Connect with us

Investment

IHSG Diperkirakan Menguat Hari Ini, Ikuti Kenaikan Bursa Saham

Published

on

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Istimewa)

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan ditutup menguat jelang rapat bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed).

IHSG ditutup menguat 26,62 poin atau 0,37 persen ke posisi 7.195,49. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 8,72 poin atau 0,86 persen ke posisi 1.024,73.

“IHSG kembali bergerak naik di tengah mayoritas global yang terpantau mengalami pelemahan jelang keputusan kebijakan moneter The Fed yang diproyeksikan kembali mengalami kenaikan agresif,” tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Senin (19/9).

Baca Juga:

  1. Saham Asia Melemah Usai IMF dan Bank Dunia Isyaratkan Risiko Resesi
  2. Bank Raya Umumkan Kinerja Perseroan, Laba Mencapai Rp47,71 Miliar
  3. Harga Emas Turun, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Fed Agresif

IHSG justru bergerak melawan arah yang menandakan investor dan pelaku pasar telah mengantisipasi kenaikan suku bunga yang juga masih akan dilakukan Bank Indonesia.

Prospek ekonomi global yang diperkirakan Dana Moneter Internasional (IMF) melambat menjadi 0,5 persen pada tahun depan, turut memberikan arahan mengenai strategi kebijakan yang perlu diambil.

Dalam hal ini pemerintah dinilai akan kembali menggencarkan dukungan fiskal terutama pada sektor yang akan lebih didorong akselerasinya, seperti program hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri dan insentif untuk sektor yang terdampak.

Dibuka menguat, IHSG bergerak fluktuatif sepanjang sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG mayoritas bergerak di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor terkoreksi dengan sektor energi transportasi & logistik paling dalam 1,86 persen, diikuti sektor energi dan sektor teknologi masing-masing turun 1,83 persen dan 1,82 persen.

Sedangkan lima sektor meningkat dengan sektor kesehatan naik paling tinggi 1,22 persen, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur masing-masing naik 0,57 persen dan 0,31 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu LEAD, SEMA, WINS, SLIS, dan SMDM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DEWA, INDX, BRMS, BIPI, dan BUMI. .

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp98,08 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi jual asing dengan jumlah jual bersih Rp40,36 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.339.102 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,49 miliar lembar saham senilai Rp15,55 triliun. Sebanyak 208 saham naik, 354 saham menurun, dan 142 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Hang Seng melemah 195,72 poin atau 1,04 persen ke 18.565,97, Indeks Shanghai turun 10,8 poin atau 0,35 persen ke 3.115,6, dan Indeks Straits Times terkoreksi 11,98 poin atau 0,37 persen ke 3.256,31. Sedangkan bursa Jepang libur.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Investment

Indonesia Bukukan Transaksi Bisnis Rp23,3 Triliun dari CAExpo 2022

Published

on

Suasana CAExpo 2022 di Nanning, Cina. (Istimewa)

Indonesia berhasil membukukan transaksi bisnis senilai Rp23,3 triliun dari keikutsertaannya di ajang Pameran China-ASEAN (CAExpo) ke-19 di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi, pada 16-19 September 2022.

“Nilai akumulasi transaksi senilai Rp23,3 triliun tersebut didapat dari perdagangan langsung (B2C), kesepakatan bisnis (B2B), dan MoU investasi selama pameran berlangsung,” kata Duta Besar RI untuk China Djauhari Oratmangun di Beijing, Sabtu.

Dalam ajang tahunan yang digelar di wilayah selatan daratan Tiongkok tersebut, Indonesia selalu mendirikan anjungan.

Baca Juga:

  1. Pemerintah Minta Pertamina Turunkan Harga Pertamax, Apa Syaratnya?
  2. Penghapusan Listrik Daya 450 VA Dinilai Tambah Beban Rakyat
  3. Hadapi Krisis Ekonomi, Pemerintah Perkuat Bauran Kebijakan Pangan Nasional

Tahun ini anjungan tersebut diberi nama Paviliun Indonesia yang berdiri di atas lahan seluas 270 meter persegi, terbagi menjadi dua, yakni Paviliun Komoditas seluas 180 meter persegi dan Paviliun Nasional seluas 90 meter persegi.

Di Paviliun Komoditas terdapat beberapa produk, seperti perhiasan, makanan dan minuman, pertanian dan kerajinan tangan.

Sementara di Paviliun Nasional ada pertunjukan seni dan budaya tradisional, baik tari-tarian maupun musik gamelan.

Di Paviliun Indonesia juga tersedia informasi potensi perdagangan, investasi, dan pariwisata di Indonesia serta informasi mengenai Trade Expo Indonesia yang akan diselenggarakan di Tangerang, Banten, pada 19-23 Oktober 2022, baik daring maupun luring.

Di sela-sela CAExpo, Indonesia juga turut hadir dalam beberapa forum investasi dan perdagangan, seperti Forum Kemitraan Media ASEAN 2022, Konferensi Perdagangan dan Ekonomi Negara anggota RCEP, Forum Kerja Sama Ekonomi, Perdagangan dan Infrastruktur China-ASEAN, Forum Informasi Pelabuhan China-ASEAN, dan lain-lain.

Ajang CAExpo digelar dengan menerapkan protokol kesehatan antipandemi Covid-19.

Continue Reading

Investment

UMKM Harus Bersiap, Indonesia Jadi Negara Ekonomi Terbesar Keempat Dunia Tahun 2045

Published

on

Ilustrasi Indonesia menuju negara ekonomi terbesar keempat di dunia. (Istimewa)

The International Monetary Fund (IMF) memprediksi pada tahun 2045 Indonesia akan menjadi negara ekonomi terbesar ke-4 di dunia setelah China, India dan Amerika Serikat.

Selaras dengan prediksi IMF, menurut data dari Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2021 mengatakan bahwa 61 persen dari peningkatan ekonomi dan Produk Domestik Bruto (PDB) disumbang oleh bisnis UKM. Bahkan bisnis UMKM ini menyerap 97 persen dari lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja yang membutuhkan.

“International Business Times mengatakan bahwa pendekatan trial & error adalah salah satu cara para pebisnis untuk mengidentifikasi strategi yang tidak berhasil dan menggunakannya sebagai batu loncatan untuk mengembangkan bisnis Tapi pendekatan trial & error ini membutuhkan uang, tenaga, dan waktu yang tidak sedikit,” jelas Global Awards Winning Business Coach sekaligus Founder GRATYOⓇ Practical Business Coaching, Yohanes G. Pauly.

Baca Juga:

  1. Begini Trailer Kisah God of War Ragnarok Terbaru
  2. Inilah 4 Fitur Baru iPhone 14 yang Sudah Lama Ada di Android
  3. Tingkatkan Kualitas SDM Industri, Kemenperin Terapkan TVET 4.0

“Jika kita bisa mempercepat proses pembelajaran trial and error ini, maka pebisnis UMKM bisa mengakselerasi pertumbuhan bisnisnya,” lanjut dia.

Saat ini banyak pihak yang berupaya menggenjot pertumbuhan UMKM baik dari sisi pemerintah maupun swasta. Salah satu cara yang dipercaya bisa membantu akselerasi adalah dengan business coaching.

Dengan business coaching, pelaku bisnis bisa menerapkan strategi-strategi praktis yang terbukti berhasil di lapangan, hingga menemukan blind-spot yang selama ini tidak disadari pebisnis yang membuat bisnisnya belum bisa Profitable & AUTO-PILOT.

Sebagai salah satu bentuk kontribusi terhadap pertumbuhan UMKM di Indonesia, GRATYOⓇ Practical Business Coaching yang merupakan business coaching company kelas dunia, menghadirkan kompetisi Indonesia Mencari Founders (IMF). Kompetisi ini bertujuan untuk mencari pemilik bisnis UMKM dan calon entrepreneur untuk di-coaching gratis selama 1 tahun agar bisnisnya bisa naik kelas.

Sebenarnya, optimisme tentang Indonesia menjadi negara ekonomi terbesar keempat dunia sudah digaungkan sejak lama. Sebelumnya, Standard Chartered Plc memprediksi Indonesia akan menjadi negara ekonomi terbesar keempat dunia di tahun 2030.

Pada tahun 2030, China akan menjadi negara ekonomi terbesar di dunia. Adapun India akan lebih besar ekonominya ketimbang AS dan Indonesia akan menduduki posisi keempat. Begitu menurut penelitian mereka.

Adapun, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengklaim RI akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-4 di dunia pada 2045 mendatang. Hal ini karena tingkat pendapatan per kapita diperkirakan tembus US$29.300 atau setara Rp420,3 juta (kurs Rp14.345 per dolar AS) pada periode tersebut.

“Kalau terus menjaga stabilitas politik, ekonomi, sosial, kita akan menjadi negara penghasilan menengah mencapai US$29.300 per kapita. Ini akan menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia,” ujarnya.

Menurut Ani, ketika menjadi negara dengan ekonomi terbesar ke-4 di dunia, maka Indonesia akan memiliki struktur ekonomi yang lebih produktif. Struktur ini utamanya ditopang oleh sektor bisnis jasa.

Bersamaan dengan proyeksi pendapatan dan ekonomi tersebut, Ani mengatakan jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 309 juta penduduk. Mayoritas merupakan usia produktif sekitar 52 persen.

“75 persen hidup di perkotaan dan 80 persen berpenghasilan menengah,” terangnya.

Kendati begitu, ada beberapa syarat pendukung agar peningkatan ekonomi dan pendapatan per kapita bisa dicapai. Pertama, infrastruktur yang memadai.

Kedua, sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas tinggi. Ketiga, kemampuan adopsi teknologi. Keempat, pembangunan daerah yang baik. Kelima, kebijakan ekonomi yang baik.

Continue Reading

Investment

Investasi Berbasis Perusahaan Hijau Kini Makin Diminati

Published

on

Investasi Perusahaan Hijau. (Istimewa)

CGB-CIMB Sekuritas, salah satu perusahaan sekuritas Indonesia yang menerapkan Environmental, Social, and Governance (ESG) menyebut produk investasi berbasis ESG memiliki minat yang tinggi di kalangan investor.

Direktur CGB-CIMB Sekuritas, Sugiharto Widjaja mengatakan banyak investor saat ini mulai menjelajahi perusahaan ESG atau istilahnya perusahaan hijau.

“Antusias investor terhadap produk investasi ESG sangat menjanjikan. Investor juga tak hanya melihat perusahaan yang menerapkan ESG, tetapi juga melihat kita sebagai perantara atau perusahaan sekuritas,” ujar Sugiharto.

Baca Juga:

  1. Begini Trailer Kisah God of War Ragnarok Terbaru
  2. Inilah 4 Fitur Baru iPhone 14 yang Sudah Lama Ada di Android
  3. Tingkatkan Kualitas SDM Industri, Kemenperin Terapkan TVET 4.0

Antusiasme yang tinggi ini terjadi karena isu lingkungan sudah menjadi bahasan global, sehingga dalam praktiknya perlu terlibat semua pihak, salah satunya investor.

“Investor mulai memberikan penilaian lebih pada perusahaan yang menerapkan ESG. Di bursa sendiri saat ini sudah ada indeks-indeks ESG yang menunjukkan antusias baik dari investor,” jelas Sugiharto.

Adapun menurut Sugiharto produk investasi berbasis ESG akan semakin dilirik investor bahkan banyak dana-dana besar yang akan masuk pada produk investasi berbasis ESG.

“Di masa depan investor tidak hanya berorientasi pada profit investasi, tetapi juga pada dampak yang bisa diberikan untuk menjaga kelestarian lingkungan,” pungkas Sugiharto.

Di sisi lain, Asisten Direktur Departemen Makropudensial Bank Indonesia (BI) Heru Rahadyan meminta masyarakat memilih produk keuangan atau investasi hijau untuk mendukung pembangunan proyek hijau yang dapat mendorong upaya transisi energi ke Energi Baru Terbarukan (EBT).

Ia meminta masyarakat dapat menempatkan dananya pada produk keuangan atau investasi milik perusahaan-perusahaan yang menjalankan proyek hijau, agar berperan dalam upaya transisi energi, sekaligus mencegah terjadinya perubahan iklim.

“Pilihlah bank yang hijau, lihat laporan keuangannya, dia investasi di hijau atau tidak, kreditnya banyak yang hijau atau tidak,” ujar Heru.

Dalam memilih produk investasi, ia menyarankan masyarakat memilih saham-saham perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Sustainable and Responsible Investment-KEHATI (SRI-KEHATI). Sedangkan, untuk instrumen obligasi dapat memilih sukuk hijau.

“Obligasi hijau, reksadana hijau, banyak sekali sekarang proyek- proyek hijau mulai berkembang, Jadi kita mulai dari diri kita sendiri, lalu ajak orang-orang di sekitar kita,” ujar Heru.

Menurut dia, upaya selektif dalam memilih produk keuangan atau investasi sangat perlu dilakukan karena akan berdampak terhadap keberlanjutan lingkungan di masa depan, terutama terkait dengan perubahan iklim.

Ia mengatakan kerugian Indonesia yang diakibatkan oleh perubahan iklim dapat mencapai 40 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) pada 2050, yang saat ini sudah mencapai kisaran Rp 100 triliun per tahun.

Dalam kesempatan sama, Direktur Surat Utang Negara DJPPR Kementerian Keuangan Deni Ridwan meminta masyarakat mempertimbangkan aspek Triple Bottom Line (BTL) dalam memilih produk keuangan atau investasi.

Ia menjelaskan ketiga aspek ini, meliputi, People artinya dampak produk terhadap pegawai dan masyarakat, Planet artinya dampak produk terhadap lingkungan, dan Profit artinya dampak produk terhadap perekonomian.

“Apabila kita ingin investasi yang aman, harus memilih instrumen investasi yang produknya menerapkan konsep Triple Bottom Line (BTL) ini,” ujar Deni.

Selain itu, masyarakat dapat menerapkan rumus 2L, yakni legal artinya produk itu mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan logic artinya masyarakat mengetahui asal keuntungan perusahaan didapatkan.

Kemudian, rumus 2R yakni, risk artinya harus paham risiko yang ada pada produk itu dan return artinya mengetahui kemungkinan keuntungan yang bisa didapatkan dari produk itu.

Continue Reading
Internasional10 hours ago

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik Jarak Pendek, AS: Itu Bukan Ancaman

Nasional11 hours ago

Perjuangan Aspar Jaelolo Jadi Raja Panjat Tebing Dunia 2022

Lifestyle12 hours ago

Hati-hati, Menyimpan Buah dan Sayuran Ternyata Ada Ilmunya!

Nasional15 hours ago

Menang Lawan Curacao, Peringkat FIFA Timnas Indonesia Merangkak Naik

Investment16 hours ago

Indonesia Bukukan Transaksi Bisnis Rp23,3 Triliun dari CAExpo 2022

Culture18 hours ago

Ritual Sikerei, Pengobatan Supranatural Suku Mentawai

Nasional19 hours ago

Siaran TV Analog Berhenti Total di 112 Wilayah Mulai 2 November 2022

Hangout20 hours ago

Jepang Izinkan Wisatawan Masuk Bebas Visa Mulai 11 Oktober 2022

Internasional21 hours ago

Mengenal Sosok Joelle Rich, Pacar Baru Johnny Depp

Nasional22 hours ago

Anies Baswedan Pastikan Jakpro Tak Akan Komersialisasi Taman Ismail Marzuki

Edukasi1 day ago

Begini Syarat Dapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah

Investment2 days ago

UMKM Harus Bersiap, Indonesia Jadi Negara Ekonomi Terbesar Keempat Dunia Tahun 2045

Investment2 days ago

Investasi Berbasis Perusahaan Hijau Kini Makin Diminati

Teknologi2 days ago

Sudah Meluncur di Indonesia, Begini Cara Pakai TikTok Now

Investment2 days ago

Inilah Ragam Tantangan Perekonomian Indonesia di Tahun 2023

Investment2 days ago

Kredit Mesra, Solusi Pemprov Jabar Agar Warganya Tak Terlilit Hutang Rentenir

Properti2 days ago

Bintaro Jaya Tawarkan Properti Beragam dan Berkelas

CityView2 days ago

Harumnya Tembakau Deli, Bikin Kota Medan Beraroma Eropa

Investment2 days ago

Meluncur November, Inilah Pengertian Papan New Economy BEI & Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Pemantauan Khusus

Teknologi2 days ago

Elon Musk Ciptakan Manusia Pekerja, Jutaan Karyawan Terancam

Lifestyle3 days ago

Lagi Diet? Berikut 7 Manfaat Tahu Rebus untuk Kesehatan

Internasional3 days ago

Disney Rilis Cuplikan Film Animasi Berjudul “Strange World”

Culture5 days ago

Kesenian Dongkrek, Ritual Tolak Pagebluk khas Madiun

Nasional6 days ago

Yogyakarta Siap Gelar Turnamen Bulutangkis Indonesia International Series 2022

Investment2 days ago

UMKM Harus Bersiap, Indonesia Jadi Negara Ekonomi Terbesar Keempat Dunia Tahun 2045

Investment1 week ago

Perusahaan Fintech Paygua Jajaki Rencana IPO

Culture5 days ago

Makna Luhur ‘Tari Bambu Gila’ di Maluku

Nasional7 days ago

SBY Menduga Pemilu 2024 Berpotensi Ada Kecurangan, KPU: Laporkan ke Bawaslu RI

Nasional7 days ago

Timnas U-20 Indonesia Lolos ke Piala Asia 2023

Teknologi2 days ago

Elon Musk Ciptakan Manusia Pekerja, Jutaan Karyawan Terancam

Lifestyle6 days ago

Hati-hati, Gaya Hidup yang Tidak Aktif Bisa Jadi Penyebab Kematian

Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon. (DPR RI)
Nasional3 days ago

Luhut: Orang Luar Jawa Tak Bisa Jadi Presiden RI, Fadli Zon Singgung Politik Identitas

BEI
Investment2 days ago

BEI Catat Ada 29 Perusahaan Siap IPO, Berikut Daftarnya

CityView1 week ago

Sentra Industri Sepatu Cibaduyut, Dulu Mendunia, Kini?

Hangout3 days ago

Deretan 10 Museum Termahal di Indonesia

Investment2 days ago

Meluncur November, Inilah Pengertian Papan New Economy BEI & Kriteria Perusahaan yang Masuk Papan Pemantauan Khusus

Nasional3 days ago

Indonesia Pastikan Gelar Ganda Campuran di Indonesia International Series 2022

Investment3 days ago

Zulkifli Hasan: TIIMM G20 Hasilkan Capaian Konkret

Nasional6 days ago

Alasan AHM Berikan Sentuhan Baru CBR250RR

Nasional3 days ago

KPK Tetapkan Hakim Agung Sudrajad Dimyati Sebagai Tersangka

Hangout5 months ago

Pasar Cimol Gedebage, Pusatnya Baju Bekas Bermerek di Bandung

Traveling5 months ago

Desa Wisata Sawai, Desa Tertua di Maluku yang Punya Sungai Keramik

Nasional5 months ago

Kalisari, Surga Takjil di Jakarta Timur

Properti5 months ago

Kisah Pengusaha Properti Bangun Rumah Subsidi untuk Berdayakan Masyarakat Banjarmasin

Uncategorized6 months ago

Kisah Mumun, Sang Hantu Legendaris Cibubur

Advetorial6 months ago

Pentingnya Literasi Finansial Melalui Kesetaraan Gender untuk Generasi Milenial

Showbiz11 months ago

Tega! Ada Youtuber Bikin Konten Mistis Soal Vanessa Angel

Showbiz11 months ago

Detik-detik Usai Mobil Vanessa Angel Alami Kecelakaan

Nasional11 months ago

The Power of Emak-Emak! Bubarkan Demo yang Blokir Jalan

Showbiz11 months ago

Inilah yang Terjadi Usai Miss World Malaysia Klaim Batik dari Negaranya

Showbiz11 months ago

Skandal Aborsi, Aktor Kim Seon-ho Tinggalkan 1 Day 2 Nights

Teknologi11 months ago

Mark Zuckerberg Rugi Triliunan Rupiah, Saham Facebook Anjlok

Nasional11 months ago

Mensos Risma Ngamuk Lagi, Warga Marahi Balik

Showbiz11 months ago

Akui Salah, Baim Wong Ingin Temui Kakek Suhud

Showbiz11 months ago

Kakek Suhud Penjual Buku Agama, Bukan Pengemis Seperti Anggapan Baim Wong

Internasional11 months ago

Eropa Krisis Energi, Peta Kekuatan Dunia Akan Berubah?

Sport11 months ago

Indonesia Juara Piala Thomas, Merah Putih Tak Bisa Berkibar

Culture11 months ago

Ampyang Maulid, Cara Leluhur Berintropeksi Diri di Perayaan Maulid Nabi

Internasional1 year ago

Kronologi Bom Bunuh Diri di Bandara Kabul

COVID-19Update1 year ago

Aturan Ibadah Ramadhan Pemkot Tangsel: SOTR Dilarang-Tarawih 50%

Advertisement

Trending