Connect with us

Internasional

Dubes: Australia Siap Bantu Indonesia Pulih dari Covid-19

Published

on

Duta Besar Australia untuk Indonesia, H.E. Penny Williams

Duta Besar Australia untuk Indonesia, H.E. Penny Williams, mengungkapkan negaranya bakal mendukung penuh terkait penanganan pandemi Covid-19.

Pada 3 September lalu, Australia mengirimkan 500 ribu vaksin AstraZeneca untuk Indonesia. Selain itu, Negeri Kangguru juga mengirmkan 1.000 ventilator, 700 oksigen konsentrator dan 20.000 rapid tes antigen yang telah dikirimkan.

“Australia sudah mengirimkan 1 juta dosis vaksin Astrazeneca. Ini merupakan bagian dari rencana kami untuk mengirimkan 2,5 juta dosis vaksin di tahun 2021,” ujarnya dalam webinar bertajuk Australia Update 2021, Strengthening Indonesia-Australia Partnership Amidst Global Pandemic Covid-19: During and Post-Pandemic Recovery, Selasa (12/10/2021).

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

“Kami juga membantu warga Indonesia terkait makanan, menyediakan ruang untuk karantina, menyediakan konseling untuk orang-orang yang merasa tertekan dengan pandemi Covid-19 ini. Hal ini tak akan bisa dicapai tanpa adanya hubungan yang kuat. Seperti itulah hubungan antara Indonesia dan Australia,” sambung dia.

Selain itu, Australia menyediakan A$101,9 juta untuk mendukung ketersediaan vaksin di Indonesia melalui inisiatif Akses Vaksin dan Keamanan Kesehatan regional senilai A$523 juta. Ini termasuk pendanaan untuk pengadaan vaksin melalui UNICEF dan dukungan pengiriman melalui Bank Dunia, UNICEF dan WHO, dan Kemitraan Keamanan Kesehatan Australia Indonesia.

Kontribusi Australia sebesar A$130 juta untuk COVAX Advance Market Commitment (AMC) juga mendukung kebutuhan vaksin Indonesia dan negara lain yang memenuhi syarat. Sejak Maret tahun ini, COVAX AMC telah memberikan lebih dari 19 juta dosis untuk Indonesia. Selain itu, Indonesia akan mendapat manfaat dari kontribusi Australia sebesar A$100 juta untuk Kemitraan Vaksin Quad bersama Amerika Serikat, Jepang, dan India.

“Sebagai penutup, dari perspektif saya, hubungan antara Indonesia dan Australia semakin menguat di masa pandemi Covid-19 ini. Hubungan kita menguat akibat dampak dari pandemi Covid-19. Kami mencari solusi bersama,” tegas dia.

“Saya senang melihat pemuda-pemudi yang ada di sini. Kalian adalah masa depan. Saya amat menantikan ide-ide kalian tentang bagaimana kita bisa mengembangkan hubungan antara kedua negara dengan lebih baik lagi,” demikian dia.

Internasional

Omicron Bikin Tak Bisa Dugem, Prancis Tutup Klub Malam 4 Pekan

Published

on

Pub Prancis
Pub Prancis

Kasus Covid-19 dan Varian Omicron di Prancis melonjak pesat dalam beberapa pekan terakhir. Hal itu membuat Pemerintah setempat memutuskan menutup semua klub malam selama empat pekan.

Tak hanya itu saja, siswa sekolah juga dikenakan aturan jarak sosial yang lebih ketat dan penggunaan masker wajah yang lebih lama. Ini akibat meningkatnya kasus di kelompok muda.

Begitu pula para pekerja. Pengusaha diminta mendorong staf untuk bekerja dari rumah dan mendesak perusahaan untuk mengurangi keterlibatan sosial seperti pesta kantor saat mendekati liburan akhir tahun.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Rumah sakit di bawah tekanan parah,” kata Perdana Menteri Castex, dikstip dari AFP, Selasa (7/12/2021).

“Kita semua memiliki kecenderungan menurunkan kewaspadaan kita dalam beberapa pekan terakhir,” katanya.

Prancis mengonfirmasi ada 25 kasus varian baru Covid-19 Omicron. Tetapi para pejabat mengatakan jumlahnya bisa melonjak secara signifikan dalam beberapa minggu mendatang.

Pada hari Minggu, kementerian kesehatan melaporkan lebih dari 42.000 kasus dalam 24 jam sebelumnya, dan lebih dari 11.000 pasien di rumah sakit. Jumlah pasien RS ini tertinggi sejak Agustus, di mana ada 2.000 dalam perawatan intensif.

“Izin kesehatan sekarang akan diperlukan untuk tempat makan di pasar Natal luar ruangan,” tegas dia.

Continue Reading

Internasional

Jokowi: Saatnya Indonesia Memimpin Negara-Negara Terkaya di Dunia

Published

on

Jokowi di Presidensi G20
Jokowi di Presidensi G20

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), ingin ajang G20 dimanfaatkan Tanah Air sebagai ajang untuk menunjukkan kepemimpinan di mata dunia.

“Sekarang ini kita memimpin negara-negara terkaya dunia untuk membangun dunia yang lebih baik, yang lebih berkeadilan bagi kita semua, bagi masyarakat masa depan dunia,” kata Jokowi saat memberikan sambutan dalam Pembukaan Kongres IV Persatuan Alumni GMNI, Senin (6/12/2021).

Jokowi menganggap Presidensi G20 ini sebagai hal yang sakral. Dia mengibaratkan kerja keras Indonesia di Presidensi G20 selayaknya perjuangan Presiden Soekarn ketika mendukung negara-negara jajahan untuk memperoleh kemerdekaan.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Perjuangan itu juga diibaratkan seperti perjuangan Bung Karno dalam memimpin kedaulatan negara-negara Asia Afrika. Jokowi ingin momentum Presidensi G20 dimanfaatkan Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan negara-negara berkembang.

“Ini sebagai momentum untuk menunjukkan kepemimpinan Indonesia di dunia internasional, kepemimpinan Indonesia untuk mewarnai arah dunia,” ujarnya.
Jokowi mengatakan, dunia yang semakin terbuka belakangan ini melahirkan gelombang globalisasi.

Sementara, globalisasi melahirkan dunia yang hiperkompetisi. Oleh karenanya, ia ingin Indonesia memenangkan kompetisi, baik dalam negeri, di pasar global, dan pasar luar negeri. Presiden ingin Indonesia menemukan cara-cara baru untuk lebih unggul dan mendahului negara lain.

Continue Reading

Internasional

Terlanjur Kaya, Orang Ini Beli 1 Kota AS

Published

on

Mark Cuban

Orang yang terlanjur memiliki harta berlebih memang terkadang melakukan hal-hal di luar nalar. Pemilik klub Dallas Maverick, Mark Cuban, membeli sebuah kota kecil Mustang di Texas.

Seperti dinukil dari CNN International, Senin (6/12/2021), Kota kecil di Texas ini hanya berpenghuni 21 orang. Menariknya, Cuban memutuskan membeli kota ini karena rekomendasi.

“Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan dengan itu,” kata Cuban.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Hingga saat ini, belum diketahui berapa biaya yang harus dibayarkan oleh Cuban. Namun, kota ini pada tahun 2017 sempat dijual seharga 4 juta dolar AS.

Mustang sendiri merupakan lahan kosong seluas 77 hektar. Kota ini didirikan pada awal 1970-an, ketika sebagian besar wilayah ini dikenal sebagai sumber air lokal di Navarro County yang mengalami kekeringan.

Saat ini, di kota tersebut hanya ada taman trailer dan klub tari telanjang, Wispers Cabaret, yang dilaporkan dalam kondisi rusak di kota tersebut. Selain itu, menurut broker real estate Dallas Mike Turner, kota ini juga memiliki seekor buaya di salah satu kolamnya.

Dari kota ini, hanya membutuhkan waktu 45 menit ke utara menuju Kota Dalas. Disebutkan para penggemar sejarah akan senang mengetahui bahwa kota Waco hanya berjarak lebih dari satu jam berkendara ke barat daya dari Mustang.

Continue Reading

Trending