Connect with us

Hangout

Berani Coba? Liburan Ekstrem di Gunung Sangiang NTB

Published

on

Gunung Sangiang

Bagi Cityzen yang ingin menikmati liburan anti mainstream, ada pulau cantik di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang bisa menjadi pilihan, yakni Pulau Sangiang.

Pulau Sangiang dengan keberadaan Gunung Sangiang Api menyimpan beragam potensi, terutama potensi wisata laut dan pantainya. Sebagai sebuah pulau yang dominan kultur agraris dan kultur baharinya, Pulau Sangiang menampilkan pesona wajah alam yang eksotik.

Sangiang merupakan pulau vulkanik yang terletak di Laut Flores. Jaraknya sekitar 62 kilometer dari pusat Kota Bima. Untuk mencapai tempat ini, terlebih dahulu menuju Desa Sangiang, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, NTB. Dari sana menyewa perahu berkapasitas 10-15 orang menyeberangi pulau.

Baca Juga:

  1. Singo Ulung, Tradisi Adat Demi Menepis Rasa Takut Asal Bondowoso
  2. Mumifikasi, Cara Suku Dani Menghormati Jasad Nenek Moyang
  3. Dadiah, Yogurt Tradisional khas Minangkabau

Gunung Sangiang adalah salah satu gunung Api aktif di Indonesia, dalam catatan PVMBG (Badan Vulaknologi dan Mitigasi Bencana Geologi), Gunung Sangiang berstatus waspada. Status tersebut dikeluarkan sejak Oktober 2009 hingga saat ini dan belum berubah menjadi Normal.

Baca Juga :  Sate Plecing Legendaris di Kota Singaraja, Jaen Sajan!

Namun masyarakat lereng Sangiang mengaggap hal itu biasa dan tak dikhawatirkan sebab mereka (Warga gunung Sangiang) punya cara tersendiri secara turun temurun dalam memastikan apakah gunung tersebut akan menyemburkan magma (meletus) atau tidak.

Sebenarnya Gunung Sangeang jika dilihat tampak indah dengan tampilannya yang megah dan hijau sehingga gunung ini menyajikan tampilan yang enak dipandang mata. Gunung ini terdiri dari dua macam kerucut vulkanik yang megah.

Gunung Sangiang

Kerucut yang pertama pada Gunung Sangeang adalah Doro Api yang memiliki ketinggian 1.949 meter atau sama dengan 6.394 kaki. Sedangkan kerucut kedua bernama Doro Mantoi dengan ketinggian 1.795 meter atau sama dengan 5.889 kaki.

Rupanya Gunung Sangeang yang terletak di Kepulauan Sunda Kecil ini merupakan gunung berapi yang bisa dibilang masih aktif sehingga masih bisa erupsi sewaktu-waktu. Bahkan gunung vulkanik yang satu ini dikatakan pula menjadi gunung berapi yang paling aktif.

Baca Juga :  Wisata Medis, Ladang Cuan Baru Indonesia

Jika dilihat berdasarkan catatan sejarah, maka diketahui bahwa gunung ini sudah pernah meletus sebanyak 17 kali. Untuk letusan pertamanya terjadi pada tahun 1512 dan pada tahun 1989 sedangkan letusan terakhirnya terjadi pada tahun 2012 dan 2014 yang lalu.

Salah satu hal unik yang bisa ditemukan pada gunung ini adalah busur kepulauannya yang bisa dibilang unik karena merupakan hasil pertemuan dari lempeng tektonik Sunda dan Australia. Namun rupanya interaksi antara kedua lempeng tersebut terjadi sedemikian rupa sehingga di sisi utaranya terbentuk back art thrust yaitu sesar Flores di sisi barat dan sesar Alor di sisi timur.

Busur kepulauan tempat berdirinya Gunung Sangeang rupanya dikepung oleh beberapa sumber gempa tektonik yang tergolong besar. Bahkan sumber gempa ini ada di sepanjang sisi bagian selatan dan bagian utara. Untuk sumber gempa yang memanjang di sisi bagian selatan disebut berada di zona subduksi sedangkan di sisi utaranya disebut dengan sesar sungkup.

Baca Juga :  Pulau Labengki, Surga Tersembunyi dari Sulawesi Utara

Hingga saat ini diketahui bahwa Pulau Sangeang tempat berdirinya Gunung Sangeang ternyata tidaklah berpenghuni. Hal ini sudah tentu berhubungan dengan sejarah meletusnya Gunung Sangeang yang bisa saja menimbulkan korban sehingga warga terpaksa dievakuasi.

Sekalipun tak berpenghuni, rupanya beberapa penduduk masih saja mengunjunginya terutama di siang hari untuk mengelola lahan pertanian.

Tidak ada yang tahu, sejak kapan warga mendiami Gunung Sangiang, tetapi berdasarkan cerita dari para orang tua, bahwa masyarakat tinggal di Sangiang sudah sejak jaman Ncuhi(jaman sebelum Kerajaan dikenal di Bima). Konon, warga Sangiang memiliki keterkaitan darah antara Warga Palue dilereng Gunung Rokatenda – Flores NTT. Warga Paluemenyebut dirinya sebagai Attapalue sedangkan orang Sangiang menyebut diri mereka sebagai Attasangia.

Diakui pula hingga hari ini, bahwa warga Palue yang hidup dilereng dan punggung gunung Rokatenda adalah asli Attasangia. Mereka ke Palue karena menolak memeluk ajaran Agama Islam, akibat syarat untuk masuk Islam adalah harus disunat (memotong kulit depan kelamin lelaki).

Culture

Liburan ke Jepang Apa Saja yang Tidak Boleh Dilakukan?

Published

on

Jepang/KumparanJepang/Kumparan

Mycity.co.id – Setiap negara memiliki tata krama dan aturan yang berbeda. Bahkan di Indonesia pun setiap daerah memiliki aturan dan tata kramanya sendiri.

Saat berkunjung ke luar negeri ada baiknya kita mempelajari aturan dan tata krama negara itu. Salah satunya adalah Jepang yang memegang teguh etika. Hal ini menyangkut kepercayaan serta norma yang berlaku di masyarakat.
Berikut hal-hal yang tidak boleh kamu lakukan saat berada di Jepang!

1. Memberi Uang Tip Saat di Restoran

Memberi uang tip/Lifepal

Memberi uang tip/Lifepal

Tidak disarankan memberi uang tip di restorang Jepang. Sudah hal yang biasa untuk memberikan uang tip di restoran sebagai tanda terima kasih. Namun, dinegeri sakura ini dilarang melakukan hal tersebut karena memberi tip kepada pegawai restoran bisa dianggap sebagai bentuk penghinaan. Bagi mereka, memberikan pelayanan terbaik sudah menjadi kewajiban agar para pelanggan senang dan kembali datang ke restoran.

Baca Juga :  Mengulik Pasar Seni dan Pusat Kuliner To Pao, Primadona Toraja

2. Menggunakan Telunjuk untuk Menunjukkan Arah

Menujuk arah/Depositphotos

Menujuk arah/Depositphotos

Saat bertanya arah dengan orang Jepang sebaiknya jangan menggunakan telunjuk untuk menunjuk peta karena ini dianggap mengancam dan tidak sopan lebih baik mengarahkan dengan tangan terbuka daripada menggunakan telunjuk.

3. Bersalaman

Menyapa ala orang Jepang/Koku Jepang

Menyapa ala orang Jepang/Koku Jepang

Salaman dianggap kurang sopan di Jepang kalau ingin berbaur dengan orang Jepang harus membungkuk untuk memberi salam, berterima kasih atau meminta maaf.

4. Meremehkan Kartu Bisnis Orang Lain

Bertukar kartu nama/Maxmanroe

Bertukar kartu nama/Maxmanroe

Di Jepang kartu nama bukanlah benda yang dianggap remeh karena kartu bisnis berisi identitas dan segala detail diri dari sang pemilik, maka hargai itu. jika diberi kartu nama bisnis terima dengan kedua tanganmu dan baca baik-baik. kalau saat itu sedang dalam pertemuan bisnis taruh kartu nama di atas meja di hadapan kita. jangan langsung menyimpannya di kantong ini dianggap sangat kasar kamu harus memasukkannya dengan hati-hati ke dalam kotak atau dompet kartu nama.

Baca Juga :  Air Terjun Sri Gethuk, Indah tapi Sering Ada Suara Terompet Gaib

5. Jangan Langsung Membuka Pintu Taksi

Taksi di Jepang/Fun! Japan

Taksi di Jepang/Fun! Japan

Taksi di Jepang punya pintu yang terbuka secara otomatis jadi saat taksi berhenti jangan langsung buka pintunya, sopir akan membukanya dengan menekan tombol kalau kamu buka sendiri kebanyakan sopir akan tersinggung

Baca Juga :  Sate Plecing Legendaris di Kota Singaraja, Jaen Sajan!

6. Awasebashi

Memberi orang lain makanan dengan sumpit/Jakarta Beauty Blogger

Memberi orang lain makanan dengan sumpit/Jakarta Beauty Blogger

Dilarang karena dianggap membawa kesialan. Salah satu hal yang tabu untuk dilakukan di Jepang adalah Awasebashi, yaitu kegiatan memberikan makanan kepada orang lain dari satu pasang sumpit ke sumpit lainnya. Di tradisi kremasi, di mana tulang yang tersisa dari abu kremasi akan dioper kepada anggota keluarga dengan menggunakan sumpit. Karena Awasebashi mirip seperti itu, maka bisa dianggap membawa kesialan.

7. Memetik Bunga Sakura

Bunga sakura/Klik dokter

Bunga sakura/Klik dokter

Memetik bunga sakura dilarang di Jepang. Bunga ini merupakan kebanggaan bangsa Jepang yang dianggap istimewa karena tergolong berumur pendek dan hanya mekar di musim tertentu. Jadi, jangan coba untuk memetiknya langsung dari tangkai. Kalau mau, lebih baik mengambil bunga sakura yang telah berguguran di bawah pohon.

Sumber: Berbagai sumber

Continue Reading

CityKids

Destinasi Wisata Edukatif di Jakarta untuk Anak

Published

on

/Casa Indonesia

/Casa Indonesia

Mycity.co.id – Masa pandemi membuat anak-anak lebih fokus ke gadget karena tidak bisa keluar rumah akibat pembatasan. Hal ini membuat mereka kurang bergaul dengan yang sebaya dan banyak anak yang menjadi penyendiri di masa pandemi.

Nah, untuk mengurangi hal tersebut dan membuat anak-anak lebih bersosialisasi dengan sebaya mereka, berbagai tempat edukatif saat ini mulai kembali dibuka. Kehadiran tempat-tempat ini selain membuat anak senang juga mendapatkan ilmu.

Berikut ini, mycity.co.id merangkum beberapa tempat bermain yang edukatif untuk anak-anak.

1. Istana Susu Cibugary

Istana Susu Cibugary/Berita Cibubur

Istana Susu Cibugary/Berita Cibubur

Istana Susu Cibugary dibuat dengan konsep agrowisata peternakan, yang cocok untuk menambah pengetahuan Si Kecil tentang peternakan. Terdapat pemandangan peternakan sapi perah yang dikelilingi oleh kebun dan taman. Juga ada kolam ikan besar bernama kolam arwana.

Terdapat paket wisata ternak sapi di istana susu cibugary ini. Peserta akan dikenalkan dengan berbagai jenis sapi, mencoba memberi makan sapi, hingga memerah susu sapi. Sangat menyenangkan untuk anak, terlebih lagi anak jadi dekat dengan dunia peternakan.

Istana Susu Cibugary berada di Jalan Peternakan Raya Blok C No.12, Cipayung, Jakarta Timur. Karena masih berada di Jakarta, nampaknya ini bisa menjadi salah satu pilihan berlibur untuk orang tua yang membawa anak-anak.

Baca Juga :  Air Terjun Sri Gethuk, Indah tapi Sering Ada Suara Terompet Gaib

2. Skyworld Taman Mini Indonesia Indah

Skyworld TMII/Rina Susanti's Blog

Skyworld TMII/Rina Susanti’s Blog

Bagi anak yang tertarik mengenai dunia luar angkasa maka tidak ada salahnya untuk menjadikan Skyworld ini tempat wisata anak. Pada tempat ini terdapat ruang pamer yang berisikan replika dari roket raksasa, serta menampilkan pajangan mengenai perjalanan astronot hingga tatanan dari tata surya. Anak juga dapat mencoba control room yang berada di area atas. Selain itu, anak juga dapat berfoto dengan seorang astronot di area ini.

Skyworld ini juga menghadirkan dua macam wahana menarik yang tidak kalah seru untuk dicoba oleh anak. Kedua wahana tersebut adalah Planetarium dan juga Cinema 5D. Di Cinema 5D ini terdapat tayangan yang akan mengajak Si Kecil untuk menjelajahi ruang angkasa ditambah akan merasakan bagaimana sensasi seperti benar-benar merasa sedang terbang lho. Selain itu, di tempat ini juga menyediakan playground, mulai dari trampolin, wall climbing, dan seluncuran serta ayunan.

Jika tertarik ke tempat wisata anak di Jakarta ini, harga tiketnya sebesar Rp70 ribu. Karena berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, selain ke sini, bisa juga sekaligus mengunjungi tempat lainnya.

3. Kitchen Magic

Kitchen Magic/Traveloka

Kitchen Magic/Traveloka

Tempat ini menawarkan kelas memasak untuk anak yang bisa mengkreasikan masakannya sendiri. Untuk mengikuti kelas memasak ini tidak harus membawa apapun karena semua perlengkapannya sudah tersedia dengan lengkap.

Baca Juga :  Wisata Medis, Ladang Cuan Baru Indonesia

Kitchen Magic pun memiliki beragam kelas memasak yang dikualifikasikan berdasarkan usia untuk anak, remaja hingga dewasa. Di tempat ini Si Kecil bisa membuat makanan dan menghias kue kering dengan berbagai warna dan bentuk. Si Kecil pun bisa membawa hasil masakanmu pulang, lho!

Untuk tike masuknya Rp60 ribu untuk Paket cookies decoration (2 cookies), Rp150 ribu untuk cooking class dan Rp210 ribu (cooking class & cake decoration). Untuk orang tua yang mau mengajak anak mereka belajar masak, lokasinya berada di kawasan utara Jakarta tepatnya di Artha Gading.

4. Planetarium Jakarta

Planetarium Jakarta/Sikidang

Planetarium Jakarta/Sikidang

Tempat wisata anak di Jakarta yang selanjutnya adalah Planetarium Jakarta. Ada banyak kegiatan yang bisa Si Kecil dan keluarga lakukan di sini seperti, pertunjukan teater bintang, observatorium, dan pameran. Semuanya tentu berkaitan dengan alam semesta dan benda langit.

Pengunjung juga bisa menggunakan teleskop, untuk mengamati langsung benda-benda di langit. Yang pasti di Planetarium bisa menjadi pilihan liburan keluarga. Untuk menikmati semua tempat di Planetarium, untuk harga tiket masuknya pun terbilang murah yakni anak-anak Rp7 ribu/orang, dewasa Rp12 ribu/orang, rombongan Pelajar Rp500 ribu/100 orang dan rombongan umum Rp100 ribu/100 orang

Baca Juga :  Pulau Labengki, Surga Tersembunyi dari Sulawesi Utara

5. Pinisi Edutainment Park

Pinisi Edutainment Park/Homediary

Pinisi Edutainment Park/Homediary

Tempat wisata anak yang selanjutnya adalah Pinisi Edutainment Park. Sesuai namanya, tempat wisata ramah anak ini dirancang dengan konsep kota pelabuhan, lengkap dengan landmark sebuah kapal kayu tradisional yaitu pinisi. Tempat bermain dan belajar ini cocok untuk Si Kecil usia 2-16 tahun.

Taman bermain indoor ini akan mengajarkan anak banyak hal, termasuk bermain dan belajar tentang kesenian dan kebudayaan Indonesia. Walaupun juga merupakan tempat belajar, semuanya dirancang dengan konsep yang unik dan asik sehingga Si Kecil tidak akan merasa bosan.

Di sini, Si Kecil bisa menikmati miniatur rumah-rumah adat Indonesia, lagu tradisional anak yang menggema begitu kita masuk, lengkap dengan kostum pelautnya yang playful. Selain ini, tempat ini juga menawarkan kelar-kelas art dan culture yang bisa diikuti Si Kecil sesuai dengan ketertarikannya.

Ditambah lagi jika mengikuti kelas drama, anak bisa langsung tampil dan menunjukkan kempuannya. Si Kecil jadi bisa mengeksplor minat dan bakatnya di sini. Taman Ini dibuka setiap hari pukul 10.00-19.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp125 ribu.

Sedangkan pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional, tiketnya adalah Rp160 ribu. Pinisi Edutainment Parkberada di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan.

 

Continue Reading

Hangout

Tuan Rumah Piala Dunia 2022, Ini Pesona Wisata Qatar…

Published

on

Pada tahun 2013, Qatar masih dikuasai oleh keturunan dinasti tersebut yang bernama H.H. Sheikh Tamim bin Hamad bin Khalifa Al-Thani. Ibukota dari negara ini ialah Doha/AFP

Pada tahun 2013, Qatar masih dikuasai oleh keturunan dinasti tersebut yang bernama H.H. Sheikh Tamim bin Hamad bin Khalifa Al-Thani. Ibukota dari negara ini ialah Doha/AFP

mycity.co.idSebagai tuan rumah dalam perhelatan besar Piala Dunia, tentu saja Qatar menjadi salah satu negara yang mendapat banyak sorotan bahkan sebelum piala dunia resmi digelar.

Seperti dilansir dari situs resmi Kementerian Luar Negeri RI, Qatar ialah suatu negara berbentuk kerajaan atau monarki semi konstitusional yang terletak pada Kawasan Timur Tengah. Negeri kaya ini berada di semenanjung dekat dengan teluk Arab.

Qatar merdeka dari Inggris sejak tahun 1971. Sejak abad 19, dinasti Al-Thani berkuasa di negara ini.

Pada tahun 2013, Qatar masih dikuasai oleh keturunan dinasti tersebut yang bernama H.H. Sheikh Tamim bin Hamad bin Khalifa Al-Thani. Ibukota dari negara ini ialah Doha.

Baca Juga :  Cafe Unik Bernuansa Punk dan Rock n Roll Di Bogor

Negara ini disebut sebagai salah satu negara yang cukup makmur dan minim kriminalisasi. Hal itu disebabkan semua masyarakatnya mendapat bantuan sejak mereka lahir.

Fasilitas yang diberikan oleh pemerintah untuk rakyatnya seperti, disediakan rumah secara gratis, pendidikan yang mumpuni, hingga beban hutang seorang warga dapat ditanggung oleh pemerintah.

Jadi, tidak heran bukan kalau masyarakat Qatar hidup dengan fasilitas yang berkecukupan sejak ia lahir.

Meskipun sebian besar negara Qatar dikelilingi oleh gurun pasir, namun negara ini juga memiliki beberapa destinasi wisata yang sangat unik dan sangat disayangkan untuk dilewatkan begitu saja.

Ini daftar destinasi-destinasi wisata yang ada di Qatar:

1. Museum of Islamic Art

Namanya juga negara Islam, tentu Qatar sangat identik dengan hal-hal yang berbau Islami. Salah satunya ialah Museum of Islamic Art yang berada di Doha.

Baca Juga :  Sate Plecing Legendaris di Kota Singaraja, Jaen Sajan!

Tempat ini wajib dikunjungi oleh para wisatawan luar negeri karena museum ini menampilkan koleksi artefak-artefak Islam terlengkap di dunia.

Artefak-artefak itu berasam dari beberapa negara yang dikumpulkan di dalam museum ini. Selain itu, di dalam museum ini terdapat perpustakaan serta ruang penelitian.

2. Souq Waqif

Souq Waqif merupakan tempat wisata berbelanja yang menyediakan berbagai macam oleh-oleh khas Qatar. Selain itu, harga dari barang-barang yang dijual disini juga cukup murah dan pas di kantong.

3. Benteng Al Zubara

Jika ingin pergi suatu destinasi yang memiliki nilai sejarah, tempat ini sangat cocok menjadi tujuan utamanya. Benteng ini dibangun pada tahun 1938 dan menjadi salah satu tempat yang paling bersejarah bagi masyarakat Qatar.

Baca Juga :  Peuyeum, Si Manis Ikonik Kota Bandung yang Disukai Orang Eropa

Dahulu, tempat ini dijadikan benteng militer bagi para pasukan kerajaan Qatar. Namun, saat ini benteng Al Zubara dijadikan satu objek wisata yang penuh dengan nilai sejarah perjuangan masyarakat Qatar.

4. Objek Wisata Gurun Pasir

Objek wisata yang terakhir ialah wisata gurun pasir. Tentu saja, Qatar merupakan negara yang dikelilingi oleh gurun pasir. Jadi, tidak mengherankan jika salah satu tempat wisata andalan di negara ini tidak jauh dari gurun pasir. Disini ada beragam paket destinasi wisata untuk menjelajahi gurun pasir.

Tentunya, objek wisata yang satu ini sangat wajib dikunjungi agar bisa merasakan bagaimana suasana saat berada di tengah gurun pasir.

Itulah sedikit info tentang Qatar. Dengan menjadi tuan rumah piala dunia, tentu saja hal ini akan memberi pengaruh positif bagi perekonomian Qatar yang sudah makmur.

Jika kamu ingin menonton langsung ajang piala dunia, jangan lupa berkunjung ke destinasi wisata Qatar juga ya!

Continue Reading
Advertisement

Trending