Connect with us

Properti

Developer Perumahan Premium Mulai Jamah Pembiayaan KPR Syariah

Published

on

Perumahan Premium

Pembiayaan dengan mekanisme syariah kian diminati pasar dan itu terus mendorong kolaborasi pengembang dan perbankan seperti Bank BSI yang menyalurkan pembiayaan untuk The Sanctuary Collection Sentul. Ada banyak kemudahan dan promo yang dihadirkan dengan kolaborasi ini seperti margin ringan hingga bonus ibadah haji.

Kolaborasi perusahaan developer dengan bank penyalur pembiayaan perumahan (KPR) terus dilakukan. Kolaborasi seperti ini bisa menawarkan bundling promo sehingga produk yang dipasarkan kian menarik minat masyarakat seperti yang dilakukan oleh PT Cipta Harmoni Lestari, pengembang perumahan The Sanctuary Collection, Sentul, dengan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Menurut Chief Operating Officer (COO) The Sanctuary Collection Andreas Audyanto, kerja sama pembiayaan dengan Bank BSI ini merupakan komitmen kepada konsumen untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya untuk ragam pola-pola pembiayaan perumahan yang banyak ditawarkan bank.

Baca Juga:

  1. NATO Pecat Setengah Diplomat Rusia
  2. Israel Akan Bangun 10 Ribu Unit Rumah di Yerusalem Timur
  3. Pemerintah India Berikan Santunan Rp9,5 Juta untuk Korban Meninggal Akibat Covid-19

“Kolaborasi antar pengembang dan perbankan seperti ini juga menjadi salah satu kunci sukses bisnis penjualan produk properti termasuk untuk produk yang kami pasarkan ini. Terlebih permintaan konsumen akan pembiayaan syariah juga terus meningkat dan karena itu untuk menjawab kebutuhan itu kami menggandeng Bank BSI,” ujarnya.

Terlebih lagi Bank BSI, lanjut Audy, merupakan bank syariah BUMN terbesar di Indonesia hasil penggabungan tiga bank syariah: Bank Syariah Mandiri, Bank BRI Syariah, dan Bank BNI Syariah. Kebutuhan konsumen akan pembiayaan dengan mekanisme syariah menjadi tepat dengan adanya fasilitas pembiayaan dari Bank BSI sehingga ini menjadi partner strategis untuk kemudahan pembiayaan konsumen di The Sanctuary Collection.

Ke depan, kerja sama dengan Bank BSI juga bukan hanya untuk pembiayaan perumahan tapi akan diteruskan dengan kerja sama pembiayaan yang lain. Dengan adanya Bank BSI saat ini perbankan yang bekerja sama untuk pembiayaan The Sanctuary Coollection makin banyak yaitu Bank Mandiri, Bank BTN, dan lainnya.

Regional Chief Executive Officer VI Jakarta 3 Bank BSI Firman Jatnika mengatakan, kerja sama ini merupakan bagian dari fokus bisnis Bank BSI untuk masuk lebih dalam ke sektor pembiayaan properti khususnya untuk produk-produk segmen menengah ke atas khususnya produk yang dikembangkan oleh pengembang terpercaya.

“Kami melihat PT Cipta Harmoni Lestari ini sebagai pengembang dengan reputasi yang baik dan produk yang telah begitu diterima oleh pasar. The Sanctuary Collection sendiri merupakan produk yang menyasar segmen mewah dan ini juga untuk memenuhi permintaan pasar kami dengan kualifikasi perumahan mewah yang terus meningkat,” katanya.

Adapun produk KPR yang ditawarkan Bank BSI yaitu Griya SiMuda dan Griya Mabrur dengan keunggulan margin yang sangat kompetitif. Bank BSI juga menyediakan berbagai promo hingga hadiah langsung khususnya untuk nasabah loyal maupun yang memiliki payroll di Bank BSI.

“Kami memiliki program pembiayaan dengan margin hanya 3,3 persen untuk tahun pertama dan tenor yang diberikan bisa mencapai 30 tahun yang cocok untuk kalangan milenial. Untuk produk Griya Mabrur di-bundling dengan ongkos naik haji (ONH) sehingga nanti saat KPR-nya lunas nasabah bisa langsung berangkat haji,” imbuhnya.

Properti

Ini 6 Tips Jitu Memilih Rumah Subsidi yang Bagus

Published

on

rumah subsidi
rumah subsidi

Rumah merupakan salah satu kebutuhan primer yang harus dipenuhi, terutama bagi mereka yang telah dan akan berkeluarga. Namun nyatanya, harga rumah terus meningkat setiap tahun.

Kebutuhan akan rumah pun jadi kian sulit untuk dipenuhi. Untuk itu, pemerintah pun menyediakan bantuan pembiayaan rumah yang disebut dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi.

Rumah subsidi adalah rumah yang dibangun dengan harga terjangkau. Pembeli bisa mendapatkan rumah subsidi tersebut dengan skema KPR melalui bank dengan skema kredit baik secara konvensional maupun dengan skema syariah. Demikian dilansir dari laman Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Bunga kredit yang ditawarkan untuk KPR rumah subsidi juga flat karena mendapatkan subsidi dari pemerintah melalui Kementerian PUPR.

Pemerintah menyediakan rumah subsidi pada Tahun Anggaran 2021 melalui empat program bantuan pembiayaan rumah, yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan perumahan (FLPP) atau KPR bersubsidi, Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM), Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), dan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).

Lantas yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara kita memilih rumah subsidi yang bagus? Berikut MyCity akan memberikan tips-tipsnya.

Pilih rumah yang tidak terlalu jauh dari kantor

Pilih lah lokasi rumah yang tidak terlalu jauh dari tempat bekerja, hal ini sangat penting, karena jangan sampai Anda harus mengeluarkan biaya besar untuk ongkos pergi kekantor atapun stress karena keletihan.

Lihat track record pengembang

Saat ini banyak sekali pengembang yang memproduksi rumah subsidi, pastikan bahwa pengembang tersebut memang memiliki pengalaman yang baik membangun rumah. Tanyakan kepada pengembang kapan rumah yang sudah dibeli akan selesai dibangun. Biasanya pembuatan rumah subsidi cukup cepat tidak sampai satu tahun.

Periksa kondisi air

Saat selesai dibangun, biasanya rumah subsidi tidak langsung dipasang jaringan listrik ataupun air, untuk itu pastikan kepada pihak pengembang agar segera memasangkan aliran air dan listrik, jangan sampai setelah ditinggali Anda akan bingung untuk mencari air.

Pastikan kualitas bangunan baik

Pastikan rumah memiliki kualitas material yang baik, bagi mereka yang membeli rumah subsidi dengan cara inden, sebaiknya harus sering datang ke lokasi dibangun rumah. Di sana Anda bisa memantau langsung proses dibangunnya rumah dan melihat secara langsung apakah bahan material yang digunakan sudah sesuai dengan yang dijanjikan oleh pengembang.

Periksa septic tank

Selain itu yang perlu diperhatikan adalah urusan sanitasi, pastikan septic tank dibuat dengan ukuran yang selayaknya yakni minimal 1,5 meter ke bangunan.Sementara jarak dari septic tank ke sumur pompa air bersih minimal 10 meter.

Pilih rumah jauh dari banjir

Pilihlah rumah subsidi yang jauh dari lokasi rawan banjir, karena kendati dibeli dengan harga yang terjangkau, pasti Anda tidak mau setiap musim hujan harus kerja bakti membersihkan rumah bukan? Selain itu, guna memudahkan aktifitas Anda sebaiknya pilihlah lokasi rumah yang dapat dilalui oleh alat transportasi umum.

Continue Reading

Properti

Lombok, Ladang Cuan Anyar Bisnis Properti Indonesia

Published

on

Gran Melia Lombok
Gran Melia Lombok

Tonggak sektor properti komersial kini bergantung pada regulasi di industri pariwisata. Terutama di situasi pasca-pandemi, kebijakan pemerintah yang substansial sangat dinantikan banyak pihak terutama perusahaan properti komersial yang bergerak di bisnis akomodasi hotel dan resor.

Merujuk data yang dirilis Bank Indonesia dalam Perkembangan Properti Komersial Triwulan III-2021, pertumbuhan permintaan properti komersial kini mulai menunjukkan perbaikan meskipun masih tumbuh terbatas. Indeks Permintaan Properti Komersial secara tahunan tumbuh positif sebesar 0,13% (yoy) dan lebih tinggi dibandingkan 0,06% (yoy) pertumbuhan pada triwulan II-2021.

Berdasarkan informasi di lapangan, occupancy rate hotel rata-rata adalah 15%-20% pada periode Juli-Agustus 2021. Namun sejak regulasi terhadap izin masuknya orang asing ke Indonesia diperluas pada pertengahan September, tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada September 2021 mencapai rata-rata 36,64 persen atau naik 4,52 poin dibandingkan TPK September 2020 yang sebesar 32,12 persen. Demikian dikutip dari Kementerian Parekraf RI.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Perkembangan bisnis properti komersial yakni hotel dan resor di Indonesia memang masih di fase pemulihan. Kendati demikian, brand hotel mewah ternama asal Spanyol yakni Meliá Hotels International sudah begitu optimistis terhadap pasar resor Tanah Air dengan melahirkan Gran Meliá Lombok yang rencananya dibuka pada tahun 2024.

Mengusung sentuhan kemewahan Spanyol ke Indonesia, Gran Meliá Lombok terletak di Teluk Torok, Lombok. Lokasinya berada di selatan pulau, dikelilingi oleh perbukitan hijau dan pantai dengan air sebening kristal, menjadikannya tujuan sempurna untuk mengasingkan diri dan menikmati hidup yang lebih tenang.

Lombok yang beberapa tahun belakangan jadi alternatif destinasi wisata favorit turis domestik maupun mancanegara, semakin tenar namanya usai World Superbike (WSBK) 2021 yang diselenggarakan di Sirkuit Mandalika. Potensi Lombok sebagai tujuan investasi seyogyanya didukung penuh oleh kemudahan dari sisi perizinan pemerintah setempat.

Selain itu, potensi utama Lombok terletak pada pesonanya yang dibekali keindahan lingkungan alam yang masih terjaga keasliannya. Sawahnya yang luas, lanskap yang terjal, dan gunung berapi Rinjani yang terkenal merupakan bagian dari atraksi alam pulau, yang dikelilingi oleh pantai tak berujung dan perairan pirus yang ideal untuk peselancar.

Itu sebabnya, resor Gran Meliá Lombok yang memiliki 22 vila tepi pantai mewah dan 105 vila lainnya di lereng gunung, akan menambah semarak industri pariwisata Lombok termasuk sektor properti komersial Tanah Air.

“Komitmen kami untuk Indonesia, di mana kami membuka hotel internasional pertama kami lebih dari 35 tahun yang lalu, lebih kuat dari sebelumnya dan kami sangat senang menandatangani perjanjian baru ini. Gran Meliá Lombok akan menjadi resor tujuan tersendiri di Lombok dan selanjutnya akan meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat,” ujar Gabriel Escarrer, Wakil Ketua dan CEO Meliá Hotels International.

Gran Meliá Lombok dimiliki oleh Invest Islands – sebuah perusahaan pengembang real estat dan properti berlisensi penuh yang berbasis di Lombok – dan akan menjadi hotel ke-12 Meliá Hotels International di Indonesia. Delapan di antaranya saat ini beroperasi dan empat lainnya termasuk Gran Meliá Lombok tengah menunggu pembukaan.

Jack Brown selaku pendiri Invest Islands mengatakan, “Gran Meliá Lombok adalah tonggak sejarah besar bagi Invest Islands. Kami sangat bangga dapat bekerja sama dengan pemimpin dunia dalam pengoperasian hotel dan salah satu kesamaan utama yang kami miliki dengan brand Meliá adalah fokus pada pengembangan rendah karbon. Gran Melia Lombok memiliki kepadatan bangunan yang sangat rendah dan banyak ruang terbuka hijau alami.”

Meskipun Invest Islands adalah perusahaan pengembangan properti, namun Jack menyebut pihaknya punya komitmen yang sama dengan Meliá Hotels International terkait sustainability. Diantaranya dalam hal eksplorasi solusi ekologis, baik itu melalui penggunaan bahan asli dan pengrajin lokal atau melalui pertanian organik serta pusat daur ulang plastik.

“Semoga ini adalah awal dari hubungan baik yang dapat berlanjut selama bertahun-tahun yang akan datang dan kami berharap dapat membawa kemewahan Spanyol ke Lombok, dengan tetap menghormati lingkungan alam,” tutup Jack.

Continue Reading

Properti

Rumah Premium di Bekasi Semakin Banyak Selama Pandemi Covid-19

Published

on

Summarecon The Orchard Bekasi
Summarecon The Orchard Bekasi

Pandemi Covid-19 telah memunculkan permintaan produk rumah tapak yang terus meningkat. Pengembang Summarecon menghadirkan klaster baru rumah ekslusif di Summarecon The Orchard Bekasi untuk memenuhi demand akan rumah ekslusif yang juga terus meningkat.

Perusahaan developer terus meluncurkan produk barunya untuk menutup akhir tahun 2021 ini dan menghadapi bisnis properti tahun 2022 dengan lebih optimistis. Pengembang PT Summarecon Agung Tbk memperkenalkan klaster keempat untuk proyek Summarecon The Orchard di Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Executive Director Summarecon Agung Albert Luhur, proyek seluas 30 hektar yang dikonsep sebagai modern tropical home ini menghadirkan Hunian Teduh Mulberry Residence yang merupakan rumah kekinian dengan fitur smart home dan mengedepankan harmonisasi dengan alam.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

“Rumah dua lantai ini dilengkapi taman depan dan halaman belakang dengan layout yang optimal untuk mengusung rumah sehat. Klaster Mulberry Residence ini juga menghadirkan nuansa alami dengan lansekap tropis view danau yang indah untuk meningkatkan kualitas hidup penghuninya,” ujarnya.

Ada banyak detil yang diterapkan pada rumah di klaster terbaru ini seperti bagian fasar yang dikonsep natural dengan ornamen kayu dan desain kanopi mengusung atap lebar sehingga bisa menaungi lebih luas dan secara tampilannya lebih elegan. Jendela-jendela rumahnya juga dibuat besar-besar untuk memaksimalkan cahaya dan udara masuk ke dalam rumah.

Selain itu setiap unit rumahnya dilengkapi dengan pohon peneduh untuk menghadirkan kesejukan dan meningkatkan suplai oksigen untuk penghuni rumah selain menyerap karbon. Desain rumah sehat ini disesuaikan dengan penyediaan fasilitasnya yaitu club house ekslusif dengan berbagai fasilitas seperti kolam renang dengan view danau, children playground, multifunction room, ruang terbuka, space communal roof deck, dan sebagainya.

Untuk mengusung kawasannya yang ekslusif, jalan utama kawasannya memiliki lebar ROW 10-12 meter. Danaunya memiliki luas mencapai 10.168 m2 dan sekelilingnya bisa digunakan untuk olahraga luar ruang (outdoor) yang nyaman. Mulberry Residence ini dirancang oleh arsitek Nataneka dengan berbagai fungsi smarthome untuk keamanan dan kenyamanan penghuni.

Beberapa fitur smarthome-nya antara lain gerbang otomatis dengan face recognition system, panic button, smart lock system, pintu utama yang hanya bisa dibukan dengan finger print atau kombinasi password, dan sebagainya. Kawasannya juga telah dilengkapi dengan utilitas underground dan fiber optic kecepatan tinggi hingga 10Tb/detik.

Penghuni juga disediakan Summarecon Home Apps, sebuah aplikasi mobile khusus bagi warga Summarecon untuk mengakomodir berbagai kebutuhan seperti reservasi parkir di Summarecon Mal Bekasi, membayar berbagai tagihan, mendapatkan informasi seputar kawasan, jadwal shuttle bus, dan berbagai fitur lainnya.

“Komitmen akan kualitas produk ini juga kami hadirkan dengan Program 1 Tahun Bebas Worry. Kami memberikan jaminan selama satu tahun meliputi kebocoran, kerusakan utilitas, kerusakan saniter, keretakan dinding, lantai, kepudaran genteng, dan sebagainya. Dengan semua kualitas dan layanan yang kami tawarkan kami ingin produk ini mengangkat kebanggaan pemiliknya ke tingkat yang lebih tinggi,” beber Albert.

Continue Reading

Trending