Connect with us

Sport

Demi Cegah Penyebaran Covid-19, Wagub Minta Warga Tak Nobar Timnas Indonesia

Published

on

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria

Pertandingan leg pertama final Piala AFF 2020 antara Timnas Indonesia melawan Thailand digelar nanti malam, Rabu (29/12/2021). Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta warga tak menggelar acara nonton bareng demi mencegah penyebaran Virus Covid-19.

“Nonton diperbolehkan, cuma kami minta kalau bisa nonton di rumah masing-masing,” ujarnya.

Baca Juga :  Gerak Cepat Lakukan Audit, Menpora dan Menteri PUPR Tinjau Stadion Kanjuruhan

Riza menyatakab bahwa kasus Covid-19 di Ibu Kota sudah melandai. Namun, dia meminta warga tetap menjaga protokol kesehatan, apalagi sudah terdeteksi varian Omicron.

Baca Juga:

  1. 5 Rekomendasi Pantai Terindah di Pulau Jawa Pilihan MyCity
  2. Pesona Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Maluku Utara
  3. Desa Torosiaje, Kampung Indah di atas Teluk Tomini
Baca Juga :  IHSG Menguat Signifikan di Asia-Pasifik Sepanjang 2022, Ranking 5 Dunia dari Sisi Keuntungan

Ia pun meminta warga untuk menghindari kerumunan, apalagi selama masa libur Natal dan tahun baru 2022. Riza mengimbau agar warga lebih disiplin.

“Kami harap itu dapat dihindari dan kami minta semua warga Jakarta lebih disiplin lagi, protokol kesehatannya diperketat, dan tempat terbaik berkumpul keluarga ya di rumah,” tegas dia.

Baca Juga :  Pemerintah Perpanjang PPKM Hingga 2 Pekan ke Depan

Dalam kesempatan itu, Riza ikut memprediksi hasil final Piala AFF dengan kemenangan untuk Timnas Indonesia.

“Mudah-mudahan kita menang lah, paling tidak 2-1,” demikian dia.

Sport

Ronaldo Makan di Tengah Laga, Ini Penjelasannya

Published

on

Portugal berhasil membungkam Ghana dengan skor 3-2 pada Liga Piala Dunia, Kamis (24/11/2022).Tak terduga bintang asal Portugal Cristiano Ronaldo tertangkap kamera sedang makan di tengah pertandingan melawan Ghana/AFP

Portugal berhasil membungkam Ghana dengan skor 3-2 pada Liga Piala Dunia, Kamis (24/11/2022). Tak terduga bintang asal Portugal Cristiano Ronaldo tertangkap kamera sedang makan di tengah pertandingan melawan Ghana/AFP

mycity.co.id Portugal berhasil membungkam Ghana dengan skor 3-2 pada Liga Piala Dunia, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga :  Gerard Houllier Meninggal Dunia, Mantan Bintang Liverpool Sedih dan Terpukul

Tak terduga bintang asal Portugal Cristiano Ronaldo tertangkap kamera sedang makan di tengah pertandingan melawan Ghana.

Pada menit ke-36, Ronaldo terlihat merogoh celananya dan mengeluarkan sesuatu dan memasukkannya ke dalam mulutnya, setelah itu Cristiano Ronaldo tampak mengunyah benda tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Perpanjang PPKM Hingga 2 Pekan ke Depan

Konfirmasi itu muncul setelah pihak Portugal memberikan pernyataan langsung kepada The Athletic.
Menurut The Athletic, Cristiano Ronaldo hanya makan permen karet.

Berikut alasan kemungkinan Cristiano Ronaldo memakan Permen Karet.

Karena menurut penelitian permen karet dapat membantu fokus otak dan membuat tubuh bergerak secara seimbang.

Baca Juga :  Dua Kali Berjuang Melawan COVID-19, Perenang Putri 14 Tahun Akhirnya Meninggal Dunia

Saat mengunyah permen karet, kandungan gula pada permen karet dapat meningkatkan aliran darah ke jaringan otak.

Selain itu, mengunyah permen karet merangsang sensor gerak rahang. Sensor ini juga membantu tubuh untuk bergerak secara seimbang.

Kemungkinan tersebut berhasil membuat Portugal lolos 16 besar di grup H.

Continue Reading

Sport

Penyelidikan Finansial Juventus : Seluruh Anggota Dewan Klub Mundur dari Jabatannya

Published

on

Pavel Nedved, Andrea Agnelli dan delapan anggota dewan klub Juventus, putuskan mengundurkan diri terkait penyelidikan transfer mencurigakan (twitter.com/FabrizioRomano)

Keputusan mencengangkan terjadi di dalam internal Juventus ketika Piala Dunia 2022 masih bergulir. Seluruh anggota dewan klub Juventus memastikan mundur dari jabatannya.

Tidak tanggung-tanggung, Andrea Agnelli selaku presiden klub dan Pavel Nedved yang menjabat sebagai wakil presiden klub memastikan mundur dari jabatannya.

Mundurnya anggota dewan klub Juventus ini mengakhiri era kepemimpinan Agnelli yang sudah bertahan sejak 2010 lalu. Juventus kini sedang mencari susunan dewan klub yang baru.

Baca Juga :  Jokowi Tetapkan 9 Desember Libur Nasional Pilkada

Selama proses pencarian anggota dewan klub yang baru, hanya ada satu nama yang akan bertahan. Ia adalah Maurizio Arrivabene yang bertugas sebagai Managing Director.

Laporan dari BBC menyatakan, mundurnya para petinggi Bianconeri itu tidak lepas dari adanya proses penyelidikan yang dilakukan terhadap Juventus. Ada dugaan kesalahan penanganan finansial di dalam klub.

Baca Juga :  Qatar Airways Tawarkan Pengalaman Unik Nobar Piala Dunia 2022 di Atas Pesawat

Kebijakan tersebut mencakup transfer pemain di rentang periode 2019 – 2021, pemberian informasi akuntansi palsu kepada para investor, dan membuat faktur transaksi yang tidak ada.

Orang-orang yang terlibat dan diselidiki adalah anggota dewan klub yang keluar. Oleh karenanya, pengunduran diri dianggap sebagai jalan keluar terbaik bagi Juventus sambil mencari anggota-anggota dewan klub baru.

Baca Juga :  Berkunjung Ke Pelatnas Cipayung, Ketua PBSI Rayakan Ultah Bareng Atlet Bulu Tangkis

Juventus sendiri tercatat mengalami kerugian yang amat besar di musim lalu. Jumlah kerugiannya mencapai 254,3 juta Euro.

Angka sebanyak itu diklaim sebagai kerugian terbesar yang pernah didapatkan oleh klub Italia sepanjang sejarah. Di musim lalu, Juventus finis di posisi keempat.

Continue Reading

Sport

Secara Mengejutkan 5 Tim Tersingkir dari Piala Dunia

Published

on

Tim Kesebelasan Spanyol/AFP

Tim Kesebelasan Spanyol/AFP

mycity.co.id Jika bermain di Piala Dunia saja membutuhkan usaha yang luar biasa bagaimana negara yang bisa memenangkannya. Tentu saja, mereka harus mengeluarkan lebih dari 100 persen kemampuannya.

Bahkan tidak jarang kandidat kuat peraih gelar Piala Dunia justru tersingkir cepat di babak awal. Hal ini sudah dialami sejumlah negara kuat di ajang empat tahunan ini.

Berikut negara yang tersingkir secara mengejutkan di Piala Dunia dan kita simak untuk peringkat lima hingga satu.

5. Portugal (Piala Dunia 2002)

Tim Kesebelasan Portugal/ Repro

Tim Kesebelasan Portugal/ Repro

Portugal pergi ke Piala Dunia 2002 sebagai favorit saat ada Grup D bersama Amerika Serikat, Polandia dan negara tuan rumah Korea Selatan. Tetapi, tim Portugal Antonio Oliveira kalah 3-2 dari AS setelah tertinggal 3-0 dalam 40 menit.

Baca Juga :  Black Box Sriwijaya Air SJ-182 Akhirnya Ditemukan

Di laga kedua, Portugal mengamuk saat meraih kemenangan 4-0 atas Polandia. Tetapi, Portugal justru kalah mengejutkan 0-1 dari Korea Selatan di pertandingan terakhir yang membuat perjalanan Portugal di Piala Dunia terputus.

4. Jerman (Piala Dunia 2018)

Timnas jerman/AFP

Timnas jerman/AFP

Jerman sukses menjadi juara Piala Dunia 2014 di Brasil setelah terakhir kali juara tahun 1990. Hal itu membuat sang juara bertahan jadi favorit juara di Piala Dunia 2018 Rusia.

Skuad Joachim Low berada di Grup F bersama Swedia, Meksiko dan Korea Selatan. Sayangnya mereka justru tersingkir di babak penyisihan grup dan mengulangi kejadian serupa tahun 1978.

Baca Juga :  Federasi Sepak Bola Ukraina Minta FIFA Coret Iran dari Piala Dunia 2022

3. Brasil (Piala Dunia 1966)

Pergi ke Piala Dunia 1966, Brasil ingin memenangkan turnamen untuk ketiga kalinya berturut-turut. Mereka tidak pernah kalah dalam kompetisi selama 12 tahun, dan Pele bertujuan untuk memenangkannya lagi.

Brasil berada di Grup 3 Piala Dunia 1966 bersama Portugal, Bulgaria dan Hongaria. Setelah menang 2-0 melawan Bulgaria, Brasil justru kalah dari Hongaria dan Portugal hingga akhirnya mereka tersingkir.

2. Perancis (Piala Dunia 2002)

Timnas Prancis/AFP

Timnas Prancis/AFP

Juara bertahan Perancis datang ke Korea Selatan dan Jepang sebagai favorit karena kedalaman skuad mereka. Zinedine Zidane dkk berada di Grup A bersama Denmark, Senegal dan Uruguay.

Baca Juga :  Pemerintah Perpanjang PPKM Hingga 2 Pekan ke Depan

Namun di laga perdana, gol dari Papa Bouba Diop membuat Senegal 1-0 atas juara bertahan. Kekecewaan berlanjut saat Prancis bermain imbang 0-0 dengan Uruguay dan kalah 0-2 dari Denmark yang membuat mereka pulang tanpa mencetak gol.

1. Spanyol-Piala Dunia 2014

Tim Kesebelasan Spanyol/AFP

Tim Kesebelasan Spanyol/AFP

Dari akhir 2000-an hingga awal 2010-an, Spanyol mendominasi sepak bola internasional. Tim Matador mengangkat gelar Euro dua kali (2008, 2012) dan Piala Dunia pada 2010.

Pada Piala Dunia 2014 mereka satu grup bersama Belanda, Chili dan Australia. Namun, Spanyol dibantai 1-5 Belanda di matchday pertama, kalah 0-2 hingga akhirnya tersingkir meski menang 3-0 atas Australia di laga terakhir.

 

Continue Reading
Advertisement

Trending