Connect with us

CityView

Es Cendol Elizabeth, Pemulus Negosiasi Menlu Inggris & Ridwan Kamil

Published

on

Menlu Inggris dan Ridwan Kamil
Menlu Inggris dan Ridwan Kamil

Ada hal unik yang terjadi pada pertemuan antara Menteri Luar Negeri Inggris, Elizabeth Truss, dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Nama Cendol Elizabeth mendadak termahsyur setelah pertemuan tersebut. Apa alasannya?

Ya pada pertemuan itu, Ridwan Kamil menyuguhkan Cendol Elizabeth kepada sang Menteri Luar Negeri Inggris. Dia pun amat menyukai minuman yang memiliki nama sama dengan miliknya.

Bukan kali pertama, sebenarnya model diplomasi seperti ini kerap dilakukan oleh Gubernur yang sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Bandung tersebut. Selain cendol, berbagai potensi tanah air yang pernah dijadikan sebagai objek diplomasi oleh Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, kepada negara lain, di antaranya kopi dan batik.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Tak kalah menghasilkan reaksi luar biasa dari perwakilan negara yang terlibat, pada ‘Diplomasi Cendol’ kali ini Menlu Inggris bahkan dengan terbuka menawarkan minuman tersebut untuk dijajakan pada restoran yang berada di London.

Kunjungan Menlu Inggris ke Bogor bertujuan untuk peluncuran program Nurture to Scale a scale up programmers for Indonesian startups, yang terjalin antara Pemprov Jawa Barat dan Inggris.

Dalam selingan kunjungan tersebut, rombongan Inggris kemudian disuguhkan jamuan istimewa berupa es cendol Elizabeth yang terkenal sebagai jenama kuliner cendol asal Bandung.

“Kami sangat berbangga dan dapat kehormatan kunjungan Menteri Luar Negeri Inggris Elizabeth Truss, dan yang paling istimewa beliau senang sekali meminum cendol itu yang utama. Ternyata ada cendol elizabeth yang terkenal di Jabar dan nama beliau adalah Elizabeth,” tutur Ridwan Kamil.

Bukan hanya Menlu Inggris, tak dimungkiri bahwa di kalangan masyarakat Indonesia selama ini pasti akan langsung teringat akan negara tersebut apabila menikmati atau mendengar nama cendol elizabeth.

Di Inggris, ‘Elizabeth’ nyatanya merupakan nama yang umum digunakan dan cukup istimewa, terutama jika mengingat bahwa nama tersebut merupakan nama turun-temurun dalam silsilah keluarga kerajaan untuk Ratu Inggris.

Berhasil membuat suasana obrolan menjadi lebih cair dan santai, Kang Emil bahkan mengungkap jika Menlu Inggris pada akhir pertemuan menawarkan agar es cendol bisa dijual di berbagai restoran yang berada di negaranya.

“Jadi beliau meminta kalau bisa buka restoran di London ada cendolnya lah itu tentang diplomasi cendolnya.”

CityView

Gunung Semeru: Tempat Bersemayam Para Dewa & Catatan Sejarah Panjang Letusannya

Published

on

Gunung Semeru
Gunung Semeru

Gunung Semeru, yang berlokasi di Provinsi Jawa Timur, mengalami erupsi dan mengeluarkan awan panas pada Sabtu (4/12/2021) sore WIB. Hal itu membuat petugas gabungan segera mengevakuasi warga.

Hari ini, Senin (6/12/2021), sekitar pukul 08.30 WIB, kembali terdengar gemuruh kencang dari Gunung Semeru. Petugas gabungan yang berjaga terpaksa mengevakuasi warga Kampung Renteng, Desa Sumberwuluh.

Petugas gabungan juga menjemput warga yang nekat kembali ke rumah mereka. Saat gemuruh kencang terdengar, debit air turun deras dari Gunung Semeru. Alhasi, status berubah menjadi zona merah dan petugas meminta warga menjauh.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Petugas langsung menggendong warga yang sudah tua dan anak-anak. Sebagian lagi membawa mereka dengan menggunakan sepeda motor. Bahkan petugas dengan tergopoh-gopoh menggendong beberapa kambing, karena warga memaksa menuntun hewan ternaknya yang selamat.

Ya, ini bukan kali pertama Gunung Semeru meletus. Gunung ini pertama kali meletus pada 1818. Namun, catatan mengenai letusan dari tahun 1818 hingga 1913 tak banyak terdokumentasikan.

Baru tahun 1941, catatan mengenai letusan Gunung Semeru ada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan leleran lava terjadi pada periode 21 September 1941 hingga Februari 1942. Saat itu letusan sampai di lereng sebelah timur dengan ketinggian 1.400 hingga 1.775 meter. Material vulkanik hingga menimbun pos pengairan Bantengan.

Selanjutnya beberapa aktivitas vulkanik tercatat beruntun pada 1945, 1946, 1947, 1950, 1951, 1952, 1953, 1954, 1955 – 1957, 1958, 1959, 1960. Tak berhenti sampai di sini, Gunung Semeru termasuk salah satu gunung api aktif yang melanjutkan aktivitas vulkaniknya. Seperti pada 1 Desember 1977, guguran lava menghasilkan awan panas guguran dengan jarak hingga 10 km di Besuk Kembar. Volume endapan material vulkanik yang teramati mencapai 6,4 juta m3. Awan panas juga mengarah ke wilayah Besuk Kobokan. Saat itu sawah, jembatan dan rumah warga rusak. Aktivitas vulkanik berlanjut dan tercatat pada 1978 – 1989.

PVMBG juga mencatat aktivitas vulkanik Gunung Semeru pada 1990, 1992, 1994, 2002, 2004, 2005, 2007 dan 2008. Pada tahun 2008, tercatat beberapa kali erupsi, yaitu pada rentang 15 Mei hingga 22 Mei 2008. Teramati pada 22 Mei 2008, empat kali guguran awan panas yang mengarah ke wilayah Besuk Kobokan dengan jarak luncur 2.500 meter.

Menurut data PVMBG, aktivitas Gunung Semeru berada di kawah Jonggring Seloko. Kawah ini berada di sisi tenggara puncak Mahameru. Sedangkan karakter letusannya, Gunung Semeru ini bertipe vulkanian dan strombolian yang terjadi 3 – 4 kali setiap jam. Karakter letusan vulcanian berupa letusan eksplosif yang dapat menghancurkan kubah dan lidah lava yang telah terbentuk sebelumnya. Sementara, karakter letusan strombolian biasanya terjadi pembentukan kawan dan lidah lava baru.

Keindahan Gunung Semeru

Gunung Semeru
Gunung Semeru

Orang-orang di Pulau Jawa menyebut Gunung Semeru tempat bersemayam para dewa. Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa yang dalam kosmologi Hindu diartikan sebagai pusat jagat raya.

Gunung ini memang mewakili sebuah wujud kebesaran, karena memiliki ketinggian yang mencapai 3.676 m. Kedigdayaan Semeru tidak hanya tercatat dalam naskah Belanda, tetapi juga sudah terekam dalam naskah kuno Tantu Panggelaran dari abad 15.

Dalam naskah itu, diceritakan Semeru merupakan gunung yang berasal dari India. Kala itu Pulau Jawa masih terombang-ambing oleh Samudra dan kedudukannya masih belum mantap di dunia ini.

Kemudian para dewa dan raksasa beramai-ramai mengangkat gunung itu. Dewa Wisnu menjelma menjadi kura-kura yang besar bukan main, lalu menggendong Mahameru.

Dewa Brahma mengubah dirinya menjadi ular yang panjang sekali, lalu melilit gunung itu agar bisa ditarik. Para dewa dan raksasa bergotong royong menyeretnya ke Tanah Jawa.

Pada proses pemindahan ini, para dewa kesulitan memilih tempat untuk menancapkan Mahameru, bila ditaruh di Jawa bagian barat, ternyata membuat bagian timur Pulau Jawa menjungkit ke atas.

Akhirnya mereka memindahkan lagi ke arah Timur, sehingga mantaplah kedudukannya di Pulau Jawa sekarang. Dalam pemindahan ini, banyak bagian dari Semeru yang tercecer dan membentuk gunung-gunung di Pulau Jawa.

Tetapi masalah belum selesai, Mahameru miring ke arah utara, sehingga diputuskanlah untuk memotong ujung gunung itu, setelahnya dipindahkan ke barat laut dengan nama Gunung Pawitra.

“Mahameru itu adalah Gunung Semeru sedangkan Pawitra sekarang dikenal sebagai Gunung Pananggungan,” jelas Edwin.

Gunung Semeru
Gunung Semeru

Dalam naskah Tantu Panggelaran juga diceritakan Gunung Semeru merupakan pertapaan Dewa Syiwa. Untuk memperindah pertapaannya, diceritakan lagi bahwa Dewa Syiwa telah membuat tempat pemandian yang konon itu adalah Ranu Kumbolo.

Kisah ini diperkuat dengan penemuan beberapa situs purbakala di Gunung Semeru. Prasasti itu terdapat di Ranu Kumbolo dan Arcapada.

Misalnya pada prasasti di Ranu Kumbolo yang diperkirakan telah ada sejak awal abad 12. Diceritakan sebuah kunjungan dari Kameswara, raja yang berasal dari
kerajaan Kediri.

Raja itu meninggalkan kerajaan untuk berziarah ke pemandian suci dan diduga dirinya datang ke Gunung Semeru untuk melakukan pertapaan.

Gunung Semeru memiliki dua jalur pendakian yaitu jalur Ranu Pane yang dapat diakses melalui kota Malang dan jalur kedua yaitu Jalur Senduro, dapat diakses melalui Lumajang. Dari kedua jalur ini, jalur Ranu Pane lah yang paling umum digunakan oleh para pendaki.

Untuk menggapai puncak Gunung Semeru waktu paling cepat yang diperlukan yaitu 2 hari 1 malam atau agar lebih santai bisa 3 hari 2 malam dengan mendaki lewat jalur kota Malang atau Lumajang. Perjalanan dapat dimulai dari terminal kota Malang menuju Desa Tumpang, kemudian naik jeep menuju Pos Ranu Pani di mana para peserta trekking diharuskan mengurus terlebih dahulu surat ijin pendakian di Desa Gubuk Klakah.

Setelah berjalan sekitar 3 jam dari pos Ranu Pani, kita akan menemui sebuah pemandangan alam dari surga cantik tersembunyi yaitu Ranu Kumbolo. Ranu Kumbolo merupakan sebuah danau seluas 14 hektar yang terletak pada ketinggian 2.400 mdpl. Danau dengan air yang sangat jernih ini dijadikan sebagai pos bagi para pendaki sebelum mereka meneruskan perjalanan menuju puncak Mahameru. Pendaki dapat menikmati keindahan pesona alam yang damai di Ranu Kumbolo serta menikmati sunrise di pagi harinya.

Dari Ranu Kumbolo, para pendaki masih harus melewati beberapa daerah diantaranya Padang Oro-Oro Ombo, Cemoro Kandang, pos Kalimati, dan pos terakhir sebelum menuju Mahameru, yaitu Arcopodo.

Meskipun mendaki Semeru bagi beberapa orang terdengar menyeramkan karena medan yang cukup sulit dan menantang, namun keindahan Gunung Semeru memiliki banyak keistimewaan yang tidak dapat dipungkiri. Penikmat alam dan pendaki mana yang tak ingin kesana? Menikmati indahnya Ranu Kumbolo dan sensasi menggapai atap tertinggi di Pulau Jawa tentunya akan memberi kesan dan pengalaman yang luar biasa.

Continue Reading

CityView

Inilah Kota Termahal di Dunia

Published

on

Kota Tel Aviv
Kota Tel Aviv

Economist Intelligence Unit (EIU) merilis daftar kota termahal di dunia untuk ditempati. Namun, tak disangka jika kota termahal di dunia justru berada di negara Israel.

Seperti dilansir dari CNN International, Kamis (2/12/2021), Kota itu adalah Tel Aviv. Kota itu kini menempati posisi pertama usai sebelumnya berada di peringkat kelima.

EIU mengatakan bahwa Tel Aviv naik peringkat terutama karena mata uang Israel, shekel, telah melonjak. Shekel perks terhadap dolar AS, dan menuet 4% tahun ini.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Belum lagi keberhasilan peluncuran vaksin Covid-19 Israel, yang merupakan tercepat di dunia. Menurut angka dari Our World in Data, 62% populasi Israel telah divaksinasi penuh.

Disebutkan bahwa sekitar sepersepuluh harga telah mengalami kenaikan di kota itu. Ini merujuk 200 produk dan layanan di 173 kota.

EIU mengatakan bahwa tingkat inflasi dari harga yang dilacaknya telah meningkat sebesar 3,5% tahun-ke-tahun dalam mata uang lokal hingga September 2021 atau naik dari hanya 1,9% pada tahun 2020. Dikatakan ini mewakili laju inflasi tercepat dalam indeksnya selama lima tahun terakhir.

“Masalah rantai pasokan, fluktuasi nilai tukar mata uang dan perubahan permintaan konsumen menyebabkan kenaikan harga komoditas dan barang lainnya,” tulis laporan EIU.

“Transportasi mengalami kenaikan biaya terbesar, dengan harga bensin per liter naik rata-rata 21% pada tahun 2021.”

Kepala biaya hidup di seluruh dunia di EIU, Upasana Dutt, mengatakan bahwa harga diperkirakan akan naik lebih jauh di banyak kota selama tahun mendatang. Ini karena gaji meningkat.

“Namun, kami juga mengharapkan bank sentral menaikkan suku bunga, hati-hati, untuk membendung inflasi,” katanya, seraya menambahkan bahwa kenaikan harga ini harus, oleh karena itu, mulai moderat dari level saat ini.

Sementara itu di peringkat dua, ada ibu kota Prancis, Paris. Tetangga RI, Singapura brada di peringkat yang sama.

Daftar Kota Termahal di Dunia:

  1. Tel Aviv, Israel
  2. Paris, Prancis
  3. Singapore
  4. Zurich, Swiss
  5. Hong Kong, China
  6. New York, AS
  7. Geneva, Swiss
  8. Copenhagen, Denmark
  9. Los Angeles, AS
  10. Osaka, Jepang

Continue Reading

CityView

Ini Rencana Proyek Aerotropolis di Ibu Kota Negara Baru

Published

on

Ibu Kota Negara Baru
Ibu Kota Negara Baru

Penyesuaian sektor transportasi di proyek kawasan aerotropolis dilakukan Pemerintah dalam rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) baru ke Kalimantan Timur.

Kepala Puslitbang Transportasi Udara, Capt. Novyanto Widadi menyampaikan bahwa wilayah di sekitar Provinsi Kalimantan Timur termasuk provinsi lainnya di Pulau Kalimantan diharapkan akan mendukung konektivitas dan pengembangan IKN salah satu caranya melalui pengembangan bandar udara di sekitar wilayah IKN tersebut dengan penerapan konsep aerotropolis.

Dia juga menegaskan, aerotropolis pada dasarnya adalah daerah yang terintegrasi dengan bandar udara, dan disekitarnya terdapat kluster hotel, kantor, fasilitas distribusi dan logistik dimana semua jenis aktivitas tersebut disediakan dan ditingkatkan oleh bandar udara.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Untuk mendukung pengembangan bandara-bandara di sekitar wilayah Ibu Kota Negara melalui konsep Aerotropolis, maka diperlukan adanya analisis kriteria sebagai acuan dan berbagai tahapan pengembangan bandara dan wilayah sekitarnya agar tepat sasaran dan sesuai dengan perencanaan daerah,” ujarnya melalui siaran pers

Di sisi lain, Tim Ahli Pustral UGM, Ikaputra, menyebutkan bahwa secara prinsip ada tiga ilmu besar di dalam Aerotropolis, yakni Urban Planning, Airport Planning dan Business Site Planning yang merupakan kesatuan yang penting.

“Konsep Aerotropolis IKN pun harus memiliki global and national link, yang masing-masing memiliki peran besar dalam mendukung IKN, juga ada Hub integrasi berupa Borneo Forest link yang menjadikan hubungan antar Aero City yang ada di Balikpapan terkoneksi dan lengkap,” tuturnya.

Jenis kegiatan yang akan dikembangkan di Aerotropolis sendiri dibagi menjadi tiga wilayah, yang pertama yaitu wilayah terminal, baik terminal penumpang maupun terminal kargo, yang kedua adalah Airport City, yang masuk ke dalam kawasan bandara namun berada di luar terminal, dan ketiga adalah area Aerotropolis yang berada di luar kawasan properti bandara.

Continue Reading

Trending