Connect with us

Sport

Deretan Pebulutangkis Indonesia yang Bela Negara Lain di Olimpiade Tokyo 2020

Published

on

Ade Resky Dwicahyo

Ada yang menarik perhatian di Olimpiade Tokyo 2020 dari cabor badminton yang mewakili Azerbaijan, Jika dilihat dari namanya tidak asing lagi untuk orang Indonesia dia adalah Ade Resky Dwicahyo yang saat ini menjadi perbincangan netizen. Mungkin ada yang belum mengetahui mengapa Ade Resky mewakili Azerbaijan di pesta olahraga terbesar di dunia itu.

 Namanya Ade Resky Dwicahyo. Ade Resky merupakan asli Indonesia kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara 14 Mei 1998. Tidak langsung menjadi warga negara Azerbaijan, dia mengawali karir badmintonnya di Indonesi sempat membela Tanah Air di dua turnamen beregu yakni Kejuaraan Junior Asia dan Kejuaraan Dunia Bulutangkis pada tahun 2016 lalu. Namun, di turnamen Kejuaraan Asia Junior 2016, Skuad Bulutangkis Indonesia yang diperkuat Ade kalah di perempatfinal dari tim Korea Selatan sehingga tak mendapatkan medali apapun.  Selama berkiprah di Tanah Air, dia tidak begitu cemerlang. Kemudian, dia sulit bersaing dan menembus Pelatnas.

Ade Resky memilih membela Azerbaijan setelah mendapat proposal dari pelatih Ade yakni Jeffer untuk membela negara Api tersebut pada 2017. Keputusan itu ia ambil karena ingin berkarier badminton lebih meningkat lagi.

Baca Juga :

  1. Pengusaha Asal Aceh Beri Bantuan Sosial Senilai Rp2 Triliun
  2. Eko Yuli Irawan Raih Medali Perak Olimpiade Tokyo 2020
  3. Bersikap Diskriminatif di Olimpiade 2020, Stasiun Televisi Korea Selatan Keluarkan Permintaan Maaf Ketiga

“Ketika menerima proposal dari Azerbaijan, saya merasa punya peluang lebih besar untuk berkarier di level dunia dan tampil di Olimpiade,” ucap Ade Resky.

Pebulu tangkis berusia 23 tahun itu resmi berstatus kewarganegaraan Azerbaijan pada 2018 silam. Saat ini dia menempati peringkat 144 dunia di sektor tunggal putra dan ganda putra. Di sektor ganda putra, ia juga berduet dengan pemain yang juga mantan pemain Indonesia, yaitu Azmy Qowimuramadhoni.

Sport

Lelang Tender Pembangunan Sirkuit Formula E Gagal, Ini Komentar Wagub DKI Jakarta

Published

on

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengomentari mengenai kegagalan lelang tender pembangunan sirkuit Formula E.

“Formula E secara teknis tidak ada masalah, tanyakan kepada JakPro, prinsipnya Insyaallah,” kata Riza

JakPro sebelumnya memosting di situs mereka mengenai kegagalan tender lelang pembangunan lintasan Formula E.

Baca Juga:

  1. Ragam Fasilitas yang Segera Dibangun di IKN Nusantara
  2. IKN Nusantara Bikin 20.000 Masyarakat Adat Tergusur
  3. Inilah Alasan Utama Kalimantan Timur Dipilih Sebagai Lokasi IKN Nusantara

“Jasa rancang bangun proyek pembangunan lintas balap Formula E (gagal),” tulis keterangan dalam situs JakPro.

Riza mengaku memaklumi adanya perbedaan argumen. Menurutnya perbedaan argumen eksekutif dan legislatif merupakan hal biasa.

“Ya biasa lah antara eksekutif dan legislatif tuh berargumentasi saling melengkapi semuanya dengan maksud baik,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, PT Jakpro membuka lelang pekerjaan jasa rancang proyek pembangunan lintasan balap Formula E. Lelang dibuka 5 Januari hingga 6 Januari 2022.

Continue Reading

Sport

Tinggal 130 Hari Lagi Digelar, Formula E Masih Belum Dapat Sponsor

Published

on

Direktur Jakarta Propertindo (Jakpro), Gunung Kartiko.
Direktur Jakarta Propertindo (Jakpro), Gunung Kartiko.

Tinggal 130 hari lagi gelaran Formula E bakal berlangsung. Direktur Jakarta Propertindo (Jakpro), Gunung Kartiko, menyatakan membutuhkan dana Rp150 miliar. Namun, hingga kini belum ada sponsor yang bergabung.

Gunung menyampaikan hal itu saat rapat dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta kemarin, Senin (24/1/2022). Dia juga menyatakan sebagian dana sudah digunakan untuk kebutuhan konstruksi pembangunan trek Formula E.

“Ya jadi total yang dibutuhkan dengan yang kemarin sampai dengan sekarang itu sekitar Rp 150 miliar, Pak, Rp 80 (miliar) yang mungkin dikeluarkan oleh Bu Yuli (Jakpro) pada waktu itu, itu memang sudah kita catat dan kita ada kebutuhannya sekitar Rp 70 (miliar). Nah ini akan kita tutup rencananya ini dari sponsorship dan partnership,” ujarnya.

Baca Juga:

  1. Ragam Fasilitas yang Segera Dibangun di IKN Nusantara
  2. IKN Nusantara Bikin 20.000 Masyarakat Adat Tergusur
  3. Inilah Alasan Utama Kalimantan Timur Dipilih Sebagai Lokasi IKN Nusantara

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Gilbert Simanjuntak menanyakan mengenai sponsor untuk ajang Formula E. Namun, Gunung menjawab belum ada pembukaan sponsor tapi sudah ada beberapa yang tertarik.

“Jadi sponsorship belum secara resmi kita open, tapi secara verbal secara pendekatan networking yang berminat walaupun belum bisa kita declare di sini, karena belum hitam di atas putih,” tuturnya.

“Tapi mereka sudah menyetujui?” tanya Gilbert

“Belum,” jawab Gunung.

Berdasarkan situs resmi Formula E, gelaran balapan di Jakarta dijadwalkan pada 4 Juni 2022. Balapan di Jakarta menjadi event ke-9 dalam musim balapan ke-8. Di situs tersebut, dihitung per hari ini, balapan Formula E akan dihelat dalam waktu 130 hari lagi.

Continue Reading

Sport

Raffi Ahmad Siap Kelola Banten International Stadium

Published

on

Banten International Stadium
Banten International Stadium

Artis Raffi Ahmad bersama tim RANS mengaku siap berkolaborasi dengan Pemprov Banten dalam mengelola mengelola Banten International Stadium (BIS) atau kawasan Sport Center Provinsi Banten di Kota Serang.

Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menyatakan RANS siap mengembangkan kawasan sekitar BIS untuk bidang olahraga, pendidikan, pariwisata, ekonomi kreatif, gaya hidup, dan hiburan.

“Saya senang sekali. Baru saja mendengarkan paparan rencana-rencana RANS. Yang saya harapkan bahwa Provinsi Banten harus ada perubahan,” kata Gubernur Banten Wahidin Halim usai menerima kunjungan Rafi Ahmad.

Baca Juga:

  1. Kabar Baik, Studi Terbaru Menujukkan 3 Dosis Vaksin Sinovac Ampuh Lawan Omicron
  2. Kemenkes: Puncak Omicron Terjadi Sebentar Lagi
  3. Omicron Makin Merebak, Pemerintah Tambah Hotel Isolasi

“Tadi dibicarakan tentang stadion, tentang kuliner, dan bermacam-macam. RANS memang luar biasa, bersinergi untuk kemajuan Provinsi Banten,” Wahidin Halim menambahkan. Dalam kesempatan itu, Raffi Ahmad mengaku bangga bahwa sebentar lagi Provinsi Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim akan memiliki Banten International Stadium yang bertaraf internasional.

“Kita juga ingin memajukan daerah-daerah yang sedang berkembang, khususnya Provinsi Banten,” katanya. Rafi mengatakan, sudah seharusnya masyarakat Banten bangga, karena Provinsi Banten punya Banten International Stadium yang berstandar internasional.

Pembangunan Banten International Stadium ditargetkan selesai pada akhir Maret 2022. Saat ini atap, sound system, lampu, serta papan skor sudah terpasang.

Continue Reading

Trending