Connect with us

Teknologi

Cara Akses Bantuan Subsidi Upah untuk Guru di Aplikasi Kemendikbud

Published

on

BSU untuk Tenaga Pendidik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berikan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk Tenaga Pendidik Non PNS dan guru honorer.

Besaran jumlah BSU untuk Tenaga Pendidik dan guru honorer adalah Rp1,8 juta rupiah dan dikirim ke rekening masing-masing penerima.

Tenaga Pendidik Non PNS dan guru honorer yang mendapatkan BSU harus mengikuti persyaratan berikut ini:

Baca Juga:

  1. Juliari Batubara Trending di Twitter, Minta Dibebaskan
  2. Anak Usia di Bawah 12 Tahun dan Lansia 70 Tahun Dilarang Masuk Mal
  3. Cek Status Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan Syarat untuk Mendapatkannya

Syarat Penerima BSU untuk Tenaga Pendidik

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berstatus sebagai PTK non—PNS
  3. Terdaftar dan berstatus aktif dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) atau Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) per 30 Juni 2020.
  4. Tidak mendapatkan Bantuan Subsidi Upah atau gaji dari Kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang ketenagakerjaan sampai 1 Oktober 2020.
  5. Tidak sebagai penerima kartu prakerja sampai dengan tanggal 1 Oktober 2020.
  6. Memiliki penghasilan di bawah Rp 5 juta per bulan yang dibuktikan melalui pernyataan dalam Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

Cara Dapatkan BSU untuk Tenaga Pendidik

  1. Akses laman info.gtkk. kemdikbud melalui HP/PC
  2. Masukkan email dan password yang telah terdaftar.
  3. Unduh dan cetak bukti penerima dan SPTJM
  4. Tempel materai dan tandatangani sesuai pada kolom yang sudah ada.
  5. Bawa dokumen persyaratan berupa KTP, NPWP, Bukti penerima (surat keputusan penerima BSU Guru Honorer), serta SPTJM yang sudah di materai serta ditandatangani ke bank penyalur.
  6. Bank penyalur memeriksa kelengkapan dokumen. Jika sudah, BSU Guru Honorer dapat disimpan di rekening tersebut atau langsung diambil secara tunai.

Teknologi

Cegah Pencemaran, China Bikin Plastik dari Sperma Salmon

Published

on

sperma salmon
sperma salmon

China punya cara jitu untuk mencegah pencemaran plastik. Negeri Tirai Bambu mengembangkan plastik dari sperma ikan.

Para peneliti di Universitas Tianjin di China mengembangkan plastik biodegradable berkelanjutan. Bahan bakunya berasal dari campuran sperma salmon dan minyak sayur.

Proyek ini memungkinkan jawaban dari masalah sampah plastik dunia yang terus meningkat. Demikian dilansir dari AFP, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Para peneliti mengekstraksi untaian DNA dari sperma Salmon. Kemudian digabungkan dengan bahan kimia dari minyak nabati, sehingga dihasilkan cairan jel yang licin yang dikenal dengan hidrogel.

Gel ini kemudian dicetak dan dikeringkan menjadi beragam bentuk dan dikeringkan dengan cara dibekukan untuk menghilangkan kelembapan dan dia menjadi padat.

Sejauh ini, para peneliti telah membuat cangkir, potongan puzzle, dan molekul DNA dari plastik ramah lingkungan.

Proyek ini merupakan proyek berkelanjutan karena bahan bakunya berupa DNA. Dan, secara teknis tidak hanya bisa dari sperma salmon tetapi bisa dari bahan lainnya, seperti bahan limbah dari tanaman, ganggang, atau bakteri.

Dari produk yang diciptakan, memang selintas mirip dengan plastik pada umumnya, namun ini diklaim menghasilkan kurang dari 5% emisi karbon yang dihasilkan plastik biasa.

“Sepengetahuan kami, plastik DNA yang kami laporkan adalah bahan yang paling ramah lingkungan dari semua plastik yang dikenal,” kata pemimpin tim peneliti Dayong Yang kepada The Times of London.

Selain rendah emisi karbon, Yang bersama timnya juga menuliskan dalam Journal of American Chemical Society jika plastik mereka rendah konsumsi energi dan berkualitas dalam proses pembuatannya.

Continue Reading

Teknologi

Kementerian Kominfo Terus Berupaya Bangun Jaringan Internet Desa Demi Pemerataan Informasi

Published

on

Kementerian Kominfo
Kementerian Kominfo

Pemerintah terus menyiapkan berbagai kebijakan yang ramah untuk mendukung efisiensi dan pemerataan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi di seluruh Indonesia.

Pemerintah, dalam hal ini diwakili Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), mempunyai tanggungjawab untuk memastikan efisiensi dan produktivitas agar unit cost dalam penyelenggaraan jaringan internet broadband dapat menjadi lebih efisien bagi pengguna.

Oleh karenanya, Kemkominfo juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menghasilkan kebijakan yang ramah untuk mendukung pemerataan pembangunan infrastruktur TIK serta peningkatan perekonomian masyarakat.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Tujuannya adalah memastikan kebijakan-kebijakan pemerintah daerah yang ramah terhadap penggelaran fiber optic atau penggelaran teknologi informasi dan komunikasi, karena itu akan menjadi backbone dan investasi jangka panjang yang akan memberikan dampak turunannya yang luas kepada perekonomian dan aktifitas masyarakat secara keseluruhan.

Oleh karenanya, Pemerintah sedang mendorong konsolidasi dalam industri telekomunikasi. Langkah itu ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas agar daya saing dalam negeri, regional maupun tingkat global akan semakin baik.

Salah satu dampak tranformasi digital dengan adanya arus cepat pengadopsian teknologi digital akan meningkatkan penggunaan internet dan lalu lintas data digital. Mengutip data UNCTAD tahun 2021, Menkominfo menjelaskan total bandwidth internet secara global meningkat sebanyak 35% di tahun 2020.

Sedangkan di kawasan Asia-Pasifik, sesuai data Cisco, arus lintas data diperkirakan akan mencapai 90 exabytes per bulan di tahun 2021. Dengan adanya peningkatan penggunaan teknologi digital, sebanyak 165 negara telah menyiapkan rencana nasional dalam pengembangan jaringan akses internet, termasuk internet broadband di tahun 2021 atau meningkat dari 112 negara di tahun 2011.

Keberadaan infrastruktur digital merupakan enabler digitalisasi dalam berbagai aspek kehidupan. Bahkan menjadi penopang transformasi digital secara menyeluruh ekosistem dari hulu hingga hilir.

Pertumbuhan pengguna internet berkontribusi pada pertumbuhan sektor informasi dan komunikasi di Indonesia di tahun 2020 sebesar 10,58% cumulative-to-cumulative, dan terus tumbuh di kuartal-II tahun 2021 sebesar 6,87% year-on-year, meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Continue Reading

Teknologi

Tak Hanya PNS, Ini 10 Pekerjaan Manusia yang Bisa Digantikan Robot

Published

on

robot
robot

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), pernah mengatakan ingin mengganti Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan robot. Tak hanya PNS, sebenarnya ada beberapa pekerjaan manusia lain yang bisa digantikan oleh ribit.

Pada saat pembukaan Musrenbangnas RPJMN 2020-2024 pada Desember 2019, Jokowi mengatakan penggantian itu mudah dan bisa memudahkan untuk pengambilan keputusan dari tingkat daerah maupun nasional.

“Ini bukan barang yang sulit. Barang yang mudah dan memudahkan kita untuk memutuskan sebagai pimpinan di daerah maupun nasional,” ujar Jokowi.

Baca Juga:

  1. Kerugian Lebih dari Rp2 Miliar, Perempuan Ditangkap atas Dugaan Arisan Online Palsu
  2. Video Nyanyi Tanpa Masker di Acara Nikahan Viral, Bupati Jember Minta Maaf
  3. Satlantas Polres Dairi Amankan 5 Motor Bising

Seperti dinukil dari Computerhope, Jumat (26/11/2021), ada beberapa pekerjaan yang bisa digantikan oleh tenaga robot. Pekerjaan tersebut dari mulai buruh pabrik hingga bartender.

Perakitan dan Pekerja Pabrik

Hampir seluruh pekerjaan manufaktur besar menggunakan robot untuk membuat jutaan produk. Bahkan komputer telah bertugas merakit mobil dan produk lain.

Sejumlah robot seperti Baxter dan Sawyer dari Rethink Robotics bisa diprogram oleh siapapun. Pekerjaan ini juga tak memerlukan lagi teknisi trampil memprogram robot.

Supir Bis, Taksi, dan Truk

Ini terjadi akibat tren kendaraan otonom. Bukan tak mungkin bis, taksi dan truk akan dikendalikan oleh otonom bukan lagi dengan manusia.

Bahkan ini bisa merambah ke kendaraan berat seperti buldozer, pengeboran dan pengangkutan di pertambangan atau konstruksi.

Operator telepon, telemakerter, dan resepsionis

Teknologi voice recognition akan makin canggih di masa depan. Dengan begitu perusahaan lebih mudah menggantikan peran orang dalam pekerjaan operator atau telemakerter.

Kasir

Self checkout memang sudah diadopsi oleh sejumlah toko saat ini. Tidak ada lagi manusia yang bertugas di balik mesin kasir, namun dilakukan oleh konsumen sendiri.

Manusia mungkin masih akan bertugas di area kasir. Namun untuk melakukan pengawasan operasional mesin kasir.

Teller dan Pegawai bank

Di masa depan, atau mungkin sudah terjadi saat ini, banyak orang yang tidak lagi pergi ke bank untuk melakukan aktivitas seperti penyimpanan uang. Transaksi keuangan termasuk pengembangan Bitcoin membuat transaksi bisa dilakukan dari perangkat sendiri tanpa perlu lagi datang ke bank. Ini juga membuat pekerjaan seperti teller dan pegawai bank akan tergantikan.

Petugas Pengepakan, Ruang Penyimpanan dan Gudang

Robot akan bertugas dalam pengepakan atau memindahkan barang. Amazon salah satu perusahaan yang mengalihkan pekerjaan itu dari tangan manusia.

Pekerja Farmasi

Sejumlah apotek telah menggantikan teknisi farmasi dengan robot. Yakni untuk memisahkan dan menangani resep pelanggananya. Robot juga hanya membutuhkan ruang kecil untuk bekerja seperti lengan robot. Selain itu mesin akan mencegah kesalahan saat bekerja.

Pengumpul Informasi, Analis dan Peneliti

Beberapa firma hukum mengganti paralegalnya dan staf lain dengan pengacara e-discovery dan robot riset. Robot bisa menyisir jutaan dokumen dan menemukan fakta relevan dan data seperti nomor telepon dan email berdasarkan kata kunci.

Analis keuangan juga banyak yang digantikan dengan komputer yang dirancang khusus menganalisis dan menemukan pola dan tren dalam data.

Pilot

Militer AS diketahui telah menggunakan drone otonom dalam melakukan pengawasan serta menyerang tanpa menggunakan bantuan. Bukan tak mungkin di masa depan drone akan lebih canggih dan merambah ke sektor lain, seperti pesawat kargo.

Dilaporkan sebuah perusahaan ingin mengganti pilotnya dengan komputer dan operasionalnya bisa dilakukan pilot dari jarak jauh.

Bartender

Perusahaan telah menggunakan sistem menggantikan bartender untuk menyajikan minuman. Layanan Briggo juga menggantikan barista dengan robot untuk membuat minuman populer dan belajar membuat minuman baru.

Continue Reading

Trending