Connect with us

Nasional

Inilah 10 Pejabat Negara Terkaya di Indonesia

Published

on

Daftar pejabat negara terkaya
Daftar pejabat negara terkaya

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) pada akhir 2021 baru saja dirilis. Berikut ini adalah lima pejabat negara Republik Indonesia yang memiliki kekayaan paling banyak.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data LHKPN periode 2020. Terdapat empat menteri di pemerintahan Joko Widodo & Ma’ruf Amin yang masuk ke dalam daftar tersebut, di antaranya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Uno, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trengono, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Baca Juga:

  1. Demi Cegah Penyebaran Covid-19, Wagub Minta Warga Tak Nobar Timnas Indonesia
  2. Mampukah Timnas Balas Kekalahan Telak dari Thailand? Ini Jawaban Shin Tae-yong
  3. Ford Tahun Depan Siap Kembali Jualan Mobil di Indonesia

Anggota Wantimpres, Tahir

Tahir memiliki harta berupa 25 unit tanah serta bangunan. Totalnya mencapai Rp 182.694.669.806 (miliar). Selain itu, Tahir tercatat memiliki harta berupa alat transportasi dan mesin. Totalnya bernilai Rp 12.929.400.000 (miliar).

Dia tercatat memiliki tiga unit Mercedes-Benz, satu unit Bentley, satu unit Toyota Alphard, dan satu unit Rolls-Royce. Tahir juga punya harta bergerak lainnya senilai Rp 4.966.984.037.258 (triliun). Tahir tercatat punya surat berharga Rp 8.299.811.138.809 (triliun).

Dalam LHKPN-nya, dia tercatat memiliki kas dan setara kas Rp 2.174.164.167.547 (triliun) dan harta lainnya Rp 72.025.000.000 (miliar). Subtotal hartanya adalah Rp 15.708.608.413.420 (triliun).

Lalu dia tercatat punya utang Rp 6.965.269.209.267 (triliun). Total harta kekayaannya ialah Rp 8.743.339.204.153 (triliun).

Menparekraf, Sandiaga Uno

Sandiaga memiliki 16 tanah dan bangunan totalnya senilai Rp 208.944.126.444 (miliar). Sandi juga memiliki alat transportasi yaitu mobil Nissan Grand Livina minibus dan Mobil Nissan X-Trail minibus totalnya senilai Rp 295 juta.

Menparekraf juga memiliki harta bergerak lainnya ada Rp 3,2 miliar, sementara surat berharga ada senilai Rp 3.111.823.057.480 (miliar).

Tercatat dia juga memiliki kas dan setara kas Rp 629.217.144.021, harta lainnya Sandi memiliki Rp 43.346.597.159. Sub total Rp 3.996.825.925.104 (triliun). Dia juga memiliki utang senilai Rp 181.058.538.914. Sehingga total kekayaannya Rp 3.815.767.386.190 (triliun).

Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono

Trenggono memiliki 43 tanah dan bangunan di beberapa daerah senilai Rp 57.537.530.855 (miliar).

Alat transportasi yang dimiliki tiga unit yakni Land Rover RR Jeep Tahun 2013, Audi RS 5 sedan tahun 2015, Mercedes Benz GLA 200, serta motor honda Beat Solo Tahun 2018, semuanya total senilai Rp 2.982.000.000 (miliar).

Tercatat harta bergerak lainnya Rp 18.213.902.124. Surat berharga senilai Rp 2.140.625.227.160.

Kas dan setara kas Rp 137.838.373.533, harta lainnya senilai Rp 71.587.049.307. Sub total Rp 2.428.784.082.979. Trenggono sendiri tercatat tidak memiliki utang. Sehingga total kekayaannya sama dengan sub total yakni Rp 2.428.784.082.979 (triliun).

Menteri BUMN, Erick Thohir

Erick Thohir memiliki 34 tanah dan bangunan senilai Rp 359.401.100.000. Alat transportasi 4 unit senilai Rp 3.145.500.000. Harta bergerak lainnya Rp 27.996.250.000. Surat berharga tercatat senilai Rp 1.724.756.124.100

Kas dan setara kas ada Rp 88.431.439.694, sedangkan harta lainnya senilai Rp 285.332.065.207. Adapun sub totalnya Rp 2.489.062.479.001 (triliun). Dia juga memiliki utang Rp 176.124.215.147. Sehingga total harta kekayaannya Rp 2.312.938.263.854 (triliun).

Menhan, Prabowo Subianto

Prabowo memiliki 10 tanah dan bangunan senilai Rp 275.320.450.000. Alat transportasi ada 8 unit senilai Rp 1.258.500.000 (miliar).

Harta bergerak lainnya Rp 16.359.023.500, surat berharga Rp 1.701.879.000.000. Kas dan setara kas Rp 2.522.545.835. Harta lainnya senilai Rp 40 juta.

Sub total Rp 2.037.339.519.335, tercatat dia memiliki utang Rp 8 miliar. Sehingga total harta kekayaanya Rp 2.029.339.519.335 (triliun).

Kepala Bagian Sekda Pemkab Rokan Hulu, Umzakirman

Umzakirman memiliki 5 tanah dan bangunan senilai Rp 1.801.140.000.000 (triliun). Alat transportasinya ada 4 unit senilai Rp 324 juta.

Harta bergerak lainnya tidak ada, namun dia memiliki surat berharga senilai Rp 63.007.675.

Dia juga tidak memiliki kas, harta lainnya, serta utang. Sehingga total harta kekayaannya Rp 1.801.527.007.675 (triliun)

Kepala Sekolah SMKN 5 Kota Tangerang, Nurhali

Sub total Rp 1.602.018.500.000 (triliun), tercatat utang yang dimiliki ada Rp 46 juta. Sehingga total harta kekayaannya Rp 1.601.972.500.000 (triliun).

Nurhali memiliki 5 unit tanah dan bangunan senilai Rp 1.601.352.000.000 (triliun). Alat transportasi tiga unit senilai Rp 558 juta.

Harta bergerak lainnya senilai Rp 74 juta, kas dan setara as senilai Rp 4,5 juta, sedangkan harta lainnya senilai Rp 30 juta.

Wakil Direktur Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid

Fajrin memiliki 4 unit tanah dan bangunan senilai Rp 3,350 miliar. Alat transportasi ada dua unit senilai Rp 110 juta.

Harta bergerak lainnya Rp 243 juta. Surat berharga ada Rp 1.522.155.159.463.

Kas dan setara kas ada Rp 2.007.312.874, kemudian harta lainnya ada Rp 258,8 juta. Sun total Rp 1.528.124.272.337.

Tercatat dia tidak memiliki utang, sehingga total harta kekayaannya senilai Rp 1.528.124.272.337 (triliun).

Anggota Wantimpres, Muhamad Mardiono

Mardiono memiliki 180 tanah dan bangunan senilai Rp 653.101.250.000. Alat transportasi yang dimiliki ada 16 unit totalnya senilai Rp 7.725.950.000.

Harta bergerak lainnya Rp 1.125.000.000. Surat berharga Rp 652.539.783.465. Kas dan setara kas Rp 1.584.755.115, harta lainnya ada Rp 10.172.321.447. Sub total Rp 1.326.249.060.027.

Mardiono juga memiliki utang Rp 49.869.609.294. Sehingga total harta kekayaanya Rp 1.276.379.450.733 (triliun).

Wakil Camat Sekretariat Kota Jaksel, Jan Hider Oslannd P

Jan Hider menjadi pejabat terkaya yang menempati urutan ke-10. Jan memiliki 2 unit tanah dan bangunan senilai Rp 958.178.000.000.

Memiliki 5 unit alat transportasi senilai Rp 480.500.000. Harta bergerak lainnya senilai Rp 25,5 juta.

Kas dan setara kas ada senilai Rp 20 juta. Sub total Rp 958.704.000.000. Jan juga memiliki utang Rp 100 juta. Sehingga total harta kekayaannya senilai Rp 958.604.000.000 (miliar).

Nasional

Potensi Besar Energi Baru Terbarukan (EBT) Indonesia

Published

on

By

Ilustrasi Pengembangan EBT

Potensi Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia cukup besar. Belum lama ini direktur EBT, dan Konservasi Energi pun menyampaikan data terbaru dari potensi EBT.

Pengembangan EBT sekarang mengacu kepada Perpres No. 5 tahun 2006. Pepres tersebut membahas tentang kebijakan energi nasional. Pada tahun 2005, EBT berkontribusi dalam bauran energi primer nasional. Yaitu sebanyak 17% dengan komposisi Bahan Bakar Nabati sebesar 5%, Panas Bumi 5%, Biomasa, Nuklir, Air, Surya, dan Angin 5%, serta batubara yang dicairkan sebesar 2%.

Pemerintah mengambil langkah untuk menambah kapasitas terpasang pembangkit listrik mikro hidro, menjadi 2,846 MW pada tahun 2025. Tahun 2020, kapasitas terpasang Bioma 180 MW, tahun 2024 terpasang surya 0,87 GW, dan pada tahun 2024 terpasang nuklir 4,2 GW. Sedangkan tahun 2025, kapasitas terpasang angin (PLT Bayu) sebesar 0,97 GW. Sekitar 13,197 juta USD, untuk jumlah investasi yang diserap pengembangan EBT sampai tahun 2025 yang diproyeksikan.

Untuk mengembangkan biomasa, pemerintah melakukan upaya dengan mendorong pemanfaatan limbah industri pertanian serta kehutanan sebagai sumber energi secara terintegrasi. Dengan kegiatan ekonomi masyarakat juga dapat mengintegrasi pengembangan biomassa, pengembangan pemanfaatan limbah termasuk sampah kota untuk energi, meningkatkan penelitian, dan juga mendorong pabrikasi teknologi konversi energi biomassa dan usaha penunjang.

Baca Juga:

  1. Kekuatan Militer Indonesia Nomor 1 di ASEAN
  2. Pemerintah Resmi Larang Ekspor Minyak Goreng & Kelapa Sawit
  3. Potensi Besar Budidaya Kakao Organik, Dulang Banyak Keuntungan

Kemudian untuk mengembangkan energi angin, upaya yang dilakukan mencangkup pengembangan energi angin untuk listrik dan non listrik (pemompaan air untuk irigasi dan air bersih). Selain itu, mendorong pabrikan memproduksi SKEA skala kecil dan menengah secara massal, serta skala kecil dan skala menengah untuk pengembangkan teknologi energi angin yang sederhana.

Selanjutnya, PLTS di perdesaan dan perkotaan yang merupakan hal yang dicangkup untuk pengembangan energi surya. Dengan memaksimalkan keterlibatan swasta, demi mendorong komersialisasi PLTS. Hal tersebut juga untuk menciptakan pola pendanaan yang efisien dengan melibatkan dunia perbankan, dan mengembang industri PLTS dalam negeri.

Setelah itu untuk mengembangkan energi nuklir, pemerintah mebngambil langkah sosialisai. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan penguasaan teknologi, dengan mendapatkan dukungan masyarakat, serta melakukan kerjasama dengan berbagai negara.

Terakhir untuk pengembangan mikrohidro yaitu dengan memaksimalkan potensi saluran irigasi untuk PLTMH, mengintegrasikan program pengembangan PLTMH dengan kegiatan ekonomi masyarakat. Serta masih banyak lagi langkah-langkah yang dilakukan pemerintah, untuk pengembangan EBT yang sangat berpotensi.

Continue Reading

Nasional

Mengenal Ransomware Conti, yang Menyerang Data Bank Indonesia

Published

on

By

Ilustrasi Peretasan Data Ransomware Conti

Diketahui pada Desember 2021 lalu, ada upaya serangan ransomware conti pada Bank Indonesia. Hal tersebut pun dibenarkan oleh pihak Bank Indonesia.

Juru Bicara Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Anton Setiawan mengatakan, insiden peretasan terjadi pada Desember 2021, Dikutip dari Kompas.id, Selasa (26/1/2022). Walau begitu, serangan itu tidak ada data yang berhasil diretas dan tidak ada data strategis pula yang terdampak.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, yang bernama Erwin Haryono mengatakan bahwa, “Bank Indonesia menyadari adanya upaya peretasan berupa ransomware pada bulan lalu. Tidak ada data yang diretas.”

Kemudian pada tanggal 17 Desember, Bank Indonesia telah melaporkan kasus ini ke Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Agar kejadian yang sama tidak terjadi lagi, pihak Bank Indonesia segera melakukan berbagai upaya pencegahan. Serangan ini membuat pihak mereka lebih berhati-hati, dan memberikan pengawasannya yang lebih.

Baca Juga:

  1. Impian Besar Erick Thohir untuk Desa Wisata Indonesia
  2. Jangan Khawatir, Perubahan Warna Pelat Kendaraan Gratis
  3. Pemerintah Resmi Larang Ekspor Minyak Goreng & Kelapa Sawit

Perangkat lunak perusak (malware), yang menargetkan perangkat keras untuk memperoleh informasi berharga pengguna, adalah pengertian dari Ransomware Conti itu sendiri. Selain itu juga, perangkat lunak perusak tersebut mengenkripsi semua data yang ditemukannya, lalu mengunci file yang memuat semua data yang didapat.

Ransomware-as-a-Service (RaaS), adalah jenis Conti Ransomware yang menyerang salah satu kantor cabang Bank Indoesia di Sumatera.

“Di mana Conti Ransomware bisa masuk ke komputer korban dengan cara penyebaran malware menggunakan teknik Spear-Phishing,” ucap Ruby, dikutip dari Kompas.id, Selasa (26/1/2022).

Di mana pelaku menggunakan komunikasi email berpura-pura menjadi orang tertentu (atau bagian kantor tertentu seperti HRD) dan menampilkan nama korban secara spesifik di email tersebut. Hal tersebut merupakan teknik dari Spear-Phising itu sendiri.

Kemudian ketika pelakau mengklik, ia akan menuju ke sebuah website palsu. Website ini hanya merupakan kedok untuk berpura-pura sebagai website resmi, seperti Login Page pada Microsoft 365 Online. Informasi username dan password akan diketahui pelaku, ketika ia meminta korban untuk memasukkan username dan password. Saat korban mengisinya dengan benar, pelaku telah berhasil menjalankan aksi jahatnya ini.

Setelah itu, pelaku melakukan penguncian kepada folder yang ada melalui enkripsi tertentu dan password yang hanya bisa diketahui pelaku, mereka melakukan pemerasan kepada institusi korbannya tersebut. Selanjutnya, agar folder pada komputer bisa diakses kembali, mereka meminta korban membayar sejumlah uang dengan nilai tertentu.

Continue Reading

Nasional

Kekuatan Militer Indonesia Nomor 1 di ASEAN

Published

on

By

Militer Indonesia

Negara dengan militer terkuat di Asia Tenggara atau ASEAN, di pegang oleh Indonesia. Pernyataan tersebut berdasarkan dengan data terbaru dari situs Global Fire Power.

Indonesia memiliki skor 0.2684 untuk bidang kekuatan militer, dilansir dari CNN berdasarkan data situs tersebut yang menyatakan hal demikian. Dengan begitu, Indonesia berada pada posisi paling atas sebagai negara dengan militer terkuat se-ASEAN. Untuk posisi nomor dua dinobatkan kepada Vietnam, dan peringkat ketiga di raih oleh Thailand.

Perhitungan skor, dihitung dari berbagai macam aspek kekuatan militer. Kemudian, oleh Global Fire Power dikalkulasikan menjadi indeks skor. Total keseluruhan personel TNI lebih dari 1 juta, dan yang masih aktif sebanyak 400 ribu orang. Dilihat dari jumlah pasukan militer tersebut, membuat Indonesia berada di peringkat ke-4 ASEAN.

Sedangkan total personel sebanyak 5,5 juta, dan yang masih aktif 482.500 dipegang oleh Vietnam. Sementara thailand, memiliki personel 701 ribu, dan untuk yang masih aktif sekitar 316 orang.

Baca Juga:

  1. Pemerintah Gelar Side Events G20, Promosikan Wisata dan Produk Lokal
  2. Pemerintah Gelar Side Events G20, Promosikan Wisata dan Produk Lokal
  3. Bertemu PM Singapura, Jokowi Bawa Pulang Investasi Rp131 Triliun

Indonesia memiliki beberapa keunggulan dalam sistem kemiliterannya. Maka dari itu, Indonesia berhasil menempati posisi paling utama. Seperti alutsista yang dimiliki Indonesia ada 458 pesawat, 15 jet tempur, 1 unit tank, 17 pesawat misi khusus, 41 pesawat pencegat, 38 pesawat penyerang,188 helikopter, dan 64 transportasi lain. Hal itu semua ada pada Angkatan Udara (AU) Indonesia.

Untuk Angkatan Lautnya sendiri (AL) mempunyai 179 kapal patroli, 24 kapal korvet, 7 kapal forgat, 5 kapal selam, dan 10 kapal ranjau. Sedangkan pada pos Angkatan Darat (AD) Indonesia memiliki 1.430 kendaraan berlapis baja, 332 tank, 63 proyektor roket, 366 artileri, dan 153 artileri lagi.

Sekitar Rp 130 miliar, dana anggaran militer Indonesia. Hal ini membuat Indonesia kalah, dibandingkan dengan beberapa negara ASEAN lainnya dengan anggaran dana yang lebih besar. Bahkan Singapura memiliki dana anggaran sebesar Rp 151 miliar, yang artinya lebih besar dari Indonesia. Oleh sebab itu ia berada diurutan ke-5 di Asia Tenggara, dan peringkat 140 secara global.

Akan tetapi, ternyata negara Vietnam masih berada di bawah Indonesia dengan dana anggarannya yang hanya mencapai Rp 97 miliar saja. Hal ini membuat Indonesia masih unggul, dibandingkan dengannya. Selain itu, Indonesia juga berhasil mengalahkan beberapa negara besar lainnya seperti Arab Saudi yang berada di peringkat ke-17, dan Australia yang menduduki urutan ke-19. Diketahui, Indonesia sendiri menduduki posisi ke-16 secara global.

Continue Reading

Trending