Connect with us

Sport

Gol Penalti Ronaldo Disebut Hadiah Spesial dari Wasit

Published

on

Pelatih Timnas Ghana Otto Addo menegaskan gol penalti yang dicetak Cristiano Ronaldo dalam laga Kamis (24/11/2022) malam WIB adalah hadiah spesial dari wasit/sportsnet

Pelatih Timnas Ghana Otto Addo menegaskan gol penalti yang dicetak Cristiano Ronaldo dalam laga Kamis (24/11/2022) malam WIB adalah hadiah spesial dari wasit/sportsnet

mycity.co.id Pelatih Timnas Ghana Otto Addo menegaskan gol penalti yang dicetak Cristiano Ronaldo dalam laga Kamis (24/11/2022) malam WIB adalah hadiah spesial dari wasit.

Dalam laga Grup H Piala Dunia 2022 itu, Black Stars – julukan Timnas Ghana, kalah 2-3 dari Portugal. Salah satu gol Portugal dicetak Ronaldo dari titik putih.

Baca Juga :  Gila! Demi Nonton Piala Dunia 2022, Suporter Arab Saudi Nekat Jalan Kaki Lintasi Gurun Pasir

Ghana nyaman mengimbangi Portugal sampai wasit Ismail Elfath memberikan penalti atas pelanggaran yang dibuat Mohammed Salisu kepada Ronaldo. Pemain yang resmi meninggalkan Manchester United itu mencetak gol pembuka Portugal dari titik penalti pada menit ke-65.

Ghana sempat menyamakan kedudukan lewat Andrew Ayew. Namun, mereka tertinggal 1-3 setelah Portugal mencetak dua gol lewat Joao Felix dan Rafael Leao. Kendati mampu menipiskan skor lewat gol Osman Bukari, Ghana tak mampu menghindar dari kekalahan.

Baca Juga :  Keren, Pebasket NBA Justin Holiday Jadikan Batik Blitar Souvenir di NBA Fashion Hits

Ketika ditanya siapa yang paling menyumbangkan kekalahan untuk timnya, Addo menjawab wasit. “Kami kecewa sekali, apalagi melihat situasi penalti. Sampai saat itu kami sungguh menjalani pertandingan yang bagus,” kata Addo seperti dikutip AFP.

“Saya kira itu keputusan yang salah, kami memainkan bola. Saya tidak tahu mengapa VAR tidak muncul, tidak ada penjelasan. Kemudian sulit menghadapi tim kelas dunia ketika mereka sudah unggul,” jelas Addo

“Jika orang mencetak gol maka selamat, tapi itu benar-benar hadiah, hadiah spesial dari wasit,” imbuh Addo.

Baca Juga :  10 Playlist Pembangkit Semangat Juang

Ditanya apakah penalti akan diberikan untuk pemain lain selain Ronaldo yang berada di ambang menciptakan rekor, Addo menjawab, “Anda harus tanyakan kepada wasit”.

“Saya tidak punya bukti bahwa keputusan berbeda akan dibuat untuk orang lain. Saya tak tahu apakah mereka tidak memperhatikan atau VAR tidak memperhatikan,” sambung Addo.

Sementara itu, pelatih Portugal Fernando Santos menepis kritik Addo dengan menyatakan ofisial VAR akan campur tangan seandainya melihat sesuatu yang tidak diinginkan. “Jika VAR mengatakan wasit harus melihat sesuatu maka dia akan melihatnya,” pungkas Santos.

Sport

Ronaldo Makan di Tengah Laga, Ini Penjelasannya

Published

on

Portugal berhasil membungkam Ghana dengan skor 3-2 pada Liga Piala Dunia, Kamis (24/11/2022).Tak terduga bintang asal Portugal Cristiano Ronaldo tertangkap kamera sedang makan di tengah pertandingan melawan Ghana/AFP

Portugal berhasil membungkam Ghana dengan skor 3-2 pada Liga Piala Dunia, Kamis (24/11/2022). Tak terduga bintang asal Portugal Cristiano Ronaldo tertangkap kamera sedang makan di tengah pertandingan melawan Ghana/AFP

mycity.co.id Portugal berhasil membungkam Ghana dengan skor 3-2 pada Liga Piala Dunia, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga :  Tuan Rumah Piala Dunia 2022, Ini Pesona Wisata Qatar...

Tak terduga bintang asal Portugal Cristiano Ronaldo tertangkap kamera sedang makan di tengah pertandingan melawan Ghana.

Pada menit ke-36, Ronaldo terlihat merogoh celananya dan mengeluarkan sesuatu dan memasukkannya ke dalam mulutnya, setelah itu Cristiano Ronaldo tampak mengunyah benda tersebut.

Baca Juga :  Bangga! Tim Ganda Putri Lolos Final Olimpiade Tokyo 2020

Konfirmasi itu muncul setelah pihak Portugal memberikan pernyataan langsung kepada The Athletic.
Menurut The Athletic, Cristiano Ronaldo hanya makan permen karet.

Berikut alasan kemungkinan Cristiano Ronaldo memakan Permen Karet.

Karena menurut penelitian permen karet dapat membantu fokus otak dan membuat tubuh bergerak secara seimbang.

Baca Juga :  Federasi Sepak Bola Ukraina Minta FIFA Coret Iran dari Piala Dunia 2022

Saat mengunyah permen karet, kandungan gula pada permen karet dapat meningkatkan aliran darah ke jaringan otak.

Selain itu, mengunyah permen karet merangsang sensor gerak rahang. Sensor ini juga membantu tubuh untuk bergerak secara seimbang.

Kemungkinan tersebut berhasil membuat Portugal lolos 16 besar di grup H.

Continue Reading

Sport

Penyelidikan Finansial Juventus : Seluruh Anggota Dewan Klub Mundur dari Jabatannya

Published

on

Pavel Nedved, Andrea Agnelli dan delapan anggota dewan klub Juventus, putuskan mengundurkan diri terkait penyelidikan transfer mencurigakan (twitter.com/FabrizioRomano)

Keputusan mencengangkan terjadi di dalam internal Juventus ketika Piala Dunia 2022 masih bergulir. Seluruh anggota dewan klub Juventus memastikan mundur dari jabatannya.

Tidak tanggung-tanggung, Andrea Agnelli selaku presiden klub dan Pavel Nedved yang menjabat sebagai wakil presiden klub memastikan mundur dari jabatannya.

Mundurnya anggota dewan klub Juventus ini mengakhiri era kepemimpinan Agnelli yang sudah bertahan sejak 2010 lalu. Juventus kini sedang mencari susunan dewan klub yang baru.

Baca Juga :  Jadi Panggung Terakhir, Cristiano Ronaldo Bakal Tunjukan Performa Terbaik di Piala Dunia 2022

Selama proses pencarian anggota dewan klub yang baru, hanya ada satu nama yang akan bertahan. Ia adalah Maurizio Arrivabene yang bertugas sebagai Managing Director.

Laporan dari BBC menyatakan, mundurnya para petinggi Bianconeri itu tidak lepas dari adanya proses penyelidikan yang dilakukan terhadap Juventus. Ada dugaan kesalahan penanganan finansial di dalam klub.

Baca Juga :  Atlet Malaysia Batal Raih Medali Emas, Netizen Geram!

Kebijakan tersebut mencakup transfer pemain di rentang periode 2019 – 2021, pemberian informasi akuntansi palsu kepada para investor, dan membuat faktur transaksi yang tidak ada.

Orang-orang yang terlibat dan diselidiki adalah anggota dewan klub yang keluar. Oleh karenanya, pengunduran diri dianggap sebagai jalan keluar terbaik bagi Juventus sambil mencari anggota-anggota dewan klub baru.

Baca Juga :  Bangga! Tim Ganda Putri Lolos Final Olimpiade Tokyo 2020

Juventus sendiri tercatat mengalami kerugian yang amat besar di musim lalu. Jumlah kerugiannya mencapai 254,3 juta Euro.

Angka sebanyak itu diklaim sebagai kerugian terbesar yang pernah didapatkan oleh klub Italia sepanjang sejarah. Di musim lalu, Juventus finis di posisi keempat.

Continue Reading

Sport

Secara Mengejutkan 5 Tim Tersingkir dari Piala Dunia

Published

on

Tim Kesebelasan Spanyol/AFP

Tim Kesebelasan Spanyol/AFP

mycity.co.id Jika bermain di Piala Dunia saja membutuhkan usaha yang luar biasa bagaimana negara yang bisa memenangkannya. Tentu saja, mereka harus mengeluarkan lebih dari 100 persen kemampuannya.

Bahkan tidak jarang kandidat kuat peraih gelar Piala Dunia justru tersingkir cepat di babak awal. Hal ini sudah dialami sejumlah negara kuat di ajang empat tahunan ini.

Berikut negara yang tersingkir secara mengejutkan di Piala Dunia dan kita simak untuk peringkat lima hingga satu.

5. Portugal (Piala Dunia 2002)

Tim Kesebelasan Portugal/ Repro

Tim Kesebelasan Portugal/ Repro

Portugal pergi ke Piala Dunia 2002 sebagai favorit saat ada Grup D bersama Amerika Serikat, Polandia dan negara tuan rumah Korea Selatan. Tetapi, tim Portugal Antonio Oliveira kalah 3-2 dari AS setelah tertinggal 3-0 dalam 40 menit.

Baca Juga :  Juventus Ramaikan Persaingan Papan Atas Serie A

Di laga kedua, Portugal mengamuk saat meraih kemenangan 4-0 atas Polandia. Tetapi, Portugal justru kalah mengejutkan 0-1 dari Korea Selatan di pertandingan terakhir yang membuat perjalanan Portugal di Piala Dunia terputus.

4. Jerman (Piala Dunia 2018)

Timnas jerman/AFP

Timnas jerman/AFP

Jerman sukses menjadi juara Piala Dunia 2014 di Brasil setelah terakhir kali juara tahun 1990. Hal itu membuat sang juara bertahan jadi favorit juara di Piala Dunia 2018 Rusia.

Skuad Joachim Low berada di Grup F bersama Swedia, Meksiko dan Korea Selatan. Sayangnya mereka justru tersingkir di babak penyisihan grup dan mengulangi kejadian serupa tahun 1978.

Baca Juga :  Resmi, MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika Bernama Pertamina Grand Prix of Indonesia

3. Brasil (Piala Dunia 1966)

Pergi ke Piala Dunia 1966, Brasil ingin memenangkan turnamen untuk ketiga kalinya berturut-turut. Mereka tidak pernah kalah dalam kompetisi selama 12 tahun, dan Pele bertujuan untuk memenangkannya lagi.

Brasil berada di Grup 3 Piala Dunia 1966 bersama Portugal, Bulgaria dan Hongaria. Setelah menang 2-0 melawan Bulgaria, Brasil justru kalah dari Hongaria dan Portugal hingga akhirnya mereka tersingkir.

2. Perancis (Piala Dunia 2002)

Timnas Prancis/AFP

Timnas Prancis/AFP

Juara bertahan Perancis datang ke Korea Selatan dan Jepang sebagai favorit karena kedalaman skuad mereka. Zinedine Zidane dkk berada di Grup A bersama Denmark, Senegal dan Uruguay.

Baca Juga :  Gila! Demi Nonton Piala Dunia 2022, Suporter Arab Saudi Nekat Jalan Kaki Lintasi Gurun Pasir

Namun di laga perdana, gol dari Papa Bouba Diop membuat Senegal 1-0 atas juara bertahan. Kekecewaan berlanjut saat Prancis bermain imbang 0-0 dengan Uruguay dan kalah 0-2 dari Denmark yang membuat mereka pulang tanpa mencetak gol.

1. Spanyol-Piala Dunia 2014

Tim Kesebelasan Spanyol/AFP

Tim Kesebelasan Spanyol/AFP

Dari akhir 2000-an hingga awal 2010-an, Spanyol mendominasi sepak bola internasional. Tim Matador mengangkat gelar Euro dua kali (2008, 2012) dan Piala Dunia pada 2010.

Pada Piala Dunia 2014 mereka satu grup bersama Belanda, Chili dan Australia. Namun, Spanyol dibantai 1-5 Belanda di matchday pertama, kalah 0-2 hingga akhirnya tersingkir meski menang 3-0 atas Australia di laga terakhir.

 

Continue Reading
Advertisement

Trending