 2022.

Eka juga mengatakan limbah rokok berdampak pada lingkungan karena dapat mengganggu rantai makanan, menyumbat saluran drainase maupun pipa industri, masuk dalam siklus hidrologi. Selain itu, limbah rokok juga menjadi vektor penyebar zat toksik rokok lingkungan serta menjadi vektor penyebaran penyakit.

“Limbah tersebut butuh waktu 30 tahun terurai di alam. Tak hanya itu, zat kimia satu puntung rokok bisa berpengaruh meracuni 1000 liter air,” ucap Eka.

Satu puntung rokok terdapat 100 mikrofiber per hari. Dalam satu tahun, maka ada sebanyak 300 ribu ton mikrofiber. Mikrofiber rokok sama dengan mikrofiber cucian baju.

Eka juga menyoroti tentang jalur masuk mikroplastik ke dalam tubuh, yaitu lewat jalur pernapasan dan pencernaan. Menurut dia, mikroplastik yang terbentuk akan masuk ke dalam saluran pernapasan dan akan mengendap di alveolus paru-paru yang bisa mengiritasi sel paru-paru. “Mikroplastik yang berasal dari rokok dapat melewati saluran pencernaan yang berawal dari kerongkongan,” ucap Eka.

Eka juga menegaskan tentang dampak mikroplastik pada kesehatan bisa berupa mengganggu peredaran darah, plasenta bayi, paru-paru, peradangan akut, penyebab kanker, menginfeksi tubuh. Selain itu, mikroplastik dapat mengganggu kualitas dan kuantitas sel sperma menurun, pubertas dini, dan menopause dini.

Continue Reading

Trending