Connect with us

Nasional

Hubungan Jokowi-Megawati Retak?

Published

on

Foto Presiden RI Joko Widodo bersama Megawati Soekarnoputri.

Presiden RI Joko Widodo dinilai mulai tidak setia lagi dengan PDI Perjuangan. Para pengamat mulai menilai gerak-gerik Presiden Jokowi mulai menunjukan pembangkangan.

Pengamat politik dari Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam, menurutnya Jokowi memilih mempercayakan penanganan Covid-19 kepada Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya, cara Jokowi tersebut sebagai bentuk pembangkangan terhadap Megawati Soekarnoputri dan PDI-P.

Baca Juga:

  1. Jokowi Buka Suara Soal Kritik dan Julukan dari BEM UI
  2. Penjualan Hewan Kurban di Tengah Pandemi Covid-19, Sepi Pengunjung
  3. Jokowi: Polri Harus Berwajah Ramah & Mengayomi Masyarakat

Saiful mengatakatan, sikap Jokowi kepada Megawati juga kembali ditunjukkan ketika mantan Wali Kota Solo itu menunjuk Luhut sebagai Ketua Dewan Pengarah penyelamatan danau prioritas nasional.

“Saya kira Jokowi sengaja menunjukkan pembangkangan terhadap Megawati dan PDI-P dengan selalu mempercayakan kepada Luhut dalam penanganan Covid-19 dan bahkan soal Dewan Pengarah Danau Prioritas Nasional,” ucap Saiful Anam.

Lebih lanjut, Jokowi sejauh ini selalu memberikan kepercayaan kepada orang-orang selain PDI-P untuk mengerjakan hal-hal strategis bagi bangsa.

Saiful menganalisa bahwa hal itu dilakukan untuk menjauhkan intervensi dan hegemoni PDI-P terhadap Jokowi.

“Termasuk Jokowi lebih condong kepada Ganjar daripada Puan yang kita tahu merupakan putri mahkota dari Megawati (untuk 2024),” tambah dia.

Sebelumnya diketahui, peneliti Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho ikut memberikan analisanya soal hubungan Presiden Jokowi dan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri yang dikabarkan kurang harmonis.

Ia mengatakan, dengan jasa Megawati yang mengantarkan Jokowi menjabat sebagai presiden selama dua periode maka sulit bagi mantan Wali Kota Solo itu keluar dari PDI-P.

Selain berjasa kepada Jokowi, kata Catur, PDI-P juga berjasa telah mengantarkan anak dan menantu Jokowi yakni Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution menjadi wali kota.

“Saya rasa Jokowi akan berat jika harus keluar dari PDI-P. Selain berjasa besar kepadanya, PDI-P juga turut mengantarkan anak dan menantunya menjadi wali kota,” ujar Catur. 

Seperti diketahui bersama, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution menang dalam Pilkada 2020 di Solo dan Medan. Kemenangan itu tidak lain karena bantuan dari PDI-P sebagai partai pengusung.

Karena hal itu, Catur beropini jika Jokowi akan sulit keluar dari PDI-P karena sudah berhitung untuk mengantarkan Gibran dan Bobby ke level jabatan yang lebih tinggi di 2024 mendatang.

“Pada 2024, Jokowi pasti sudah berhitung untuk membawa Gibran dan Bobby ke level lebih tinggi,” jelasnya.

Catur menambahkan Gibran dan Bobby bisa jadi akan diproyeksikan Jokowi melaju ke Pilgub Jateng dan Sumut pada tahun 2024.

Karena hal itu, Catur beranggapan, Presiden Jokowi akan sangat membutuhkan bantuan PDI-P untuk bisa mewujudkan proyeksi tersebut.

Kabar keretakan hubungan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Jokowi belakangan ini menjadi perbincangan publik.

Kabar itu diduga lantaran Megawati dalam acara pelatihan mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami yang digelar DPP PDI-P secara virtual beberapa waktu lalu menyinggung Jokowi.

Megawati Soekarnoputri mempertanyakan siapa yang seharusnya menjadi pemegang komando tertinggi di saat kondisi bangsa dalam keadaan tidak normal akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, Jokowi sebagai kepala negara yang seharusnya memegang langsung kendali komando penanganan pandemi Covid-19 dan bukannya Luhut Binsar Pandjaitan.

“Saya bilang sama Bapak Presiden, Bapaklah yang namanya kepala negara Presiden RI yang harus langsung. Karena ini persoalannya adalah ekstraordinary,” kata Mega.

Nasional

Gunung Semeru Erupsi, 2 Kecamatan di Lumajang Gelap Gulita

Published

on

Erupsi Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru

Gunung Semeru, yang berlokasi di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, Jawa Timur erupsi hari ini, Sabtu (4/12/2021). Gunung api itu mengeluarkan asap pekat berwarna abu-abu berukuran besar.

Akibat erupsi ini, masyarakat dan penggali pasir di aliran Sungai Leprak berlarian menjauh. Berdasarkan video yang beredar, tampak gumpalan asap membumbung tinggi.

Sementara itu, warga yang melihat letusan tersebut berlari menyelamatkan diri. Saat ini, BPBD Kabupaten Lumajang disiapkan untuk mengevakuasi warga.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Erupsi Gung Semeru yang memiliki 3.676 meter itu mengakibatkan hujan abu di sekitar Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang.


Anggota Polsek Candipuro yang sedang berjaga di sana bergegas meminta warga dan sopir-sopir truk pengangkut pasir segera menyingkir. Sebelumnya masyarakat berkumpul untuk melihat banjir lahar dingin yang menerjang kawasan itu.

“Ayo Pak, menyingkir, Pak,” kata Ismail, salah satu petugas Polsek Candipuro.

Ismail meminta masyarakat segera meninggalkan lokasi karena berpotensi bahaya.

Dampak erupsi Gunung Semeru pun cukup besar. Erupsi ini membuat dua kecamatan di Lumajang kondisinya gelap gulita.

Continue Reading

Nasional

Dibajak Cucu, Pramono Anung Bikin Tweet Bahasa Alien

Published

on

Pramono Anung
Pramono Anung

Akun twitter Sekretaris Kabinet Pramono Anung dikabarkan “dibajak”. Cuitannya mencuri perhatian publik.

Terpantau dari akun Twitternya, Pramono Anung terakhir melakukan aktivitas bersosial media pada 25 November lalu. Selang beberapa waktu kemudian, Jumat (3/12/2021) ia kembali berkicau di twitter.

“Jua
,,,..lllllm, QUPPITRWWQW OIFWWOOIEE

NAGGLLKUTPYYWWRYIPPIUPPJTTTTTTTTTII,” tulis akun Twitter @pramonoanung.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Cuitan politikus PDIP ini pun langsung mendapat ragam komentar dari netizen. Terlihat, tulisan itu telah dikomentari lebih dari 900 orang. Bahkan diretweet sampai 4,8 juta kali dan diberi 8,9 juta like.

“Kode nuklir,” tulis salah seorang warganet, di kolom komentar unggahan itu.

“Dalem ini” balas @G_Junaidi.

“Kayaknya bahasa langit,” timpal akun @Ojol_Purwokerto.

Umumnya netizen memang tidak dapat memahami arti cuitan Pramono Anung tersebut.

“Tolong cepat pecahkan kode ini. Panggil Robert Langdon,” tulis @rehuellangela.

Satu jam kemudian, Pramono mengklarifikasi tweet tersebut. Dia menyebut cucunya yang mengetik di Twitternya.

Postingan tersebut dikomentari banyak netizen. Kebanyakan memaklumi perilaku cucu Pramono Anung. “Gapapa pak, kadang kami rakyat juga butuh hal-hal receh namun natural, daripada kami sepaneng karena retorika,” kata akun @kranrumanandin.

Ada pula yang bercanda meminta pekerjaan sebagai admin media sosial. “Pak saya butuh magang nih pak. Buka lowongan magang admin ga pak?” tulis akun @wahhanaa.

Continue Reading

Nasional

Panglima TNI Andika Perkasa Tegur Korem yang Asyik Main HP Saat Meeting Daring

Published

on

Panglima TNI Andika Perkasa

Panglima TNI Andika Perkasa memberikan teguran keras kepada Kepala Staf Korem (Kasrem) 174/ATW Merauke Kolonel Arh Hamim Tohari yang kedapatan main ponsel saat rapat secara daring.

Momen Andika memarahi anak buahnya tersebut terekam dalam cuplikan video yang tersebar di media sosial.

“Mas Hamim, lihat saya. Ini mas Hamim kan, di Merauke? Enggak usah lihat handphone,” ucap Andika dalam video, dikutip Sabtu (4/12/2021).

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Andika kemudian mengatakan bahwa dirinya tak sering berbicara sehingga anak buahnya semestinya fokus memperhatikan, bukan bermain ponsel.

Dengan nada tinggi, Andika lalu meminta Hamim memindahkan ponsel yang ketahuan ia gunakan tersebut.

“Mas Hamim, handphone geser!” kata Andika dengan nada meninggi.

“Siap segera,” jawab Hamim.

Namun, tindakan Hamim memindahkan ponselnya tak membuat Andika luluh. Dia justru malah jadi lebih geram sebab ponsel tersebut masih dalam jangkauan layar rapat.

Continue Reading

Trending