Connect with us

Edukasi

Begini Syarat Dapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah

Published

on

KIP Kuliah. (Istimewa)

Kartu Indonesia Pintar (KIP) merupakan program pemerintah yang bertajuk Program Indonesia Pintar yang pertama kali diluncurkan sejak tahun 2014. Adapun sasaran awal KIP ini adalah sebagai bantuan biaya pendidikan bagi siswa kurang mampu.

Sebelum melangkah ke syarat dan ketentuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) seperti apa, baiknya kalian memahami dulu apa itu KIP.

KIP merupakan kartu sakti yang ditujukan bagi seluruh keluarga miskin dan rentan miskin yang ingin menyekolahkan anaknya yang masih berusia 7-18 tahun. Mereka yang mendapat KIP ini akan diberikan dana tunai dari pemerintah secara berkala yang disalurkan berbentuk saldo dalam kartu KIP.

Baca Juga:

  1. Begini Trailer Kisah God of War Ragnarok Terbaru
  2. Inilah 4 Fitur Baru iPhone 14 yang Sudah Lama Ada di Android
  3. Tingkatkan Kualitas SDM Industri, Kemenperin Terapkan TVET 4.0

Program ini sendiri ditujukan untuk menghilangkan hambatan ekonomi siswa untuk bersekolah, sehingga nantinya membuat anak-anak tidak lagi terpikir untuk berhenti sekolah.

Persyaratan Penerima KIP Kuliah

Keterbatasan ekonomi calon penerima KIP Kuliah dibuktikan dengan:


Kepemilikan progam bantuan pendidikan nasional dalam bentuk Kartu Indonesia Pintar (KIP); atau
Berasal dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH); atau
Pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS); atau
Mahasiswa dari panti sosial / panti asuhan; atau
Mahasiswa dari keluarga yang masuk dalam desil kurang atau sama dengan kategori 4 pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
Jika calon penerima tidak memenuhi salah satu dari 5 kriteria di atas, maka dapat tetap mendaftar untuk mendapatkan KIP Kuliah asalkan memenuhi persyaratan tidak mampu secara ekonomi sesuai dengan ketentuan, yang dibuktikan dengan pendapatan kotor gabungan orang tua/wali paling banyak Rp 4.000.000,00 (empat juta rupiah) setiap bulan atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Baca Juga :  Kapolda Metro Minta Maaf Terkait Ulah Polisi Tembak Anggota TNI AD

Apa saja yang didapatkan dari KIP Kuliah?

Penerima KIP Kuliah akan mendapatkan keunggulan sebagai berikut:

Pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi (Ujian Tulis Berbasis KomputerUTBK) serta seleksi lain yang diusulkan oleh masing-masing panitia dan perguruan tinggi bagi siswa yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos);
Pembebasan biaya kuliah/ pendidikan yang dibayarkan langsung ke perguruan tinggi;
Bantuan biaya hidup, mulai tahun akademik 2021/2022 biaya hidup ditetapkan oleh Puslapdik berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal dari masingmasing wilayah Perguruan Tinggi.
Untuk Anda calon mahasiswa S1 Pendidikan Ekonomi FKIP UM Metro, Anda penerima KIP Kuiah akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan dari pemerintah tersebut sampai maksimal 8 semester. Anda ingin memiliki kartu KIP Kuliah? Ikuti langkah-langkahnya sebagai berikut:

Baca Juga :  Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK di Bandara Soekarno-Hatta

Cara Mendaftar KIP Kuliah
Pendaftaran Akun di SIM KIP Kuliah dapat dilakukan melalui dua cara:

Siswa dapat mendaftar secara mandiri
Perguruan Tinggi dapat mendaftarkan mahasiswa yang sudah diterima dan melakukan registrasi.
Untuk pendaftaran akun di SIM KIP Kuliah, calon penerima harus memasukkan data yang valid sebagai berikut:

Nomor Induk Kependudukan (NIK);
Nomor Induk Siswa Nasional (NISN); dan
Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).
Calon penerima juga harus memiliki email yang aktif untuk pengiriman Nomor Pendaftaran dan Kode Akses setelah sistem KIP Kuliah berhasil melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN.

Baca Juga :  Gawat! Defisit APBN Tembus Rp 764,9 Triliun

Langkah-langkah Pendaftaran KIP Kuliah

  1. Lakukan Pendaftaran Akun secara mandiri di SIM KIP Kuliah melalui laman kip-kuliah.kemdikbud.go.id
  2. Masukkan NIK, NISN, NPSN dan alamat email yang aktif

Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan melakukan validasi NIK, NISN dan NPSN serta kelayakan mendapatkan KIP Kuliah; Jika proses validasi berhasil, Sistem KIP Kuliah selanjutnya akan mengirimkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ke alamat email yang didaftarkan.

  1. Siswa masuk ke dalam SIM KIP Kuliah dengan memasukkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses untuk menyelesaikan proses pendaftaran KIP Kuliah dan memilih proses seleksi yang akan diikuti (SNMPTN/SBMPTN/SNMPN/SBMPN/ Mandiri)
  2. Siswa menyelesaikan proses pendaftaran di portal atau SIM KIP Kuliah sesuai jalur seleksi yang dipilih pada seleksi nasional atau pada seleksi masuk di perguruan tinggi;
  3. Bagi calon penerima KIP Kuliah yang telah dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi, dapat dilakukan verifikasi lebih lanjut oleh Perguruan Tinggi sebelum diusulkan sebagai calon mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Jika mengalami kesulitan Manfaatkan fasilitas informasi Frequently Asked Question atau Helpdesk di laman SIM KIP Kuliah.

Edukasi

Mengenal Jenis,Faktor dan Cara Mengatasi Fobia

Published

on

Fobia : SehatQ

Fobia : SehatQ

Mycity.co.id – Fobia adalah reaksi takut berlebihan yang alasannya sering tidak rasional. Pengidap fobia biasanya mengalami rasa takut atau panik ketika berada pada tempat, situasi, atau objek yang ditakuti.

Namun, perlu diketahui bahwa fobia berbeda dengan rasa takut dan gangguan kecemasan pada umumnya.

Pengidap fobia sering menyadari bahwa ketakutannya tidak rasional, tetapi mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Ketakutan semacam itu dapat mengganggu pekerjaan, sekolah, dan hubungan pribadi.

Faktor genetik dan lingkungan juga dapat menyebabkan fobia. Peristiwa mengerikan seperti hampir tenggelam, jatuh dari ketinggian, dan digigit hewan dapat memicu terjadinya fobia.

Saat berhadapan dengan hal yang ditakutinya, penderita fobia biasanya mengalami serangan panik yang memicu gejala berupa detak jantung meningkat, keringat berlebih, mual, tremor, nyeri perut, nyeri dada, pusing, bahkan sesak napas.

Pada dasarnya fobia dibagi menjadi tiga golonga, yaitu:

1. Agorafobia

Agorafobia adalah jenis fobia yang menyebabkan penderitanya menghindari tempat dan situasi tertentu yang bisa membuat dirinya takut, panik, dan tak berdaya.

Penderita agoraphobia biasanya akan takut meninggalkan rumah dalam waktu yang lama, takut terhadap tempat yang membuatnya sulit lari atau menyelamatkan diri, seperti di dalam lift atau mobil, serta takut jika berada sendirian di tengah keramaian. Biasanya orang dengan fobia ini membutuhkan teman untuk menemaninya saat pergi ke tempat umum. Dua pertiga yang mengalami fobia ini adalah perempuan.

Baca Juga :  4 Instruksi Jokowi Soal Pendidikan Pasca Pandemi Covid-19

2. Fobia Sosial

Pengidap akan merasa takut dalam situasi sosial. Hal ini membuat kamu menghindari berbagai situasi sosial yang terjadi di sekitar kamu. Kamu bisa mengalami kekhawatiran yang berlebih mengenai situasi sosial yang sedang terjadi.

Pada kasus yang parah, pengidap fobia sosial merasa takut untuk berinteraksi dengan orang lain bahkan dalam bentuk sederhana sekali pun, seperti memesan di restoran atau menjawab telepon. Kondisi ini juga dapat memengaruhi rasa percaya diri seseorang, membuat kamu sulit berkembang, hingga menghambat kemampuan untuk bekerja.

3. Fobia Spesifik

Fobia spesifik merupakan fobia yang umumnya berkembang sejak kecil atau remaja. Misalnya takut terhadap hewan, takut tertular penyakit seksual, takut jarum suntik, takut terhadap lingkungan, ataupun situasi. Berikut adalah beberapa jenis fobia spesifik yang perlu diketahui:

  • Claustrophobia, rasa takut terhadap ruang tertutup atau sempit. Claustrophobia yang parah bisa sangat mengganggu kehidupan pengidapnya. Biasanya pengidap fobia ini menghindari naik mobil atau lift.
  • Acrophobia, rasa takut terhadap ketinggian. Pengidap fobia ini umumnya menghindari gunung, jembatan, atau lantai bangunan yang tinggi. Gejalanya meliputi vertigo, pusing, berkeringat, dan ingin pingsan saat berada di ketinggian.
  • Ombrophobia, ketakutan berlebih pada petir dan kehujanan. Pengidap fobia jenis ini biasanya menganggap hujan atau mendung gelap sebagai sesuatu berbahaya yang bisa mendatangkan bencana.
  • Anuptaphobia, fobia ini membuat pengidapnya takut terhadap dengan kesendirian (tidak bisa hidup sendiri) atau tak memiliki pasangan hidup.
  • Dentophobia, rasa takut terhadap dokter gigi. Fobia ini muncul akibat pengalaman tidak menyenangkan saat berhadapan dengan dokter gigi.
  • Cynophobia, fobia terhadap anjing.
  • yctophobia, fobia terhadap situasi kegelapan.
  • Astraphobia, banyak orang takut petir atau kilat, tapi pada kasus fobia, pengidapnya akan mengalami serangan panik yang ditandai dengan berkeringat, nyeri dada, mual, mati rasa, jantung berdebar, dan sulit bernapas.
Baca Juga :  Update Terbaru: Daftar 168 Obat Sirop yang Sudah Diizinkan Kemenkes

Dibalik fobia seseorang terhadap sesuatu pasti ada faktor yang mendasari terjadinya sebuah fobia. Berikut beberapa faktor terjadinya fobia:

1. Riwayat keluarga atau faktor genetik.

2. Cedera psikologis atau peristiwa traumatis.

3. . Karakteristik diri, seseorang kemungkinan mengidap fobia bila terlalu malu, pesimis dalam hidung, atau sensitif.

4. Usia, fobia lebih sering dialami mereka yang masih mudah, misalnya anak-anak atau remaja berusia 13 tahun.Mendengar sesuatu atau informasi yang menakutkan, misalnya seperti kecelakaan pesawat.

Tetap fobia ini sebenarnya bisa disembuhkan dengan beberapa cara. Meski begitu pengobatan fobia ini memag harus dilakukan dengan serius sehingga seseorang bisa benar-benar sembuh dari fobia yang dideritanya. Berikut ini cara pengobatan fobia:

1. Terapi Obat

Terapi obat diberikan kepada penderita yang fobianya sampai stres hebat dan tidak bisa mengerjakan psikoterapi. Dokter biasanya memberikan obat antikecemasan dan obat penenang untuk mengurangi gejala fobia. Jenis fobia spesifik umumnya dapat diobati dengan terapi paparan dengan sumber fobia secara bertahap. Sedangkan fobia kompleks perlu kombinasi terapi penyuluhan, psikoterapi, dan terapi perilaku kognitif.

Baca Juga :  Danau Weekuri, Bertugas Manjakan Mata Wisatawan

2. Terapi Perilaku kognitif

Terapi ini dilakukan dengan mengeksplorasi ketakutan penderita lalu dicari teknik paling pas untuk mengatasinya. Lewat beberapa sesi terapi, terapis akan membantu penderita mengendalikan rasa takut untuk menguasai pikiran dan perasaan.

3. Terapi Pemaparan

Terapi ini mirip dengan terapi perilaku kognitif dengan fokus mengubah respons fisik dan mental dalam menghadapi fobia. Terapis akan melakukannya secara bertahap. Dimulai dengan menunjukkan foto sumber fobia, mengarahkan penderita berdiri di dekat sumber fobia, memegang atau mengakses sumber fobia.

4. Terapi NLP

Terapi Neuro – linguistic programming  (NLP), yaitu  sebuah pendekatan komunikasi, pengembangan pribadi, dan psikoterapi yang diciptakan oleh Richard Bandler dan John Grinder di California, USA pada tahun 1970-an.
Penciptanya mengklaim adanya hubungan antara proses neurologi (“neuro”), bahasa (“linguistic”) dan pola perilaku yang dipelajari melalui pengalaman (“programming”) dan  dapat diubah untuk mencapai tujuan tertentu dalam kehidupan.

Menurut ahlinya, ketrampilan seseorang dapat “dimodel” menggunakan metodologi NLP dan dapat dimiliki oleh siapa saja. Mereka mengklaim bahwa NLP dapat mengobati masalah seperti fobia, depresi, gangguan kebiasaan, penyakit psikosomatik, miopi,alergi, flu dan gangguan belajar, seringkali hanya dalam satu sesi terapi.

Continue Reading

CityKids

Destinasi Wisata Edukatif di Jakarta untuk Anak

Published

on

/Casa Indonesia

/Casa Indonesia

Mycity.co.id – Masa pandemi membuat anak-anak lebih fokus ke gadget karena tidak bisa keluar rumah akibat pembatasan. Hal ini membuat mereka kurang bergaul dengan yang sebaya dan banyak anak yang menjadi penyendiri di masa pandemi.

Nah, untuk mengurangi hal tersebut dan membuat anak-anak lebih bersosialisasi dengan sebaya mereka, berbagai tempat edukatif saat ini mulai kembali dibuka. Kehadiran tempat-tempat ini selain membuat anak senang juga mendapatkan ilmu.

Berikut ini, mycity.co.id merangkum beberapa tempat bermain yang edukatif untuk anak-anak.

1. Istana Susu Cibugary

Istana Susu Cibugary/Berita Cibubur

Istana Susu Cibugary/Berita Cibubur

Istana Susu Cibugary dibuat dengan konsep agrowisata peternakan, yang cocok untuk menambah pengetahuan Si Kecil tentang peternakan. Terdapat pemandangan peternakan sapi perah yang dikelilingi oleh kebun dan taman. Juga ada kolam ikan besar bernama kolam arwana.

Terdapat paket wisata ternak sapi di istana susu cibugary ini. Peserta akan dikenalkan dengan berbagai jenis sapi, mencoba memberi makan sapi, hingga memerah susu sapi. Sangat menyenangkan untuk anak, terlebih lagi anak jadi dekat dengan dunia peternakan.

Istana Susu Cibugary berada di Jalan Peternakan Raya Blok C No.12, Cipayung, Jakarta Timur. Karena masih berada di Jakarta, nampaknya ini bisa menjadi salah satu pilihan berlibur untuk orang tua yang membawa anak-anak.

Baca Juga :  Kapolda Metro Minta Maaf Terkait Ulah Polisi Tembak Anggota TNI AD

2. Skyworld Taman Mini Indonesia Indah

Skyworld TMII/Rina Susanti's Blog

Skyworld TMII/Rina Susanti’s Blog

Bagi anak yang tertarik mengenai dunia luar angkasa maka tidak ada salahnya untuk menjadikan Skyworld ini tempat wisata anak. Pada tempat ini terdapat ruang pamer yang berisikan replika dari roket raksasa, serta menampilkan pajangan mengenai perjalanan astronot hingga tatanan dari tata surya. Anak juga dapat mencoba control room yang berada di area atas. Selain itu, anak juga dapat berfoto dengan seorang astronot di area ini.

Skyworld ini juga menghadirkan dua macam wahana menarik yang tidak kalah seru untuk dicoba oleh anak. Kedua wahana tersebut adalah Planetarium dan juga Cinema 5D. Di Cinema 5D ini terdapat tayangan yang akan mengajak Si Kecil untuk menjelajahi ruang angkasa ditambah akan merasakan bagaimana sensasi seperti benar-benar merasa sedang terbang lho. Selain itu, di tempat ini juga menyediakan playground, mulai dari trampolin, wall climbing, dan seluncuran serta ayunan.

Jika tertarik ke tempat wisata anak di Jakarta ini, harga tiketnya sebesar Rp70 ribu. Karena berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah, selain ke sini, bisa juga sekaligus mengunjungi tempat lainnya.

3. Kitchen Magic

Kitchen Magic/Traveloka

Kitchen Magic/Traveloka

Tempat ini menawarkan kelas memasak untuk anak yang bisa mengkreasikan masakannya sendiri. Untuk mengikuti kelas memasak ini tidak harus membawa apapun karena semua perlengkapannya sudah tersedia dengan lengkap.

Baca Juga :  Akhirnya, Bantuan Kuota Internet Nadiem Makarim Cair

Kitchen Magic pun memiliki beragam kelas memasak yang dikualifikasikan berdasarkan usia untuk anak, remaja hingga dewasa. Di tempat ini Si Kecil bisa membuat makanan dan menghias kue kering dengan berbagai warna dan bentuk. Si Kecil pun bisa membawa hasil masakanmu pulang, lho!

Untuk tike masuknya Rp60 ribu untuk Paket cookies decoration (2 cookies), Rp150 ribu untuk cooking class dan Rp210 ribu (cooking class & cake decoration). Untuk orang tua yang mau mengajak anak mereka belajar masak, lokasinya berada di kawasan utara Jakarta tepatnya di Artha Gading.

4. Planetarium Jakarta

Planetarium Jakarta/Sikidang

Planetarium Jakarta/Sikidang

Tempat wisata anak di Jakarta yang selanjutnya adalah Planetarium Jakarta. Ada banyak kegiatan yang bisa Si Kecil dan keluarga lakukan di sini seperti, pertunjukan teater bintang, observatorium, dan pameran. Semuanya tentu berkaitan dengan alam semesta dan benda langit.

Pengunjung juga bisa menggunakan teleskop, untuk mengamati langsung benda-benda di langit. Yang pasti di Planetarium bisa menjadi pilihan liburan keluarga. Untuk menikmati semua tempat di Planetarium, untuk harga tiket masuknya pun terbilang murah yakni anak-anak Rp7 ribu/orang, dewasa Rp12 ribu/orang, rombongan Pelajar Rp500 ribu/100 orang dan rombongan umum Rp100 ribu/100 orang

Baca Juga :  Tegas, Jokowi Minta Pembelajaran Tatap Muka di DKI dan Jawa Barat Dievaluasi

5. Pinisi Edutainment Park

Pinisi Edutainment Park/Homediary

Pinisi Edutainment Park/Homediary

Tempat wisata anak yang selanjutnya adalah Pinisi Edutainment Park. Sesuai namanya, tempat wisata ramah anak ini dirancang dengan konsep kota pelabuhan, lengkap dengan landmark sebuah kapal kayu tradisional yaitu pinisi. Tempat bermain dan belajar ini cocok untuk Si Kecil usia 2-16 tahun.

Taman bermain indoor ini akan mengajarkan anak banyak hal, termasuk bermain dan belajar tentang kesenian dan kebudayaan Indonesia. Walaupun juga merupakan tempat belajar, semuanya dirancang dengan konsep yang unik dan asik sehingga Si Kecil tidak akan merasa bosan.

Di sini, Si Kecil bisa menikmati miniatur rumah-rumah adat Indonesia, lagu tradisional anak yang menggema begitu kita masuk, lengkap dengan kostum pelautnya yang playful. Selain ini, tempat ini juga menawarkan kelar-kelas art dan culture yang bisa diikuti Si Kecil sesuai dengan ketertarikannya.

Ditambah lagi jika mengikuti kelas drama, anak bisa langsung tampil dan menunjukkan kempuannya. Si Kecil jadi bisa mengeksplor minat dan bakatnya di sini. Taman Ini dibuka setiap hari pukul 10.00-19.00 WIB dengan harga tiket masuk Rp125 ribu.

Sedangkan pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional, tiketnya adalah Rp160 ribu. Pinisi Edutainment Parkberada di Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan.

 

Continue Reading

Edukasi

Riset: Menulis Buku Harian Bisa Membuat Kamu Bahagia

Published

on

Ilustrasi Penulis : Sumber Database.com

Apa yang kamu lakukan saat sedang atau marah? Jalan-jalan, makan, pergi nonton di bioskop? Well, untuk mengatasi hal itu, kamu enggak perlu bersusah payah. Yang perlu kamu lakukan hanyalah menulis buku harian.

Yap, berdasarkan sebuah penelitian, menulis tentang apa yang kamu rasakan bisa membantu otak mengatasi gangguan emosional dan membuat kamu merasa lebih bahagia.

Dilansir The Guardian, otak para relawan yang ikut dalam riset ini menunjukkan adanya pengurangan aktivitas di bagian otak yang disebut amygdala, saat mereka menulis semua perasaan yang dialami ke dalam buku diary.

Baca Juga :  Ragam Fakta Unik UIP, Kampus Bertaraf Internasional Pertama di Papua

Bagian otak amygdala ini berfungsi untuk mengendalikan intensitas emosi kita.

Para psikolog kemudian menyebut ini sebagai efek ‘Bridget Jones’.

Seseorang dikatakan akan bekerja lebih baik jika mereka menuangkan seluruh perasaan ke dalam buku harian atau diary, menulis puisi, atau bahkan menulis lirik lagu untuk mengekspresikan emosi negatif mereka.

Baca Juga :  Menteri KKP Edhy Prabowo Ditangkap KPK di Bandara Soekarno-Hatta

“Menulis membantu otak mengatur emosi tanpa disengaja. Entah itu menulis sesuatu di dalam buku harian, menulis puisi, atau membuat lirik lagu. Itu akan membantu orang secara emosional,” kata Matther Lieberman, psikolog di University of California, yang dikutip dari The Guardian.

Para relawan tadi juga diminta untuk menulis diary selama 20 menit selama empat hari berturut-turut. Setengah dari peserta menulis tentang pengalaman emosional yang mereka alami baru-baru ini, sementara yang lainnya menulis tentang pengalaman umum yang pernah mereka alami.

Baca Juga :  Kapolda Metro Minta Maaf Terkait Ulah Polisi Tembak Anggota TNI AD

Mereka yang menulis tentang pengalaman emosional menunjukkan lebih banyak aktivitas di bagian otak yang disebut korteks prefrontal ventrolateral kanan yang berfungsi untuk mengurangi aktivitas saraf yang menghasilkan emosi.

Dari studi ini juga didapatkan hasil bahwa menulis tentang emosi secara abstrak lebih menenangkan daripada menggambarkannya dalam bahasa dan kalimat yang jelas. Jadi, kapan kamu akan menulis diary?

Continue Reading
Advertisement

Trending