Connect with us

Nasional

GNPF, FPI & PA 212: Waspada Bangkitnya PKI, Komunis Itu Nyata

Published

on

Foto Ketua GNPF Yusuf Muhammad.

Gerakan Nasional pengawal Fatwa Ulama (GNPF U) bersama dengan Front Persaudaraan Islam (FPI) dan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), mengingatkan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk mewaspadai bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI) dan bangkitnya paham komunis di Tanah Air.

Melalui seruan bersama, ketiga ormas tersebut mengajak masyarakat untuk melakukan kampanye ‘Menolak Lupa Insiden G 30/S PKI dengan tema ‘Komunis Itu Nyata, Tolak Karena Kita Pancasila’.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

“September adalah bulan yang mengingatkan kita pada kejadian kelam yang menimpa bangsa Indonesia, yaitu Pemberontakan G 30 S/PKI yang begitu kejam, bengis dan brutal dengan tewasnya 6 Jendral dan 1 perwira TNI (Pahlawan Revolusi), Ulama, dan Santri,” ujar Ketua GNPF Yusuf Muhammad Martak, Jumat (17/09/2021).

karena hal itu, kami menyerukan kepada rakyat Indonesia khususnya Umat Islam untuk melakukan kampanye ‘Menolak Lupa Insiden G 30/S PKI dengan tema ‘Komunis Itu Nyata, Tolak Karena Kita Pancasila’.

GNPF, FPI dan PA 212 mengajak masyarakat jihad melalui media sosial dan media online. Mengajak keluarga dan sahabat untuk menonton film kekejaman G 30/ S PKI dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

“Mengadakan diskusi, talk show, simposium virtual, napak tilas dengan menghadirkan pelaku dan saksi sejarah G 30 / S PKI di daerah daerah,” ucapnya.

Kemudian pada tanggal 30 September 2021 bersama-sama mengibarkan bendera Merah Putih setengah tiang untuk menghormati jasa Pahlawan Revolusi.

“Juga mari melantunkan doa kepada para pahlawan dan keluarganya yang telah menjadi korban kekejaman G 30/S PKI,” pungkasnya.

Nasional

Warga Palangka Raya Sukses Pecahkan Rekor MURI Memasak Hidangan Kalimantan Tengah

Published

on

Tradisi Mangenta

Warga Bundaran Besar Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), sukses mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) pada Minggu (22/5/2022) untuk peserta memasak mangenta terbanyak.

Gubernur Provinsi Kalteng Sugianto Sabran, mengambil peluang itu dengan memperkenalkan mangenta ke masyarakat luas melalui Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tahun 2022.

Setidaknya, sebanyak 1.043 peserta turut berpartisipasi dalam kegiatan itu, dan hal ini dinilai sebagai langkah untuk melastarikan warisan budaya kuliner Kalteng.

Baca Juga:

  1. Dikenal Sebagai Kota Pahlawan, Inilah Sederet Rekomendasi Wisata Sejarah di Surabaya
  2. Keris dan Perubahan Budaya bagi Masyarakat Jawa
  3. Gua Liang Bua, Rumah Manusia Kerdil Indonesia dari NTT

“Mangenta merupakan proses mengolah bahan dari padi menjadi kenta dan ini merupakan warisan kuliner khas Kalimantan Tengah sebagai kearifan lokal”, ujar Sugianto Sabran selaku Gubernur Kalteng, Minggu (22/5/2022).

Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini juga berharap, melalui kegiatan tersebut masyarakat luas dapat mengenal kuliner khas Kalteng dan mengembangkannya menjadi aneka varian rasa, sehingga dapat dinikmati banyak orang termasuk generasi milenial.

“Tidak hanya sekedar varian original saja, sehingga kuliner kenta bisa menjadi kuliner modern yang digemari semua orang termasuk generasi milenial,” tambahnya.

Masih dalam perhelatan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Kalteng ke 62. Selain Mangenta, Pemerintah Daerah Provinsi Kalteng juga memecahkan rekor bakar jagung sebanyak 62 ribu bonggol atau tongkol. Hal ini menjadi penanda, direbutnya predikat Muri bakar jagung yang sebelumnya dipegang oleh Kota Jember, Provinsi Jawa Timur dengan total 52 ribu.

Continue Reading

Nasional

Tugas Baru Jokowi untuk Luhut: Bereskan Masalah Minyak Goreng

Published

on

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengaku mendapatkan tugas baru dari Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi). Tugas tersebut adalah menyelesaikan permasalahan minyak goreng.

Luhut menyampaikan kabar tersebut dalam sambutannya secara virtual pada acara Perayaan Puncak Dies Natalis ke-60 Gamki pada Sabtu (21/5/2022).

“Tiba-tiba Presiden memerintahkan saya untuk mengurus minyak goreng. Jadi sejak 3 hari lalu, saya mulai menangani masalah kelangkaan minyak goreng dan kita berharap itu tidak terlalu lama kita selesaikan,” kata Luhut.

Baca Juga:

  1. Gandeng Pemprov DKI, WIR Group Kembangkan Metaverse Jakarta
  2. Gali Masa Depan Dunia, Indosat Lebarkan Sayap ke Metaverse
  3. Rusia Uji Coba Rudal Antar Benua, Putin: Musuh Pasti Bakal Was-Was

Sebelumnya, Presiden Jokowi kembali membuka ekspor minyak goreng pada Senin (23/5/2022). Keputusan tersebut diambil pemerintah setelah memperhatikan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan para tenaga kerja dan petani di industri sawit.

“Berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang tenaga kerja di industri sawit, baik petani, pekerja, dan juga tenaga pendukung lainnya, maka saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin, 23 Mei 2022,” kata Jokowi.

Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau dan mengawasi dengan ketat untuk memastikan minyak goreng tersedia dengan harga terjangkau di tanah air.

“Meskipun ekspor dibuka, pemerintah akan tetap mengawasi dan memantau dengan ketat untuk memastikan pasokan tetap terpenuhi dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Continue Reading

Nasional

IKN Nusantara Disebut Minim Pendanaan, Ini Komentar Luhut

Published

on

Luhut Binsar Pandjaitan

Banyak kabar beredar mengenai pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara minim pendanaan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi , Luhut Binsar Pandjaitan, pun buka suara mengenai hal itu.

Luhut menyampaikan hal itu saat memberikan pengarahan dalam Perayaan Dies Natalis ke 60 Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI). Dia menyatakan banyak investor dari negara lain yang ingin berinvestasi di IKN Nusantara.

“Saya sudah bertemu Mohammed Bin Salman, putera mahkota Kerajaan Arab Saudi yang menyatakan akan berinvestasi sangat besar,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Dikenal Sebagai Kota Pahlawan, Inilah Sederet Rekomendasi Wisata Sejarah di Surabaya
  2. Keris dan Perubahan Budaya bagi Masyarakat Jawa
  3. Gua Liang Bua, Rumah Manusia Kerdil Indonesia dari NTT

Bahkan, Luhut menyatakan Uni Emirat Arab melalui Indonesian Investment Fund (INA) telah menyatakan komitmen investasi sebesar USD 20 miliar.

“IKN will be world-class city for all. Sudah banyak pihak memberi hormat atas konsep kita membangun ibu kota baru,’ jelasnya.

Luhut menegaskan ibu kota baru nantinya akan diperuntukkan bagi generasi muda di masa depan. Desain kota ini, kata dia, diklaim tidak akan kalah dengan pembangunan kota modern lainnya seperti Neom, Arab Saudi hingga Dubai, UEA.

Sebelumnya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menepis kabar yang menyebutkan dana haji akan dipergunakan untuk pembangunan ibu kota negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur.

Hal tersebut ditegaskan Gus Yaqut, sapaan akrabnya dalam keterangan pers usai rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas persiapan pelaksanaan ibadah haji 1443 di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Saya ingin menyampaikan bahwa tidak benar ada hoax yang mengatakan dana haji digunakan untuk keperluan pembangunan IKN,” kata Gus Yaqut beberapa waktu lalu.

Continue Reading

Trending