Connect with us

Teknologi

Begini Tips Ampuh Mengatasi Internet di HP Android

Published

on

Internet lemot di HP Android

Internet saat ini telah menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat di era digital. Lambatnya kecepatan internet di handphone (hp) Android tentu menjadi kendala utama di saat orang-orang beraktivitas di rumah.

Padahal Kebutuhan terhadap internet semakin meningkat di kala wabah Covid-19 yang mengharuskan orang-orang berada di rumah

Berikut MyCity telah merangkum beberapa tips mengatasi internet lemot di HP Android.

Baca Juga:

  1. Mahfud MD: Pemerintah Mulai Pindah ke IKN Juli 2024
  2. Sejarah Jakarta Selatan, Kota Administratif Terkaya di Jakarta
  3. Melihat Komunitas Sastra di Kota Bekasi

Lakukan restart smartphone secara berkala

Setiap hari, pengguna selalu menggunakan smartphone mereka berjam-jam. Ada kalanya, ketika dipakai terus menerus, smartphone mengalami overheat. Hal ini bisa membuat smartphone jadi lemot dan koneksi internetnya pun menjadi lemot.

Untuk itu, pengguna perlu me-restart smartphone mereka secara berkala agar kinerja smartphone tetap terjangka dalam jangka panjang.

Koneksi internet di smartphone juga bisa melambat, disebabkan oleh hal-hal yang tidak kita ketahui. Di saat seperti itu, me-restart smartphone juga bisa menjadi solusi karena sistem smartphone bisa bekerja kembali dalam kondisi bersih dan pulih dengan fungsi yang normal seperti sebelumnya.

Selain me-restart saat terjadi kendala, pengguna juga bisa mematikan smartphone saat sedang diisi daya dengan tujuan agar sistem smartphone benar-benar istirahat dan menghindari perangkat mengalami kepanasan karena dipakai sembari diisi daya.

Tutup dan nonaktifkan Aplikasi

Semakin sering menggunakan smartphone untuk membuka berbagai aplikasi, smartphone bisa saja mengalami hang dan internetnya ikut lemot.

Selain restart smartphone secara berkala agar ponsel selalu responsif, pengguna juga bisa meningkatkan kenyamanan internet menggunakan smartphone dengan memperhatikan kebiasaan-kebiasaan dalam menggunakan aplikasi.

Misalnya, pengguna sering hanya menekan tombol back atau home setelah memakai aplikasi.

Nah, ada baiknya hal tersebut dihindari karena aplikasi tidak sepenuhnya tertutup dan masih berjalan diam-diam, sehingga tetap memakan RAM, bahkan ikut mengkonsumsi kuota data dan membuat internet lambat.

Kebiasaan yang perlu dihindari adalah mengunduh dan menyimpan banyak aplikasi yang tidak terlalu dibutuhkan yang akan memakan terlalu banyak memori.

Pengguna bisa menutup aplikasi secara utuh dengan cara:

  • Tekan ikon garis tiga pada navigasi di bagian bawah
  • Pilih opsi Tutup Semua. Kalau hanya ingin menutup aplikasi tertentu, swipe tampilan aplikasi yang tidak dibutuhkan ke arah atas untuk menutup aplikasi tersebut.

Hapus Aplikasi

Untuk menghapus aplikasi:

  • Masuk ke Setting
  • Pilih menu Aplikasi
  • Pilih aplikasi yang ingin diatur
  • Pilih Nonaktifkan atau Hapus Instalan sesuai pilihan yang tersedia

Cara kedua:

  • Saat tampilan utama atau home, swipe ke atas untuk masuk ke app drawer
  • Tekan agak lama pada ikon aplikasi yang ingin diatur, lalu pilih Nonaktifkan atau hapus instalasi sesuai pilihan yang tersedia.

Dengan menutup aplikasi atau menonaktifkan dan menghapus aplikasi yang tidak terlalu dibutuhkan, kinerja smartphone akan makin maksimal.

Pasalnya hal ini membuat RAM dan ruang penyimpanan menjadi lebih lega, dengan begitu smartphone punya lebih banyak memori untuk menjalankan berbagai aplikasi dengan lebih lancar.

Blokir iklan yang mengganggu agar browser lebih lancar

Browsing atau berselancar di internet merupakan salah satu kegiatan yang paling sering dilakukan di smartphone.

Namun, jika browsing terus menerus dilakukan, apalagi saat membuka situs dengan banner iklan, hal ini bisa membuat smartphone jadi lemot dan memperlambat koneksi internet.

Untuk browsing lebih nyaman dan lancar, pengguna bisa menggunakan fungsi blokir iklan yang bisa ditemukan di aplikasi browser seperti di Google Chrome dan Samsung Internet.

Cara aktifkan blokir iklan di Google Chrome:

  • Buka Google Chrome di smartphone, klik ikon titik tiga yang ada di bagian kanan atas layar
  • Pilih Setelan atau Setting
  • Pilih Setelan Situs
  • Pilih Iklan
  • Matikan toggle yang ada (artinya pengguna memblokir atau tidak mengizinkan iklan muncul).

Teknologi

Paruh Pertama 2022, TikTok Jadi Aplikasi Terbaik di Dunia

Published

on

A0likasi TikTok

Pada paruh pertama 2022, TikTok menjadi aplikasi non-game yang paling banyak diunduh dan mendapat penghasilan tertinggi di dunia.

Seperti dinukil dari The Verge, Senin (11/7/2022), TikTok juga memiliki salah satu basis pengguna yang paling aktif di antara aplikasi jejaring sosial.

Menurut Power User Curve di Consumer Intelligence dari Sensor Tower, TikTok memiliki basis pengguna kedua paling aktif jika dibandingkan dengan pesaingnya. Tepatnya, 29 persen pengguna TikTok aktif membuka aplikasi itu secara harian setiap bulan pada kuartal kedua 2022.

Baca Juga:

  1. Begini Upaya Pemerintah Atasi PMK pada Hewan Ternak Jelang Idul Adha
  2. 5 Tradisi Unik Idul Adha di Indonesia
  3. 5 Cara Menenangkan Hati yang Gelisah Menurut Islam

Secara global, rata-rata pengguna TikTok menghabiskan 95 menit per hari pada kuartal kedua 2022. Itu lebih dari empat kali durasi rata-rata yang dihabiskan di Snapchat (21 menit), lebih dari tiga kali waktu yang dihabiskan di Twitter (29 menit), dan hampir dua kali lipat dari Facebook (49 menit) dan Instagram (51 menit).

Sementara itu, YouTube mencatat waktu rata-rata tertinggi kedua yang dihabiskan setiap hari pada paruh kedua 2022 dengan 74 menit.

Sementara itu, bayang-bayang pemblokiran di toko aplikasi berdasarkan usulan pemerintah AS bukanlah hal pertama bagi TikTok.TikTok telah terbukti tangguh di masa lalu ketika dihapus dari pasar terbesarnya, India.

Terlepas dari pemblokiran di India, TikTok menjadi aplikasi pertama selain ekosistem Meta yang mencapai tiga miliar pemasangan di seluruh dunia.

Namun, penghapusan dari App Store dan Google Play di Amerika Serikat dapat berdampak lebih besar pada operasi bisnis ByteDance karena Amerika Serikat adalah pasar terbesar TikTok dalam hal pendapatan setelah China.

Pasar Amerika Serikat mewakili sekitar 19 persen belanja pengguna pada paruh pertama tahun 2022. Pengguna TikTok di Amerika Serikat pun menghabiskan sekitar USD 322,6 itu pada paruh pertama 2022, naik 398 persen secara tahunan dibandingkan paruh pertama 2021 yang mencapai USD 64,8 juta saja.

Continue Reading

Teknologi

Ini Dia 3 Hal yang Bikin Elon Musk Batal Beli Twitter

Published

on

Elon Musk

Elon Musk membatalkan kesepakatan rencana pembelian Twitter senilai USD 44 miliar pada Jumat (8/7/2022), waktu Amerika Serikat (AS).

Dilansir Reuters, bos Tesla itu menilai perusahaan media sosial tersebut gagal memberikan informasi tentang akun palsu di platformnya.

Imbas keputusan Musk itu, saham Twitter turun 6 persen dalam perdagangan yang diperpanjang pada hari yang sama.

Baca Juga:

  1. Diperiksa Kasus ‘Stupa Jokowi’, Roy Suryo Penuhi Panggilan Polda Metro
  2. Ibu Iriana, Ibu Negara Pertama yang Kunjungi Ukraina
  3. Pesan Menyentuh Sri Mulyani Kepada PNS yang Dapat Gaji ke-13 1 Juni 2022

Ketua Dewan Twitter Bret Taylor mengatakan akan membawa Elon Musk ke pengadilan setelah menyatakan membatalkan kesepakatan pembelian Twitter senilai USD44 miliar (sekitar Rp659 triliun).

Berdasarkan ketentuan perjanjian, Elon Musk harus membayar USD1 miliar (Rp14,9 triliun) kepada Twitter atas pembatalan pembelian ini. “Dewan Twitter berkomitmen untuk menutup transaksi pada harga dan persyaratan yang disepakati dengan Mr.

Musk dan berencana untuk mengambil tindakan hukum untuk menegakkan perjanjian merger. Kami yakin kami akan menang di Pengadilan Negeri Delaware,” kata Bret Taylor.

Ada beberapa hal yang menyebabkan Elon Musk batal membeli Twitter.

Informasi palsu soal akun bot

“Tn. Musk mengakhiri Perjanjian Penggabungan karena Twitter melakukan pelanggaran material terhadap beberapa ketentuan Perjanjian itu, dan tampaknya membuat pernyataan palsu dan menyesatkan yang diandalkan oleh Musk saat memasuki Perjanjian Penggabungan, dan kemungkinan akan mengalami Efek Merugikan Material Perusahaan,” tulis pengacara Musk dalam sebuah surat kepada Chief Legal Officer Twitter, Vijaya Gadde, dikutip dari Techcrunch, Sabtu (9/7).

Musk menuding Twitter menyesatkan investor dan pengguna tentang jumlah akun palsu di platformnya, yang telah lama diperkirakan perusahaan di bawah 5 persen.

“Twitter telah berulang kali membuat pernyataan dalam pengajuan tersebut mengenai bagian mDAU (monetizable daily active users/pengguna aktif harian yang dapat dimonetisasi)-nya yang palsu atau spam,” lanjut pernyataan tim hukum itu.

Tak dapat akses ke pusat data

Pihak Musk juga mengklaim bahwa Twitter tidak memberinya akses yang cukup ke pusat data untuk melakukan analisisnya sendiri. Padahal, Twitter sudah memberinya akses ke ‘firehose’, pusat data mentah media sosial itu.

Hal itu terutama dilakukan setelah Musk bertemu dan melakukan sesi tanya jawab dengan jajaran karyawan Twitter, belum lama ini

Data pengguna tak murni

Surat itu juga menyatakan bahwa Twitter memberi tahu Musk dalam panggilan telepon yang tidak dilaporkan bahwa perusahaan memasukkan akun yang ditangguhkan dalam nomor pengguna aktif hariannya yang dapat dimonetisasi (mDAU).

“Pengakuan Twitter bahwa mereka berhenti menghitung pengguna palsu atau spam di mDAU-nya ketika menentukan bahwa pengguna tersebut palsu tampaknya adalah hal yang salah.”

“Sebaliknya, kami memahami, berdasarkan representasi Twitter selama panggilan telepon 30 Juni 2022 dengan kami, bahwa Twitter menyertakan akun yang telah ditangguhkan – dan dengan demikian diketahui palsu atau spam,” lanjut pernyataan itu.

Continue Reading

Teknologi

Elon Musk Batal Beli Twitter

Published

on

Elon Musk

Desas-desus Elon Musk yang ingin membatalkan rencananya membeli Twitter, akhirnya benar-benar terjadi. CEO SpaceX dan Tesla itu mengumumkan bahwa dia batal merampungkan transaksi pembelian Twitter.

Seperti dilansir dari CNN International, Sabtu (9/7/2022), bos Tesla itu menilai perusahaan media sosial tersebut gagal memberikan informasi tentang akun palsu di platformnya.

Imbas keputusan Musk itu, saham Twitter turun 6 persen dalam perdagangan yang diperpanjang pada hari yang sama.

Baca Juga:

  1. Diperiksa Kasus ‘Stupa Jokowi’, Roy Suryo Penuhi Panggilan Polda Metro
  2. Ibu Iriana, Ibu Negara Pertama yang Kunjungi Ukraina
  3. Pesan Menyentuh Sri Mulyani Kepada PNS yang Dapat Gaji ke-13 1 Juni 2022

Hal ini disampaikan Musk melalui kuasa hukumnya dalam sebuah dokumen yang dikirimkan ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (AS) alias SEC belum lama ini.

Pelanggaran tersebut konon berupa “pelanggaran materi” dan pelanggaran lainnya berupa “pernyataan yang menyesatkan” terkait jumlah akun robot (bot) dan akun palsu (spam) di Twitter.

“Selama hampir dua bulan, Musk telah meminta data dan informasi yang diperlukan untuk ‘membuat penilaian independen terhadap prevalensi akun palsu atau spam di platform Twitter,’” tulis kuasa hukum Musk, dikutip KompasTekno dari TheVerge, Sabtu (9/7/2022).

“Namun, Twitter telah gagal atau menolak untuk memberikan informasi ini,” imbuh Musk via tim legalnya.

Setelah Musk mengatakan bahwa dia tak jadi membeli Twitter, pihak Twitter berencana menuntut Musk dan memastikan bahwa akan terus berupaya untuk menyelesaikan proses transaksi. Informasi tersebut disampaikan oleh ketua dewan direksi Twitter Bret Taylor melalui akun Twitter dengan handle @btaylor.

“Dewan direksi Twitter berkomitmen untuk merampungkan proses transaksi dengan harga dan persyaratan yang telah disepakati Musk sebelumnya,” ujar Taylor dalam sebuah twit.

Continue Reading

Trending