Connect with us

Properti

Bekasi Jadi Kota Terpadat Kedua Setelah Jakarta, Ini Keutungannya untuk Bisnis Properti

Published

on

properti bekasi
properti bekasi

Peningkatan populasi sebuah kawasan bisa menjadi indikator untuk mengetahui potensi sebuah produk properti. Bekasi menjadi wilayah greater Jakarta yang saat ini populasinya paling besar dan itu membuat pengembangan mixed used khususnya yang berkonsep TOD menjadi makin penting diterapkan.

Populasi bisa menjadi salah satu indikator perkembangan sebuah kawasan perkotaan. Untuk wilayah penyangga Jakarta atau kawasan Bodetabek, ternyata juara untuk tingkat populasi tertinggi dipegang oleh Bekasi yang mengalami pertumbuhan populasi yang sangat pesat khususnya sejak dua dekade lalu.

Pesatnya populasi wilayah Bekasi tergambar dari data World Population Review yang merinci delapan besar kota-kota di Indonesia dari sisi populasinya. Pada era tahun 1970, Bekasi bahkan belum masuk list karena urutan populasinya dimulai dari Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Medan, Palembang, Makassar, dan Malang.

Baca Juga:

  1. Demi Cegah Penyebaran Covid-19, Wagub Minta Warga Tak Nobar Timnas Indonesia
  2. Mampukah Timnas Balas Kekalahan Telak dari Thailand? Ini Jawaban Shin Tae-yong
  3. Ford Tahun Depan Siap Kembali Jualan Mobil di Indonesia

Sejurus 30 tahun kemudian atau era tahun 2020, Bekasi langsung masuk di peringkat kelima setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan membawahi Palembang, Semarang, dan Tangeran. Kemudian tahun 2020 Bekasi melonjak menjadi peringkat kedua dengan populasi 3,3 juta setelah Jakarta yang 10,7 juta. Di bawah Bekasi ada Surabaya (2,9 juta), Depok (2,7 juta), Bandung (2,5 juta), Tangerang (2,38 juta), Medan (2,38 juta), dan Semarang (1,8 juta).

Karena itu tidak heran kalau pemerintah cukup gencar membangun berbagai proyek infrastruktur di wilayah Bekasi. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyebut, tahun 2021 pemerintah telah menetapkan untuk percepatan proyek strategis nasional (PSN) dengan target penyelesaian 38 proyek dengan total investasi mencapai Rp464,6 triliun dan Bekasi termasuk di dalamnya.

Menurut Kepala Dewan Transportasi Kota Bekasi (DTKB) Harun Al Rasyid, perkembangan Bekasi saat ini tidak lagi hanya berperan sebagai penopang Jakarta tetapi sebagai wilayah mitra karena dengan perkembangan Bekasi hingga saat ini, kota ini tengah mengarah untuk menjadi sebuah kota metropolis.

“Pembangunan infrastruktur di koridor Bekasi tentunya akan memberikan dampak yang signifikan untuk perkembangan kawasan dan akan mengubah secara total wajah kota ini. Infrastruktur kereta ringan LRT yang saat ini dibangun juga akan berdampak pada transportasi yang makin lancar dan nyaman sehingga menguntungkan bagi masyarakat sub urban dari Bekasi yang bekerja di CBD Jakarta,” katanya.

Sementara itu menurut Senior Advisor Research Knight Frank Indonesia Syarifah Syaukat, perkembangan ini membuat konsep kawasan mixed use yang diintegrasikan dengan transportasi masal atau transit oriented development (TOD) akan makin banyak dikembangkan di wilayah Bekasi untuk merespon perkembangan kotanya.

“Konsep TOD bisa menjadi alternatif penyediaan hunian hingga fasilitas perkotaan dengan mengintegrasikan residensial dan berbagai sarana komersial di dalam satu kawasan. Pengembangan kawasan mixed use menjadi pilihan logis yang harus dilakukan di kota-kota yang makin padat seperti Bekasi,” bebernya.

Properti

Jangan Lewatkan, Ada Banyak Fitur Menarik untuk KPR Rumah

Published

on

KPR CIMB Niaga

Penyaluran pembiayaan perumahan (KPR) terus ditingkatkan oleh Bank CIMB Niaga baik konvensional maupun syariah. Beberapa fitur yang dihadirkan antara lain kemudahan pengajuan melalui online, program fixed panjang hingga 10 tahun, bunga floating yang ringan, hingga di-bundling dengan tabungan untuk mendapatkan bunga 0 persen.

Pasar properti yang besar memnbuat Bank CIMB Niaga terus mendorong penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR). Hingga periode kuartal pertama tahun 2022, penyaluran KPR Bank CIMB Niaga telah tumbuh 9,2 persen secara tahunan menjadi Rp39,75 triliun. Peningkatan ini salah satunya didorong oleh beragam inovasi dan kemudahan layanan KPR yang disambut positif oleh masyarakat.

Menurut Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviandy Wahyudi, untuk menjaga momentum yang positif ini Bank CIMB Niaga telah menyiapkan sejumlah strategi mulai dari produk, program, maupun customer experience untuk terus mendorong penyaluran pembiayaan perumahan.

Baca Juga:

  1. Gandeng Pemprov DKI, WIR Group Kembangkan Metaverse Jakarta
  2. Gali Masa Depan Dunia, Indosat Lebarkan Sayap ke Metaverse
  3. Rusia Uji Coba Rudal Antar Benua, Putin: Musuh Pasti Bakal Was-Was

“Dari sisi produk dan program, kami meluncurkan kembali KPR Xtra Manfaat yang merupakan fasilitas KPR yang dapat dihubungkan dengan sembilan rekening tabungan di CIMB Niaga sehingga bisa memberikan benefit berupa angsuran yang lebih ringan atau lunas lebih cepat. Bunga KPR-nya juga bisa dibuat nol persen,” ujarnya.

Berbagai fitur yang dihadirkan ini dengan pertimbangan yang menjadi salah satu faktor utama nasabah membeli produk properti dengan fasilitas KPR adalah angsuran yang ringan. Karena itu ditambahkan benefit pada produk KPR Xtra Manfaat sehingga nasabah bisa memiliki opsi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi finansial masing-masing.

Selain itu produk KPR Xtra Manfaat dengan skema konvensional, Bank CIMB Niaga juga akan segera meluncurkan produk yang sama dengan prinsip syariah. Berbagai fitur maupun skema pembiayaan yang ada ini bisa menjadi alternatif masyarakat untuk menyegerakan kepemilikan rumah impiannya dengan program pricing yang kompetitif.

Saat ini tersedia skema pricing KPR yang bisa memberikan keleluasaan kepada nasabah untuk mendapatkan bunga, margin, maupun ujrah yang ringan dan masa angsuran tetap yang lebih panjang. Pilihannya mulai 6,5 persen fixed 8 tahun atau 7 persen fixed 10 tahun. Setelah periode fixed ini akan diberlakukan bunga floating dengan acuan suku bunga penjamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ditambah 6,5 persen.

Dengan skema seperti ini akan membuat nasabah tenang karena jumlah angsuran yang lebih pasti untuk periode fixed yang lebih panjang dan acuan yang jelas saat memasuki periode bunga floating. Hal ini akan membuat nasabah bisa mengatur cashflow-nya dengan lebih baik.

Selain itu untuk memberikan customer experience yang lebih baik, Bank CIMB Niaga juga terus melakukan inovasi digital. Terbaru, telah diluncurkan Online Form yang akan memudahkan nasabah mengajukan KPR CIMB Niaga dari mana saja dan kapan saja dengan pengajuan online yang terintegrasi dan transparan yang akan membuat proses pengajuan KPR lebih cepat dan bisa dimonitor kapanpun.

Untuk terus meningkatkan penyaluran KPR, Bank CIMB Niaga juga menghadirkan OCTO Friends untuk memberikan peluang kepada nasabah mendapatkan penghasiilan tambahan dengan mereferensikan KPR dan produk CIMB Niaga lainnya kepada keluarga, kerabat, maupun rekan lainnya.

“Kami berharap dengan fitur, produk, maupun layanan yang kami hadirkan ini bisa mendapatkan sambutan dari masyarakat. Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan berbagai program yang inovatif untuk melayani kebutuhan KPR nasabah di samping mempererat kolaborasi dengan developer rekanan, melakukan cross selling kepada nasabah eksisting, bundling dengan produk lainnya, hingga mempercepat proses melalui digitalisasi,” beber Noviandy.

Continue Reading

Properti

Masa Depan Rumah Tapak Makin Cerah, Pengembang Kian Percaya Diri

Published

on

Green Paradise City Parung Panjang

Pengembang terus menghadirkan rumah tapak khususnya untuk kalangan keluarga muda. Kondisi pasar untuk segmen ini yang masih sangat kuat membuat pengembang Samara Land menghadirkan klaster baru di Green Paradise City Parung Panjang.

Pasar properti khususnya untuk rumah tapak (landed house) masih tinggi peminatnya yang membuat kalangan pengembang terus menghadirkan klaster maupun produk baru. Salah satunya pengembang Samara Land yang menghadirkan klaster baru, Klaster Tulip di Perumahan Green Paradise City, Jalan Raya Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut Presiden Direktur Samara Land M. Sidik Darmawan, klaster baru ini dihadirkan untuk memenuhi permintaan pasar yang masih sangat besar ditambah dengan berbagai kemudahan pembelian untuk mempercepat akses masyarakat memiliki hunian berkualitas sekaligus investasi properti yang menarik.

Baca Juga:

  1. Gandeng Pemprov DKI, WIR Group Kembangkan Metaverse Jakarta
  2. Gali Masa Depan Dunia, Indosat Lebarkan Sayap ke Metaverse
  3. Rusia Uji Coba Rudal Antar Benua, Putin: Musuh Pasti Bakal Was-Was

“Saat ini progres di kawasan Green Paradise City terus berjalan sesuai rencana dan target yang ditetapkan. Kami terus mengupayakan produk berkualitas dengan pelayanan yang baik untuk menghasilkan produk dengan serah terima sesuai jadwal. Hingga saat ini dari dua klaster yang kami pasarkan yaitu Dahlia dan Techno kami telah memasarkan lebih dari 500 unit,” ujarnya.

Selain Klaster Dahlia dan Klaster Techno, Klaster Orchid juga tengah dalam tahap pembangunan dan saat ini penjualannya telah mencapai 12 unit dari 34 unit yang dipasarkan. Sementara Klaster Tulip yang terbaru ini dibangun di atas lahan seluas 1,7 hektar yang akan mencakup 138 unit rumah 1-2 lantai seharga mulai Rp300 jutaan. Total area Green Paradise City mencapai 20 hektar.

Untuk Klaster Tulip yang baru dipasarkan ini tengah memasuki tahapan cut and fill dan klaster ini menjadi klaster kelima yang dikembangkan di perumahan ini. targetnya klaster ini akan diserahterimakan pada akhir tahun ini secara bertahap dengan dimulai klaster lain yang saat ini tengah dibangun.

Green Paradise City dikonsep sebagai hunian kalangan pekerja muda dengan konsep smart people yang mengusung keseimbangan antara gaya hidup urban dan keseimbangan alam. Untuk Klaster Tulip konsepnya yaitu Exlusive Dutch Style with Smart Home Concept untuk menghadirkan hunian yang memberikan kesan mewah, ramah lingkungan, dengan dukungan smart home system.

Ada beberapa fasilitas khusus yang dihadirkan di klaster baru ini seperti Taman Serbaguna, Taman Bunga, playground, jogging track, lapangan basket, dan sebagainya. Seluruh fasilitas yang dihadirkan difokuskan untuk memenuhi selera, kebutuhan, maupun lifestyle penghuni klaster.

“Kami juga ingin menjawab tantangan terkait produk yang kami pasarkan di salah satu kawasan yang sedang berkembang seperti Parung Panjang ini yang akan menjadi daya tarik ekonomi baru. Hal ini tidak terlepas dari pengembangan infrastruktur di wilayah ini seperti jalan tol, keberadaan stasiun KRL, dan sebagainya. Sebagai gambaran, saat kami memasarkan rumah tahun 2019 lalu harganya masih Rp160 juta dan saat ini sudah Rp300 jutaan,” pungkasnya.

Continue Reading

Properti

Keren, Pengembang Indonesia Garap Proyek Properti di AS

Published

on

SML dan Palari Group

Ekspansi bisnis terus dilakukan oleh pengembang SML yang bekerja sama dengan Palari Group untuk mengembangkan hunian cerdas di California, Amerika. Kedua perusahaan akan mewujudkan visi perusahaan untuk menerapkan hunian cerdas berkelanjutan yang berbasis teknologi seperti yang dikembangkan SML di BSD City.

Pengembang Sinar Mas Land (SML) yang terdaftar di Bursa Efek Singapura melakukan ekspansi bisnis ke Amerika melalui perjanjian usaha patungan atau joint venture agreement dengan Palari Group. Kerja sama ini untuk mengembangkan hunian cerdas yang berkelanjutan dan berbasis teknologi di California.

Perjanjian usaha patungan tersebut diresmikan melalui penandatanganan kemitraan strategis yang dilakukan Michael Widjaja selaku Group CEO SML dan Basil Strarr, CEO Palari pada akhir bulan lalu. Kedua perusahaan bersepakat untuk bekerja sama mengembangkan proyek hunian yang berkelanjutan serta mengakselerasi pengembangan yang telah didirikan oleh Palari sejak tahun 2014 termasuk 3D-Printed Zero Net Energy Community pertama di dunia yang berlokasi di Greater Palm Springs, California.

Baca Juga:

  1. Make Up ‘Nyebrang’ Sunburn Blush, Sempat Trending bikin Rias Wajah Makin Natural
  2. Sejarah Kayu Cendana, Primadona Aroma Segala Aroma
  3. Mudah! Ini Cara Buat Air Mawar Di Rumah

Untuk kepemilikan, SML mengakuisisi sebesar 40 persen saham dari pengembangan proyek tersebut. SML juga akan membawa pengalaman mengembangkan kota mandiri BSD City dan sebagai pelopor dalam pengembangan klaster perumahan ke sejumlah proyek Palari di Amerika.

“SML akan fokus untuk memberikan solusi inovatif dan berkelanjutan dalam pengembangannya. Kami juga terus mencari mitra yang selaras untuk merealisasikan upaya ini dan kemitraan dengan Palari membuka peluang bagi SML untuk memperluas jejak internasional dalam membangun kota cerdas yang berkelanjutan dan bebas karbon ke pasar perumahan terbesar di Amerika,” ujar Michael.

Sementara itu Basil Starr menambahkan, pihaknya sangat senang mengumumkan kemitraan strategis dengan SML khususnya untuk mengeksplorasi pengalaman SML yang sukses dan sarat akan rekam pengembangan kota yang pintar, berkelanjutan, dan terjangkau yang sangat sesuai dengan visi Palari untuk menjadi pengembang terkemuka di Amerika khususnya bagi komunitas yang berfokus pada teknologi berkelanjutan.

“Perumahan di Amerika Serikat saat ini mengalami defisit dan sebagian besar disebabkan oleh konstruksi tradisional tidak berkembang selama berabad-abad yang membuat konstruksi tersebut tidak dapat diprediksi, lambat, dan mahal. Selain itu kekurangan tenaga kerja dan harga bahan juga telah meningkat dengan cepat yang belum pernah terjadi sebelumnya,” katanya.

Kendati saat ini dunia telah semakin peduli dengan pemberdayaan energi, pada kenyataannya proses konstruksi bangunan masih menyumbang hampir 40 persen emisi karbon dan konstruksi tradisional yang sangat boros hingga ada 30 persen bahan yang terbuang sia-sia.

Dalam kerja sama ini kedua belah pihak juga berkomitmen untuk menghadirkan teknologi pembangunan modular yang akan mempercepat konstruksi dan mengurangi emisi karbon saat proses pembangunan. Kolaborasi antara Palari dan SML ini akan mengatasi kekurangan perumahan dengan cara mengembangkan rumah modern, berkelanjutan, dan terjangkau di berbagai pasar yang sedang berkembang dan itu dimulai dari California.

Continue Reading

Trending