Connect with us

Otomotif

GIIAS 2021 Siap Tampilkan Inovasi Teknologi Otomotif

Published

on

GIIAS 2021

Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang akan berlangsung pada 11-21 November 2021 di Indonesia Convention Exhibition (ICE BSD), Tangerang Selatan dipastikan menghadirkan inovasi teknologi terkini dari dunia otomotif.

Menurut Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, GIIAS akan tetap menjadi ajang acuan teknologi otomotif bagi masyarakat dan pecinta otomotif Indonesia.

“Meskipun saat ini GIIAS akan berjalan dengan kondisi yang berbeda, namun GAIKINDO tetap akan konsisten menjadikan GIIAS ajang yang menampilkan teknologi otomotif terkini dari industri otomotif Indonesia,”ujarnya kepada Mycity, Jumat, (22/10/2021).

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Untuk memastikan hal tersebut, Gaikindo mendapatkan dukungan dari para anggotanya yang menjadi peserta GIIAS 2021, “Berbagai produk dan teknologi yang dipamerkan menjadi salah satu bukti pencapaian industri otomotif Indonesia yang patut dibanggakan, dan GIIAS akan menampilkannya secara langsung kepada publik Indonesia,” tambah Nangoi.

Nangoi juga menjelaskan, dengan dukungan pemerintah dan kebijakan Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah(PPnBM DTP), pencapaian industri otomotif secara domestik pada September lalu mencatat hasil kenaikan positif dibandingkan dengan periode yang sama ditahun lalu, hingga 68%.

Serta angka ekspor juga mencatatkan kenaikan sebanyak 33,5%, dan Ia berharap dengan hadirnya GIIAS akan semakin mendorong perbaikan yang terus berjalan.

“Industri otomotif mendapatkan energi positif dari setiap penyelenggaraan GIIAS, dan tahun ini Kami optimis kehadiran GIIAS 2021 akan menjadi faktor pendorong untuk mencapai tujuan industri otomotif Indonesia, dalam memaksimalkan pencapaian domestik dan menjadi salah satu penyumbang devisa tertingi negara melalui ekspornya,”kata Nangoi.

Otomotif

Indonesia Bakal Pamer Kendaraan Listrik di KTT G20 Bali

Published

on

kendaraan listrik Genesis
kendaraan listrik Genesis

Kendaraan listrik bakal jadi alat transportasi resmi dalam perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali pada tahun 2022. Hal itu merujuk pada tema yang diangkat dalam KTT tersebut, yakni masalah lingkungan.

Hal itu ditegaskan Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Ayodhia GL Kalake. Pemerintah rencananya menyiapkan beragam kendaraan listrik seperti roda empat, sepeda motor, dan bus.

“Pada ajang besar ini pemerintah Indonesia akan menggunakan kendaraan listrik baik bus, roda empat, roda dua, sebagai kendaraan resmi maupun operasional,” katanya, Rabu (24/11/2021).

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Ayodhia tak merinci model ataupun nama kendaraan yang bakal digunakan. Namun dia bilang pemerintah ingin menunjukkan komitmennya menurunkan emisi melalui penggunaan mobil berbasis baterai.

“Ini menunjukkan kepada dunia komitmen Indonesia menurunkan emisi melalui dukungan ke kendaraan listrik dan showcase terhadap kendaraan yang diproduksi di Indonesia,” ucap dia.

Pada kesempatan sama Kepala Staff Presiden Moeldoko menambahkan bahwa Presiden Joko Widodo akan membawa isu transisi energi terbarukan pada konferensi tersebut.

Jokowi, dikatakan Moeldoko, ‘ngotot’ ingin Indonesia mempercepat langkah transisi dari penggunaan energi fosil, dalam hal ini bahan bakar, ke energi terbarukan.

“Transisi energi dari fosil ke energi terbarukan keharusan dan tidak bisa ditunda. Oleh sebab itu harus ada perencanaan terukur dan alur waktu jelas,” kata Moeldoko.

Kedua, menurut Moeldoko, sesuai arah presiden, yaitu kendaraan listrik tidak lagi dapat ditawar-tawar. Lalu ketiga, kesempatan investasi harus dibuka selebar-lebarnya, jangan dipersulit.

Sejauh ini satu kendaraan listrik yang dipastikan bakal dipakai untuk KTT G20 di Bali adalah Genesis Electrified G80. Hal ini sudah diumumkan pemerintah pada akhir Oktober lalu.

Continue Reading

Otomotif

Baru Ada Total 14.400 Kendaraan Listrik di Indonesia

Published

on

kendaraan listrik
kendaraan listrik

Kendaraan listrik di Indonesia hingga saat ini masih menjadi barang langka. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat baru ada total 14.400 unit kendaraan listrik di Tanah Air hingga pertengahan November 2021.

Rinican kendaraan listrik tersebut adalah 1.656 mobil penumpang, 262 kendaraan roda tiga, 12.464 sepeda motor listrik, 13 bus, dan 5 mobil barang. Data tersebut diungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi.

Saat ini, sambungnya, sudah ada beberapa APM mobil listrik di Indonesia. Sedikitnya 13 unit bus yang sudah mengajukan uji tipe, salah satunya dipakai oleh TransJakarta dan akan disusul oleh PPD dan Damri.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Sementara, berdasarkan data yang dihimpun oleh Kementerian ESDM pada September 2021 jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah mencapai 187 unit yang tersebar di 155 lokasi di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

“Saat ini kami sudah berbicara dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk mendorong semua APM sepeda motor, produsen sepeda motor listrik untuk memproduksi baterai dengan ukuran yang sama sehingga mempermudah masyarakat dalam penggunaan dan pengisian ulang baterai,” ujar Budi dalam keterangannya, dikutip Selasa (23/11/2021).

Dengan semakin banyaknya jumlah infrastruktur penunjang ini, Budi berharap kepercayaan masyarakat untuk menggunakan kendaraan listrik meningkat.

Continue Reading

Otomotif

Creta, Mobil Hyundai Pertama yang Diproduksi di Indonesia

Published

on

Hyundai Creta
Hyundai Creta

Hyundai memamerkan mobil compact crossover terbaru mereka di ajang GIIAS 2021. Mobil itu bernama Hyundai Creta. Uniknya, mobil ini diproduksi di Indonesia.

Produksi Hyundai Creta berlangsung di pabrik mereka yang berlokasi di Karawang. Pabri ini sendiri dibangun pada 2019 lalu. Hyundai Creta ini adalah murni mobil pertama buatan Hyundai Indonesia yang diracik manufaktur Indonesia.

Pihak Hyundai Indonesia mengkonfirmasi bahwa memang Creta adalah mobil buatan Indonesia, untuk konsumen Indonesia. Hyundai Creta produksi Cikarang ini juga akan menjadi mobil pertama yang diekspor ke luar negeri.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Nama Creta sendiri diambil dari bahasa melayu kereta. Pengucapan Creta bisa disamakan dengan mengucap kereta. Sales Director PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) mengatakan, nama Creta memang memiliki arti yang sangat luas. Misalnya di Malaysia, kata kereta memiliki arti sebagai mobil.

“Kita memang sudah memberikan nama ini saat development pertama kali. Selain itu kalau di Indonesia, memang mirip dengan kereta pengucapannya. Tapi Creta di sini punya makna dalam, yakni kendaraan untuk keluarga,” ucapnya di arena GIIAS 2021.

Chief Operating Officer PT HMID, Makmur, mengatakan bahwa kalau diartikan memang agak susah, karena masing-masing negara punya arti dari kata Creta ini.

“Cuma kalau kita lihat, Creta itu global name dan sudah sukses di negara lain. Makanya kita memakai nama tersebut,” ucap Makmur.

Salah satu ciri khas Hyundai Creta terbaru ini ialah memiliki wajah yang sporty mirip dengan Hyundai Tucson, tipe compact SUV yang ukurannya lebih besar. Hyundai sendiri dikenal dengan desain kisi-kisi (grille) yang dinamakan Parametric Jewel Grille di varian Creta.

Hyundai Creta
Hyundai Creta

Salah satu ciri khasnya lewat lampu DRL LED yang sembunyi, uniknya akan terlihat menyatu dengan grille saat lampu dimatikan.

Salah satu fitur di mobil ini yang cukup menarik perhatian adalah Bluelink, yang memungkinkan para pemiliknya selalu terhubung dengan mobil mereka melalui smartphone.

Fitur ini memiliki akses penuh ke semua fitur-fitur esensial pada mobil Hyundai Creta, misalnya seperti mengetahui kondisi kendaraan secara real-time, menghidupkan/mematikan mesin, mengatur suhu kabin, mengunci/membuka kunci pintu, menyalakan klakson, menyalakan/mematikan lampu, untuk mengetahui di mana kendaraan diparkir.

Pemilik juga akan dapat memperoleh akses ke berbagai fitur canggih, seperti Stolen Vehicle Notification & Stolen Vehicle Tracking yang akan beroperasi saat upaya pencurian berlangsung.

Continue Reading

Trending