Connect with us

Infrastruktur

Bulan Depan, Tol Bawah Laut IKN Nusantara Mulai Dibangun

Published

on

Tol Bawah Laut IKN Nusantara

Pemerintah akan memulai pembangunan infrastruktur dasar IKN pada Agustus 2022 mendatang. Salah satu yang akan dibangun adalah Immersed Tunnel Teluk Balikpapan (Jalan Tol Akses IKN) atau terowongan bawah air laut.

Hal ini terungkap saat Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerima kunjungan delegasi dari Korea Selatan yang dipimpin oleh Assistant Minister for Road, Ministry of Land, Infrastructure and Transport, Korea Selatan Lee Yoon-Sang di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin (20/6/2022), dalam rangka Konferensi Jalan Indonesia-Korea Ke-17.

“Terima kasih kepada para delegasi yang datang dengan komposisi tim yang lengkap. Tanggung jawab kita adalah membawa kerja sama bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan ini lebih erat baik antara kedua pemerintah maupun antara masyarakat kedua negara,” kata Menteri Basuki.

Baca Juga:

  1. Sate Susu, Kuliner Khas Bali yang Hanya Muncul Saat Ramadan
  2. Wajib Coba, Inilah 5 Tempat Makan Sate Terenak Seantero Jakarta Pilihan MyCity
  3. Aurra Kharisma Tampil dengan Kostum Bertema ‘Sate Ayam’

SHMS dan ITS merupakan dua kerja sama hibah antara Indonesia dan Korea Selatan yang saat ini sedang berlangsung. Kerja sama tersebut meliputi manajemen terpadu SHMS untuk jembatan nasional di Indonesia, serta penyusunan master plan dan pilot system ITS untuk area metropolitan Jakarta.

Basuki mengatakan, pihaknya akan mengirim 25 insinyur muda PUPR ke Korea Selatan untuk menjalani pelatihan terkait smart city pada Juli mendatang. Selain itu, ada 14 insinyur muda yang juga akan ke negara K-POP tersebut untuk belajar mengenai SHMS jembatan.

“Ini merupakan bentuk kerja sama yang lebih konkret selain diskusi-diskusi yang kita lakukan pada seminar atau konferensi,” ujar Basuki.

Selain itu, terdapat juga 3 hibah yang saat ini sedang dalam proses pipeline. Yakni FS dan Basic Design Immersed Tunnel Teluk Balikpapan (Jalan Tol Akses IKN), pembentukan Manajemen Konstruksi Digital dan Hijau di Indonesia, dan pembentukan Sistem Informasi Jalan Tol di Indonesia.

Sehubungan pembangunan IKN, Assistant Minister for Road Lee Yoon-Sang mengungkapkan telah dilakukan penandatanganan MoU antara Indonesia dan Korea Selatan.

“Setelah seminar konferensi pada tanggal 21 Juni, kami juga akan melakukan technical study ke IKN pada hari berikutnya. Para direksi dan peneliti kami akan ikut ke lokasi untuk menggali lebih banyak ekspansi kolaborasi antara kedua negara,” kata Lee Yoon-Sang.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Infrastruktur

Erick Thohir: Bandara Harus Jadi Etalase Kebudayaan Indonesia

Published

on

By

Erick Thohir

Diketahui pada Minggu 26 Juni 2022 Bandara Soekarno-Hatta menggelar parade budaya Langgam Pancarona, Dahayu Nusantara.

Para penumpang, bahkan wisatawan nusantara dan mencanegara sampai terpukau melihat pertunjukan berbagai kesenian tradisional tersebut.

Parade budaya di Bandara Soekarno-Hatta tersebut merupakan salah satu upaya melestarikan budaya bangsa. Selain itu juga sekaligus memberikan nilai tambah untuk pelayanan di bandara itu sendiri. Hal ini dikatakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir.

Dalam pernyataan tertulisnya pada Minggu (26/6/2022) malam Erick mengatakan bahwa, “Terus kita dorong airport kita menjadi etalase kebudayaan, kesenian dan musik indonesia. Kita punya kebudayaan yang luar biasa, musik yang luar biasa. Kita sebagai bangsa punya kultur, punya karakter. Ini yang kita jaga.”

Baca Juga:

  1. Gara-Gara Anies Ganti Nama Sejumlah Jalan di DKI, 50 Ribu Warga Jakarta Wajib Bikin e-KTP Baru
  2. Mulai dari Jakarta, Surabaya hingga Makassar Ramai-ramai Kecam Holywings
  3. Beli Minyak Goreng Kini Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Tari Sigeh Pengunten dari Lampung, Tari Kancet Papatai dari Kalimantan Timur, dan Tari Topeng adalah kesenian tradional yang ditampilkan dalam acara tersebut. Kemudian juga turut ada alat musik Anklung dari Jawa Barata, Tari Kipas Pakarena dari Sulawesi Selatan, dan Tari Cakalele dari Maluku.

Ketika parade budaya itu berlangsung di Terminal 3 Bandara Soekarnoo-Hatta, suasana semarak sangat terasa di sana. Tampak begitu antusias dari para wisatawan nusantara dan mancanegara yang menikmati pertunjukan tersebut.

Kemudian Erick juga menyebut merupakan salah satu upaya untuk mendukung tumbuhnya perekonomian, dan pariwisata nasional atas parade budaya ini.

“Konteksnya, ekonomi kita mulai kembali. Penting sekali bagaimana memastikan bahwa kegairahan, kehidupan itu tumbuh setelah Covid-19,” terangnya.

Sementara itu bandara Soekarno-Hatta diketahui sebagai negara terbesar di Tanah Air membuatnya begitu sibuk setiap waktunya. Oleh sebab mempunyai peran penting dalam memperkenalkan beragam kekayaan budaya nusantara ke khalayak luas. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin.

Continue Reading

Infrastruktur

Daftar Proyek Tol Fantastis Indonesia: Ada yang Tembus Gunung Hingga di Bawah Laut

Published

on

Proyek Jalan Tol Indonesia

Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo (Jokowi), menyatakan proses pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sudah dimulai. Pemerintah rencananya bakal membangun infrastruktur mewah, termasuk tol bawah laut.

Ya, beberapa waktu lalu Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan kondisi geografis Indonesia memang amat menantang. Untuk menjangkau antar wilayah harus melewati banyak pengunungan dan bukit.

Ada dua calon tol terpanjang yang tengah dibangun dengan panjang melebihi 200 kilometer, mengalahkan rekor saat ini Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung di Sumatera mencapai 189,4 kilometer. Yakni Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap (206,6 km), dan Padang – Pekanbaru (254,8 km).

Baca Juga:

  1. Inilah 5 Gunung Terindah di Indonesia
  2. Desa Coal, Menikmati Sensasi Alam dan Budaya Desa yang Memanjakan Mata
  3. Tak Hanya di Mesir, Di Sudan Ternyata Ada Piramida Lho

Pembangunan Tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap (Getaci) saat ini sudah dalam proses inventarisasi lahan wilayah Gedebage hingga Garut Utara atau seksi I. Sehingga ruas awal ini ditargetkan sudah mulai dibangun pada Q2-2023 mendatang.

Dimana untuk seksi 1&2 dari Gedebage – Tasikmalaya dikejar selesai pada 2024 mendatang, sedangkan untuk seksi 3 &4 Tasikmalaya – Cilacap pada 2029 mendatang.

Tol ini melintasi dua provinsi yakni Jawa Barat sepanjang 171,40 kilometer, dan Jawa Tengah sepanjang 35,25 kilometer, yang juga menjadi Proyek Strategis Nasional.

Beberapa tol di wilayah Jawa dan Sumatera juga harus melewati kondisi geografis yang sulit. Seperti ruas tol Yogyakarta – Bawen harus menembus wilayah perbukitan hingga direncanakan pembangunan terowongan, pada STA 20_300 sampai STA 20+800.

Bahkan pada pembangunan seksi 5 dari Temanggung – Ambarawa juga harus dibangun konstruksi elevated atau layang sepanjang 4,4 kilometer karena melewati cagar budaya Yogyakarta.

Begitu juga dengan tol Cisumdawu yang memiliki terowongan kembar di wilayah seksi II Rancakalong – Sumedang, Jawa Barat.

Terowongan kembar yang ada di tol ini memiliki panjang 472 meter dengan diameter 14 meter. Karena terletak di pegunungan dan kontur yang berkelok tol ini diklaim sebagai tol terindah di Indonesia.

Sementara di Sumatera ada tol Padang – Pekanbaru dan tol Palembang 0 Bengkulu juga harus dibangun terowongan untuk menembus bukit Barisan.

Di sisi lain, Untuk menyambung wilayah IKN di Penajam Paser, Kalimantan Timur akan dibangun tol terowongan bawah laut. Yang tersambung dari tol Balikpapan – Samarinda.

Saat ini pemerintah Indonesia juga sudah mendapatkan hibah dari Korea Selatan yang saat ini dalam proses pipeline, yakni Feasibility Study (studi kelayakan) dan Basic Design tol bawah laut atau immersed tunnel teluk Balikpapan (Jalan tol Akses IKN), pembentukan Manajemen Konstruksi Digital dan Hijau di Indonesia, dan Pembentukan Sistem Informasi Jalan Tol di Indonesia.

“Selain SHMS (Structural Health Monitoring System) dan ITS (Intelligent Transport Systems) akan diprioritaskan juga FS dan Basic Design untuk jalan akses IKN karena kami akan memulai pembangunan infrastruktur dasar IKN pada Agustus 2022 mendatang,” kata Basuki.

Continue Reading

Infrastruktur

Perkenalkan Tol Getaci, Tol Terpanjang RI yang Rutenya dari Bandung Hingga Cilacap

Published

on

Ilustrasi Tol Getaci

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) akan memulai pembangunan Jalan Tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap (Getaci) pada tahun ini. Saat ini progresnya sudah penetapan lokasi (penlok) tahap pertama oleh Gubernur Jawa Barat, sekarang sedang mengurus penlok dari Pemda Jawa Tengah.

Setelah penlok, ada proses pengadaan tanah seperti sosialisasi lalu musyawarah. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan Tol Getaci yang dimulai pada 2022 ini diharapkan dapat rampung pada 2024 untuk pembangunan tahap pertama.

“Dalam pelaksanaan pembangunan Tol Getaci saya ingin mengingatkan cepat is a must, but not sufficient. Saya berharap untuk tetap menjaga kaidah-kaidah lingkungan hidup agar tidak merusak bukit-bukit yang ada. Selain itu juga agar menghindari memotong pohon yang tidak perlu. Ini merupakan perintah bapak Presiden Jokowi pesannya adalah dalam membangun jangan merusak lingkungan,” kata Menteri Basuki.

Baca Juga:

  1. Batu Angus, Surga Wisata Unik dari Ternate
  2. Inlah 7 Hal yang Tak Boleh Dilakukan Saat Berenang di Sungai Aaree
  3. Pulau Kaget, Pusat Hunian Bekantan di Sungai Barito

Di sisi lain, Pemerintah pusat melakukan percepatan proyek pengembangan wilayah terutama di Jawa termasuk Jawa Barat. Salah satu proyek yang dikebut adalah pembangunan calon tol terpanjang di Indonesia yaitu Tol Tol Getaci (Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap) sepanjang 206 Km.

Jawa Barat salah satu yang menjadi perhatian pemerintah pusat melalui Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 tentang Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan mencantumkan beberapa proyek jangka pendek sampai jangka panjang, yang diteken Presiden Jokowi September 2021.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyambut baik percepatan pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021, yang diharapkan mampu mendongkrak tambahan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat sebesar 2% – 4%.

Rencana pembangunan Tol Gedebage (Bandung)- Tasikmalaya – Cilacap (Getaci) sepanjang 206,65 kilometer salah satu proyek yang mau dipercepat pembangunannya oleh pemerintah. Tol ini merupakan calon tol terpanjang di Indonesia.
Rencananya tol ini akan dibangun pada tahun ini saat ini masih dalam tahapan pembebasan lahan.

Tol ini ditargetkan 2024 mendatang dari Gedebage sampai Tasikmalaya atau seksi 1 Gedebage – SS Garut Utara dan seksi 2 Garut Utara – SS Tasikmalaya sudah bisa tuntas.

Sementara untuk ruas lanjutan dari Tasikmalaya sampai Cilacap selesai pada 2029, atau seksi 3 SS Tasikmalaya – SS Patimuan dan seksi 4 SS Patimuan – SS Cilacap.

Konsorsium yang dipimpin PT Jasa Marga (Persero) Tbk merupakan pemenang tender dan menjadi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol ini. Nantinya perseroan akan memang konsesi selama 40 tahun untuk tol dengan nilai investasi Rp 56,2 triliun ini.

Adapun berdasarkan hasil pengumuman pelelangan Nomor 37.1/BPJT/L/GBTC/2021, untuk tarif tol awal untuk golongan I tahun 2024 mendatang ditetapkan sebesar Rp 2.025 per kilometer.

Sehingga jika dihitung secara kasar tarif tol yang harus dibayarkan dari pintu tol Gedebage hingga tol Cilacap dan sebaliknya mencapai Rp 418.466 untuk sekali jalan.

Untuk pembangunan tol ini Jasa Marga menggandeng kemitraan dengan PT Daya Mulia Turangga – Gama Group – PT Jasa Sarana, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero), dan PT Wijaya Karya (Persero).

Continue Reading

Trending