Connect with us

Komunitas

Ini Dia Tips Bercocok Tanam Buah Anggur yang Baik dan Benar

Published

on

Budidaya Anggur. (Wanto/MyCity)

Suprianto warga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, berhasil menyulap lahan sempit di pekarangan rumahnya menjadi kebun anggur yang produktif.

Memanfaatkan lahan seluas 6,5 x 10 meter, pria paruh baya tersebut sukses menjadi petani buah anggur di kota Jakarta yang notabene sulit untuk mendapatkan lahan untuk bercocok tanam.

“Kalau saya memang suka bercocok tanam, lihat saja disini banyak sekali jenis-jenis tanaman terutama sayur dan buah, kalau sekarang memang lebih banyak tanaman anggurnya,”ujar Suprianto saat ditemui MyCity, Senin, (11/10/2021).

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

Menurutnya, upaya budi daya anggur di bilangan rumahnya tersebut diharapkan mampu menjadi cambuk atau motivasi warga lain untuk bercocok tanam di lahan yang sempit terutama di daerah ibu kota.

“Jika menanam sendiri kita nggak perlu repot membeli buah (anggur) apa lagi yang import. Yang penting mau belajar cara bercocok tanam yang tepat. Monggo yang mau, bisa belajar di sini di Jln M kahfi 1 gang film no 9 jagakarsa mulai dari jam 11 siang hingga sore,”katanya.

Menanam buah, khususnya anggur, saat ini memang menjadi tren di masa pandemi Covid-19. Meskipun jenis tanaman buah ini cukup memerlukan usaha untuk merawatnya, semua bisa mungkin dengan mengikuti langkah dan tahapan yang benar.

Hal yang perlu dilakukan adalah menanam bibit dengan jarak sekitar 2 hingga 3 meter. Buat setiap lubang tanam lebih lebar dan lebih dalam dari bola akar sulur masing-masing. Tempatkan tanaman rambat pada kedalaman tanah yang sama di mana mereka tumbuh di pot.

Pilih posisi untuk tanaman anggur. Pastikan tempat meletakkan tanaman memiliki paparan sinar matahari penuh. Kemudian tanah yang cukup kaya dan kering, serta berada di samping punjung, teralis atau pagar.

Isi sisa lubang dengan tanah untuk membuat lubang. Pastikan tanah di sekitar tanaman rata dengan tanah di sekitarnya.

Komunitas

Warga di Jakarta Selatan Ini Sulap Lahan Sempit Jadi Kebun Anggur yang Produktif

Published

on

By

Budidaya Anggur

Suprianto, warga Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan berhasil menyulap lahan sempit di pekarangan rumahnya menjadi kebun anggur yang produktif.

Memanfaatkan lahan seluas 6,5 x 10 meter, pria paruh baya tersebut sukses menjadi petani buah anggur di kota Jakarta yang notabene sulit untuk mendapatkan lahan untuk bercocok tanam.

“Kalau saya memang suka bercocok tanam, lihat saja disini banyak sekali jenis-jenis tanaman terutama sayur dan buah, kalau sekarang memang lebih banyak tanaman anggurnya,”ujar Suprianto saat ditemui MyCity, Senin, (11/10/2021).

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

Menurutnya, upaya budi daya anggur di bilangan rumahnya tersebut diharapkan mampu menjadi cambuk atau motivasi warga lain untuk bercocok tanam di lahan yang sempit terutama di daerah ibu kota.

“Jika menanam sendiri kita nggak perlu repot membeli buah (anggur) apa lagi yang import. Yang penting mau belajar cara bercocok tanam yang tepat. Monggo yang mau, bisa belajar disini di Jln M kahfi 1 gang film no 9 jagakarsa mulai dari jam 11 siang hingga sore,”katanya.

Ya, pandemi Covid-19 membatasi kegiatan masyarakat di luar rumah. Budidaya anggur di pekarangan rumah pun menjadi tren dan satu di antara kegiatan kreatif yang bisa dilakukan.

Buah anggur atau yang memiliki nama latin Vitacea memiliki kecocokan iklim dengan mayoritas daerah Indonesia yang beriklim tropis. Anggur merupakan tanaman buah merambat dalam bentuk semak digolongkan pada famili Vitaceae.

Buah ini biasanya digunakan untuk membuat jus anggur, jelly, wine, minyak biji anggur dan kismis, atau dimakan langsung. Buah ini juga mengandung banyak senyawa yang dikenal sebagai polifenol dan resveratrol aktif dalam berbagai metabolisme, dan mampu mencegah pembentukan sel kanker dan penyakit lainnya. Selain itu anggur juga mempunyai harga ekonomi yang cukup tinggi.

Continue Reading

Komunitas

5 Daftar Jenis Ikan Cupang Termahal dan Menguntungkan

Published

on

Ikan cupang adalah salah satu ikan hias air tawar yang sangat mempesona kecantikannya, ikan cupang kini kembali popular Indonesia karna kecantikan dan keunikannya.

Ikan hias yang satu ini begitu digemari karena penampilannya yang unik, tak membosankan, dan perawatannya pun sangat mudah.

Namun berkat kecantikannya warna dan siripnya ikan ini memiliki nilai harga jual yang tinggi bahkan bisa mengungtukan kembali jika di jual, meski berukuran kecil ikan ini memiliki dari Tarik yang sangat kuat karna kecantikan warna sehingga semua orang ingin memilikinya.

baca juga:

  1. 4 Tanda Ikan Cupang Sedang Sedih
  2. Gawat, Bogor Kini Dalam Kondisi Darurat
  3. Lahan Pemakaman Covid-19 Penuh, TPU Pondok Ranggon Hanya Terima Sistem Tumpang-Tindih

Mycity telah merangkum beberapa jenis ikan dengan bandrol harga tertinggi dan menguntungkan bagi anda.

1. Ikan Cupang Kachen Worachai,

Ikan cupang ini merupakan ikan termahal di dunia, ikan ini mahal karena memiliki warna menyerupai bendera nasional Thailand. Dengan corak dominan biru, merah serta putih, ikan memiliki harga yang fantastis, yaitu sekitar Rp22 juta.

2. Ikan Cupang Fancy

Ikan cupan ini memiliki Pola yang tampak seperti tiga dimensi sehingga menjadi jenis yang paling berbeda dengan yang lainnya. Pada umumnya, mereka berwarna mirip ikan koi, biru metalik, hijau, putih dengan paduan pink atau merah, dll. Ikan cupang fancy pernah terjual seharga Rp10 juta di pelelangan Thailand. Sedangkan di Indonesia, ikan cupang fancy pernah terjual seharga Rp2 juta

3. Ikan Cupang Plakat

Ikan yang di kategorikan ikan petarung ini memiliki harga yang tinggi juga, Harga ikan cupang plakat melambung tinggi karena warna dan jenisnya yang cukup langka. Warna pada tubuh ikan cupang plakat sangat terang dan tidak akan pudar walaupun sedang bertarung. Ikan ini pernah di jual sampai kisaran 2jutaan.

4. Ikan Cupang Double Tail.

Ikan cupang ini memiliki sirip yang unik dari pada yang lainnya seperti namanya ikan ini memiliki ekor yang terbelah dua dengan warna yang berbeda. Ikan cupang ini pernah terjual di kisaran harga 1,2jutaan.

5. Ikan Cupang Halfmoon

Seperti namanya ikan cupang ini memiliki keindahan yang ada pada ekornya, ikan ini memiliki bentuk ekor yang sangat bulat seperti bulan, ikan ini pernah terjual di kisaran 1 jutaan tergantung dari besar kecil dan warnanya.

Continue Reading

Komunitas

3 Cara Mudah Merawat Arwana Agar Tetap Sehat

Published

on

Ikan arwana adalah salah satu ikan hias populer di kalangan masyarakat Indonesia. Ikan yang identik sebagai pembawa keburuntungan untuk pemiliknya itu memiliki berbagai macam jenisnya, salah satu jenis yang paling popular dan paling mewah adalah Super Red (Chili dan Blood Red yang berasal dari Provinsi Kalimantan Barat, seperti dari Sungai Kapuas dan Danau Sentarum.

Namun dalam merawat ikan yang mempesona ini tidak seperti merawat ikan ikan air tawar biasanya ada beberapa cara yang harus di perhatikan dalam merawat ikan arwana, agar sehat dan bertahan lama.

MyCity telah merangkum beberapa cara mudah dalam merawat ikan arwana.

Baca Juga :

  1. 5 Makanan Khas Pakistan yang Paling Maknyus
  2. 4 Tanda Ikan Cupang Sedang Sedih
  3. Melintas Rel Kereta Api, Pria Tewas Tertabrak di Stasiun Serpong

1. Tempat Aquarium.

Citizen harus mempersiapkan tempat atau aquarium sebelum membeli ikan tersebut. Siapkanlah aquarium yang besar minimal berukuran 1meter karna ikan arwana ini memiliki ukuran yang sangat besar. Penggunaan kerikil atau pasir di akuarium tempat arwana mendiami juga dapat menyebabkan kerutan, sehingga tidak disarankan karena akan menyebabkan banyak bakteri dan kotoran tidak terangkat. Dampak dari terkenanya bakteri sirip ikan akan mengecil dan kurang menarik.

2. Pola Makan

Dalam memberikan makanan kepada ikan Arwana anda, harus dilakukan secara rutin, biasanya arwana memakan ikan dan serangga kecil, seperti ikan kecil, udang, kelabang, kodok, dan jangkrik, berikan lah porsi yang tidak terlalu banyak karna tidak baik juga jika berlebihan.

3. Jangan memberi obat obatan

Jika ingin memaksimalkan Warna sisiknya jangan pernah beri obat – obatan apapun karna sisik ikan arwana sangat lah sensitive maka jangan pernah sekali – sekali memberikan obat pewarna atau apapun, lakukan lah secara alami dengan sinar matahari.

Continue Reading

Trending