Connect with us

Games-Anime

Daftar Gim Online dan Aplikasi Video yang Diblokir Kemendikbud

Published

on

Kemendikbud Blokir Sejumlah Gim Online dan Aplikasi Video – unsplash.com (NordWood Themes)

Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menyalurkan bantuan kuota internet belajar untuk siswa, mahasiswa, guru, dan dosen. Namun, sejumlah aplikasi diblokir dan tidak bisa diakses dengan kuota internet Kemendikbud.

Menteri Kemendikbudristek, Nadiem Makarim, menyebutkan kuota untuk siswa, mahasiswa, guru, dan dosen itu akan diberikan pada semester awal Tahun Ajaran 2021/2022.

Besaran kuota data internet dibedakan berdasarkan jenjang pendidikan. Siswa PAUD 7 gigabyte (GB) per bulan, siswa pendidikan dasar dan menengah 10 GB per bulan, guru 12 GB per bulan, mahasiswa dan dosen 15 GB per bulan.

Baca Juga:

  1. Kisah Cucu, Wanita Asal Bandung Yang Tidak Bisa Tidur Sejak 2014
  2. Puncak Berlakukan Ganjil-Genap Pekan Ini
  3. 5 Urutan Skincare Untuk Kulit Berminyak

Kuota data internet Kemendikbud yang diberikan adalah kuota umum atau bisa digunakan untuk seluruh aplikasi dan situs, kecuali yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Berikut adalah aplikasi yang diblokir saat pengguna internet hendak mengakses melalui kuota internet gratis Kemendikbud:

  1. Badoo
  2. Bigolive
  3. Facebook
  4. Instagram
  5. Periscope
  6. Snackvideo
  7. Tinder
  8. Tumblr
  9. Twitter
  10. Vive
  11. Vkontakte
  12. YY

Gim Online yang diblokir Kemendikbud

  1. 8 Ball Pool
  2. Candy Crush
  3. Clash of Clans
  4. Clash of Knight
  5. Clash Royale
  6. Crisis Action
  7. Fifa Mobile Football
  8. Garena AOV
  9. Garena Free Fire
  10. Growtopia
  11. Lineage Revolution
  12. Mobile Legends
  13. PUBG
  14. Roblox
  15. Steam
  16. Lords of Mobile; Battle of The Empires

Aplikasi Video yang diblokir Kemendikbud

  1. JWPlayer
  2. Likee
  3. Netflix
  4. TVUNetwork
  5. QQVideo
  6. TikTok
  7. Viu
  8. Dailymotion

Games-Anime

Turnamen Games Telkomsel Resmi Berakhir, Ini Daftar Juaranya

Published

on

Turnamen Dunia Games Waktu Indonesia Bermain (DGWIB)
Turnamen Dunia Games Waktu Indonesia Bermain (DGWIB)

Turnamen Dunia Games Waktu Indonesia Bermain (DGWIB) Championship telah tuntas. Event yang dihelat oleh Telkomsel melalui Dunia Games terbagi dua kategori, yaitu tim pria dan ladies battle (wanita).

Adapun 6 enam tim yang dinobatkan sebagai juara dari setiap kategori yang dipertandingkan, yakni RRQ Kazu (Free Fire), Saints Spartan Harvy (Free Fire Ladies), Alter Ego X (MLBB), MBR Delphyne (MLBB Ladies), RRQ Ryu (PUBG Mobile), dan Alter Ego Dione (PUBG Mobile Ladies).

Atas pencapaian ini, Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, Nirwan Lesmana mengucapkan selamat kepada tim-tim yang telah berhasil menjadi juara di ajang DGWIB Championship. Dia berharap turnamen ini dapat menjadi sarana bagi seluruh peserta dalam mengasah kemampuan dan meningkatkan kapabilitas untuk dapat unjuk gigi dan berprestasi di industri esports dan gaming Tanah Air.

Baca Juga:

  1. Khawatir Keselamatan Keluarga di Kiev, Shevchenko Kirim Pesan Menyentuh untuk Ukraina
  2. Kota Kherson di Ukraina Kini Jatuh ke Tangan Rusia
  3. Dalam 24 Jam, Serangan Rusia di Kota Kharkiv Tewaskan 21 Orang Ukraina

“Kami memberikan apresiasi kepada semua partisipan yang telah bertanding secara sportif dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di ajang turnamen ini,” ujar Nirwan dalam keterangan tertulis, Jumat (5/3/2022).

Turnamen ini pun mampu menarik animo penggemar dan pegiat esports di seluruh Indonesia, terbukti dari banyaknya jumlah penonton yang mencapai 14 juta views dan 2,2 juta jam waktu tonton, serta 56 juta impressions selama penayangan DGWIB Championship secara live di platform dunia games.co.id, MAXstream, Booyah, dan channel YouTube Dunia Games.

Nirwan menambahkan, turnamen ini merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel melalui Dunia Games dalam mendukung esports scene di Tanah Air.

Menurutnya, Telkomsel melalui Dunia Games secara konsisten berkomitmen mendukung industri games nasional, khususnya esports scene dengan mengadakan turnamen-turnamen bergengsi seperti Indonesia Games Championship, Dunia Games League, DGWIB Championship, DGWIB regular season, dan turnamen grassroot yang diadakan di lebih dari 120 cluster di seluruh Indonesia.

“Kami akan terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat memberikan dampak lebih besar dalam mengembangkan sekaligus menguatkan industri esports dan gaming di Indonesia secara inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Nirwan.

Continue Reading

Games-Anime

Garap Bisnis Game Asia Tenggara, Telkomsel & GoTo Ciptakan Matamojo

Published

on

Majamojo

Telkomsel melalui anak usaha PT Telkomsel Ekosistem Digital dan GoTo melalui PT Aplikasi Multimedia Anak Bangsa mengembangkan bisnis gaming untuk pasar Asia Tenggara.

Kolaborasi Telkomsel dan GoTo diwujudkan dengan membentuk perusahaan patungan PT Games Karya Nusantara “Majamojo”.

Lewat Majamojo, kedua perusahaan akan mensinergikan dan memanfaatkan sumber daya Telkomsel dan GoTo dengan maksimal, mulai dari kapasitas digital, aset teknologi, dan ekosistem bisnis terintegrasi.

Baca Juga:

  1. Daftar Mobil Terlaris di Tahun 2021
  2. Depok Kini Punya Banyak Perumahan Berharga Miliaran
  3. Tips Dekorasi Rumah Sesuai Fengshui Agar Mendatangkan Cuan Melimpah di Tahun 2022

Kerja sama ini bakal memperkuat eksistensi pelaku industri gaming lokal juga mendorong lahirnya talenta digital di Indonesia.

Majamojo akan berfokus pada pengembangan gim dan membuka peluang kemitraan bersama pengembang pihak ketiga. Majamojo akan menjadi perusahaan publisher gaming dan diklaim akan mendominasi dalam industri gaming lokal, terutama platform mobile.

CEO Telkomsel Ekosistem Digital, Andi Kristianto, mengatakan, Majamojo memperkaya lini bisnis vertikal Telkomsel Digital setelah bergabungnya Kuncie dan Fita dalam portofolio bisnis.

“Kami berupaya memaksimalkan keunggulan aset dan kapabilitas Telkomsel untuk mengembangkan Majamojo dalam ekosistem gaming, melengkapi yang telah dicakup oleh Dunia Games,” kata Andi.

Head of GoTo Strategic Partnership Reggy Susanto menyebutkan, perusahaan patungan ini memiliki sumber daya besar guna menjadi perusahaan gim terbesar di Asia Tenggara.

“Kemitraan ini bisa menangkap peluang lebih besar di industri gim dengan mengoptimalkan layanan dan ekosistem GoTo dan Telkomsek,” katanya.

Telkomsel Ekosistem Digital bakal menjadi pemegang saham mayoritas Majamojo dan sisanya adalah PT Aplikasi Multimedia Anak Bangsa.

Direktur Utama Majamojo Jungwon Hahn mengatakan, Majamojo akan fokus menerbitkan dan mengembangkan bisnis gaming. “Kami ingin menjadi perusahaan gaming yang diperhitungkan di Asia Tenggara.”

Continue Reading

Games-Anime

Sibuk Main Pokemon Go Saat Ada Perampokan, 2 Polisi Dipecat

Published

on

Pokemon Go

Dua polisi dari Los Angeles Police Departement (LAPD) dipecat pada 2017 lalu karena bermain game Pokemon Go saat sedang bertugas. Banding mereka pun baru-baru ini ditolak.

Seperti dilansir dari Daily Mail, Rabu (12/1/2022), dua polisi itu adalah Louis Lozano dan Eric Mitchell. Video yang direkam menggunakan kamera yang terpasang di mobil dinas mereka. Lozano dan Mitchell ketahuan tak mengindahkan permintaan bantuan dari rekannya.

Padahal rekannya itu tengah berada di situasi perampokan yang berada di dekat mereka. Mereka malah tak mempedulikan permintaan bantuan tersebut dan meninggalkan area tersebut.

Baca Juga:

  1. Demi Cegah Penyebaran Covid-19, Wagub Minta Warga Tak Nobar Timnas Indonesia
  2. Mampukah Timnas Balas Kekalahan Telak dari Thailand? Ini Jawaban Shin Tae-yong
  3. Ford Tahun Depan Siap Kembali Jualan Mobil di Indonesia

Ketika ditanya kenapa mereka tidak merespon permintaan bantuan itu, Lozano dan Mitchell berkilah area tempat mereka itu sedang berisik sehingga suara radionya tak terdengar. Namun atasan keduanya tak percaya dan mengecek dashcam yang terpasang di mobil.

Dari situ terungkap kalau mereka sebenarnya mendengar permintaan bantuan tersebut namun tak mempedulikannya karena mereka memang tak mau membantu, demikian dikutip detikINET dari The Verge.

Kemudian terungkap dari rekaman kalau keduanya malah asyik membicarakan Pokemon Go, termasuk Snorlax , salah satu Pokemon langka, yang muncul di dekat area mereka. Lozano dan Mitchell malah mendiskusikan cara terbaik untuk menangkap Snorlax ketimbang membantu rekannya.

“Selama kurang lebih 20 menit, terekam kalau mereka mendiskusikan Pokemon dan kemudian mereka pindah ke lokasi lain tempat mahluk virtual tersebut muncul di ponsel mereka,” demikian tertulis dalam laporan investigasi kasus tersebut.

Baik Lozano maupun Mitchell kemudian menepis tudingan kalau mereka sedang bermain Pokemon Go dan mengaku hanya sedang mengobrol. Mereka mencoba untuk naik banding dengan dasar bahwa sistem perekaman yang ada di dalam kendaraan mereka seharusnya tidak dipakai untuk memantau percakapan pribadi polisi. Namun Hakim kemudian menolak banding, dan mereka tetap dipecat.

Continue Reading

Trending