NETWORK : RakyatPos | ValoraNews | KupasOnline | TopSumbar | BanjarBaruKlik | TopOne | Kongkrit | SpiritSumbar | Basangek | MenaraInfo | Medikita | AcehPortal | MyCity | Newsroom | ReportasePapua | RedaksiPos | WartaSehat JetSeo
Hilirisasi Nikel Bawa Berkah untuk Indonesia - mycity.co.id
Connect with us

Bisnis

Hilirisasi Nikel Bawa Berkah untuk Indonesia

Published

on

mycity.co.id Nikel menjadi sumber daya alam yang berlimpah di Indonesia. Bahkan bisa dikatakan, nikel menjadi harta karun dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) mencatat, sampai akhir tahun ini nilai ekspor dari turunan nikel atau hilarisasi (strategi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas) nikel bisa mencapai US$33 miliar atau sekitar Rp514 triliun.

Hingga Oktober 2022, dari catatan nilai ekspor hilirisasi nikel sudah menembus US$28,3 miliar. Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan Kemenko Marves, Septian Hario Seto menyampaikan, Indonesia bisa mendapatkan nilai tambah sebesar itu karena cara berfikir perekonomian Indonesia saat ini sudah berubah.

Dia menyebutkan, Indonesia sekarang tidak seperti masa lalu, di mana pikiran atau mindset ekonomi ayam atau apa saja langsung dimakan tanpa diolah atau dilihat dengan jelas. Bahkan Septian mengatakan, bahwa Indonesia juga sempat berlanjut pada ekonomi monyet yang ketika memetik langsung memakannya.

Saya kira mindsetnya berubah bagaimana kita menggunakan SDM kita, kekayaan kita yang mentah menjadi value added-nya lebih tinggi. Itu akan signifikan dampaknya. Kita sudah mulai nikel dari besi baja, kita akan mengarah pada baterai litium,” kata Septian.

Untuk diketahui, pemerintah saat ini tengah gencar mengembangkan hilirisasi sektor pertambangan sebagai cara peningkatan nilai tambah. Sebab tahun depan pemerintah Indonesia juga akan mewajibkan perusahaan pertambangan khususnya pertambangan bauksit untuk mengembangkan hilirisasi dan menyetop kegiatan ekspor bauksit.

Bisnis

Luhut Panjaitan: Harga Minyak Goreng Jelang Ramadan Naik

Published

on

Harga Migor Naik/Ilustrasi

Harga Migor Naik/Ilustrasi

mycity.co.id Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan jelang bulan Ramadan 2023, harga minyak terlihat mengalami kenaikan.

Menurut Luhut, kenaikan harga minyak goreng jelang Ramadan 2023 menyebabkan adanya pergeseran konsumsi. Di mana masyarakat biasa membeli minyak premium, menjadi Minyakita karena harganya masih terjangkau, yakni Rp14.000 per liter.

“Untuk itu saya menggelar Rakor hari ini bersama K/L terkait dengan para produsen minyak goreng. Kami menyepakati peningkatan pasokan DMO oleh produsen minyak goreng sebanyak 50 persen hingga memasuki masa Lebaran nanti,” kata Luhut, dikutip dari akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Senin 6 Februari 2023.

Tak hanya itu, pemerintah juga memutuskan untuk mendepositokan sebagian hak ekspor yang dimiliki setiap produsen minyak goreng. Luhut menambahkan, mereka bisa kembali mendapatkan hak ekspor ketika situasi kembali mereda.

“Hal ini dilakukan semata-mata untuk menjaga pasokan dalam negeri dan menjamin harga tetap stabil,” katanya.

Pemerintah Lakukan Pengawasan
Selain melakukan deposito minyak goreng, Luhut mengatakan pemerintah akan melakukan pengawasan yang ketat.

Pengawasan ini akan dilakukan berdasarkan data Simirah. Tentunya akan ada sanksi bagi yang melanggar.
Luhut menjelaskan, Kementerian Perdagangan juga akan membuka kembali hotline pengaduan masyarakat tentang berbagai pelanggaran yang terjadi terkait ketersediaan minyak goreng di pasaran sehingga kita bisa menindaklanjuti aduan masyarakat secara langsung.

“Semoga upaya ini bisa membantu menstabilkan harga minyak goreng pada posisi semula sehingga masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan mudah dan terjangkau harganya,” ucapnya.

Minyak Goreng Bersubsidi Mulai Langka Jelang Ramadan
Sejumlah pemiliki toko grosir maupun eceran mengeluhkan kelangkaan minyak goreng bersubsidi atau Minyakita jelang bulan Ramadan. Salah satunya Adam, pemilik toko grosir di Pasar Balong.

Ia menduga kelangkaan minyak goreng ini disebabkan menjelang bulan puasa Ramadan. Adam menjelaskan Minyakita sudah kosong sejak sebulan yang lalu.

Sebetulnya menurut Adam, minyak goreng jenis tersebut cukup diburu konsumen karena harganya murah. Kebanyakan konsumen memilih barang murah seperti Minyakita, Fitri atau Hemart yang dipasok dari distributor.

“Setiap bulan mendapat pasokan Minyakita sebanyak 150 karton setiap karton isi 12, itu bisa habis dalam kurun waktu kurang dari 15 hari, jadi omset minyak banyak,” katanya.

Continue Reading

Bisnis

Fase 3 MRT Jakarta dari Barat ke Timur Disokong Pemerintah Inggris

Published

on

Inggris Dukung Pengembangan Fase 3 MRT Jakarta. Foto: MRT Jakarta

Inggris Dukung Pengembangan Fase 3 MRT Jakarta. Foto: MRT Jakarta

mycity.co.id – Pembangunan MRT Jakarta fase 3 sepertinya akan terealisasi. Pasalnya PT MRT Jakarta saat ini tengah mengupayakan perluasan jaringan.

Hal ini terlihat dari berbagai kerja sama yang diwujudkan. MRT fase 3 sendiri memiliki jalur dengan koridor dari barat ke timur sepanjang 84 km.

Adapun bentuk kerja sama yang akan terjalin adalah dengan Pemerintah Kerajaan Inggris. Pada kunjungan kerja di Indonesia, The UK Minister of Export at the Department of International Trade H.E. Andrew Bowie, MP menyatakan dukungannya pada pengembangan serta perluasan jaringan MRT Jakarta.

“Saya senang sekali bahwa Inggris dan Indonesia sedang mengeksplor peluang-peluang untuk bekerjasama dalam pengembangan MRT Jakarta. Pertemuan hari ini mendatangkan para ahli infrastruktur dan keuangan terdepan dari Inggris untuk berkolaborasi dalam mendukung rencana pengembangan transportasi Indonesia,“ kata Bowie.

Dia mengatakan, senantiasa menantikan perkembangan hubungan kedua negara pada bidang ini bidang tersebut. Tak hanya itu, Asisten Perekonomian dan Keuangan Provinsi DKI Jakarta Sri Haryati juga menyampaikan terima kasih serta menyambut baik dukungan Inggris tersebut.

“Warga Jakarta dan sekitarnya, membutuhkan solusi transportasi mobilitas perkotaan yang konkrit. Mereka telah merasakan keberhasilan MRT Jakarta Fase 1, oleh karena itu, inisiasi MRT Jakarta Fase 3 kami tingkatkan, Proyek Fase 3 akan menjadi fase MRT Jakarta yang paling menantang yang pernah dikerjakan,” kata Sri.

”Pemerintah akan bekerja sama dengan MRT Jakarta untuk mewujudkan proyek ini, khususnya untuk mencapai bagian integrasi antara 3 provinsi yang berbeda. Kami sangat berterima kasih atas perhatian yang telah kami terima sejak tahun lalu dari Inggris, minat Inggris untuk terlibat dalam proyek ini telah memberi kami harapan,” tambahnya.

Selain itu, Direktur Utama PT MRT Jakarta Tuhiyat juga menyampaikan apresiasi atas atensi Inggris terkait pembangunan fase 3. Dia menyampaikan bahwa pada 2022 lalu, PT MRT Jakarta sudah menerima expression of interest dari United Kingdom Export Finance (UKEF).

Di mana ini menyatakan kesediaan pembiayaan koridor barat ke timur MRT Jakarta.

“Selanjutnya, dalam perhelatan G20 di Bali, kami juga telah menandatangani Letter of Intent (LoI) terkait hal tersebut. Pertemuan pagi ini merupakan langkah konkret dalam mewujudkan kerja sama pembangunan koridor East—West tersebut,” lanjutnya.

Tuhiyat menambahkan, PT MRT Jakarta dan pemerintah Inggris terkhusus dari perusahaan industri kereta api juga banyak melakukan kerja sama. Salah satunya adalah peningkatan sumber daya manusia bersama dengan Crossrail International.

Tak hanya itu, kerja sama ini juga melakukan penyusunan rencana induk pengembangan kawasan Lebak Bulus bersama ARUP. Untuk diketahui, fase 3 koridor barat ke timur MRT Jakarta direncanakan akan membentang sepanjang sekitar 84,1 kilometer dari Cikarang, Jawa Barat hingga Balaraja, Banten, melewati wilayah DKI Jakarta sepanjang sekitar 33,7 kilometer.

Pemerintah Inggris melalui Expression of Interest (EoI) telah menyatakan dukungan pembiayaan sebesar sekitar USD1,2 miliar atau setara dengan sekitar Rp19,3 triliun untuk pembangunan fase 3 tersebut.

Continue Reading

Bisnis

Resmi! Kapal VLGC Amaryllis Jadi Milik Pertamina Internasional Shipping

Published

on

Kapal VLGC Amaryllis Resmi dimiliki PIS. Foto: tempo.co

Kapal VLGC Amaryllis Resmi dimiliki PIS. Foto: tempo.co

mycity.co.id – Kapal Very Large Gas Carrier (VLGC) atau kapal tanker gas raksasa resmi dimiliki PT Pertamina International Shipping (PIS) per 1 Februari 2023. VLGC sendiri masuk dalam jajaran kapal pengangkut gas terbesar di dunia.

Kepal bernama Amaryllis itu merupakan kapal VLGC sistem dual fuel pertama yang dimiliki Indonesia.

“Kepemilikan kapal VLGC yang menggunakan low sulfur fuel oil and gas sebagai bahan bakarnya merupakan langkah nyata PIS dalam program dekarbonisasi,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati.

Dia mengatakan, langkah ini diambil menuju net zero emission. Penandatanganan protokol pengiriman dan penerimaan kapal VLGC berlangsung di Singapura pada Rabu (1/2/2023) kemarin.

CEO PT Pertamina International Shipping (PIS) Yoki Firnandi mengatakan, kapal VLGC Amaryllis memiliki kapasitas hingga 90 ribu kubik meter. Dia mengatakan merupakan kapal terbesar di kelasnya.

Yoki menambahkan, saat ini kapal VLGC yang dimiliki PIS yakni PG 1 dan PG 2 dengan ukuran di bawah itu.

“Dengan kapasitas besar ini, secara tonase kapal bisa diutilisasi secara optimal untuk mendorong revenue maksimal,” ujar Yoki.

Sedangkan Direktur Armada PIS Muhammad Irfan Zainul Fikri mengungkapkan keunggulan dari kapal Amaryllis tersebut. Dia menyebutkan bukan hanya berkapasitas muatan sangat besar, kapal ini juga memiliki dual engine di mana mesin penggerak terdiri dari Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) dan LPG yang akan membantu untuk efisiensi di sisi operasional.

“Kapal ini mampu mengangkut amonia dan bisa menjadi chemical transporter. Jadi ini merupakan kapal terbesar yang bisa memuat amonia,” jelas Irfan.

Memiliki kapasitas muatan terbesar di kelasnya dan penggunaan bahan bakar yg efisien, diharapkan kapal Amaryllis bisa memberi keuntungan banyak bagi perusahaan serta bisnis energi lebih ramah lingkungan. Adanya kapal ini juga dikatakan Irfan, menunjukkan komitmen PIS dalam dekarbonisasi.

“Kami meyakini kapal ini tidak hanya akan memberikan benefit dari sisi komersial, tapi juga sisi ESG dan komitmen ramah lingkungan perusahaan,” ujarnya.

Continue Reading
Advertisement

Trending