Connect with us

Teknologi

Diblok, TikTok Kirim Surat ke Pemerintah India

Published

on

Untuk memberikan kepercayaan terhadap penggunanya, TikTok memindahkan data server mereka dari Cina ke Singapura. Sebelumnya, TikTok dan 59 aplikasi asal Cina diblokir di India.

Ya, India memutuskan untuk memblokir berbagai aplikasi asal Cina akibat insiden tewasnya 20 tentara mereka akibat bentrok di perbatasan Himalaya.

Melalui surat yang ditujukan kepada Pemerintah India tertanggal 28 Juni, CEO TikTok Kevin Mayer memaparkan, Pemerintah Cina tidak akan meminta data pengguna. Adapun bila diminta, TikTok menegaskan perusahaan mereka tidak akan memberikannya.

“Saya dapat mengkonfirmasi bahwa Pemerintah Cina tidak pernah meminta kepada kami untuk data TikTok dari pengguna India,” tulis Mayer dilansir Reuters, Sabtu (4/7/2020).

Untuk menyakinkan mereka, Mayer bahkan mengungkapkan kalau data server pengguna India tidak ada di Cina, melainkan di Singapura.

“Jika kami pernah menerima permintaan seperti itu di masa depan, kami tidak akan mematuhinya,” kata Mayer.

“Privasi pengguna kami, serta keamanan dan kedaulatan India, sangat penting bagi kami. Kami telah mengumumkan rencana kami untuk membangun pusat data di India,” dia menambahkan.

Disebut surat tersebut dikirimkan TikTok sebelum adanya pertemuan antara Pemerintah India dan anak perusahaan ByteDance pada minggu depan. Sementara menurut sumber yang akrab dengan Pemerintah India, larangan TikTok di India tidak mungkin dicabut dalam waktu dekat ini. (Arie Nugroho)

Advertisement

Teknologi

Mengenal Smart Vending Machine yang Diluncurkan Blibli dan Jumpstart

Published

on

By

Smart Vending Machine yang Diluncurkan Blibli dan Jumpstart

Vending machine pertama di Indonesia yang menawarkan ragam produk UMKM terbaik binaan Blibli, diketahui telah diluncurkan oleh Blibli dan Jumpstart.

Di mana hal ini untuk mendukung pertumbuhan UMKM lokal serta komitmen menyediakan produk kualitas yang paling baik. Melalui gelaran Locale Pop Up yang berlokasi di lantai 3, East Mall Grand Indonesia, kolaborasi dari dua perusahaan teknologi di bawah naungan GDP Ventures ini diperkenalkan.

Pegelaran tersebut berlangsung pada pada tanggal 23 Mei 2022 sampai dengan 12 Juni 2022. Pelanggan nantinya akan diberikan pengalaman baru dalam mendapatkan ragam produk lokal terbaik dari kolaborasi ini.

Selain itu jugal bagi UMKM dalam menumbuhkan usahanya, sekaligus untuk melengkapi kanal pemasaran omnichannel. Empat Vending machine pun akan dihadrikan pada pameran pertama dari Locale Pop Up.

Baca Juga:

  1. Pusakata Gelar Konser Metaverse Pertama
  2. Giliran Grup Salim yang Rambah Metaverse
  3. Google Berikan Dana Rp29 Miliar untuk Pengusaha UKM

Antara lain terdiri dari coffee machine, photobooth dan juga ragam produk terbaik dari UMKM lokal. Pengunjung pun dapat menemukan ragam produk makanan, minuman dan terdapat 180 varian produk dari 36 UMKM binaan Blibli melalui vending machine ini.

VP Galeri Indonesia, Blibli Andreas A Paramaditya pun menjelaskan terkait hal tersebut dengan mengtakan bahwa, “Pendekatan niaga omnichannel saat ini merupakan cara terbaik untuk bisa memberikan pengalaman berbelanja terbaik bagi pelanggan. Di mana kolaborasi ini merupakan cara baru bagi UMKM untuk bisa memasarkan produknya melalui pendekatan yang inovatif, efisien dan juga memberikan pengalaman yang praktis bagi pelanggan dalam mendapatkan produk-produk lokal terbaik dan unik.”

Sementara itu sebagai perusahaan smart vending machine pertama di Tanah Air, adanya Jumpstart menjawab salah satu tantangan terbesar bagi UMKM. Misalnya seperti untuk pasar lewat kehadiran toko fisik bagi pelaku usaha yang efisien.

“Besar harapan kami untuk bisa mendukung pertumbuhan UMKM unggulan Indonesia melalui model bisnis kami. Kami harap lebih banyak vending machine inovatif bisa hadir di berbagai lokasi strategis, sehingga dapat memperluas area pemasaran dan lebih dekat dengan pasar,” kata CEO Jumpstart Brian Imawan.

Continue Reading

Teknologi

Pusakata Gelar Konser Metaverse Pertama

Published

on

By

Pusakata Gelar Konser Metaverse Pertama

Grup band Pusakata memberikan sesuatu yang berbeda, yakni menggelar konser metaverse pertamanya. Pusakata menghibur penggemarnya secara virtual dengan mengusung tema Panggung Anak Senja.

Diketahui, selama kurang lebih satu bulan Pusakata akan menggelar konser tersebut. Di mana sejak 23 April dan akan berakhir pada 29 Mei mendatang.

Is, vokalis Pusakata mengungkapkan begitu menikmati konser Metaverse itu. Dalam konser virtual yang memiliki konser berbeda dari konser virtual lainnya, Pusakata menjadi penampil pertama.

Kepada awak media pada Rabu (25/5/2022) Riva Perdana selaku pihak penyelenggara mengatakan bahwa, “Kenapa ada konser metaverse. Banyak hal experience interaksi lebih mendekati kenyataan dibandingkan terbatas hanya di gadget aja, interaksi hanya jempol yang bergerak. Kalau metaverse ada interaksi yang semakin hidup. Nggak hanya jempol tapi seluruh badan, mimik muka bisa tersalurkan. Metaverse generasi baru di konser digital. Mendukung industri musik di indonesia juga.”

Baca Juga:

  1. Giliran Grup Salim yang Rambah Metaverse
  2. Jack Dorsey Mundur dari Dewan Direksi Twitter
  3. Perkenalkan Bridge in Gain, Video Game Metaverse Ala Nusantara

Konser itu pun sebagai sebuah kejutan untuknya bagi Pusakata. Hal ini dikarenakan dalam konser, merupakan pertama kalinya menggunakan sebuah CGI atau Computer Graphic Images.

“Yang jelas gue suka kejutannya ketika syuting dengan CGI terus green screen yang belum saya lihat sebelumnya. Pas saya lihat wah, besok sekalian bikin filmnya aja,” kata Is Pusakata.

Pusakata pun tetap merasa mendapatkan energi dari penonton yang hadir di metaverse, meski mereka hanya hadir dalam bentuk berbeda.

“Ini adalah pengalaman baru, metaverse ada di dunia lain secara bentuk berubah. Saya percaya sekali bahwa energi itu akan bertransformasi dalam segala bentuk komunikasi, konser ini salah satu bentuk kita bisa bertemu di tempat yang lain,” tuturnya.

“Ini bukan hal yang bisa dibandingkan tapi bisa disandingkan bersama. Experience menarik sekali kita bisa melihat diri kita sendiri untuk pertama kali dalam seumur hidup saya bisa lihat bernyanyi di atas panggung. Gue kaku banget pas lagi syuting,” imbuh vokalis Pusakata tersebut.

Continue Reading

Teknologi

Jack Dorsey Mundur dari Dewan Direksi Twitter

Published

on

By

Jack Dorsey

Jack Dorsey yang merupakan mantan CEO dan co-founder Twitter diketahui mundur dari dewan direksi media sosial itu.

Mulai pada Rabu, 25 Mei 2022 Dorsey mundur dari dewan direksi Twitter yang efektif usai pertemuan dengan para pemegang saham.

Dirinya sendiri sebenarnya pada akhir 2021 lalu telah mulai menjauh dari perusahaan yang didirikannya bersama Evan Williams, Biz Stone, dan Noah Glass tersebut. Bahkan sejak ia mundur dari posisi CEO, rencana untuk mundur dari dewan direksi Twitter ini sudah ada.

Dorsey kala itu mengatakan akan bertahan sebagai anggota dewan direksi sampai perjanjiannya berkahir pada 2022 dalam pertemuan dengan pemegang saham.

Baca Juga:

  1. Giliran Grup Salim yang Rambah Metaverse
  2. Google Berikan Dana Rp29 Miliar untuk Pengusaha UKM
  3. Ini Alasan Bill Gates Ogah Punya Kripto

Diketahui menandai sebuah era baru atas mundurnya Dorsey. Di mana dalam perusahaan yang ia dirikan tersebut, dirinya tidak akan lagi terlibat. Terlebih Elon Musk masih berminat mengakuisisi Twitter yang berati di Twitter nantinya akan banyak perubahan terjadi.

Tak hanya itu saja, pertemuan dengan pemegang saham yang digelar Rabu lalu tersebut pun memiliki hal yang menarik. Yaitu dewan direksi Twitter menendang Egon Durban dari posisinya.

Durban sendiri merupakan CEO dari Silver Lake, sebuah perusahaan private equity yang juga teman dari Musk. Diketahui Twitter juga baru merombak susunan kepemimpinannya dan mendepak dua eksekutif, yakni GM of Consumer Products Kayvon Beykpour dan GM of Revenue Bruce Falck pada sebelumnya.

Continue Reading

Trending